NovelToon NovelToon
Istri Kontrak Sang CEO

Istri Kontrak Sang CEO

Status: tamat
Genre:Nikahkontrak / Mafia / Tamat
Popularitas:703.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Miss Mia Novita

Selamat datang di novelku kak, jangan lupa klik♥️+ komen+vote ya🙏🏻

Kira- kira bagaimana rasanya kehilangan orang yang paling berharga dalam hidup kita. ?

mala maharani putri. seorang gadis berusia 23 tahun harus menelan pil pahit tepat di hari ulang tahunnya yang ke 23, gadis itu kehilangan kedua orang tuanya dan semua hal yang dia miliki. bagaikan jatuh di timpa tangga.

Hingga pada suatu hari mala terpaksa menerima tawaran seorang ceo untuk menjadi istri kontraknya dalam jangka 1 tahun.

Bagaimana jika cinta itu tumbuh di antara mereka?

Ikuti kelanjutan ceritanya di " Istri kontrak sang ceo"

Happy reding,♥️

Baca sampai akhir ya. Mohon maaf jika masih banyak Typo dan bab yang kurang masuk akal😂. Ini karya pertama saya , 🙏🏻

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Mia Novita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

POV mala

Entah kenapa rasanya sakit saat mendengar mas Devan bilang masih sayang sama wanita yang bernama Adelia. biarpun aku belum tau siapa sebenarnya dia, apa wanita itu adalah mantan kekasih mas yang meninggalkan nya dan menikah dengan laki-laki lain karena hutang orangtuanya. seperti yang pernah mas Devan ceritakan padaku tempo hari..

mendengar suamiku yang begitu membela wanita lain tepat di depan mataku. rasanya aku lemah, hatiku seperti tertusuk duri tajam yang membuatnya luka tanpa berdarah. walaupun aku sadar awal mula pernikahan ini terjadi hanya karena sebuah perjanjian di atas kertas saja. pernikahan kontrak,!!

namun setelah mendengar pengakuan mas Devan malam itu entah kenapa aku jadi banyak berharap padanya, aku ingin menjadi istri dan ibu dari anak-anaknya. namun mungkin yang dia katakan waktu itu hanyalah omongan ngelantur yang tidak bisa aku percaya lagi, dadaku seketika terasa begitu sesak. kelopak mataku pun sudah di penuhi dengan butiran air mata yang jatuh perlahan membasahi pipiku, karena tidak bisa di tahan lagi akhirnya aku memilih untuk pergi dari mobil mas Devan ke tempat dimana aku selalu bisa merasakan ketenangan.. entah kapan suamiku itu menyadari kepergian ku. tapi yang pasti saat aku keluar dia masih sibuk berkelahi dengan laki-laki yang dia panggil Rendi!

setelah sampai di danau tangisku semakin terisak-isak. apalagi saat mengingat ucapan suamiku barusan. rasanya air mata ini semakin deras dan tak bisa aku bendung. tak lama ada suara laki-laki yang membuatku sedikit terkejut..

" Mbak, MBK nangis ya?" tanyanya pelan. tak langsung menjawab aku hanya mencoba mencari sumber dari suara itu berasal..

" mbak kenapa" ucapnya lagi.. namun tak langsung menjawab aku hanya menanyakan siapa laki-laki ini. kenapa sok akrab sekali denganku.

" Mala, kamu mala kah?" lirihnya pelan. aku semakin penasaran di buatnya, siapa kira-kira laki-laki ini. kenapa dia tau namaku, ucapku dalam batin.

" Kamu siapa" tanyaku pelan di sertai tangisan isakku..

" Wilson. aku Wilson sahabat lamamu Mala, ternyata kamu juga masih sering kesini, aku senang bisa bertemu lagi dengan mu, setelah sekian tahun aku menunggu hari ini" jawabannya dengan nada terdengar begitu senang..

mendengar nama Wilson aku sedikit tidak mengingatnya, karena Wilson sahabat lamaku tidak berpenampilan seperti ini. lirihku dalam batin. namun pria itu bisa meyakini ku jika dia memang benar-benar Wilson sahabat nya Waktu masih SMP. tapi di saat aku mau bercerita tentang masalah ku tiba-tiba ada panggilan masuk dari bunda yang mengharuskan aku untuk segera pergi dari danau itu..

" maafkan aku Wilson aku harus segera pergi" kataku pelan dan pergi meninggalkan Wilson yang masih berdiri di sana..

" mala lain kali datanglah, akan aku tunggu di sini" teriknya pelan.. aku hanya tersenyum dan melambaikan tanganku..

" baiklah Wilson," balasku cepat .

setelah sampai di rumah bunda, aku berusaha menahan air mataku untuk tidak jatuh hingga aku berhasil masuk hingga ke dalam kamarku.. tiba-tiba kak Nara datang menghampiri ku yang sudah mulai menangis terisak lagi..

" kamu kenapa dek, apa yang terjadi" Tanya nya pelan.

" aku tidak apa-apa kak" jawabku singkat.. namun sebagai kakak dia selalu bisa memahami tentang perasaanku yang sedang tidak baik-baik saja.

akhirnya aku menceritakan apa yang sudah terjadi. kak Nara sempat emosi. namun sebagai kakak yang baik dia selalu mau ngertiin aku.. tak lama aku mengobrol dengan kak Nara tiba-tiba terdengar suara panggilan bunda dari depan pintu, dia mengatakan jika ada mas Devan yang ingin menemui ku.. karena tidak ingin membuat bunda tau tentang masalah ku, akhirnya k segera menemui mas Devan yang sudah berbincang terlihat akrab dengan ayah, karena sebelum kami menikah keluarga ini juga sangat dekat dengan keluarga mas Devan, setelah beberapa jam akhirnya aku mengajak mas Devan untuk masuk ke kamar..!

aku dengar permintaan maaf yang keluar dari bibirnya dengan nada parau.. namun aku sudah terlanjur sakit, aku tidak memperdulikan apapun yang dia katakan, dan tak lama ada seseorang yang menelponnya..

" Adelia" katanya pelan.. aku jadi semakin yakin jika mas Devan memang masih menyayanginya. karena setelah menerima telepon dari Adelia raut wajah mas Devan berubah dan langsung pergi tanpa berpamitan terlebih dahulu kepadaku.. entah kemana dia mau pergi.. tapi yang pasti dia tidak pulang hingga pagi, dan membuat aku harus membohongi orang tuaku kembali..

" Mala ayo kita sarapan sayang" panggil bunda pelan..

" Iya sebentar bunda, Mala masih ganti baju" jawabku lembut.. setelah menggunakan pakaian kerja akhirnya aku menemui bunda juga yang lain yang sudah menungguku di meja makan...

" Mana suamimu nak" ku dengar suara ayah yang menanyakan mas Devan. aku terpaksa berbohong demi melindungi nama baik suamiku di depan orang tuaku..

" oh mas Devan sudah berangkat duluan yah, ada meeting mendadak, jadi dia sarapan sama Klein" kataku sambil menyuapkan makanan ke dalam mulutku.. aku lihat kak Nara yang memandang ku dengan penuh selidik.. karena hanya dia yang tau tentang masalah ku saat ini..

setelah selesai sarapan akhirnya aku memutuskan untuk segera berangkat ke kantor, sesampainya di kantor aku belum melihat mobilnya mas Devan. apa laki-laki itu belum juga berangkat, tapi biasanya mas Devan tidak pernah telat datang kekantor.. ku lihat ada vino di depan resepsionis, jadi aku menanyakan mas Devan padanya.

" vino apa mas Devan sudah datang?" tanyaku pelan.. mendengar pertanyaan ku. vino sedikit mengerutkan keningnya. terlihat sedikit kebingungan di wajahnya..

" loh memangnya kalian tidak berangkat bersama" jawabannya..

" tidak vino, semalam aku nginep di rumah orang tuaku. dan mas Devan entah jam berapa dia pergi tanpa memberi tahuku mau kemana, tapi sebelum pergi dia sempat menerima telfon dari orang yang bernama Adelia"

mendengar aku menyebutnya nama Adelia tentu saja nama itu sudah tidak asing lagi bagi vino, karena memang vino juga tau tentang hubungan mas Devan juga Adelia di masa lalu.. vino sedikit terkejut..

" Apa!! Adelia" lirihnya dengan nada tinggi.

" kalo boleh tau sebenarnya Adelia itu siapa vin, soalnya kemaren siang mas Devan sempat menolong dia dari laki-laki yang bernama Rendi" tanyaku dengan pura-pura tidak tau..

" hah Devan nolongin Adelia dari Rendi??" tanyanya lagi

" Iya Vin, mas Devan bela-belain nolongin Adelia dari pria yang bernama Rendi sampai-sampai tidak memperdulikan aku" jawabku pelan.. akhirnya vino menjelaskan siapa Rendi juga Adelia. seperti dugaanku sebelumnya. ternyata Adelia memang benar mantan kekasihnya mas Devan yang mungkin masih dia sayang sampai saat ini.. gak tau kenapa mendengar jawaban vino dadaku kembali sesak.. tapi aku berusaha agar air mataku tidak tumpah di depan vino

1
Thitin Rahchichi
maaf thor saya undur dari bacax.🙏🙏🙏..ceritanya jadi gak seru melenceng jauh dari judul,🙏🙏tidak tau yg mana lakonnya..masa Devan tidak di beri kesempatan ke 2 apalagi ada anakx Devan tidak sepenuhnya salah cuman kesalahpaham saja🤦👍👍👍
semangat thor
saya undur diri
Thitin Rahchichi
bahagialah kalian diatas penderitaan devan
Thitin Rahchichi
Sifa kok tega demi kebahagian Mala dan bima rela membohongi Devan...ceritanya bikin jengkel thor
Thitin Rahchichi
bukan anak bima,tapi anak Devan biar bgmnpun tetap Devan ayah biologisx,,darah lebih kental daripada air
Thitin Rahchichi
rumit sekali ceritanya
Thitin Rahchichi
hubungan yg sangat rumit Rendi Adelia/Sifa,,Devan Adelia Mala bima Rendi Sifa,,,aaahhh entalah ikuti saja ceritax mana jodohx masing2 dengan ke egoisan Adelia yg mulai jadi hungan semuax berantakan
Thitin Rahchichi
lebih suka Devan kalau jodoh sama mala tror Krn awal Mala kenal cinta ya dari Devan
apalagi Devan tidak salah cuman di jebak sama pelakor
Thitin Rahchichi
bagus suka sama ceritanya
Miya Wibowo
kok lama gk update ya Thorell sudah nunggu kii
☠ Novita ☘𝓡𝓳『⃟𝐉 zc❖ 🍒⃞⃟🦅: Maaf ya kak, lagi gak enak badan😁
total 1 replies
Miya Wibowo
lhaaa kok dobel
☠ Novita ☘𝓡𝓳『⃟𝐉 zc❖ 🍒⃞⃟🦅: Iya kak tadi sinyalnya delay
total 1 replies
Miya Wibowo
lhaa wess tAmbah seruuuuu
Miya Wibowo
lhaa wes ketemu orng tuanya, lalu bagaimana dg nasib pernikaha mereka thorr.. lanjuttt
Miya Wibowo
wueeeaalaahh.. ternyata kok semua sudah tau ttg pernikahan Aliya dan Alvin.. trs pie kui ko nasib pe... jadi tambah penasaran.

lanjuut thoorr.. jngan lama2 up nya
Miya Wibowo
sopo nehhh kiihh... ... kok makin kesini makin gk mudeng ceritanya...
☠ Novita ☘𝓡𝓳『⃟𝐉 zc❖ 🍒⃞⃟🦅: Itu cuma promo novel baru kak
total 1 replies
Miya Wibowo
lhaa semakin rumit ki cerita.. ciee cie Farel bisa jadi ketemu cintanya di dermaga... dN siapa pak guru ituu.. makin penasaran.. lanjutin thoorr di tunggu upnya💪💪
Miya Wibowo
lhaa salah sedikit demi sedikit tabir kebenarannya di ungkap... bagaimana selanjutnya..
Miya Wibowo
lhaaa dalah.. wes konangan Bintang klo alya adalah Namira
Miya Wibowo
lhaaa konangan Farel..
Miya Wibowo
wuaahhh sopo guru yg mencelakai Alya
Miya Wibowo
lhaaa kok sg nemu pak dion
☠ Novita ☘𝓡𝓳『⃟𝐉 zc❖ 🍒⃞⃟🦅: Salah nama kak😅
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!