NovelToon NovelToon
Tahanan Cinta CEO

Tahanan Cinta CEO

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Patahhati / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:7.5M
Nilai: 5
Nama Author: Irma Kirana

Dia cinta pertama mu, kamu mencintai nya sepenuh hati tapi dia tidak mencintai mu? Selama 2 tahun kamu menjadi istrinya demi membayar hutang dan tidak dianggap? Lagi-lagi menikah karena kontrak?

Cukup! Aku ingin menyudahi semuanya. Begitulah kata Latisha Anindita seorang asisten manager di sebuah perusahaan Fashion ternama di ibu kota yang menikah dengan Raymond Argantara Presdir Argantara grup. Pria dingin yang pernah dia temui.

"Kak, aku mau cerai!"

"Cerai?Jangan mimpi! Bisa apa kamu tanpaku?"

Ketika meminta cerai, pria itu malah tak mau melepaskan nya dan mengikatnya dengan berbagai cara seolah ia adalah tahanan. Lalu kenapa dulu dia mengabaikan nya?

Apakah mereka akan bercerai? Ataukah cinta malah mereka malah semakin kuat?

Temukan jawaban nya di novel ini!

Area 18+

sumber gambar : pinterest

Update setiap hari,bila tidak ada halangan ❤️🙏 pukul 09.00 kalau ada chapter lebih, up sore pukul 2 siang

Mohon maaf bila ada typo dalam penulisan ataupun bahasa yang kurang tertata🙏😊 author juga manusia yang punya banyak kekurangan dan jauh dari kata sempurna..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma Kirana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21. Dia istriku

...***...

Zayn, Farhan dan satu orang pria paruh baya berkacamata, tampak sedang duduk di sofa yang ada salah satu ruangan kantor Argantara Grup. Zayn terus menekuk wajahnya, ia masih bad mood dengan kejadian tadi malam.

"Zayn, senyum lah! jangan cemberut terus" ujar pria paruh baya itu pada Zayn, ia adalah Pak Burhan, Presdir AZ entertainment.

"Iya iya" jawab Zayn malas

"Zayn, senyum lah sebentar saja ya?" Farhan mengatupkan tangannya, memohon pada Zayn.

"Ya kak, maafkan aku" Zayn mulai menunjukkan sedikit senyumannya.

Tisha, apa kamu benar-benar sudah menikah dengannya? dia memang tampan, tapi terlihat lebih tua darimu dan dia juga terlihat seperti orang yang kasar. Sebenarnya apa yang terjadi selama kita tidak bertemu? Semoga aku bisa bertemu denganmu disini, kamu kan bekerja disini. Zayn terus kepikiran dengan Tisha, Zayn memiliki banyak pertanyaan untuk Tisha di dalam pikirannya.

Gara-gara belum menemukan gadis itu, mood Zayn jadi tidak baik. Aku harus segera menemukan gadis itu untuknya. Farhan cemas melihat Zayn yang terlihat resah dan banyak pikiran.

CEKRET

Pintu ruangan itu terbuka, Ray, Gerry dan Tisha masuk ke dalam ruangan dan menyambut ketiga orang yang duduk di sofa. Zayn terperangah dan langsung berdiri dari tempat duduknya begitu melihat gadis yang ia cari sudah ada di hadapan nya.

Loh? itu kan wanita yang dicari Zayn? Aku tau sih dia bekerja disini, tapi dia dekat dengan Presdir, apa dia sekretaris nya? Farhan juga tercekat melihat Tisha

Ternyata Zayn adalah artis yang akan kontrak iklan dengan perusahaan ini? Kenapa kak Ray tidak memberitahu ku sebelumnya? Jelas-jelas dia tau kalau aku kenal dengan Zayn.

"Maaf, kalian sudah menunggu lama" kata Ray profesional

"Tidak apa-apa pak, kami juga baru sampai. Senang bertemu dengan anda, saya Burhan, CEO dari AZ entertainment" Burhan mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan Ray

Ray membalas uluran tangan Burhan, ia tersenyum dan memperkenalkan dirinya juga" Saya Raymond, Presdir Argantara grup"

"Salam kenal pak dan ini adalah aktris saya." kata Burhan ramah

"Perkenalkan saya Zayn Alterra" kata Zayn sambil mengulurkan tangannya

Ayo bersikap lah profesional Zayn. Kamu bisa bicara dengannya nanti.

"Raymond" jawab Ray sambil mengulurkan tangannya dan berjabatan tangan dengan Zayn.

Keduanya sama-sama tersenyum di luar namun saling memaki di dalam. Mata mereka juga bertatapan dengan tajam memancarkan aura permusuhan.

Akhirnya mereka pun berbincang seputar bisnis yang akan dijalankan di antara mereka, Zayn juga tanda tangan kontrak dengan Argantara group sebagai model di perusahaan itu.

Tibalah mereka saat jam makan siang ,ada beberapa orang yang mengantarkan makanan ke ruangan itu. Dengan senang hati Pak Burhan dan Pak Farhan menerima makanan yang telah disiapkan oleh pihak perusahaan Ray.

Aduh, bagaimana bisa pesannya seafood? Zayn kan alergi seafood. ucap Tisha cemas

"Maaf pak Zayn, saya sedang ingin makan seafood. Bapak bisa makan, makanan punya saya" kata Tisha merasa kasihan pada Zayn yang hanya menatap makanannya saja.

Mata Ray membulat kaget mendengar Tisha menawarkan makanan yang dipesan Ray untuknya, pada Zayn. Ray kesal dengan tindakan istrinya itu.

Bagus sekali Latisha Anindita, secara terang-terangan kamu memperhatikan pria lain dibandingkan suamimu sendiri? sepertinya aku harus menghukum mu.

Ray yang sedang memegang sendok, mer*mas sendok itu sampai bengkok. Gerry yang ada disampingnya merasa ngeri melihat Ray yang kesal.

"Terimakasih Tisha, ternyata kamu masih ingat kalau aku alergi seafood" jawab Zayn sambil tersenyum menang. Tisha mengambil kotak makanan milik Zayn dan menukar dengan kotak makanan miliknya yang menunya ayam goreng, juga mi goreng

"Oh? apa kalian sudah saling kenal?" tanya pak Burhan yang penasaran dengan kedekatan Zayn dan Tisha.

"Betul pak, kami memang sudah kenal sejak lama. Saya dan Bu Asisten ini adalah teman SMA " jawab Zayn sambil tersenyum sinis pada Ray.

Beraninya kamu menantang ku, bocah ingusan. Ray menunjukkan tatapan menantang pada Zayn.

Dengan sengaja Ray menarik syal yang terlilit di leher Tisha. Syal itu jatuh ke lantai, dan membuat tanda merah di leher Tisha terlihat dengan jelas.

Pak Burhan, Gerry, Pak Farhan, dan Zayn terkejut melihat banyaknya tanda cinta di leher Tisha. Tisha merasa kesal dan malu secara bersamaan, ia menatap suaminya dengan marah.

Wow! apa itu bekas ciuman? batin Pak Burhan kaget

Tanda merah? apa maksudnya pria ini menunjukkan nya padaku?. Zayn menatap tajam Ray.

Dia pasti sengaja. gerutu Tisha dalam hatinya.

"Ah.. pak presdir" ucap Tisha panik melihat syalnya yang terjatuh. Tisha memunguti syal nya yang berada di lantai.

"Maaf sayang, aku tidak sengaja" ucap Ray sambil melihat ke arah Tisha.

Apa? sayang? tidak sengaja? kupingku sepertinya bermasalah!. Tisha tersentak

Pak Presdir sedikit kekanakan kalau batin Gerry

Presdir Raymond yang terkenal dingin pada wanita, kenapa memanggil asistennya dengan panggilan sayang?

Pak Burhan, dan Pak Farhan yang mendengar dengan jelas kalau Ray memanggil Tisha sayang menjadi penasaran dengan hubungan Ray dan Tisha.

"Maaf, barusan pak Ray memanggil Bu Asisten dengan panggilan sayang? apa saya salah dengar?" tanya pak Burhan memastikan

"Anda tidak salah dengar, sebenarnya asisten ku ini, dia istriku" Ray memegang tangan Tisha, seperti sengaja dipertunjukkan di depan Zayn.

"APA?" Pak Burhan dan Farhan tercekat kaget. Sementara itu Zayn tidak bergeming, ia hanya menatap Ray dengan tajam.

Gila ya kamu Zayn? wanita yang kamu sukai ini adalah istri Presdir Argantara grup, istri orang lain. batin Farhan kaget

"Jadi rumornya dengan pak Ray yang sudah menikah diam-diam itu.. benar adanya?" tanya Pak Burhan

Bukankah kabarnya istri pak Raymond itu adalah Presdir dari Zee fashion?. batin Pak Burhan

"Itu benar dan hari ini aku akan mengumumkan pada dunia kalau aku sudah memiliki istri" jelas Ray sambil tersenyum.

Pak Burhan dan Farhan memberikan selamat pada Tisha dan Ray, pak Burhan juga berjanji akan mengundang wartawan untuk membantu Ray mengumumkan pernikahannya yang sudah dua tahun disembunyikan nya itu. Ray tersenyum senang, dan berterimakasih karena Pak Burhan mau membantunya.

Zayn mengepal tangannya, matanya melihat Ray memegang tangan Tisha dengan mesra. Tidak berlangsung lama setelah obrolan itu, Ray mengesampingkan jadwalnya yang padat untuk sesi wawancara di kantornya. Sepertinya Ray benar-benar serius ingin mengumpulkan pernikahan mereka pada publik.

Tisha langsung mengajak Ray bicara di ruangan tertutup, berbicara yang serius tentang pengumuman pernikahan mereka.

"Kak, apa kakak serius akan mengumumkan nya pada semua orang? selama ini kita selalu berusaha menyembunyikannya. Bukankah kamu selalu bilang kalau kamu malu memiliki istri sepertiku?" tanya Tisha tak mengerti

"Ya, itu dulu. Tapi sekarang aku tidak malu, aku tidak mau menyembunyikan pernikahanku lagi. Semua orang berhak untuk mengetahui status pernikahan kita" jelas Ray serius

Ada dengan sikapmu ini kak? tolong jangan buat aku baper lagi. Kalau sikapmu terus seperti ini aku kan jadi merasa kalau kamu sedikit menyukaiku.

Tangan kekar Ray membelai lembut wajah Tisha, menatapnya penuh perasaan. Tisha hampir saja terlena oleh tatapan pria itu padanya, dia jadi teringat lagi bawa pernikahan itu hanyalah kontrak. Pria yang ada di hadapannya itu bahkan belum pernah menyatakan cinta, atau mungkin tidak akan pernah mengatakannya.

"Kenapa kamu malah diam? cepat, dandan yang cantik dan persiapkan dirimu untuk berada di depan kamera" ucap Ray pada Tisha

"Lalu apa yang harus aku katakan nanti?" tanya Tisha

"Kamu hanya perlu bilang ya" jawab Ray sambil tersenyum tipis.

"Apa maksud kakak?" tanya Tisha polos

Tok, tok, tok

"Presdir, perias nya sudah datang" ucap Gerry dari balik pintu.

"Suruh tunggu sebentar" jawab Ray

"Baik pak"

Gerry tak menyangka bahwa presdir nya, orang yang sangat tersusun dengan jadwal. Hari itu ia mengesampingkan semua jadwalnya yang padat untuk konferensi pers pengumuman hubungan pernikahannya ke publik. Memang hati nya tidak bisa ditebak.

Tisha juga terkejut, ia hanya ikut dengan apa yang sudah Ray perintahkan. Seorang make over artis, merias wajah Tisha.

"Anda sangat cantik mbak, cantik nya natural. Tidak heran kalau Presdir Raymond menyuruh saya agar tidak terlalu tebal mendandani mbak" kata perias itu sambil mengoleskan eye shadow pada kelopak mata Tisha dengan brush.

"Alhamdulillah.. makasih mbak, semua wanita kan memang cantik" jawab Tisha sambil tersenyum ramah

"Mbak bisa saja, maksud saya bukan cantik yang seperti itu"

Perias artis itu takjub karena Tisha memiliki kulit yang putih dan wajah yang cantik bahkan sebelum dipoles. Hanya butuh waktu 15 menit untuk menyelesaikan riasannya, bahkan perias artis profesional itu berhasil menutupi tanda-tanda merah yang ada pada leher Tisha dengan rapi.

Tisha berkaca di cermin yang ada di depannya itu, ia melihat rambutnya yang tergerai panjang agak sedikit keriting di bawah. Penampilannya menjadi terlihat sedikit dewasa dengan riasan di wajahnya

"Cantik sekali mbak, silahkan pakai bajunya juga" kata perias itu memuji dengan tulus

"Aku harus pake gaun itu?" tanya Tisha seraya menunjuk ke arah gaun berwarna merah yang ada di meja rias.

"Ini perintah pak presdir" jawab perias itu

Sebenarnya mau apa dia dengan semua ini? kenapa sikapnya tiba-tiba seperti ini? apa maksudnya?.

Walaupun bingung, Tisha memakai gaun yang tertutup itu.Dan panjangnya melebihi lututnya,tangannya juga cukup panjang, dan tidak terbuka. Gaun itu dihiasi oleh permata yang indah.

Saat waktunya hampir tiba, Tisha keluar dari kamar riasnya. Tepat saat ia membuka pintu ia melihat Zayn sudah berdiri disana seperti sedang menunggu seseorang.

"Zayn? bukankah kamu sudah pulang?" tanya Tisha heran melihat Zayn masih ada di kantornya

"Tisha apa ini benar? kamu benar-benar sudah menikah dengannya?" tanya Zayn

"Iya itu benar" jawab Tisha

"Apa kamu dipaksa? atau terjadi sesuatu yang membuatmu menikah dengannya?" tanya Zayn serius

Dari dulu Zayn memang tidak bisa menyembunyikan rasa penasaran nya, apalagi jika itu soal Tisha. Zayn merasa ada yang janggal dengan hubungan Tisha dan Ray, walau melihat nya langsung Zayn masih tidak percaya kalau gadis pujaannya sudah menikah.

"Tidak aku tidak dipaksa" jawab Tisha

"Lalu apa kamu mencintainya? jangan bercanda! kalian bahkan tidak terlihat saling mencintai!" Zayn tersenyum yakin. Saat Tisha akan membuka mulutnya, seseorang sudah bicara lebih dulu.

"Kami saling mencintai atau tidak, ini bukanlah urusanmu. Aku sudah cukup bersabar dengan kejadian kemarin, kali ini aku tidak akan tinggal diam lagi dengan tindakan tidak sopan mu" jelas Ray langsung merengkuh tubuh Tisha.

"Kak Ray?"

"Apakah kamu tidak sibuk? kenapa masih disini dan menganggu istri orang? kamu tidak takut kalau ada paparazi yang mengambil foto mu dan memberitakan yang tidak tidak tentangmu?" tanya Ray sinis

"Presdir Raymond Argantara, saya yakin kalau di perusahaan anda tidak ada orang-orang yang seperti itu. Dan kebetulan jadwal saya juga sedang kosong, jadi biarkan saya melihat apa yang dilakukan oleh teman saya di sini"

"Baiklah, kalau anda memang tidak sibuk. Maka duduklah dan jadi penonton baik saja. Jangan menganggu" Ray tersenyum sinis memandang ke arah Zayn

"Terimakasih sudah mengizinkan saya" kata Zayn sambil tersenyum manis.

Kameraman, seorang jurnalis dan MC acara untuk sesi wawancara telah siap. Di dekat kameraman itu ada Zayn, Farhan, dan Gerry yang duduk di kursi bersiap menyaksikan konferensi pers Ray dan Tisha.

Pasangan suami istri itu duduk bersampingan di depan kamera. Tisha terlihat gugup, namun Ray memegang tangan gadis itu agar ia tidak gugup.

Kak Ray? kenapa kamu seperti ini? kamu membuatku berdebar lagi? aku bingung.. Tisha melihat ke arah suaminya yang tampak berbeda sikapnya dari kemarin.

Sesi wawancara itu berlangsung lancar selama kurang lebih 30 menit, Ray dan Tisha mengumumkan hubungan mereka ke publik. Zee dan Bu Daniah yang mengetahui berita itu dari layar televisi, mereka merasa kesal pada Tisha.

"Kurang ajar! wanita itu bukannya bercerai, tapi dia malah mengumumkan pernikahan mereka di depan semua orang?!" Zee melempar remot tv nya dengan kesal. Zee pun segera menelpon Bu Daniah untuk merencanakan sesuatu yang bisa memisahkan Tisha dan Ray.

Di sebuah rumah sederhana, terlihat lah seorang wanita paruh baya dan seorang pria muda sedang menonton Tv dengan serius.

"Bu! Bu lihat sini!" teriak Arya yang duduk di kursi kayu dan memakan buah apel nya, ia menunjuk ke arah televisi dengan wajah terkejut.

"Ada apa sih Arya?" tanya Bu Fani sambil menghampiri anaknya.

Bu Fani terkejut saat melihat wajah yang ia kenal berada di televisi. Bu Fani sampai menjatuhkan sendok yang sedang ia pegang saking kagetnya.

"Bu, dia Tisha kan?" tanya Arya pada ibunya

"Tisha.. dia.. dia adalah istri CEO Argantara grup??!" teriak Bu Fani panik dan senang

Bukankah dia harusnya miskin karena terlilit hutang? bagaimana dia bisa menikah dengan Presdir Argantara grup? apa ini benar-benar mimpi? anakku menikah dengan pria terkaya ke 2 di negara ini?

"Bagaimana bisa dia hidup bahagia sendirian sementara kita menderita disini Bu? kita tidak bisa tinggal diam Bu!" kata Arya kesal pada adiknya itu.

"Kamu benar Arya, kita harus menemui dia." kata Bu Fani sambil tersenyum menyeringai.

...---***---...

1
alfhnr
Luar biasa
Indah Xue shan shan
tisya goblok yg buat ceritanya jngan terlalu drama
Sunny Kwok
Luar biasa
Shifa Burhan
contoh novel munafik dan egois

hanya karena authornya wanita jadi semua kelakuan menjijikan tisha mereka bela dan benarkan

lihat saat tisha melakukan kesalahan2 bahkan kesalahan paling menjijikan sekalipun semudah itu dimaafkan dan kalian buat ray karakter bodoh dan tidak tegas semudah itu menerima semua kelakuan tisha
bandingkan
saat kalian buat ray yang melakukan kesalahan, kalian buat dia menderita, menyesal, mengemis maaf, berjuang kayak orang bodoh, dan kalian buat karakter tisha tegas pergi dan tidak mudah memaafkan
ini yang kalian anggap adil, ini adalah hasil pemikiran egois kalian sebagai wanita dan kalian tuangkan kedalam novel maka jadi lah novel munafik

dan satu lagi kemunafikan wanita yang tidak pernah hilang
*kalian melaknat pelakor tapi kalian begitu memuja pebinor bahkan begitu spesialnya sosok ini hingga bisa merasakan tubuh iatri orang

renungkanlah
Nsaa Indri
yey cerita baru lagi thor
Irma Kirana: iya kakak, ayo mampir ya
total 1 replies
Nani Haryati
ga cinta tp panggilny sayang 🤪
Suherni Erni
Salah perempuan jg udah tau laki orang masih nvarep..tolol namanya
Crystal
Kenapa tiap baca cerita Author ini, pemeran lelakinya yg sudah beristri harus tidur dengan mntan pcarnya. Dan ujung2nya lelaki minta balik lagi ke istrinya. Kya ga ada alur lain gtu lo. Kasian bgt yg jadi istrinya kya di cerita ONE NIGHT STAND WITH UNCLE😪
STARLA my journey
seru
STARLA my journey: smmgt ka
total 2 replies
Porman Siahaan
thor knp sih tulisanx bicara dlm hati, terus diulang lg yg didlm hati, jdbacax bosannnn
SriWangi
masa baru tiga bulan udah ngeluh, gimana ray yang nunggu selama enam tahun
SriWangi
kalo aku jadi ray mending mundur jangan terlalu merendahkan diri
SriWangi
si tisha sama mantan suaminya aja sok keras, tapi sama pembunuh malah lembek
❄️ sin rui ❄️
pishaa goblok kabur anak nya di tinggal 🤣🤣🤣 jadi kurang updol kaabur nya
Rizal Zanuar Jr.
baru mendarat,setelah terombang ambing di novel kultivasi.pengen ganti suasana biar gx boring,baca cinta cintaan dulu.pdhl suka bikin badmod klo bca novel genre kek gini bikin emosi jiwa,tpi gpp buat ganti suasana
Irma Kirana: makasih kak 🥰🥰
total 1 replies
Najwa nayyara
tokohnya nggk bisa lebih goblok lagi nih...katanya sempat kuliah di luar negeri meskipun nggk lulus...Thor bikin cerita masuk akal dikitlah jangan cuna menperpanjang tulisan aneh
Maria Kilis
makasi thor Crt'y sgt bgs.
Irma Kirana: makasih kakak😘😘
total 1 replies
bagus deh klo Lu pergi jauh Dr kehidupan Ray DASAR JALANG LU 😏 fani pelacur
fani jalang Lu ngpain ke RS ehh
karena Ray sngat cinta sm Tisha jdi Lu gausah kya jalang pelacur paham Lu cabe
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!