NovelToon NovelToon
KEMALA

KEMALA

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Nikahmuda / Cintamanis / Romansa-Percintaan bebas / Pernikahan kedua / Tamat
Popularitas:87.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Realrf

Kemala seorang wanita belia, yang sudah menjanda dua kali, semua suaminya meninggal secara misterius.

Takdir mempertemukan dia dengan seorang pria dikala hatinya masih merasakan sakit dan trauma terhadap pernikahan. Serta bayang bayang dari masa lalu yang masih terus mengejarnya.

Akankah cinta pria itu dapat menyembuhkan lukanya atau Kemala akan menjada untuk ketiga kalinya?.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Realrf, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Usaha Tantri

Tin tin.

Tantri sengaja membunyikan klakson mobilnya, agar penjaga pintu membukakan gerbang untuknya. Seorang laki-laki berseragam hitam pun membukakan gerbang untuk Tantri.

"Ngapain loe bawa gua ke sini," ujar Irna kesal.

Irna mengira Tantri akan mengajaknya hang out kemana, ternyata hanya ngapel ke calon suami halunya, ck ck sangat mengecewakan.

"Udah diem, temenin gua, lagian Mama loe juga ngizinin kok," ucap Tantri.

Setelah mobil berhenti di depan pintu utama, Tantri dengan semangat turun dari mobilnya, sementara Irna ya mau tak mau mengikuti langkah temannya. Sebenarnya Tantri anak yang baik, dia hanya terlalu berobsesi untuk menjadi nyonya Bagaskara.

"Tante Shinta," panggil Tantri yang sudah masuk dalam ruang tamu.

Tantri sudah biasa seperti itu, keluar masuk rumah Bagaskara bagaikan rumahnya sendiri, mungkin karena dia anak dari teman Mama Shinta sekaligus teman kecil Galuh.

"Eh, Tantri, Irna kalian ada apa pagi pagi kesini," sambut Shinta lembut.

"Tantri bosan di rumah Tante, jati main ke sini, boleh kan," ujar Tantri manja.

Sementara Irna hanya nyengir saja,mau jawab apa juga bingung. dia hanya mengekor temannya saja.

"Boleh, kalian gabung saja sama Kemala, dia sedang baca buku di dekek kolam renang."

"Kalau Galuh di mana, Tante?" tanya Tantri to the point.

"Galuh masih di kamarnya, biasa anak cowok, semalam mungkin dia begadang main game sama Damar," jawab Tante Shinta.

Tantri hanya ber O ria.

"Tante tinggal ke kamar dulu ya."

"Iya Tante," jawab Tantri dan Irna hampir bersamaan.

Gadis kampungan itu ada di belakang rupanya, liat aja gua bikin dia minder, dan mundur teratur dari sisi Galuh.

"Woi, mikirin apa loe," tegur Irna, melihat Tantri yang sepertinya memikirkan sesuatu rencana.

"Apa sih loe ngagetin aja."

Tantri melangkahkan kakinya menuju halaman belakang rumah besar itu. Halaman yang begitu luas dengan kolam renang dan taman untuk bersantai, kadang mereka mengadakan acara barbeque di taman itu.

Tantri mengedarkan pandangannya, dia mendapati Kemala yang duduk bersila di atas kursi santai di tepi kolam. seringai terbit di bibir Tantri.

"Bagus gadis kampung itu sudah siap untuk memakan umpan," ucap Tantri lirih.

Galuh dan Damar turun dari lantai atas, Galuh memperhatikan seorang wanita yang sedang menatap ke arah luar pintu besar, yang mengarah langsung ke area kolam renang. Galuh hafal betul siapa perempuan itu, orang yang selalu membuat Galuh merasa kesal.

Berbeda dengan Damar, matanya tertuju pada seorang gadis berambut lurus di kunci kuda, yang sedang memainkan ponselnya. Memakai kaos oblong dan celana sobek sobek, terlihat acuh pada keadaan sekitarnya.

"Ngapain loe, pagi pagi udah ke sini?" tanya Galuh kesal.

Tantri menoleh kebelakang, Galuh berjalan ke arahnya, memakai celana pendek dan kaos polos, tak mengurangi kegantengan Galuh.

"Galuh berenang yuk," ajak Tantri tiba tiba.

Galuh mengerutkan keningnya, merasa heran dengan tingkah Tantri. Kenapa Tantri harus berenang di rumahnya, bukankah rumahnya juga punya kolam renang yang cukup besar.

"Ayolah," rengek Tantri yang mulai pegang pegang lengan Galuh.

"Lepaskan tanganmu," ucap Galuh dingin, Galuh paling tidak suka di sentuh oleh sembarang orang.

Mendapatkan tatapan tajam dari Galuh, membuat Tantri terpaksa melepaskan tangannya.

Galuh menatap ke arah kolam renang, Kemala yang duduk di atas sebuah kursi santai, ampun menyedot perhatian Galuh. wajah Kemala yang tampak serius membaca buku yang dia pegang, terlihat begitu mengoda bagi Galuh.

Tantri yang memperhatikan kemana mata Galuh menatap dengan berbinar, hanya bisa mengeratkan giginya dengan tangannya yang mengepal.

Pelan tapi pasti, Galuh berjalan ke arah bidadari hatinya. Hati Galuh selalu cenat cenut tiap lihat Kemala, dah kayak lirik lagu ya. Tantri terpaksa mengekor di belakang Galuh.

Pagi Kemala cantik, kamu lagi baca apa?

"Emh, geser aku mau duduk di sini," ucap Galuh datar, sedatar jalan aspal.

Kemala mendongakkan wajahnya, kemudian tersenyum sekilas pada Galuh sebelum dia turun dari kursi yang ia tempati. Kemala kembali duduk di kursi yang letaknya agak jauh dari Galuh.

Jauh banget sih gesernya, aku tuh mau kamu geser dikit aja biar kita bisa duduk bareng.

"Buatin Aku kopi," titah Galuh pada Kemala.

"Kamu mau kopi? aku buatin ya," ujar Tantri menawarkan diri.

"Ga usah, buatan kamu ga bakalan bisa di minum," cemooh Galuh. Tantri mencebik bibirnya kesal.

"Kemala bikinin aku kopi," ulang Galuh lagi.

Kemala bangkit dari tempat duduknya,dan berjalan mendekati Galuh.

"Baik, Mas Galuh mau kopi apa, kopi hitam apa kopi susu," tanya kemala memastikan.

Kopi pahit aja, kan senyum mu udah manis, gombalan yang hanya mengema di hati Galuh. 😑

"Terserah kamu," jawab Galuh asal, melihat Kemala yang sudah berdiri di hadapannya saja sudah membuat jantung Galuh jedak jeduk tak beraturan. Belum lagi aroma sampo Kemala, saat wanita itu berjalan melewatinya, membuat Galuh seketika menegang.

Tantri mengikuti langkah Kemala. Namun, Tantri berbelok ke arah kamar mandi, Tantri mengeluarkan alat tempurnya, Bikini warna merah, yang terlihat seperti sepasang dalaman wanita pada umumnya, yang hanya menutupi aset aset tertentu. Dengan percaya diri Tantri keluar dari kamar mandi dan pergi mendekati Galuh.

"Hai, jadikan berenangnya, " ucap Tantri yang kini sudah berdiri di hadapan Galuh.

Tapi Galuh tak menggubris wanita itu sama sekali, Galuh hanya fokus layar ponselnya, itulah yang membuat semua wanita yang menjauh dari Galuh, sosoknya yang cuek dan tidak perduli pada wanita, membuat selentingan kabar mengatakan terong Galuh tidak bisa berdiri tegak.

Bahkan seperti saat ini, Tantri sudah berdiri di hadapannya dengan hanya memakai bikini yang menutupi area sensitifnya, bahkan bisa di bilang isinya sedikit meluber keluar. Tapi tak ada respon apapun dari Galuh.

"Terserah," jawab Galuh tak perduli. Tantri berdecak kesal, dan menghentakkan satu kakinya.

Melihat Kemala datang menghampiri mereka membawa nampan berisi kopi dan sepotong roti bakar untuk Galuh, membuat Tantri menyeringai licik. Tantri memegangi tangan Galuh dan menghempaskan dirinya ke dalam kolam renang, Galuh yang baru saja berdiri dari duduknya pun oleng dan ikut masuk ke dalam kolam.

BYUUUURRR

Tak melewatkan kesempatan ini, Tantri langsung mengelayut di punggung Galuh. Pria itu tak memperdulikan Tantri, dia hanya ingin segera keluar dari dalam kolam. Akhirnya Galuh bisa keluar dari kolam dengan Tantri yang masih nemplok di punggungnya, wanita itu terus tertawa atas keberhasilannya.

Langkah Kemala terhenti tepat di depan Galuh yang sedang berjongkok dan berusaha melepaskan tangan Tantri dari lehernya. Melihat kaki polos di hadapannya, Galuh segera menengadahkan wajahnya. Kemala tersenyum dan meletakkan nampan di atas meja yang ada di sebelahnya, dan segera pergi masuk.

Galuh hanya bisa menatap punggung Kemala yang menjauh dengan ambigu, kenapa Kemala tidak marah sama sekali, melihat kuntilanak pake bikini yang sedang nangkring di punggungnya.

Tak lama kemala kembali dengan membawa dua handuk, lalu memberikannya kepada Galuh dan Tantri yang masih setia memeluk tubuh Galuh, karena Galuh masih di posisi yang sama.

"Mas cepat di minum kopinya, nanti keburu dingin," ujar Kemala dengan senyum manisnya.

Kenapa kau perduli pada kopi itu, apa kau tidak perduli dengan apa yang ada di hadapanmu! lagi lagi hanya dalam hati. 😓

Tantri tersenyum penuh kemenangan. Kemala membalikkan badannya hendak melangkah pergi,tapi tangannya di cekal oleh Galuh. Galuh berdiri dan menghempaskan Tantri kembali ke kolam.

Galuh menarik Kemala, membuat tubuh kecil itu berbalik dan menabrak dada bidang Galuh yang basah. Mata kemala membulat sempurna saat Galuh memeluknya. Galuh pun tak mengerti kenapa dia melakukan itu, dia hanya tidak ingin Kemala marah padanya, rasanya begitu nyaman bisa memeluk tubuh yang membuat Galuh menggila selama ini, walaupun jantungnya hampir copot karena berdetak terlalu kencang. Tantri yang melihat itu hanya bisa mengepalkan tangannya dalam air.

"Mas, Kemala masuk dulu," ujar Kemala sambil mendorong tubuh Galuh menjauh, lalu berlari masuk ke dalam rumah.

Galuh yang sadar Kemala tak lagi ada dalam pelukannya, segera berlari mengejar Kemala.

Please comment dan like

jika berkenan silahkan vote dan give nya 🤭🤭😘

1
Nolyathi Puding
lanjut
Lina Ina
thor cerita nya sudah habis ke
Realrf
Heh kok bisa nyantol di sini/Hey/
A-yen94 (Ig: a_yen94)
Kasihan Kemala 😞
A-yen94 (Ig: a_yen94)
Aku juga capek 🤧
Isna Maria Prianti
apa ya kira kira 😏
Sahidah Sari
lah gmn sih km damar td km diem aja saat di ajak nikah sama Irna trs skr km merasa kecewa
Sahidah Sari
knp damar ,ga mau km nikah sama Irna
Sahidah Sari
mau. nikah sama siapa Irna coba
Sahidah Sari
waduh bisa2 nya pak Bisma nampar Irna , harus kalian itu sadar ,,bnr ga di kata kan sama Irna itu
Sahidah Sari
mngkn ini yg Irna ga suka mama nya selalu membanding2kan dia sama isna,,
Sahidah Sari
knp Irna berkata seperti itu ys
Sahidah Sari
haha damar rugi banyak nih 🤣🤣
Sahidah Sari
ya Allah mama Shinta segitu ingin nya dia melihat Kemala dan Galuh segera nikah
Sahidah Sari
lah Irna dan damar malah main taruhan mereka berdua
Sahidah Sari
gedek banget aq liat Tantri ,,ganjen banget jd cewek,, dah tau Galuh cuek aja masih aja nyesel
Sahidah Sari
mau km ga pake baju sekali pun mana tergoda Galuh sama km tp klu itu Kemala mngkn dah panas dingin Galuh 🤣
Sahidah Sari
sok datar gitu ngomong nya padahal dalam hati deg degan tuh Galuh 🤣🤭
Sahidah Sari
nah loh Kemala bisa salah paham nih sama kalian berdua 😂🤭
Sahidah Sari
🤣🤣🤣 astaghfirullah Galuh sampai mimpi cium mala ternyata yg dia cium damar 😂🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!