NovelToon NovelToon
Romansa SMA

Romansa SMA

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:858k
Nilai: 4.8
Nama Author: idesan

Kisah cinta antara Prima dan Wida yang lama terpendam. Namun akhirnya terungkap karena ternyata bukan hanya Prima yang menginginkan Wida. Dan Prima pun harus berjuang untuk mendapatkan cinta Wida.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon idesan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab III : Jangan Jauh Dariku

Wida kembali ke kelas dengan kesal. Ia meninggalkan Prima di kantin saat ada kesempatan untuk kabur. Saat itu Prima rupanya sedang membayar makanan yang di pesannya. Wida berlari tanpa menoleh kearah Prima. Prima pun hanya tersenyum menatap kepergian Wida.

Asti teman sebangku Wida yang sepertinya sudah dengar berita tentang Prima dan temannya itu, langsung memberondongnya dengan pertanyaan.

"Hei.. ada apa kamu sama Prima? Jadian ya..? Itu katanya.. Prima nembak kamu di kantin. Bener ga sih. Kok kamu ga bilang sama aku kalau lagi pdkt sama Prima. Aku kan sahabatmu.. mestinya aku yang tahu lebih dulu dari pada orang lain. Ini.." Wida segera mendekap mulut Asti. "Berisik!" katanya.

"Siapa yang jadian..?"

"Itu kata anak-anak di luaran," jawab Asti setelah melepas tangan Wida dari mulutnya.

"Tak tahulah, aku pusing. Seenaknya saja jadi orang.. paksa-paksa begitu," omel Wida.

"Ayolah... cerita dong.." paksa Asti. Wida hanya menghela nafas. Bel masuk pun berbunyi, tanda istirahat sudah usai. "Save by the bell.." gumam Wida lega.

Dengan tergesa-gesa Wida memasukkan buku pelajarannya ke dalam tas. Ingin rasanya ia langsung segera sampai di rumah dan merebahkan tubuhnya di kamarnya yang mungil, untuk melupakan kejadian di kantin tadi.

Tapi keinginannya tak terkabul. Asti menyoleknya seraya menunjuk dengan kepalanya ke arah pintu. Dan disana telah berdiri Prima yang sepertinya sedang menunggu seseorang. Dirinya, kah? Heh! Wida mendengus kesal. Ditariknya tangan Asti agar berjalan bareng menuju keluar kelas. Asti yang terkejut dan mengomel tidak karuan, diabaikannya. Rupanya Asti dijadikannya tameng agar ia bisa melewati Prima yang berdiri di pintu kelas.

Namun Prima melihatnya. Sebelum Wida berlalu terlalu jauh, ia pun segera mengejarnya dan menarik tangan Wida.

"Bareng," katanya setelah menghentikan langkah Wida.

Tangan Wida yang menggenggam tangan Asti pun terlepas. Asti yang merasa tidak ingin mengganggu sahabatnya itu, segera berlalu dan melambaikan tangannya sambil tersenyum kecil.

"Semangat!" teriaknya.

Dengan kesal Wida melihat kearah prima yang kini memegang tangannya.

"Tidak harus bergandengan tangan, kan?" ujarnya seraya berusaha melepaskan tangannya dari genggaman Prima.

"Nanti kabuuur..." jawab Prima sambil tersenyum simpul.

"Kabur apaan?! Lepas, ah! Malu tahu..!" pekik Wida tertahan karena kesalnya.

Prima pun melepaskan pegangannya.

"Benar ya..jangan kabur.. Ayo!" ajaknya.

Dan dengan enggan Wida pun mengekor di belakangnya.

Di jalan Wida berpikir keras, bagaimana caranya agar bisa kabur dari orang yang menurutnya menyebalkan ini. Bagaimana tidak.. telinganya panas mendengar kasak-kusuk murid-murid lain, dan juga teman-temannya yang menggosipkan mereka bila berpapasan dengannya di jalan.

Dan... pucuk di cinta ulam pun tiba! Prima lengah! Iya berhenti dan menoleh kebelakang saat ada yang memanggil namanya. Wida yang melihat kesempatan itu, tanpa ba bi bu lagi, langsung kabur dari samping Prima. Ia tak menghiraukan Prima yang berteriak memanggil namanya dan berlari sekencang-kencangnya. Merdekaaa!! Batinnya senang.

Prima hanya menghela nafas saat melihat Wida yang kabur dariya. Eko yang datang menghampirinya, ditatapnya dengan kesal.

"Whats up men?" tanya Eko tanpa merasa bersalah.

Prima yang kesal melanjutkan jalannya, tanpa mengacuhkan pertanyaan Eko.

Sesampainya di rumah, Wida langsung menghempaskan tubuhnya ditempat tidur tanpa menghiraukan teriakan ibunya yang menyuruhnya untuk cuci kaki sebelum masuk kamar. Perasaannya masih kesal dengan kejadian tadi di sekolah. Ia masih kurang memahami apa maksud Prima padanya. Apa maunya orang itu..? Pikirnya. Wida berusaha memejamkan matanya. Ah.. bagaimana ia harus menghadapi hari esok disekolah ya..

1
Win_di
Luar biasa
olfa nahidh
selalu menunggu lanjutannya....
Trisna Wulandari
lanjut kaa..
aku sllu mnnti lanjutannya...
Ati Mak Na Nta
mantap kak karyanya tapi sayang up nya terlalu lama
tetap semangat ya
Ide Sumisan
Aamiin... semangat baca ya... jangan lupa likenya
Ide Sumisan
mudah-mudahan lancar terus deh updatenya... makasih semua
dreamies
setelah skian purnama akhirnya update
Anayanti
up nya kapan lagi kak. nungguin ini...
Anayanti
up date setiap hari ya kak critanya bagus
aminah nizam
sabar prima..nanti juga Wida bucin
nnaaaaaaaaaa...
👍👍
Eli Maliani
lanjut kak......ditunggu ya
Ayu Sri Wahyuni
up donk
Anis Rohayati
wida prima 😍😍😍😍😍
Maryati Akbar
bagus
Meci Bima
lumayan
Ati Mak Na Nta
🥰🥰
Xys_zann
cara baca pakek sound gimana ya?
Melka Malaika
purnama mengembang,,,
olfa nahidh
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!