NovelToon NovelToon
21 Hari Bersama Majikan Bajingan

21 Hari Bersama Majikan Bajingan

Status: tamat
Genre:Romantis / CEO / Tamat
Popularitas:764.6k
Nilai: 4.6
Nama Author: Icha cute

Ashalina putri memutuskan merantau ke Batam , karna orang tuanya tidak mampu untuk melanjutkan pendidikan ke bangku perkuliahan .Dengan mengandalkan Ijazah SMAnya , Ashalina melamar menjadi buruh PT yang memproduksi barang barang Elektronik di kota yang disebut dengan kota teh obeng tersebut , kota kecil yang padat penduduknya .

Lima Tahun Ashalina bekerja sebagai buruh di pulau kecil yang berbatasan langsung dengan lautan singapur dan malaysia itu . Ashalina memutuskan untuk mencari pekerjaan ke Negara tetangga sebagai Art . karna ia harus melunasi hutang biaya pengobatan Ayahnya , kepada rentenir yang memberikannya pinjaman .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Icha cute, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 03.Tiba di Singapur

Asahalina sudah sampai di pelabuhan diantar oleh Yudhi . Ashalina pun turun dari atas motor Yudhi , setelah Yudhi memarkirkan motornya diparkiran khusus motor .

" Trimakasih ya Yud ! , sudah ngantar aku ." ucap Ashalina .

" Sha ! ." panggil Yudhi , kemudian diambilnya sebelah tangan Ashalina ditempelkannya ke pipinya lalu dikecupnya ." Aku mencintaimu ."

" Andai aku membawa cabe rawit , sudah kucabein mulutmu yang berdusta itu ." ucap Ashalina geram

" Sha ! aku serius , lihatlah mataku , pasti ada kamu ." gombal Yudhi

" Ya iya lah , dimataku juga pasti ada kamu , lihat aja kalau gak percaya . " balas Ashalina

" Aku serius Sha..! " ucap Yudhi lagi meyakinkan ." Ijinkan aku mencintaimu ." ucapnya lagi

"Tapi aku suka cowok yang romantis , bukan cowok tengil kaya kamu ."

" Aku memang tidak tau caranya romantis Sha ! , tapi aku tulus mencintai kamu ."

" Sudah ya adek manis , cowok mie instan , kakak yang cantik jelita ini berangkat dulu . jangan ngigau siang siang begini , oke ! bay bay ! ." ucap Ashalina , menepuk nepuk sebelah pipi Yudhi lalu pergi melangkahkan kakinya masuk kedalam pelabuhan .

Didalam pelabuhan Ashalina langsung menemui Tiur Panggabean diruang tunggu , orang yang akan membawanya kesingapur .

" selamat siang kak Tiur ! ! ." Sapa Ashalina , kemudian mendudukkan tubuhnya di bangku kosong disamping Tiur .

"Selamat siang juga..! , ayok ! sebentar lagi kapalnya berangkat . " Ajak Tiur , padahal Ashalina baru duduk . Ashalina mengerutkan keningnya sedikit mengembangkan pipinya . Teman yang akan membawanya itu sedikit agak cuek , entah karna belum begitu kenal , Ashalina juga tidak tau .

setelah menempuh parjalanan jalur laut kurang lebih setengah jam dengan menaiki kapal perry , dan menempuh jalur darat kurang lebih satu jam dengan menaiki bus . Kini Ashalina sudah berada disalah satu unit apartemen tempatnya menjadi ART .

Sebenarnya tadi Ashalina pingin sekali jalan jalan dulu sebelum ke tempat kerjanya . ia ingin sekali ke patung singa yang trus menyemprotkan air liurnya itu , sama Universal yang sering dikunjungi orang jika ke Singapur . Tapi karna melihat kak Tiur yang membawanya tidak banyak bicara , Ashalina tidak berani mengutarakan keinginan .

Orang yang mengantarnya masuk ke apartemen tersebut , sudah pergi setelah menjelaskan apa saja yang harus ia kerjakan , Sunyi tidak ada orang di dalamnya . Ashalina menelusuri seluruh ruangan yang ada di apartemen itu , apartemen yang lumayan luas dan mewah . ada ruang tamu , ruang makan dan dapur , dan terdapat tiga kamar . satu kamar majikannya , satu kamar untuknya istirahat dan satu lagi kamar rahasia siapapun tidak boleh masuk tanpa ijin pemiliknya .

setelah masuk kedalam kamar tempatnya untuk istirahat , Ashalina pun mengganti pakaiannya , dan langsung memulai pekerjaannya .

" Huh ! capeknya..!" Ashalina melap keringatnya yang sudah bercucuran dikeningnya . " Ini rumah orang kaya berantakan banget , seperti apa sih wujud penghuni apartemen ini ? . aku harus cepat membereskan semua ini , aku harus belanja stok makanan lagi ! , jangan sampak penghuni apartemen ini datang pekerjaanku belum beres . bagaimana kalau orangnya galak ? " ucap Ashalina berbicara sendiri , lalu bergidik ngeri .

setelah selesai membersihkan seluruh ruangan apartemen itu , Ashalina pun masuk ke dalam kamarnya untuk membersihkan diri dan mengganti pakaiannya lagi , karna ia harus pergi belanja stok makanan ke super market yang masih berada dekat dengan lingkungan apartemen .

" Apa semua orang Singapur ngerti bahasa indonesia ya ? ." tanyanya sendiri , " bagaimana nanti kalau orang di supermarket tidak mengerti aku bicara apa ?. " Ashalina jadi sedikit was was.

" Bismillah ." ucap Ashalina lagi , kemudian melangkahkan kakinya keluar apartemen.

sebenarnya Ashalina belanja untuk kebutuhannya sendiri , karna pemilik apartemen selalu makan diluar atau pesan antar . setiap orang yang bekerja di apartemen itu , makan selalu di tanggung pemilik apartemen , tapi disuruh masak sendiri .

waktu sudah menunjukkan jam sembilan malam waktu singapur , barulah Ashalina pulang berbelanja . ia masuk ke apartemen tapi belum juga menemukan sosok majikannya seperti apa .

karna sudah lapar , ashalina langsung membawa belanjaannya ke dapur , dan langsung memasak mie instan .

" Lihat mie instan begini kenapa jadi ingat yudhi minta cabe rawit ya ?." Ucap Ashalina entah sama siapa . semenjak ia menginjakkan kaki di apartemen itu , ia hanya sendiri tidak punya teman ngobrol .

setelah mienya masak Ashalina langsung memindahkannya ke mangkok dan melahapnya duduk bersila di lantai dapur itu .

" gak ada nasi lagi , mana bisa kenyang makan mie aja . " ucap Ashalina lagi

usai Ashalina menghabiskan makanannya , ashalina pun menyusun belanjaannya ke lemari penyimpanan makanan . kemudian pergi masuk kedalam kamar tempatnya istirahat karna malam sudah mulai larut .

malam semakin larut , Ashalina sudah memasuki alam mimpinya . karna tenaganya sudah terkuras habis dari tadi siang .

Tiba tiba Ashalina terbatuk batuk tenggorokannya terasa kering , membuat Ashalina terbangun dari tidur lelapnya . Ashalina membuka matanya , dilihatnya kesekeliling ruangan kamarnya , baru ia tersadar kalau ia tidak berada dikontrakannya di Indonesi .

karna haus , Ashalina pun beranjak dari tempat tidurnya berjalan ke arah pintu . saat Ashalina membuka pintu , ia mengurungkan niatnya melangkah keluar kamar dan menutup pintu kamarnya kembali dengan pelan . Ashalina kaget , ia tidak menyangka akan melihat pemandangan yang tidak seharusnya ia lihat . Ashalina pun mendadak ketakutan .

" Apa aku kembali aja besok ke Indonesia ? , Aku takut disini , tapi kalau aku kembali , bagaimana caranya aku bisa melunasi hutangku . aku juga sudah tidak punya uang , bagaimana ini ?. " ucap Ashalina dalam hati , ia merasa bingung .

Ashalina terbangun karna mendengar bunyi alarm dari phonsel miliknya . Ia segera bangun dari tempat tidurnya berjalan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri .

Selesai ia melaksanakan kewajibannya kepada sang pencipta , Ashalina pun keluar kamar untuk memulai aktivitasnya . Ashalina mengundurka langkahnya lagi , karna ia msih melihat dua mahluk yang tidak tau tempat masih berada di sofa ruang tamu , tertidur pulas tanpa pakaian.

Ashalina semakin bingung , sampai jam berapa ia harus mengurung diri dikamar , bagaimana ia bisa mengerjakan pakerjaannya , jika kedua mahluk tidak punya ahlak itu masih diruang tamu.

" Bagaimana ini ? ." bingung Ashalina , Ashalina takut dimarahi majikannya karna ia belum mengerjakan apa apa .

Ashalina mencoba membuka pintu kamarnya lagi .ternyata kedua mahluk itu belum juga bangun . Tidak punya pilihan , Ashalina pun memutuskan berjalan ke arah dapur dengan memalingkan wajahnya ke arah lain . Ashalina berpikir , dengan ia memasak dan mengeluarkan aroma masakan yang menyengat , kedua mahluk itu bisa terbangun .

Dan benar saja , kedua mahluk terkutuk itu terbangun karna merasa lobang hidung mereka terasa gatal mencium aroma sambal yang menyengat , yang disengaja oleh Ashalina .

" Kau siapa ? , apa yang kamu lakukan disini ?." tiba tiba suara berat itu mengagetkan Ashalina .

" Aaaa....!!! ." jerit Ashalina , lebih kaget lagi , melihat seorang pria berdiri di pintu dapur seperti hantu . Ashalina menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya .

1
Blue Love
kurang greget ih.. masa tiba2 bucin??
Blue Love
loh.. kok ujug2 uda pada bucin??
Blue Love
jangan jangan.. kakek sugiono 😂😂
Esih Mulyasih
Luar biasa
amalia
suka alur ceritanya
Linda Candra
jujur ya...novel ini bagus...dalam cara menata cukup rapu, dan setiap bab bikin penasaran
Nona Aan Chayank
baiklah yg mulia,,, keinginan anda adalah perintah bagiku.. 😁😁😁
Hera sasuwe
suka visual mereka
Hera sasuwe
bagus ceritanya n menarik
HR_junior
Tika kok msh mu aja ya ma Yudha smapi punya anak 6 ya
HR_junior
Yudhi kurang ajar ya..ngomong gak nyentuh kok mlh disentu..minta di sunat pok ni yudhi
Rahmi Ayna
jdi Malas bacax gara2 klwt manjax kuda poni
Muhammad Trasek
setiap baca partnya merinding bngt kak...mata berkaca kaca hati ikut nyut2an
mama yogi
Yudhiiiiii.... ٩😂۶ ٩🤣۶ ٩🤣۶
mama yogi
💚💚💚
Icha Cute: makasi udah mampir
total 1 replies
mama yogi
٩😂۶ ٩🤣۶ ٩😂۶ ٩🤣۶
Sasah Sasah
aku baper🤧🤧🤧🤧🤧
Anie Cianjur
bahasa. candaanya kurang nyamn thor
Icha Cute: Di bagian mananya ?, saya ini masih pemula, penggunaan kata dan bahasa semua saya masih belajar.
total 1 replies
aira aira
ceritanya bagus
Desta Tama
etzzz..
mana lanjutan nya ya
Icha Cute: Ceritanya tamat sampai di sini ya !
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!