NovelToon NovelToon
Kesalahan Semalam Menjadi Takdir

Kesalahan Semalam Menjadi Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / CEO
Popularitas:742
Nilai: 5
Nama Author: Siti Muarofah

Raina, wanita mandiri yang sudah bercerai, mencari pelarian di malam yang kelam. Di tengah kebingungan karena mabuk, ia tanpa sengaja menghabiskan malam bersama Dika—seorang mahasiswa muda tampan yang ternyata merupakan pewaris tunggal keluarga kaya raya.

Perbedaan usia, masa lalu yang kelam, serta penolakan keras dari orang tua Dika menjadi tembok tinggi yang memisahkan mereka. Namun takdir seolah punya rencana lain, menumbuhkan cinta tulus di antara dua dunia yang berbeda.

Mampukah sebuah kesalahan semalam, berubah menjadi takdir cinta yang abadi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Muarofah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

3

:

 

Bab 3: Benih Cinta yang Tumbuh

Sejak pertemuan di taman kampus itu, hubungan mereka berubah perlahan namun pasti. Dika mulai rutin mengirim pesan singkat setiap pagi dan malam. Bukan pesan yang berlebihan atau memaksa, melainkan sapaan hangat, pertanyaan tentang harinya, atau sekadar ucapan semangat.

Raina yang sudah lama tidak mendapatkan perhatian seperti itu, perlahan mulai terbiasa. Awalnya ia sering menahan diri, merasa ragu dengan perbedaan usia dan masa lalunya. Namun setiap kali ia membaca pesan Dika, rasa ragu itu perlahan luntur digantikan rasa senang yang tak bisa ia pungkiri.

Mereka mulai bertemu lagi. Terkadang hanya sekadar minum kopi di sore hari, berjalan-jalan di taman kota, atau sekadar duduk mengobrol di teras kafe yang tenang. Semakin sering bersama, semakin Raina menyadari betapa istimewanya pemuda itu.

Dika tidak pernah memperlakukannya seperti wanita yang lebih tua atau wanita yang pernah gagal berumah tangga. Ia memperlakukan Raina dengan penuh rasa hormat, perhatian, dan kelembutan yang tulus. Ia selalu mendengarkan setiap cerita Raina dengan saksama, memberikan pendapat yang bijak, dan selalu ada saat Raina merasa lelah dengan dunia.

Suatu sore, mereka duduk di tepi danau buatan di pusat kota. Angin berhembus lembut membelai rambut Raina, sementara matahari mulai turun perlahan memancarkan warna jingga keemasan di langit.

"Raina," panggil Dika pelan, memecah keheningan.

"Ya?"

"Apakah kamu... pernah berpikir tentang kita?" tanyanya dengan suara rendah namun tegas.

Jantung Raina berdegup kencang. Ia menunduk menatap air danau yang tenang. "Sering. Tapi Dika, kita berbeda. Kamu masih muda, masih kuliah, masa depanmu masih sangat luas. Sedangkan aku..."

"Kamu wanita yang paling hebat yang pernah saya kenal," potong Dika lembut namun tegas. Ia memutar tubuhnya menghadap Raina. "Usia hanyalah angka. Masa lalu adalah pelajaran. Bagi saya, kamu adalah wanita yang kuat, tulus, dan sangat berharga."

Dika menatap lekat mata Raina. "Saya menyukaimu, Raina. Bukan karena kejadian semalam, tapi karena dirimu. Karena caramu memandang dunia, caramu bertahan, dan caramu tersenyum meski pernah terluka."

Air mata menggenang di pelupuk mata Raina. Selama ini orang hanya melihat kekurangannya. Namun di mata pemuda ini, ia melihat dirinya begitu berharga.

"Kamu tidak takut?" tanya Raina dengan suara bergetar. "Takut pada omongan orang lain, takut pada perbedaan kita?"

"Saya tidak takut selama bersama kamu," jawab Dika mantap.

Hari itu, di bawah langit senja yang indah, Raina akhirnya berani membuka hatinya. Ia menyadari bahwa perasaan ini bukan sekadar rasa terima kasih, melainkan cinta yang mulai tumbuh kuat.

Namun mereka tahu, jalan di depan tidaklah mudah.

Sesuatu yang mereka takutkan mulai datang. Kabar tentang hubungan mereka perlahan terdengar sampai ke telinga orang lain. Mulai dari teman kuliah Dika, kerabat jauh, hingga akhirnya sampai ke telinga keluarga besar Dika.

Dika berasal dari keluarga terpandang dan sangat kaya raya. Orang tuanya adalah pengusaha besar yang memiliki nama harum di masyarakat. Mereka sangat menjaga nama baik keluarga dan memiliki rencana matang untuk masa depan putra tunggal mereka.

Suatu hari, Dika dipanggil pulang ke rumah utama. Ayah dan Ibunya sudah menunggu di ruang tengah dengan wajah yang tidak senang.

"Dika," ucap Ayahnya dengan nada tegas. "Kami dengar kabar yang tidak menyenangkan. Benarkah kamu menjalin hubungan dengan wanita yang lebih tua dan sudah pernah bercerai?"

Dika menegakkan tubuhnya. "Benar, Ayah. Saya menyukainya."

Ibunya langsung berdiri dengan wajah pucat. "Kamu gila ya! Itu tidak pantas! Kamu adalah pewaris keluarga ini. Kamu harus menikah dengan wanita yang setara denganmu, bukan wanita yang sudah punya masa lalu!"

"Ibu, Raina adalah wanita yang baik," bela Dika. "Dia mandiri, tulus, dan sangat pekerja keras. Dia tidak seperti yang Ibu kira."

"Kami tidak peduli siapa dia!" bentak Ayahnya. "Kami tidak akan pernah merestui hubungan ini. Putuskan hubunganmu segera, atau kamu akan menanggung akibatnya."

Dika terdiam. Ia tahu betapa keras kepalanya kedua orang tuanya. Namun bayangan wajah Raina yang lembut namun kuat membuatnya tidak mau mundur.

"Saya tidak akan meninggalkannya," jawab Dika pelan namun tegas. "Saya mencintainya."

Pertengkaran itu berakhir dengan Dika yang diusir dari ruangan. Ia kembali ke asrama dengan perasaan berat. Namun ia tidak menyembunyikan hal ini dari Raina.

Saat menceritakan semuanya, Raina hanya diam menatap lantai. Rasa takut yang selama ini ia sembunyikan akhirnya menjadi kenyataan.

"Maafkan aku, Dika," ucap Raina lirih. "Mungkin mereka benar. Aku hanya akan menjadi penghalang bagi masa depanmu."

Dika segera menggenggam tangan Raina erat. Matanya menatap tajam namun penuh kasih sayang.

"Jangan pernah bicara seperti itu. Kamu bukan penghalang. Kamu adalah alasan saya ingin berjuang. Apa pun yang terjadi, saya tidak akan melepaskanmu."

Kata-kata itu menumbuhkan kembali kekuatan di hati Raina. Ia menyadari bahwa ia tidak sendirian. Di sampingnya berdiri seorang pria muda yang memiliki keberanian dan keteguhan hati yang luar biasa.

Meskipun badai penolakan mulai datang menghantam, cinta mereka justru semakin kuat. Mereka belajar untuk saling menguatkan, saling percaya, dan menghadapi dunia bersama-sama.

Mereka belum tahu betapa beratnya rintangan yang masih menanti. Namun mereka berjanji pada hati masing-masing, bahwa takdir yang sudah menyatukan mereka secara tak sengaja itu, tidak akan mereka lepaskan begitu saja.

 

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!