NovelToon NovelToon
The Blairs

The Blairs

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Keluarga & Kasih Sayang / Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Romantis / Tamat
Popularitas:520.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Hana Reeves

Generasi ketujuh keluarga The Blairs

Ada lima cerita disini tentang bagaimana cicit Abimanyu Giandra, Edward Blair dan Stephen Blair mendapatkan cinta dan pasangannya.

Duncan dan Scarlett adalah putra dan putri Bayu O'Grady dan Ajeng Pratiwi ( My 100th Secretary )

Aslan dan Diana adalah putra dan putri Omar Zidane dan Nadya Blair ( Love and Justice )

Indiana adalah putra Nelson Blair dan Marisol Braga ( Love and Justice ).


Seperti biasa, cerita ini sangat Membagongkan macam authornya.
DILARANG PLAGIAT KARENA JIWA GESREK KITA BERBEDA!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Duncan Blair - Serena Kirrin

Kelima anggota keluarga Blair tiba di rumah yang mereka tempati selama kuliah hampir bersamaan. Duncan datang terlebih dahulu bersama Scarlett dengan mobil BMW SUV nya lalu lima belas menit kemudian Aslan dan Diana datang dengan mobil Mercedez SUV dan terakhir Indiana datang dengan mobil mini Cooper nya.

"Kalian dapat tausiyah?" tanya Duncan ke adik-adiknya. Meskipun usia Duncan dan Aslan hanya berbeda beberapa bulan, tapi tetap saja pria bermata biru itu mengangkat dirinya sebagai kakak tertua.

"Tausyiah dan hukuman. Seriously D ! Besok lagi kalau elu gelut, gue kagak mau ikutan !" sungut Aslan yang harus bagian cuci piring dan ngepel rumah. Meskipun jaman semakin canggih, tapi Nadya tetap sadis menghukum kedua anaknya. Ngepel dengan kain pel model jadul, yang harus berjongkok - jongkok.

"Hei, sesuai dengan motto kan? No rusuh no life..." cengir Duncan.

"Shut up !" balas Indiana sambil masuk ke dalam rumah. "Mataku pedas mantengin kasus bokap, tahu nggak !"

"Setidaknya kan kamu cuma urus arsip, Indy" balas Diana.

"Tapi kamu kan di rumah ! Bisa nonton Netflix, tidur siang ... Aku apa kabar, Di !" omel Indy. "Pokoknya besok kalau aku sudah jadi pengacara, kagak mau belain Duncan Blair ! Bikin pusing !"

***

Lima Tahun Kemudian, Jang Corp Factory Poughkeepsie New York

Duncan melepaskan kacamata anti radiasinya setelah hampir sepagi ini menatap layar monitor untuk membuat formula senjata spionase yang terbaru. Duncan bukannya tidak tahu bahwa dulu saat dia masih junior high school, kakaknya terlibat gegeran di Turin dan Brazil. ( Baca Mafia dan Yakuza Brothers ). Bahkan sampai Omanya, Jang Geun-moon, maju ke Senat dan melawan CIA.

Duncan mengakui bahwa keluarganya sangat - sangat berani apalagi jika mereka tidak berbuat salah, maka semuanya akan mereka lawan. Tak heran prinsip itu dipegang oleh semua keturunannya.

Pria berusia 25 tahun itu pun berdiri dari tempat duduknya lalu merenggangkan punggungnya dan melakukan gerakan ke kiri dan kanan untuk melemaskan pinggangnya. Setelahnya Duncan keluar dari ruang kerjanya dan mengunci pintunya. Seperti ayahnya, Duncan sangat suka membuat dan meneliti sesuatu.

Di usianya ke 15, Duncan bahkan mematenkan peluru tembus pandang yang berisikan obat bius dosis tinggi. Bahkan pria itu berkolaborasi dengan adik sepupunya yang super mereog, Raihanun Park, yang hobi membuat formula macam-macam.

Duncan, Raihanun dan sepupunya yang lain, Ararya Rao, suka membuat macam-macam penelitian. Jika Raihanun memilih kuliah di teknik sipil, Ararya adalah dokter yang lebih suka bekerja sebagai peneliti obat terutama obat tradisional herbal. Tak heran jika dia memilih terbang ke Shanghai mengambil pendidikan Farmakologi dan toksikologi di Fudan University karena paling lengkap.

Duncan pun berjalan menuju cafetaria perusahaan milik Jang Geun-moon dan sekarang dipegang oleh Giordano Smith, putranya. Meskipun Gio adalah Oomnya Duncan, tapi pria itu tetap profesional. Jika Duncan berbuat kesalahan, tidak segan Oomnya itu menegur. Bagi Duncan, hal itu bukan masalah karena Gio berhak melakukannya dan hal itu memacu Duncan untuk tidak berbuat kesalahan lagi.

Pria bermata biru seperti ayah dan opa buyutnya tiba di cafetaria dan segera memilih menu makan siang. Usai membayar dengan kartu perusahaan, Duncan pun duduk di tempat yang masih kosong apalagi jam makan siang pasti penuhnya.

Duncan menikmati makan siangnya ketika melihat seorang gadis membawa nampan celingukan mencari tempat duduk. Biasanya Duncan bodo amat dengan orang yang bingung cari meja kosong tapi entah kenapa hari ini dia baru melihat gadis berambut coklat dengan dicepol tinggi.

"Hei ! You ! Bun hair !" panggil Duncan membuat gadis itu menoleh ke Duncan. "Sit here !"

Gadis itu berjalan menghampiri Duncan dan duduk di hadapannya. "Thank you. Aku sudah lapar tapi meja semua penuh..." ucap gadis itu dengan suara merdu beraksen Inggris.

"British?" tanya Duncan cuek.

"Yes. Aku dari London. Namaku Serena Kirrin. Baru seminggu kerja disini. Siapa namamu?" tanya gadis cantik itu.

"Duncan O'Grady" jawab Duncan.

"Brit?"

"Mix... A lot" jawab Duncan sambil minum es tehnya.

"Really? Apa saja?" tanya Serena sambil menyesap kopinya.

"Brit, scotish, Irish, Javanese, American."

Mata biru Serena terbelalak yang membuat Duncan merasa geli melihat wajah gadis itu lucu dan menggemaskan. "Semua kamu borong? Maksud aku yang dari Great Britain. Kurang Welsh !" gelak Serena.

"Mau gimana lagi?" Duncan mengedikkan bahunya.

"Kamu Irish decent?" tanya Serena.

"Yup" jawab Duncan.

"Mar sin, is féidir leat Gaeilge a labhairt ( Jadi, kamu bisa bicara Irish Gaelic )?" tanya Serena dengan wajah usil.

"An bhfuil tú ag tástáil orm ( kamu ngetes aku )?" balas Duncan membuat Serena tertawa.

"Ternyata pindah pekerjaan disini tidak membuat aku homesick kalau ada teman yang bisa Irish Gaelic..." ucap Serena senang.

"Kamu Irish decent juga?" Duncan menatap Serena bingung.

"Memang nama belakang Kirrin darimana, O'Grady?" gelak Serena. "I'm an Irish decent tapi lama di London."

"Well, aku kan tidak hapal" jawab Duncan sambil manyun.

"Apa karena rambutku tidak Brunette karena rata-rata Irish pasti rambutnya Brunette ( coklat )?" Serena memakan ikannya. "This is so good."

"Probably. Aku dan adikku sama-sama Brunette" jawab Duncan. "Eh tapi Oma ku juga blonde ... Karena Oma buyut ku blonde tapi opa buyut masuk Brunette. Kalau papaku memang Brunette. Tunggu Kirrin, kita membahas apa sih?"

Serena tergelak. "Ya ampun O'Grady... Kamu pasti terlalu keras bekerja jadi otakmu kacau."

"Perhaps. Kamu di divisi apa?" tanya Duncan.

"HRD. Sejujurnya aku bosan di London dan iseng melamar kemari via LinkedIn dan dipanggil wawancara. Eh langsung di hire dan sekarang aku masih mencari apartemen yang cocok" jawab Serena.

"Cari studio atau dua bedroom?" Duncan menatap gadis yang tampak santai itu.

"Kalau bisa dua bedroom. Apa kamu ada pandangan di Poughkeepsie ini? Sebab awalnya aku kira akan bekerja di New York tapi ternyata ini jauh dari New York."

"Satu setengah jam kalau naik mobil dan hampir tiga jam naik kereta. Aku juga sama dengan mu. Anak Manhattan New York yang menyasar disini... Dan tidak jelek amat karena lebih tenang daripada Tembok Beton."

"Wah, kita sama-sama dari kota padat ke kota yang lebih tenang" senyum Serena.

"Bagaimana besok Minggu aku temani mencari apartemen? Mumpung aku tidak pulang ke Manhattan karena kedua orang tuaku sedang ke Dubai" tawar Duncan.

"Serius?" Mata biru Serena tampak berbinar. "Alhamdulillah, ada temannya mencari apartemen sebab tinggal di hotel boros."

Duncan tertegun. "Alhamdulillah?"

"Yes, I'm a Muslim. Apakah kamu tahu, Islam adalah agama ketiga terbesar di Irlandia setelah katolik dan protestan?" jawab Serena.

Duncan tersenyum. "Assalamualaikum Serena Kirrin..."

Serena semakin sumringah. "Wa'alaikum salam Duncan O'Grady."

Duncan Blair O'Grady

Introducing Serena Kirrin

***

Yuhuuuu Up Sore Yaaaaaa

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu ❤️🙂❤️

1
Ira Resdiana
nama²nya kayak ga asing di dunia perfilman ya .. Kai, NCIS Hawaii
Ira Resdiana
kok aku ngakak bacanya.. oh sephia... kekasih gelap /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
istri darmayanty
anKny ghazantar siapa kak hanna? bknn nya laki u
Hana Reeves: blm aku rilis
total 1 replies
istri darmayanty
Phoenix menikah dg siapa kak hanna
Hana Reeves: nggak aku ceritain 🙏🙏🙏
total 1 replies
za_syfa
rylee bukannya jadi agen FBI ya kok jadi akuntan?
za_syfa: ya mbak soalnya pasti harus dirubah yg jadi akuntan😄😄😄
total 2 replies
istri darmayanty
bukannya anak pertama galena itu lakiby. kedua baru perempuan. amisha. bener ga kak hanna
Hana Reeves: aku ganti namanya . galena anaknya pertama Grayson adiknya baru Amisha
total 1 replies
muhammad ibnuarfan
wes mari baca aku...bagus...keren...
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🙏🙏
total 1 replies
muhammad ibnuarfan
aduh Bu Ajeng nih ya...bener2 kepo nya tingkat dewa ya🤣🤣🤣...semangat Bu... interogasi Caman...( calon mantu )🤣🤣
Cici Mamatoni
laki2 emang gitu..kalo dikejar terus pasti illfeel...harus kasih tarik ulur dan kadang mesti dicuekin dulu baru sadar sama perasaannya sendiri
Ani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ani
ini bapaknya tripels M kah?
Hana Reeves: iyaaaa
total 1 replies
Ani
duh ayu ne
Ani
rupane enek udang di balik mie goreng toh.. awas yo diluk neh awakmu seng mokat 😠😠😠😠
ǝs
Luar biasa
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
ǝs
nama nama nya pake nm opa oma buyut nya
Ratih Magani
ahh ada aa magnum
Ratih Magani
hana reeves emg unpredictable, bisa bgt bikin ide keren bgni
INDRA
👍🏻👍🏻👍🏻
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
demira icha
btw mba hana... yg nonis sapa aja ya di klan pratomo..?
Hana Reeves: keluarga Blair dari garis Stephen ( kecuali Nadya yang mualaf karena menikah dengan Omar Zidane ) - Nelson n Indiana, Keluarga Smith, si kembar Alaska n Apsen Al Jordan
total 1 replies
sefi dwi handriyantin
Selamat Indy Karolina.. habis ini siap-siap kena tausiah dari keluarga besar,, khususnya keluargs Blair.. yakin ini pak Lisus ngereog.. pak Nelson dan Indy bakal kena badai..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!