NovelToon NovelToon
Dendam Kesumat : Kasyaf

Dendam Kesumat : Kasyaf

Status: tamat
Genre:Poligami / Spiritual / Matabatin / Showbiz / Horor / Tamat
Popularitas:105.1k
Nilai: 5
Nama Author: Nur Dharris S

Dendam kesumat yang terselubung, mengintai sebuah keluarga. Tak ada yang sadar kalau mereka tengah diincar ajalnya. Sampai saat sang anak sulung pulang dari merantau.

Takdir membuatnya mewarisi kekuatan gaib dari leluhurnya. Namun takdir itu juga memaksanya untuk menjadi tameng hidup bagi keluarganya. Santet dan sihir keji silih berganti menimpanya.

Siapa sebenarnya yang menyimpan dendam kesumat itu? Dan akankah si anak sulung ini bertahan?

stay tune!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Dharris S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Awal masalah

Icha beranjak mendekat dan langsung melompat naik, saat salah seorang penumpang membukakan pintu untuknya. Icha memilih duduk di kursi paling belakang, di pojok kanan. Dia letakkan tas punggungnya yang terlihat berat itu di lantai.

 Saat mikrobus itu mulai berjalan, Icha melambaikan tangan ke arah Yuna. Yuna menyambut lambaian tangannya. Di dalam hati dia merasa bersyukur sekali, disaat dia membutuhkan pertolongan, ada orang baik yang dengan senang hati menolongnya.

   “Wah. Bakal ujan deras, nih. Ati-ati, pir!” kata salah seorang penumpang.

   “Iya. Makanya ini saya berangkat lebih awal. Lagian udah sepi, mbok” jawab si sopir.

Dia memegangi keningnya, seolah menyesali sesuatu. Ya, dia lupa mengenai payung ataupun jas hujan. Kalau sudah begini, dia hanya bisa mengandalkan jaket parasutnya. Berharap jaketnya bisa melindunginya dari hujan, jika hujannya belum berhenti saat dia harus sudah turun.

    Joko tingkir ngombe dawet. Jo dipikir marai mumet! .....

Ponsel wanita itu berdering. Dengan sedikit tergelak, dia mengambil ponsel itu dari saku jaketnya.

“Halo assalamu’alaikum” sapanya.

“Wa’alaikum salam”

Suara kalem keibuan menjawab dari seberang telepon. Icha tersenyum mendengarnya.

“Sudah sampe terminal, nduk?” tanya orang yang menelepon.

“Sudah, bu. Ini Icha sudah naik angkutan ke timur” jawab Icha.

"Nggak ada kendala kan, selama perjalanan?"

"Selama perjalanan sih, nggak ada, bu. Cuman mimpi buruk aja" jawab Icha sedikit berbohong.

"Ya Alloh, mimpi apa, nduk?"

"Haduh, serem banget pokoknya bu. Icha sampai nggak habis pikir, kok bisa Icha mimpi kaya gitu"

"Nggak baca doa ya, pas mau tidur?"

"He he. Namanya juga ketiduran, bu"

"Ya pantes. Makanya jangan lupa berdoa! Biar setan nggak bisa ganggu kita"

"Ibu pernah mimpi sesuatu yang nggak masuk akal nggak, bu?"

"Kaya yang kasusnya Putri itu? Belum pernah, sih. Emang kenapa, nduk?"

"Ibu tahu, Lurau Mardianto? Sama Sumarti?" Icha balik bertanya.

"Allohu Akbar. Itu mbah buyutmu, nduk. Orang tuanya mbah Topo"

"Kalau Raden Manaf?"

"Ya Alloh. Icha mimpiin beliau?"

"Iya, bu. Ya itu, yang Icha bilang horor. Lurah Mardianto, Sumarti, Janto, sama nenek-nenek yang dibilang emaknya lurah itu"

"Allohu Akbar. Mereka semua leluhurmu, nduk"

"Kalau begitu, apa wanita itu termasuk bagian dari rencana itu, bu?"

"Bukan" terdengar jawaban cepat dari seberang telepon.

Icha terkesiap. Terlalu cepat jawaban dari seberang telepon doa dapatkan. Seolah-olah yang di seberang telepon sangat mengetahui tentang ceritanya. Dia juga bingung, karena seolah-olah yang di seberang telepon itu membela wanita yang dia tanyakan.

"Ibu tahu soal itu? Ibu pernah bertemu Raden Manaf?" Tanya Icha kemudian.

"Belum. Tapi mbah Ismo pernah cerita"

"Ya Alloh. Ibu yakin wanita itu bukan bagian dari rencana manusia abadi itu?"

"Abadi dari mana? Udah almarhum, dia. Dia tidak punya keturunan. Jadi, tidak akan ada lagi yang ngincer anak-cucu beliau bertiga"

"Ibu yakin?"

"Yakin"

Icha terdiam. Dia sedang menganalisa ucapan ibunya. Di dalam hatinya dia belum merasa lega. Baginya, tidak mungkin dia diberikan penglihatan semacam tadi kalau tidak ada tujuannya.

“Sudah, sudah! Jangan mikirin itu dulu! Tugas Icha sekarang adalah pulang secepatnya. Udah kangen, tahu. Mau ngerampok juga, oleh-olehnya"

"He he"

Icha tergelak mendengar ucapan yang nada bicaranya mirip seorang sahabat. Padahal itu ibunya.

"Udah makan, belum?”

   “Udah, bu. Tadi ada yang jual nasi ayam. Nggak nyangka, enak lho, bu” jawab Icha.

Dia memilih untuk tidak menceritakan pengalaman menyeramkan yang baru saja dia alami.

   “Alhamdulillah”

   “Ibu, gimana kondisinya? Sudah baikan?” potong Icha.

   “Udah. Orang ibu nggak papa, kok”

   “Iya, deh. Ibunya Icha emang wonder women. Tapi banyakin istirahat ya, bu! Icha sedih kalo ibu sakit”

   “Iya, nduk. Segitunya mikirin ibu. Kamu ati-ati, ya! Nanti kalo udah mau turun, kamu telepon, ya! biar nanti dijemput bapak”

   “Ngapain, bu? Lagian, emang dia ada di rumah?” tanya Icha dengan nada ketus.

Sejenak, tak ada jawaban dari seberang telepon. Hanya helaan nafas yang lirih terdengar.

   “Ada. Itu lagi ngobrol sama tamu”

Jawaban dari seberang telepon itu, membuat wajah Icha berubah merah padam.

   “Ada ada wanita laknat itu ya, bu?”

Ibunya Icha tidak segera menjawab. Hal itu membuat Icha salah tingkah. Dia merasa bersalah telah menanyakan hal itu.

   “Iya, ada” jawab ibunya, kemudian.

   “Maafin Icha, bu!”

   “Kenapa harus minta maaf?”

   “Ya, Icha barusan salah nanya. Eemm, “

   “Nggak salah kok, nduk. Ya udah. Ati-ati, ya!” potong ibunya.

   “Ya, bu”

   “Eh bu. Mbah Ijah ada, kan?” tanya Icha.

   “Loh. Kok malah mbah Ijah yang ditanyain?”

   “Ya kan gantinya uti, bu. Yang ngayomin kita”

   “Heem. Siapa nih yang lebih disayang? Ibu apa mbah Ijah?” tanya ibunya.

   “Ya dua-duanya, bu. Semuanya Icha sayang” jawab Icha dengan nada merengek. Takut ibunya marah.

   “Ha ha ha. Iya, iya. Ibu bercanda. Udah, ati-ati, ya!”

   “Iya, bu”

   “Assalamu’alaikum”

   “Wa’alaikum salam”

    Huuufffttt

Icha menghela nafas berat. Belum juga hilang rasa syoknya dengan kejadian mistis tadi, pikirannya malah memutar ingatan menyedihkan. Dia sandarkan kepalanya di sandaran kursi. Pening terasa kepala itu memikirkan kejadian demi kejadian yang terjadi setengah tahun belakangan.

    Ya Alloh. Kenapa harus seperti ini? Kenapa engkau pertemukan lagi Bapak dengan mantan kekasihnya dulu? Sedih Icha, lihat ibu dimadu. Belum juga ibu bisa ikhlas menerima kenyataan bahwa dirinya dimadu, sekarang Engkau buat Icha kehilangan pekerjaan. Icha sedih ya Alloh, denger ibu sakit gara-gara mikirin icha.

Enam bulan lalu

  Icha sering terlihat murung karena memikirkan keadaan di rumahnya. Beberapa kali bahkan dia sampai mendapatkan teguran dari rekan kerjanya karena ketahuan melamun. Padahal mereka sedang bergelantungan di atas sebuah tangki minyak yang bukan main tingginya. Untungnya rekan kerjanya itu adalah kekasihnya. Jadi hanya teguran lisan saja yang dia dapatkan.

Ketika pulang kerja, disaat mereka mampir makan malam, sang kekasih suka menanyakan tentang masalahnya. Namun Icha selalu bilang baik-baik saja. Walau sebenarnya kesal, sang kekasih masih bisa bersabar. Dia masih setia mengantarnya sampai ke kontrakan dan menyatakan kesediaannya untuk menjadi tempat berbagi cerita.

Sering dia mendapatkan telepon dari adiknya,.yang selalu curhat mengenai tingkah polah sang bapak. Sering juga dia kepusingan, karena tidak tahu harus berbuat apa.

Terlebih ketika mendengar kabar, ibunya sudah sakit saja bapaknya masih nekad meminta ijin untuk menikah lagi. Bapaknya selalu beralasan kalau masih ada janji yang masih belum dia tepati. Walau janji itu dipertanyakan oleh Icha, karena terhalang restu, tapi bapaknya masih menganggap itu sebagai janji yang harus ditepati.

1
Mulyati Wahyuni
ga smua org bs BHS Jawa EN inggris jdi biasa kan gunakan terjemahan di bwh nya agar pembaca novel LBH paham lgi
Dharris Tio: siap kakak. makasih masukannya
total 1 replies
Haidar Nurfadhillah
/Drool/
Dharris Tio: makasih kak. tunggu kelanjutannya ya
total 1 replies
Zayn at Thoriq
dah baca Ampe selesai... ZERUUU SEKALI.


ada kelanjutan nya gak????
Dharris Tio: makasih kak, udah baca karyaku. maaf nih, baru r5espon. aku lagi bikin lanjutannya kak. ditunggu ya!
total 1 replies
Kustri
widiiiih... tirtonadi, kota kelahiranqu
💪💪💪
Dharris Tio: deket dong. stay solo apa merantau kak
total 3 replies
Dony Ahmad Dony
ceritan sangat seru
Neni Afriani
bagus bgt
Ira_87
Menegangkan 😱😱😱😱
Dharris Tio: lanjutkan kak
total 1 replies
Chichie Spn
keren thor... bener2 menguras esmoni😂
Dharris Tio: makasih kak, udah ngikutin sampe akhir. mampir juga dong di karyaku yang lain
total 1 replies
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺 🅰🅻+🅰🆈
nahhhh kan tamat... katanya jgn kwatir masih bnyk lagi.. lha ini tiba2 dah tamat aja kk thor.. 😭😭😭😭😭😭
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺 🅰🅻+🅰🆈 : woalah gono tah its ok lah klo begitu
total 2 replies
Ayu KaWa
cerita yg sgt bagus.. 👌
Dharris Tio: terimakasih kak.

mampir juga dong, di judul yang lain.
total 1 replies
Afri
syukur lah berakhir bahagia .. walau ada amanah yg akan Icha jalani .. semoga ada kelanjutannya ya Thor
makasih atas cerita HEBAT mu
see u next time
😍😍😍👍👍👍👍
Dharris Tio: terimakasih kakak udah setia sampai akhir. aku lagi ngerjain terusannya kak. doain ya kak, semoga cepet kelar dan bisa post lagi
total 1 replies
Afri
itu s bulek Rini .. udah mati tetap ngeselin yaa , GK bisa legowo ..
makanya nyawanya d tahan SM demit sembahannya ..
jahat
Dharris Tio: iya. emang gitu dia. ngeselin
total 1 replies
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺 🅰🅻+🅰🆈
gasken coy.. hayuk cha.. para raider g nyiapin amplop soanya mendadak gtu sih.. wkwkwkwkkk
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺 🅰🅻+🅰🆈 : klo g di terobos kapan sampainya
total 4 replies
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺 🅰🅻+🅰🆈
waduhhhhhhh gitu jg kali
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺 🅰🅻+🅰🆈 : lha iyakah
total 4 replies
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺 🅰🅻+🅰🆈
hayok.. kira2 bakal gmb knjuanya yah....
Erlina Arlena
tamat thor??
Dharris Tio: belum kak
total 1 replies
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺 🅰🅻+🅰🆈
waghh ending nya ok nieh... kira2 ada flashback g buat rini knp bs gosong dan hasan bisa gila... hayok kk thor bisa g ada partnya gtu...
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺 🅰🅻+🅰🆈 : wuoke2.. sip wis
total 2 replies
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺 🅰🅻+🅰🆈
tak kiraiin segitu saktinya itu sekutu rini ehhh ternyata lebih hebat nyai.. hanya saja nyai biasa2 aja g di sombongkan kehebatanya.. sekarang gimana si rini.. apakah masih akan berlanjut utk membinasakan maryati atau hasan sndri... ahhh gmn yah
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺 🅰🅻+🅰🆈 : wis jan nek gono iku wis payah... jan2
total 2 replies
Dharris Tio
aduh. malem tahun baru malah ditodong
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺 🅰🅻+🅰🆈
wah makin seru ini bacanya tegang ampe giman peraasan gtu.. ngeriw sedap deh yakin...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!