NovelToon NovelToon
Namaku Dinda : The Empire Of Regina

Namaku Dinda : The Empire Of Regina

Status: sedang berlangsung
Genre:Petualangan / Supernatural / Duniamasadepan / Penyeberangan Dunia Lain / Matabatin / Perperangan / Raja Tentara/Dewa Perang / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:7.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Juan Atma Wikarta

"Kamu akan terus dihantui rasa bersalah Dinda. Dan kamu tidak akan bisa lepas dari semua ini. Jika kamu beranggapan, membunuh ku dapat menghentikan semuanya, kamu salah Dinda. Justru kamu akan memulai semuanya. Kamu akan terus dihantui rasa sakit dan penderitaan kemana pun kamu pergi."


Bagaimana seorang Dinda bisa mengalami berbagai hal aneh sekaligus mengerikan dalam hidupnya?


Bisakah dia melalui semua rintangan yang menghadang?


Akankah dia sanggup berjalan hingga akhir?


Peringatan : Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan Nama atau pun tempat, itu semua diluar pengetahuan sang penulis. Dan tidak ada maksud dari Sang Penulis untuk menyinggung suatu pihak manapun. Penulis memohon maaf yang sebesar-besarnya, jika ada bahasa atau pun perkataan yang tidak pantas.

Dan tentunya Sang Penulis tak pernah bisa lepas dari kesalahan.

Terimakasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Juan Atma Wikarta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Namaku Dinda : Episode 3

Setelah itu kami melanjutkan perjalanan. Dimobil kami sangat jarang mengobrol. Karena teman teman ku sibuk dengan Telefonnya masing masing. Aku masih teringat dengan wajah anak kecil yang tadi berada di mobil ini.

Entah apa tujuannya menampakkan diri. Pasti akan ada sesuatu yang terjadi. Aku hanya diam bersandar di kaca, melihat lihat pemandangan yang ada diluar.

Semakin lama kami semakin jauh. Semakin dekat dengan tempat yang kami tuju. Begitu juga dengan mataku yang semakin sayu karena perjalanan yang sangat jauh.

Kupaksakan mataku tetap terbuka. Karena disaat saat seperti ini, adalah saat yang paling pas untuk aku dan teman teman ku berbagi cerita. Tapi yahhh.... mereka sepertinya masih sibuk dengan telefon mereka masing masing.

Akhirnya, Raihan mulai membuka pembicaraan. Mungkin dia tahu kalau aku mulai bosan. Dan dia pun tahu kalau aku tidak akan menyalakan telefon untuk sesuatu yang tidak penting.

"Din? Aku lihat kamu dari tadi diem aja. Ngantuk Din?" (Raihan)

"Iya Han." (Dinda)

"Ka Dinda kenapa?" (Rahma)

"Ngga Rahma, ngga papa. Oh ya Rahma, kamu tadi beli makanan apa? Tukeran yuk?" (Dinda)

Aku mulai membuka mulut ku untuk bicara. Agar teman teman ku tidak banyak mempertanyakan keadaan ku sekarang ini. Karena tidak mungkin aku menceritakannya disini, tentang apa yang tadi aku lihat.

Terutama Rahma, anak paling penakut di antara teman teman ku.

"Oh ya udah Ka, ini." (Rahma)

"Ini makanan aku." (Dinda)

"Aduh Aduhh.... Masa yang didepan ngga dikasih. Sama teman sendiri tega sih. Hehehe..." (Jefri)

"Jefri Jefri... kamu memang ngga berubah yah, makan banyak tapi badan tetep aja kecil. Hahha.." (Sella)

"Lohh lohh... Ya ngga masalah dong. Yang penting kan makan. Hehehe..." (Jefri)

"Sudah sudah, Mau makan makan aja Jef." (Raihan)

"Siap Tuan Muda, tapi jangan ngegas lah. hehe..." (Jefri)

"Bukannya ngegas, aku capek nih Jef. Nanti kalau kamu udah makannya. Kamu yang bawa mobilnya ya, gantian." (Raihan)

"Siap Bosku."

Tak lama setelah Jefri menyelesaikan makannya, dia menggantikan Raihan yang aku lihat sudah sangat kelelahan karena seharian mengendarai mobil dari Bandung.

Aku lihat mata Raihan dari kaca spion. Matanya terlihat sangat sayu. Seakan akan sudah tak mampu menahan kantuknya.

"Han." (Dinda)

"Iya Din?" (Raihan)

"Ini masih jauh ya Han?" (Dinda)

"Ya paling tinggal satu atau dua jam lagi Din. Sebentar lagi sampai ko'. Kalau mau tidur, tidur aja Din. Nanti aku bangunin." (Raihan)

"Hmmm... Iyaa." (Dinda)

Aku pun tertidur pulas, tanpa terasa bahwa aku memeluk Sella yang ada duduk ditengah dengan aku dan Rahma. Sedangkan Beni ku lihat dia duduk di kursi paling belakang, dan mungkin dia tertidur sedari tadi. Tak lama kemudian kami pun sampai.

Namun sesuatu yang aneh tiba tiba terjadi, saat kami hendak keluar dari mobil. Tiba tiba ada sebuah ranting pohon yang jatuh tepat di bagian belakang mobil.

BRAAKKKK!!!

Seketika kami semua kaget, termasuk Beni yang sedang tertidur pulas pun langsung bangkit dan keluar dari mobil. Kami semua ketakutan dan panik. Lalu datanglah beberapa orang dari kejauhan.

"Hey dik. Jangan parkir mobil di tempat itu!"

"Loh... Pak de?" (Raihan)

"Oalaahh kamu Han, sudah sampai. Kamu itu mbok ya yang sopan Han, masa pemakaman kamu jadikan tempat parkir!"

"Ya Allah. Pak de, saya ngga tahu pak de. Maaf Pak de. Jef! kamu ini gimana sih? Ini kan makam Jef!" (Raihan)

"Aduh Han, aku ngga tahu kalau ini makam. Tempatnya gelap, terus ini juga jalan kebanyakan tanah, ngga di aspal. Ya aku kira ini jalan biasa, bukan makam." (Jefri)

"Ya sudah! Jangan ribut! Masalah mobil kamu nanti biar anak buah Pak de yang urus. Sekarang ayo kita ke rumah Pak de."

"Iya Pak de." (Raihan)

Kami menuju ke rumah Pak de nya Raihan. Terlihat ukiran di setiap pagar rumah itu sangat indah. Tapi satu hal yang membuat aku kagum adalah semuanya dari kayu. Dan semuanya tersusun rapi dan sangat bersih.

Bahkan rumahnya terlihat seperti istana. Sederhana tapi mewah. Sangat enak untuk dipandang. Dan membuat kami merasa nyaman.

1
afifah aefa 🇲🇾💜🇵🇸
Luar biasa
Yurika23
aku mampir ya Thor. oiya support karyaku juga yah 'Pasukan Penjagal dan puteri yang hilang'
zayick
tambah kesini ko mc tambah lemah
ᴍ֟፝ᴀʜ ᴇ •
keajaiban apa ya, apa dinda berhasil ngambil kalungnya👀
ᴍ֟፝ᴀʜ ᴇ •
jadi siapa yang jahat, belum tentu juga raihan. masih teka teki😁
ᴍ֟፝ᴀʜ ᴇ •
jadi siapa yang jahat, belum tentu juga raihan. masih teka teki😁
ᴍ֟፝ᴀʜ ᴇ •
jadi penasaran masalalu desa itu😁
ᴍ֟፝ᴀʜ ᴇ •
mulai deh merinding. tapi banyak loh kejadian kejadian dimana mobil tiba2 nyasar di tengah makam gt.
Juan Atma W: Hehe bukan kak🤭
total 3 replies
ᴍ֟፝ᴀʜ ᴇ •
si dinda indigo ya thor....
Juan Atma W: Benar sekali kak😃👍👍👍
total 1 replies
ᴍ֟፝ᴀʜ ᴇ •
kayaknya bakal ada something nantinya ya, tapi gak tau jg deh. btw aku nyicil mampir kk🙏🏻
Juan Atma W: Terimakasih banget ya kak😃🙏🙏 sehat selalu😃👍👍
total 1 replies
Avelina Marpaung
aduhhh ... ndosah ditulis siapa yg lg bicara thor,pembaca jg ga lemod2 bangeud buat ngerti siapa yg lg bicara...
jadinya ngeganggu banget

baca sinopsisnya kliatanbya lymayan asik ceritanya,pas udh baca,lsg drop dgn gaya penulisan
ayooo dikoreksi thor...biar bs jd penulis beneran,bkn abal2 yg banyak berseliweran di platform ini
Ciao Su'er
keren
Juan Atma W: makasih kak
total 1 replies
Ryni Sutomo
thor aku msh penasaran apa yg terjadi pada waktu dinda dan kawan" tidur terus kenapa dinda tidak terbunuh malah kawan" nya aja ceritain dong
Juan Atma W: karena ada maksud dan tujuan tertentu kak. pertanyaan kakak akan terjawab kalau sudah mencapai akhir bab ya kak🤗🙏🙏
total 1 replies
Sukeni Warsito
sama abis g ni tour panjang amat cerita nya
Juan Atma W: habis di episode 273 ya kak😁🙏🙏
total 1 replies
Hidayati Yuyun
thor aku mampir bantu like karyaku ya thor Sisi lain Aira yang tomboy
Rhu
msh bingung ceritanya,msh bnyk teka teki kyknya
Juan Atma W: Perlu kehati-hatian bacanya kak😁🙏🙏
total 1 replies
Rhu
horor ya kyknya,mna pas malem lg bcanya
Sukeni Warsito
saya suka semua cerita atuor tapi kadang ada yang ga tuntas cerita nya bikin kesel juga kadang tapi tetep semangat saya suka novel ton
Juan Atma W: hehe.. sabar ya kak, karena cerita ini emang pendek per episodenya... wkwkwk
total 1 replies
gang jasad
uxxucckvkvo
ARianti NitNid
Thor jantungku degdegan 🧟🧟
Juan Atma W: mantap kak😂🤭🙏🙏🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!