NovelToon NovelToon
ISTRI KEDUA CEO

ISTRI KEDUA CEO

Status: tamat
Genre:Poligami / CEO / POV Pelakor / Menikah Karena Anak / Tamat
Popularitas:4.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Yenita wati

Menjadi istri kedua bukanlah keinginan Erina, wanita muda yang baru saja kehilangan suami dan anaknya dalam waktu yang berdekatan.

Akibat hutang suaminya yang begitu banyak, Erina terpaksa menikah dengan seorang CEO bernama Adrian yang saat ini istrinya sedang koma dan anaknya yang baru lahir membutuhkan ASI.

Keadaan Erina dimanfaatkan Adrian untuk menyusui anaknya yang baru saja lahir.

Namun ibu Adrian yang bernama Heni malah memaksa Adrian menikahi Erina karena ia sangat membenci menantunya yang saat ini sedang koma.

"Hutang almarhum suamimu akan ku anggap lunas, jika kau mau menyusui anakku sampai dia tidak membutuhkan mu lagi." Adrian.

"Tidak! Jangan hanya itu. Kau juga harus menikahi dia, Adrian!" Heni.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yenita wati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hutang

Beberapa hari kemudian, Erina sudah diizinkan pulang dari rumah sakit. Ia sedang duduk di dalam kamar sambil memandangi foto almarhum suaminya.

"Kenapa kau begitu cepat pergi? Kau bahkan tidak meninggalkan pesan apapun padaku." Memeluk foto Feri dan semakin menangis terisak.

Tokk tokk tokk.

Terdengar suara pintu diketuk. Erina langsung keluar membukakan pintu. Ternyata yang datang adalah seorang pria berpakaian rapi dan dua orang pengawal bertubuh kekar.

"Si-silakan masuk." Erina mempersilakan orang yang sebelumnya pernah menemuinya beberapa kali untuk menagih hutang suaminya.

Setelah pria itu duduk, ia langsung menyerahkan sebuah map pada Erina. "Ini adalah rincian hutang yang sebelumnya sudah Anda bayar dari hasil penjualan rumah dan aset lain milik suami Anda. Tapi maaf, semua itu masih belum bisa membayar hutang suami Anda."

"Maafkan saya, Tuan. Tapi saya belum bisa membayar hutang-hutang saya pada bos Anda. Saya bahkan menyewa rumah untuk tinggal." Erina menatap memelas.

"Maafkan saya, Nona. Tapi itu diluar kuasa saya. Di sini saya hanya menjalankan tugas. Pesan dari Tuan Adrian, jika Anda tidak bisa melunasinya, maka beliau akan menjebloskan Anda ke penjara. Waktu yang diberikan hanya satu minggu."

"Tuan, saya mohon, jangan lakukan ini." Erina mulai bergetar ketakutan.

"Maaf, Nona, saya sudah menyampaikan pesan dari Tuan Adrian. Kalau begitu, saya permisi."

Pria itu pun langsung pergi meninggalkan Erina yang kini tengah menangis dan bergetar ketakutan.

"Bagaimana ini? Apa yang harus aku lalukan?"

Erina berjalan mondar mandir sambil memikirkan ide.

"Bagaimana kalau aku kabur. Ah tidak, kalau aku kabur, sama saja aku bunuh diri. Tuan Adrian sangat berkuasa. Lari ke lubang semut pun dia akan tetap menemukanku."

Erina masih tampak berpikir dalam kebimbangannya. Hingga terlintas sebuah ide yang ia rasa cukup berani.

"Baiklah, sepertinya aku harus mendatanginya langsung. Aku akan memohon padanya agar memberikan ku kelonggaran waktu." Erina menatap penuh keyakinan.

*****

Di sebuah rumah mewah di tengah kota.

"Bagaimana, Nick, apa kau sudah menagih hutang-hutang para pembisnis payah itu?" tanya Adrian.

"Sudah, Tuan. Namun ada satu orang yang sepertinya akan mengalami kesulitan dalam membayar. Namanya Nona Erina, istri dari Feri Ariawan, pembisnis yang meninggal beberapa bulan yang lalu."

"Aku tidak peduli, mereka harus tetap membayar. Jika tidak, maka aku akan memasukkan mereka ke dalam penjara." Adrian menatap tajam ke sembarang arah.

Tak berselang lama, terdengar suara langkah kaki datang mendekat. Seorang wanita separuh baya yang merupakan ibu Adrian yang bernama Heni datang sambil membawa seorang bayi.

"Adrian, bagaimana ini? Arga tidak mau meminum susu formula. Ibu sudah membeli semua jenis susu, tapi ia tetap tidak mau."

"Bagaimana dengan ASI, Bu? Yang sudah kita cari di rumah sakit?"

"Ibu sudah memberinya. Tadi dia mau bahkan meminumnya sampai habis, tapi stok di rumah sakit tidak ada lagi karena pasien tersebut sudah pulang. Hanya tersisa dua botol lagi yang hanya cukup sama besok. Sebelumnya Ibu sudah memberikan ASI yang lain, tapi dia tidak mau. Dia juga terus memuntahkannya. Sepertinya dia hanya ingin ASI pertama yang dia minum."

"Baiklah, aku akan menanyakan ke pihak rumah sakit siapa wanita yang memberikan ASI nya pada Ibu. Aku akan membawanya ke sini."

"Kau harus cepat. Ibu tidak mau kalau sampai terjadi apa-apa dengan Arga."

"Bu, jangan bicara seperti itu. Kita harus yakin Arga akan baik-baik saja. Berikan dia padaku, Bu." Adrian menggendong putranya. Perlahan, bayi yang baru berumur beberapa hari itu tertidur dengan nyenyak.

"Maafkan Ayah, Nak. Ayah akan melakukan semuanya untukmu." Adrian mengecup kening putranya, lalu menyerahkan pada ibunya.

Heni pun langsung membawa Arga ke dalam kamar.

"Nick, hubungi pihak rumah sakit dan tanyakan dimana keberadaan wanita itu. Bila perlu kau ke sana dan menjemputnya. Dia harus datang ke sini. Berapapun biayanya akan aku bayarkan padanya asal dia mau menyusui Arga."

"Baik, Tuan. Tapi sepertinya saya harus datang ke sana mengingat ASI yang diberikan pada Tuan Arga tidak hanya dari satu orang."

"Terserah, yang penting besok wanita itu harus sudah ada di sini. Waktumu sampai besok pagi setelah Arga bangun."

"Baik, Tuan, saya permisi." Nick yang merupakan asisten Adrian pun pergi ke rumah sakit.

Sementara Adrian pergi ke sebuah kamar yang di dalamnya terdapat sang istri yang sedang koma. Ia mengusap kepala istrinya dengan lembut, lalu mencium keningnya.

"Bangunlah, Sayang, aku mohon." Bulir air mata pun menetes dari pelupuk mata Adrian. Terlihat jelas betapa besar cintanya pada istrinya.

1
Memyr 67
𝖾𝗉𝗂𝗌𝗈𝖽𝖾 𝗉𝖾𝗇𝗎𝗁 𝗌𝖺𝗇𝖽𝗂𝗐𝖺𝗋𝖺
Memyr 67
𝗄𝗈𝗄 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀 𝖻𝖾𝗇𝖾𝗋 𝗄𝖺𝗄𝖾𝗄𝗇𝗒𝖺 𝖺𝖽𝗋𝗂𝖺𝗇
Memyr 67
𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀 𝖺𝗆𝖺𝗍 𝖺𝖽𝗋𝗂𝖺𝗇 𝗒𝖺? 𝖽𝗂𝗌𝖾𝗍𝗂𝗋 𝗆𝖺𝗄 𝗅𝖺𝗆𝗉𝗂𝗋, 𝗇𝗎𝗋𝗎𝗍 𝖺𝗃𝖺.
Memyr 67
𝗃𝖺𝗇𝗀𝖺𝗇 𝖽𝗈𝗐𝗇 𝗍𝗁𝗈𝗋. 𝗄𝖺𝗍𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗄𝖺𝗋𝗒𝖺 𝗍𝖾𝗋𝖺𝗄𝗁𝗂𝗋. 𝗄𝖺𝗋𝗒𝖺 𝗍𝖾𝗋𝖺𝗄𝗁𝗂𝗋 𝗌𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀𝖺𝗍.
Memyr 67
𝖼𝗂𝗇𝗍𝗒𝖺 𝗌𝖾𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀 𝗂𝗍𝗎, 𝖺𝖽𝗋𝗂𝖺𝗇 𝖼𝗇𝗍𝖺 𝗌𝖺𝗆𝗉𝖺𝗂 𝖻𝖾𝗀𝗂𝗍𝗎 𝗆𝖾𝗆𝗉𝖾𝗋𝗍𝖺𝗁𝖺𝗇𝗄𝖺𝗇.
Memyr 67
𝗄𝗈𝗄 𝗄𝖾𝗌𝖺𝗇𝗇𝗒𝖺 𝖼𝗂𝗇𝗍𝗒𝖺 𝗉𝗎𝗋𝖺 𝗉𝗎𝗋𝖺 𝗄𝗈𝗆𝖺, 𝗄𝖺𝗋𝖾𝗇𝖺 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝗆𝖺𝗎 𝗆𝖾𝗇𝗒𝗎𝗌𝗎𝗂 𝖽𝖺𝗇 𝗆𝖾𝗇𝗀𝗎𝗋𝗎𝗌 𝖻𝖺𝗒𝗂𝗇𝗒𝖺?
Memyr 67
𝗄𝖺𝗄𝖾𝗄 𝖺𝖽𝗋𝗂𝖺𝗇 𝗄𝗈𝗄 𝖻𝖾𝗀𝗈 𝗒𝖺? 𝗉𝖾𝗋𝖼𝖺𝗒𝖺 𝖻𝖾𝗀𝗂𝗍𝗎 𝗌𝖺𝗃𝖺 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝖼𝗒𝗇𝗍𝗂𝖺 𝗍𝖺𝗇𝗉𝖺 𝖽𝗂𝗌𝖾𝗅𝗂𝖽𝗂𝗄𝗂. 𝖺𝗉𝖺 𝗃𝖺𝗇𝗀𝖺𝗇 𝗃𝖺𝗇𝗀𝖺𝗇 𝗂𝗍𝗎 𝗉𝖾𝗋𝗎𝗌𝖺𝗁𝖺𝖺𝗇 𝖻𝗎𝗄𝖺𝗇 𝗄𝖺𝗄𝖾𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗒𝗀 𝗆𝖾𝗇𝖽𝗂𝗋𝗂𝗄𝖺𝗇? 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗉𝖾𝗋𝗎𝗌𝖺𝗁𝖺𝖺𝗇 𝗐𝖺𝗋𝗂𝗌𝖺𝗇 𝗒𝗀 𝗁𝖺𝗆𝗉𝗂𝗋 𝖻𝖺𝗇𝗀𝗄𝗋𝗎𝗍 𝗉𝖺𝗌 𝖽𝗂𝗉𝖾𝗀𝖺𝗇𝗀 𝗄𝖺𝗄𝖾𝗄𝗇𝗒𝖺, 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗆𝖺𝗃𝗎 𝗅𝖺𝗀𝗂, 𝗌𝖾𝗍𝖾𝗅𝖺𝗁 𝖺𝖽𝗋𝗂𝖺𝗇 𝗒𝗀 𝗉𝖾𝗀𝖺𝗇𝗀?
Memyr 67
𝗃𝖺𝗇𝗀𝖺𝗇 𝗅𝗎𝗉𝖺, 𝖻𝗂𝖺𝗒𝖺 𝗎𝗇𝗍𝗎𝗄 𝗄𝖾 𝗌𝗉𝖺 𝗂𝖻𝗎 𝖽𝖺𝗇 𝖻𝖺𝗒𝗂. 𝖻𝗂𝖺𝗋 𝗅𝖾𝖻𝗂𝗁 𝗌𝖺𝗇𝗍𝖺𝗂 𝖽𝖺𝗇 𝖺𝗌𝗂 𝗒𝗀 𝗄𝖾 𝗅𝗎𝖺𝗋 𝗅𝖾𝖻𝗂𝗁 𝖻𝖺𝗇𝗒𝖺𝗄.
Melizz
keren Thor cerita singkat padat & jelas, yang pasti karya mu bagus banget 🥰🥰🥰
nit_nut
Luar biasa
ana cahaya
bagus
Alfi Yah
Luar biasa
@ Mmh adil @
jujur tapu menyakitkan , dasar s Adrian ..
Rita Sumarwati
Luar biasa
A&R
tnda
Jastiah Tia
Lumayan
Jastiah Tia
Kecewa
Isayanti Hernanur
good ceritanya terbaik
nadya_hime
Semangaaad beib author..
Gw suka sama ceritanya..
nadya_hime
Najoong chintya..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!