NovelToon NovelToon
ARLINO

ARLINO

Status: tamat
Genre:Teen / Badboy / Misteri / Romantis / Tamat
Popularitas:605k
Nilai: 5
Nama Author: Vina Melani Sekar Asih

Kehilangan seseorang mungkin akan menjadi pengalaman yang menyakitkan, tetapi dibalik itu semua pasti Tuhan telah merencanakan sesuatu yang lebih indah ~ Arlino Azka Putra


Mungkin semua orang sedih apabila orang membicarakan masa lalunya lalu mengumbarnya,dan seolah-olah kesalahan dimasa lalu itu memang salah saya, tanpa mereka tahu kejadian sebenarnya ~ Anastasya Putri

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vina Melani Sekar Asih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 3

* Pagi hari

"ACHA AWAS!!!" teriak Lino.

Lino pun terbangun mimpi buruknya, dan ia pun mengatur nafasnya yang tidak beraturan.

"Cha, aku kangen sama kamu" lirih Lino sambil memandangi foto kekasihnya itu di ponsel miliknya.

...****...

"Selamat pagi mamah, papah" ucap Ana.

"Pagi juga sayang" ucap mamah dan papah.

Ana pun duduk dan segera memakan makanan yang ada di meja.

Tok...tok...tok

( Suara pintu )

"Biar mamah yang bukain" ucap mamah.

Mamah pun segera membukakan pintu.

"Sini masuk, Ka" ucap mamah Ana.

"Iya, tante"

"Kamu udah makan?" tanya mamah Ana.

"Belum tan"

"Ya udah ayo sekalian makan bareng"

"Iya, tan"

Raka pun segera duduk di samping Ana dan segera memakan makanan yang ada dimeja.

"Tumben pagi-pagi" ucap Ana.

"Iya nih, gak tahu kenapa. Kayaknya gue pingin cepet-cepet ketemu luh deh" ucap Raka.

"Bisa aja luh" ucap Ana.

"Raka udah punya pacar belum?" tanya papah Ana tiba-tiba.

"Belum, om" ucap Raka.

"Loh kenapa? padahal Raka kan ganteng masa belum punya pacar" ucap papah Ana.

"Papah apaan sih nanya pacar-pacaran segala" ucap Ana.

"Emang papah gak boleh nanya gitu?" ucap papah.

"Ana, kalau kamu udah punya pacar belum?" ucap mamah.

"Ana belum minat pacaran" ucap Ana

"Gak minat atau gak laku" sahut papah.

"Ih papah" kesal Ana.

Skip

* Sekolah

Setelah sampai di sekolah, Ana pun segera turun dari motor milik Raka.

"Raka, gue ke kelas dulu ya" ucap Ana.

"Iya" ucap Raka.

* Kelas

Ana pun segera masuk ke kelas dan langsung menatap Aldi dengan tatapan benci.

"Kenapa luh? Masih marah sama gue?" tanya Aldi.

"Gue kan udah minta maaf" ucap Aldi lagi.

Ana pun tidak menanggapi pembicaraan Aldi.

"Kenapa luh?" tanya Lia.

"Gue kesel sama cowok-cowok dikelas ini" sindir Ana.

"Idih emang gue gak kesel apa sama luh" ucap Bagas.

"Tuh kan mereka gitu, orang ngambek bukan nya dibujuk, ini malah bikin gue makin emosi" ucap Ana

"Udah...udah mereka tuh cuma bercanda kok" ucap Felisa.

"Gue jadi pingin pindah kelas deh" ucap Ana dengan nada kesal.

"Pindah aja sana, kita gak rugi ini" sahut Aldi.

Disisi lain.

"Luh kenapa, No? Kok ngelamun terus" ucap Gilang.

"Gue ke inget acha lagi, Lang" ucap Lino.

"Udah lah, No! ikhlasin aja, acha udah tenang disana" kata Gilang.

"Awas aja kalau gue ketemu tuh orang yang nabrak acha, gue bakal habisin dia" ucap Lino.

"Mau ngabisin siapa?" tanya Ana yang tiba-tiba nimbrung.

"Sejak kapan luh ada disini?" ucap Gilang dengan kaget.

"Luh ngapain sih kepo mulu kerjaannya" ucap Lino.

"Ih gue gak kepo cuma telinga gue aja yang peka sama omongan orang" ucap Ana.

"Lebih baik luh kesana dah, ini urusan kita berdua. Jadi luh jangan ikut campur" ucap Gilang.

"Gak mau, wleee!" ucap Ana sambil menjulurkan lidah.

"Pergi atau gue sebarin video kita?" ancam Lino.

"Luh belum hapus videonya?" tanya Ana ke Gilang.

"Yah belum lah" ucap Gilang.

"Hapus gak!" ucap Ana.

"Gak mau!"

"Siniin hp luh" ucap Ana.

"Nih buka aja kalau bisa, hp gue mah pake password jadi luh gak bakal tahu" ucap Gilang.

Ana pun mengambil ponsel Gilang dan segera berlari ke dekat meja guru.

"Guys! ulang tahun Gilang tanggal berapa?" teriak Ana.

"Mana gue tahu, gue bukan emak bapaknya" ucap Aldi.

"11 Agustus 1999" ucap Felisa.

"Luh tau dari mana?" tanya Ana.

"Gue kan ngapalin tanggal lahir semua murid yang ada dikelas ini" ucap Felisa.

Ana pun segera memasukan kata sandi pada ponsel Gilang.

"Yeayy bisa!" ucap Ana sambil menghapus video antara dirinya dan Lino.

"Nih hp luh" ucap Ana pada Gilang.

"Seneng amat luh" ucap Gilang.

"Ya iyalah seneng, kan video aib gue udah dihapus" ucap Ana.

"Jangan seneng dulu, video nya masih ada di hp gue" ucap Lino sambil menyeringai.

"Bohong kan luh" ucap Ana.

"Bohong apanya, nih lihat" ucap Lino sambil memperlihatkan video nya kepada Ana.

"Ih! gue kan gak bilang ke guru BK tentang kejadian yang di rooftop" kesal Ana.

"Luh bertiga pada ngomongin video apa sih?" tanya Naya.

"Bukan apa-apa kok, Nay" ucap Ana lalu ia pun pergi.

Ana pun memilih untuk tiduran dimeja karena pak Jason tidak masuk.

20 menit kemudian...

"Na" panggil seseorang yang membangunkan Ana.

"Hmm" ucap Ana sambil mengucek matanya.

"Ada Raka tuh nyariin" ucap Clara.

Ana pun segera keluar kelas.

"Ada apa?" tanya Ana.

"Ke kantin bareng yu" ajak Raka.

"Ayo, tapi gue bilang ke temen-temen gue dulu ya"

Ana pun masuk ke kelas lagi.

"Fel, Nay, Lia, Clara, gue ke kantin bareng Raka ya" ucap Ana.

"Oh iya" ucap mereka semua.

Akhirnya Ana pun ke kantin bersama Raka.

...****...

* Kantin

"Loh! itu kan si Ana sama si Raka" ucap Gilang.

"Mereka pacaran bukan sih?" ucap Gilang lagi.

"Gue gak tahu dan gak mau tahu" ucap Lino.

Di sisi lain.

"Ana, luh baru bangun tidur ya" ucap Raka.

"Kok tahu" ucap Ana.

"Kelihatan aja dari muka nya" ucap Raka.

"Ka, gue mau curhat dong" ucap Ana.

"Curhat tentang apa?" ucap Raka.

"Gue lagi kesel sama cowok dikelas" ucap Ana.

"Emang luh kesel kenapa?" tanya Raka.

"Yang pertama si Bagas, dia tuh suka sensian kalau gue lagi ngomong. Yang kedua si Aldi, dia tuh kalau ngeledekin orang gak mikir pake otak" ucap Ana.

"Oh luh masih marah sama si Aldi gara-gara kemarin" ucap Raka.

"Iya lah gue masih marah, siapa coba yang gak marah kalo dibilang mirip monyet Zimbabwe" ucap Ana.

"Terus ya gue tuh kesel sama Gilang dan Lino" ucap Ana.

"Emang mereka kenapa?" tanya Raka.

"Kan waktu gue ke rooftop nyari si Lino sama si Gilang, gue ngelihat Lino sama gilang lagi ngerokok. Terus gue pergi karena pingin ngebilangin ke guru eh si Lino narik gue terus nyium gue, terus si gilang ngerekam video gue sama si Lino" ucap Ana dengan nada pelan.

"Kurang ajar tuh si Lino" batin Raka.

"Ka, bantuin gue dong buat hapus video gue sama Lino. Gue takut mereka nyebarin video nya" ucap Ana.

"Ok, gue bantuin" ucap Raka dan ia pun segera menghampiri Lino dan Gilang.

"No" panggil Raka.

"Apa" ucap Lino dingin.

"Ada apa nih, tumben luh nyamperin kita" ucap Gilang.

"Pinjem hp luh" ucap Raka.

"Mau apa?" tanya Lino.

"Pinjem dulu"

"Gak mau"

"Hapus gak video luh sama Ana" tegas Raka.

"Siapa luh ngatur-ngatur gue" ucap Lino.

Bughhh

1
Tatik Ajach
flat bgt si ana... gk ada gregetnya sana sx dr awal baca terlalu gmn gtu... trserah aja... kan novel tamat jd. mo komen....
Tatik Ajach
thor apa d crita novel ini ana berpersn anak yg oon apa gmn...
Ara
disini seperti perkumpulan anak broken home ya soalnya banyak
Ara
disini seperti perkumpulan anak broken home ya
Ara
hidup ana dan acah kayak sama ya pacar sama" leno dan papanya jg selungkuh😣
Aprilia Amanda
mbulet trs ceritanya
Aprilia Amanda
keknya mamanya udah tau deh
Aprilia Amanda
kompor nih
Aprilia Amanda
astaga, kan istrinya masih idup bapakkk😌😌
Aprilia Amanda
putus aja sih. buat apa pertahanin hubungan toxic? udah main fisik kedepannya ga bakal bisa berubah
Aprilia Amanda
buset udah main bentak aja nih si bagas
Aprilia Amanda
maen nyosor aja sih na🤣
Aprilia Amanda
kek anak Sd teriak² ngajakin maen🤣
Aprilia Amanda
ciss dulu yg bacanya bernada😂
Aprilia Amanda
legi = manis 😂
Aprilia Amanda
ana
Aprilia Amanda
bangun na bangun🤣
Aprilia Amanda
gercep ye ra?😂
Aprilia Amanda
bentar deh. kek pernah baca stray squad ya? tp lupa
Anonim: prince of school...ada d situ stray squad
total 1 replies
Aprilia Amanda
cekrek cekrek nih pasti
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!