NovelToon NovelToon
Jangan Ambil Zeline Ku!

Jangan Ambil Zeline Ku!

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:133.6k
Nilai: 5
Nama Author: sangrainily

Zeline, Anakku! kalian tidak berhak mengambil nya! Jangan ambil Zeline ku!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sangrainily, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mohon Ampunan

Kini, Stella dan Aska sudah bisa kembali pulang ke rumah. Dokter meminta kepada Stella untuk tidak terlalu stress karena itu akan mempengaruhi keadaan si janin yang ada di kandungan nya.

Di kediaman keluarga Aska Lesham Shaenette

Mami Aska menunjuk kan kamar yang akan di tempati oleh Stella tinggal. Rumah Aska begitu sangat besar, bahkan Stella sampai bingung untuk menuju kamar nya sendiri. Aska pun membantu kekasih nya untuk menunjuk kan segala isi rumah.

"Kau tidak perlu ke bawah untuk mengambil dan memerlukan sesuatu."

"Kenapa? apa mami tak menyukai ku?"

"Bukan, Sayang. Sudah biasa seperti itu. Tidak ada makan bersama, jika lapar atau memerlukan sesuatu kamu tekan saja tombol hijau di situ. Itu adalah alat untuk komunikasi pada pelayan. Kata kan saja apa yang kau perlukan, Pelayan akan datang untuk membawa kan nya ke sini." jelas Aska.

"Tapi, di rumah ku. Aku sudah biasa mengambil segala hal sendirian. Dan makan bersama." ucap Stella yang masih bingung.

"Baik lah, mulai sekarang. Aku dan kau, akan makan bersama di kamar ini. Tapi, jangan mengharap kan mami dan papi. Karena itu tak akan mungkin." jelas Aska

"Tapi, aku biasa makan di meja makan. Aska, bukan di kamar! kamar hanya untuk ku istirahat dan beribadah saja." jelas Stella kembali. Aska pun tersenyum

"Baik lah, Sayang. Mulai sekarang, kita akan makan di meja makan. Aku akan meminta pelayan untuk membuat kan ruangan makan di atas. Karena tidak mungkin kau naik tangga selalu. Tidak akan bagus untuk kehamilan mu."

"Baik, terserah mu saja." ujar Stella. Tak lama, pintu kamar berbunyi, ke dua orang tua Aska masuk ke dalam kamar dan memberitahu jika Minggu depan pernikahan mereka akan di langsung kan.

"Lalu, bagaimana pendapat mu?" tanya mami Aska kepada Stella.

"Di negara kita, tidak bisa melangsung kan pernikahan dengan agama yang berbeda. Salah satu di antara kalian harus mengalah! Tapi, tidak mungkin Aska akan pindah ke agama mu. Jadi, kau harus memutus kan sendiri." Stella terdiam, tak mungkin ia mengorban kan keyakinan nya, Stella menatap Aska dengan penuh bingung.

"Nanti, saja kita bahas Mi! ke dua orang tua Stella juga harus ikut dalam memutus kan pernikahan ini."

"Mau sampai kapan, Aska? kamu sendiri yang mengingin kan pernikahan ini. Kami sudah memutus kan, lalu apa lagi yang di berat kan?" tanya mami Aska.

"Sudah la, Mi. Biar kan Stella istirahat dahulu, sebaik nya kita keluar saja." ajak Aska kepada kedua orang tua nya.

******

Stella terdiam, membisu. Pikiran nya sangat buntu, Stella seakan mencari sesuatu.

"Tak mungkin ada di sini. Lalu aku harus bagaimana? Aska tak mengizin kan ku untuk keluar kamar." Stella melihat tombol yang Aska kata kan. Ia menekan tombol itu.

"Iya, Nona? ada yang bisa saya bantu?" tanya seorang pelayan.

"Maaf, Paman. Saya membutuh kan sajadah dan mukenah. Apakah paman bisa memberi kan nya kepada saya?"

"Baik, Nona. Pesanan anda akan segera tiba."

"Terimakasih, Paman."

Stella kembali duduk di tepi tempat tidur.

"Mengapa semua menjadi kacau seperti ini?" Stella di hadap kan dengan pilihan yang sangat sulit.

Tok! Tok! Tok

"Silah kan masuk." Stella mempersilah kan pelayan itu masuk.

"Ini permintaan anda, Nona. Tadi, Pak Mun meminta saya untuk memberi kan ini kepada Anda."

"Pak mu? si-siapa itu?"

"Pak Mun adalah kepala pelayan yang anda hubungi tadi, Nona."

"Oh, terimakasih ya." pelayan itu pun segera berpamitan pergi meninggal kan Stella.

Stella masuk ke dalam kamar mandi mengambil air wudhu. Air mata nya menetes tanpa mengeluar kan suara. Setelah mengambil air wudhu, Stella memakai mukenah dan melaksana kan ibadah nya.

"Allahuakbar."

Ia sholat dengan khusyuk. Di setiap sujud, air mata Stella menetes, meminta ampun seampun nya kepada yang maha kuasa. Setelah, selesai ia berdoa taubat. Stella begitu sangat menyesal dengan perbuatan nya. Seharus nya, ia mendengar kan ucapan sang mama. Untuk tidak melaku kan hal yang tabu itu.

Ya Allah, hamba mu ini penuh dengan dosa. Ampuni, aku. Ampuni, aku. Aku menyesal, tolong berikan aku ampunan mu Ya Allah. Bukan nya menjauhi larangan mu, hamba malah melaku kan maksiat yang sangat tidak terpuji. Hamba sudah membuat mu merasa kecewa Ya Allah. Maaf kan hamba mu yang begitu berdosa ini. Hamba juga sudah melukai hati ke dua orang tua hamba Ya Allah. Berikan hamba kesempatan untuk memperbaiki ini semua Ya Allah. Aku memang mencintai nya tapi aku tak sanggup jika harus berpaling dari mu. Apa yang harus aku laku kan Ya Allah? beri lah hamba mu ini petunjuk. Hamba sangat bingung, apakah hamba membiar kan anak ini lahir tanpa ayah? beri kan aku petunjuk mu ya Allah.

Stella menangis sejadi-jadi nya di hadapan Sang pencipta, memohon ampun sebesar-besar nya. Stella begitu sangat terisak.

Stella anak yang sangat pintar dan juga taat pada perintah agama dan kedua orang tua nya. Namun, cinta nya yang buta membuat nya tak memperdulikan ajaran dari keluarga nya sejak kecil. Sedang kan, Aska dan keluarga sudah terbiasa tinggal di Eropa dan mengikuti budaya barat. Jika, meminum minuman keras, bergaul bebas dengan berbeda jenis dan melakukan **** dengan yang tidak mukhrim adalah pantangan bagi budaya Stella. Tapi, di keluarga Aska yang mengikuti budaya barat adalah hal yang biasa.

*********

Aska sangat mencintai Stella. Namun, ia tak mengerti dengan budaya kekasih nya. Aska masih sangat terikat dengan budaya barat nya. Kini, pria itu sedang menikmati minuman alkohol di kamar nya. Ia begitu sangat bahagia. Karena sebentar lagi adalah pernikahan nya dengan kekasih yang teramat ia cinta.

"Aku mencintai mu, Stella. Sangat mencintai mu, Darling." teriak Aska yang begitu kencang." Aska membayang kan pernikahan yang di langsung kan dengan meriah.

"Aku tak akan memaksa mu, jika kau ingin mempertahan kan agama dan budaya mu. Kita akan menikah di Eropa, di rumah Omma dan Oppa ku. Jadi, tak perlu ada yang harus mengorban kan agama kita masing-masing. Dan anak kita nanti." Aska kembali tersenyum

"Mereka bisa bebas memilih untuk ikut dengan siapa, menganut kebudayaan apa. Aku tak akan memaksa anak-anak kita."

Aska masih menikmati minuman nya, ia bersantai di balkon kamar milik nya.

"Stella ku, Sayang. Aku sungguh sungguh mencintai mu. Aku sangat sangat mencintai mu." teriak nya kembali.

"Aku berjanji akan membahagia kan mu dan anak-anak kita. Tak akan ku biar kan kalian kekurangan apapun."

1
Chauli Maulidiah
lha, katanya tdk sebudaya.. tp msh membudayakan tukang urut.. gmn sih nyonya... yg total donk jd orkay.. knp gak sekalian ke tukang saraf atau tukang ortopedi.. 😒
kinoy
ni novel tuh gmn nasib y.. lanjut ato engga yak
Marchel
aku mampir kak
Srimurni Nurjanah Sitorus
sabarlah mamanya Zidan baru menikah sebulan udah dituntut harus hamil anak itu rezeki dari Allah
Iraa
kapan kebusukan Lee terbongkar thor
Agustia Anggraini Sinaga
kapan Lee ketahuan KK,n Stella am aska nikah
Jeeli
Udah diri sendiri yg egois dan gengsi mau nyalahin org lain lagi… Helow sadar kau yg ngerusak semua tu kau sendiri bukan Stella… tnggl tunggu kebusukan lee terbongkar masih bs mengagung2kan lee ngk ntar kalo ketahuan busuknya 😏
Agustia Anggraini Sinaga
kpn y Lee ketahuan
kinoy
nah gt donk.. bongkar busuknya xiu,. lee jg klo anaknya bkn anak aska biar tmbh nyesel tuh c xiu mantu yg dibanggakan ternyata bobrok..
kinoy
kpn kebongkar nya sih.. dah episode 100 lbh msh aj berkutat disitu
Jeeli
Aku jd penasaran kalo kebusukan si lee tu trbongkar bs malu ngk tu nenek lampir.. menjelekan orang yg kau anggap mesin cetak anak waktu pertama dngr hamil cucu mu pura2 baik spya nanti bs kau pisah kan, kau hina perempuan yg lahirkan cucu mu hnya karena kau ngk suka dan krn dy beda kasta ma kau xiu.. nggk sabar tunggu sampe semua tau kenapa stella kabur dari aska masih bs berbangga hati ngk kau xiu kalo kebusukan mu dr awal ketahuan ma anak mu sndr.. kaya stngh2 ja bangga bngt mpe ngk bs mnghargai org lain
Iraa
kpn kebusukan Lee terbongkar thoor
Jeeli
Setidak sukanya kamu xiu ma stella, kamu tidak patut memisahkan anak dari ibunya.. kamu pikir Stella itu pa mesin cetak anak? Begitu anaknya lahir lngsng mau kamu singkirin ibunya, kamu mau ngk d pisahin ma anak mu abis tu suami mu tu nikah lagi? Ingat karma xiu harta tu ilang bukan hanya krn human error tp ad campur Tuhan dalam human error tu yg menyebabkan kamu bs kehilangan harta yg slalu kamu agungkan hingga bs injek2 harga diri seorang wanita yang melahirkan cucu mu.. Dasar cewek ngk tau diri, yg wanita murahan tu menantu yang selalu kau agung2kan tu.. Apa yg keluar dari mulut mu tu mencerminkan siapa diri mu.. orang kaya tapi kelakuan buat malu ckckckck
Srimurni Nurjanah Sitorus
semoga tau Xiu kelakuan Lee
Iraa
thoor Kon Aska tau kebusukan Lee
kasihan Stella
Margaretha Sukmawati
stella nek luat lo. lo harusnya tenang jgn keras kepala dan egois. dgn sikap lo begini yg ada ank lo makin menjauh
Srimurni Nurjanah Sitorus
semoga Zeline sadar klau Xiu itu pura"baik apalagi Lee jahat udah dinikahi Aska masih tetep sama pacarnya selingkuh
Jeeli
Kapan ya zeline dngr sendiri kalo dr dulu neneknya yg d sayang tu mau pisahkan dy dr mamanya sejak dy ad d dalam perut mamanya.. terkadang sebuah keluarga bs jadi bodoh hanya karena mementingkan kasta dan reputasi.. selalu ingin di hormati tp lupa caranya menghormati orang lain, miris bngt keluarga kaya tp mental org miskin 🤣
kinoy
bnr2 klrg yg dungu ah
Srimurni Nurjanah Sitorus
Lee seharusnya menunjukkan pada Zeline perkataan omanya Xiu klau mau cepat pergi dari rumah Aska
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!