NovelToon NovelToon
Kembalinya Sang Kekasih

Kembalinya Sang Kekasih

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Patahhati / Badboy / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / CEO / Tamat
Popularitas:73.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Imamah Nur

Itnas terpaksa dijodohķan dengan salah satu pegawai ayahnya karena kejadian di club malam yang menyebabkan seorang temannya diperkosa. Pasalnya papa Husein sang ayah marah dan kecewa mendengar kabar Itnas pergi ke club malam. Selang beberapa bulan pernikahannya dengan Yudha sang suami, Talitha datang meminta pertanggung jawaban Yudha atas kehamilannya sehingga mau tidak mau menyebabkan Itnas dipoligami. Sementara itu disisi lain Vierdo sang kekasih dari Itnas yang telah menyelesaikan studinya di luar negeri datang. Akankah Itnas mampu mempertahankan rumah tangganya ataukah dia akan kembali kepada masa lalunya? Yuk simak kisah selanjutnya di bawah ini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Imamah Nur, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 3 Dipertemukan kembali

Setelah mendapat restu dari Itnas Yudha disibukkan dengan persiapan pernikahannya. Sedangkan Itnas memilih menikmati kesendiriannya. Dia memilih pantai untuk meluapkan kekesalannya. Dia menangis, berteriak dan sesekali melempar batu ke ombak di sana hingga tak disadari gerimis mulai datang dan perlahan menjadi hujan lebat. Itnas tetap diam di tempat. Berdiri di atas pasir yang menjadi pijakannya. Guyuran air hujan yang deras tak ia gubris karena di dalam hati sakitnya jauh melampaui itu semua.

Di sudut yang berbeda di tempat yang sama. Di sebuah cafe pinggir pantai Vierdo meneguk capuccino hangatnya. Sesekali mengedarkan pandangan ke seluruh area pantai. Tak sengaja matanya menangkap sosok perempuan yang tengah kehujanan.

"Apa gerangan yang membuat perempuan itu berdiri di tengah derasnya hujan seperti ini," gumamnya. Vierdo berinisiatif meminjam payung pada pelayan cafe kemudian beranjak menghampiri perempuan tersebut. Alangkah terkejutnya dia ketika melihat perempuan itu adalah wanitanya sendiri.

"Nanas," lirihnya.

Vierdo meletakkan payungnya di atas pasir kemudian dia memeluk tubuh Itnas dari belakang. Meresapi tubuh wanitanya yang sangat ia rindukan. Merasai aroma yang selalu menjadi candunya dahulu. Aroma yang tidak pernah berubah. Rencananya besok dia akan membawa kekasihnya untuk memperkenalkan pada papa dan mamanya, menepati janji yang sempat tertunda.

Itnas pun meresapi pelukan hangat yang menenangkan itu. Entah mengapa jiwanya sedikit damai. Sudah lama kenyamanan seperti ini tidak pernah dia rasakan bahkan bersama Yudha sekalipun hingga ia lupa untuk sekedar berpikir siapa orang yg memeluknya kini.

"Aku merindukanmu sayang!"

Itnas tersentak mendengar suara itu bukan suara Yudha melainkan suara orang lain. Namun suara tersebut tidak asing di telinganya.

Masih dalam pelukan Vierdo, Itnas mendongakkan wajahnya ke atas. "Kak Vier!" serunya. Antara syok dan kedinginan tubuhnya bergetar hebat kemudian perlahan meluruh dan pingsan.

Vierdo panik melihat kekasihnya pingsan. Akhirnya dia memutuskan menggendong ke mobil dan membawanya pulang ke rumah orang tuanya.

Sesampai di rumah mommy-nya ikut panik melihat Vierdo membawa seorang wanita pingsan dengan pakaian yang basah, Vierdo pun tak kalah basahnya.

"Dia siapa Vier? Kenapa dia pingsan? Apa yang kau lakukan padanya?"

Bukannya menolong mommy-nya malah memberondol dengan pertanyaan-pertanyaan.

Beruntung Pak Dafid -papanya Vierdo- bisa bersikap tenang. "Bantulah dulu dia Mom!"

Mommy kemudian menyuruh Vierdo membawa Itnas ke kamarnya.

"Keluarlah dulu Nak biar mom gantiin bajunya dulu! Oh ya tolong ambilkan baju Keysa, ya! Kayaknya baju adikmu itu akan pas di tubuhnya."

Vierdo beranjak dari kamarnya dan menghampiri kamar adiknya di lantai bawah. "Dek pinjam bajunya!"

"Apa sih Kak, datang-datang pinjem baju. Mau jadi cewek jadi-jadian apa? Emang udah bosen ya jadi cowok!"

"Lo tuh kalo ngomong suka ngaco. Cepetan ambilin dan kasih ke mommy!" Vier keluar dari kamar Keysa.

"Di kamarku," teriaknya.

"Iya, Kak!" Keysa tak kalah berteriak.

"Bawel banget sih jadi cowok," lirihnya. Dia tidak habis pikir buat apa sih mommy-nya meminta baju Keysa. Dengan rasa penasaran yang tinggi dia beranjak ke kamar kakaknya dengan sebuah gamis yang dia ambil dari lemarinya dengan asal tarik saja. Mana dia tahu model baju apa yang dipesan mommy-nya itu.

Alangkah terkejutnya Keysa ketika mendapati seorang perempuan terbaring di ranjang kakaknya dengan pakaian basah dengan mommy-nya yang mengolesi minyak kayu putih di keningnya.

Mommy menoleh, "Key, sini bantu mom!" Dengan cekatan mommy mengganti baju Itnas dibantu Keysa. Perlahan Itnas mulai tersadar dan mengerjabkan matanya.

"Saya dimana?" tanyanya dengan suara lirih.

"Kamu di rumah Tante."

Beralih ke Keysa, "Keysa tolong buatkan teh hangat ya!"

"Yes Mom." Keysa berlalu pergi ke dapur membuatkan pesanan mommy-nya.

Itnas memeriksa tubuhnya kenapa pakaiannya berbeda. Wajahnya tampak berpikir

dan mommy paham itu. "Maaf Tante lancang mengganti bajumu!"

"Tidak apa Tante. Terima kasih!"

Sedangkan di luar sana Vierdo yang baru selesai mandi dan sudah berpakaian rapi ditarik papanya untuk dibawa ke kantor. Padahal niatnya dia ingin bersama Itnas seharian ini dan juga akan mengantarnya pulang nanti. Namun, ternyata meskipun hari ini libur tapi Vierdo harus mempersiapkan dirinya untuk acara pergantian jabatan mengganti pak Dafid besok. Hari ini dia harus belajar tentang cara mengelola perusahaan dengan papanya dan dengan Wendi sang asisten karena besok setelah peresmian dia akan langsung menggantikan papanya itu.

"Pa, tapi bagaimana dengan Nanas?"

"Perempuan tadi?"

Vierdo mengangguk.

"Biar pak sopir yg mengantarnya nanti." Papa Dafid menghampiri sopir sang istri dan

memerintahkan supaya sang sopir mengantarkan Itnas kalau nanti sudah mau pulang sedangkan sang sopir cuma manggut-manggut sambil mengatakan, "baik Tuan!"

Setelah vierdo pergi Itnas menanyakan keberadaannya pada keysa. Dia takut Vierdo masih ada di luar menunggunya. Itnas masih belum siap untuk menjelaskan semua yang telah terjadi padanya. Dia tidak ingin melihat raut kekecewaan di wajah Vierdo setelah tahu bahwa dirinya telah menikah padahal mereka baru saja bertemu setelah dua tahun berpisah. Ya mereka tidak pernah bertemu semenjak Vierdo memutuskan melanjutkan S2 nya ke luar negeri tepatnya ke negara Inggris. Vierdo belajar ilmu bisnis di University of Manchester supaya setelah lulus dia bisa langsung menggantikan papanya mengelola perusahaan sesuai harapan kedua orang tuanya.

Selama dua tahun Vierdo dan Itnas menjalin hubungan jarak-jauh karena selama itu Vierdo tidak pernah pulang ke Indonesia. Biasanya apabila ada keluarga yang kangen baik itu papa Dafid, mommy Victoria maupun Keysa mereka lah yang akan menyambangi Vierdo di Inggris sekaligus pulang kampung sebab mommy victoria berasal dari sana.

Setelah mendengar penjelasan dari Keysa bahwa Vierdo telah pergi karena ada kepentingan yang mendadak, akhirnya Itnas bisa bernafas lega. Dia pamit pulang pada Mommy Victoria, tetapi ditahan supaya tidak pulang sebelum makan siang bersama Mommy Victoria dan Keysa.

Sebenarnya Itnas sudah menolak secara halus ajakan Mommy Victoria. Namun, karena Mommy Victoria memaksa akhirnya Itnas mengalah karena merasa tidak enak.

Setelah makan siang berakhir akhirnya Itnas diizinkan pulang, tetapi saat Itnas mencoba menelpon taksi online Mommy Victoria mencegahnya. Mommy memanggil Bik Ani supaya memberitahukan pada sopirnya untuk mengantar Itnas pulang sedangkan pak sopir yang telah lebih dulu diperintah pak Dafid sudah siap menunggu di pintu mobilnya.

"Katakan pada Nyonya saya sudah menunggu di mobil!" pinta Pak Sobri, sang sopir.

Bik Ani menyampaikan pada Mommy Victoria bahwa pak Sobri sudah siap. Itnas lalu berpamitan pada Mommy Victoria dan Keysa. Dia mengambil tangan mommy dan menciumnya. Dia juga menjabat tangan Keysa sambil mengucapkan terima kasih kepada anak dan ibu tersebut. Kemudian melangkah menghampiri Pak Sobri.

Setelah Itnas masuk ke dalam mobil, Pak Sobri menyetir mobilnya dengan kecepatan sedang. Setelah menempuh perjalanan hampir setengah jam Itnas meminta pak Sobri menghentikan mobilnya.

"Stop Pak! Berhenti di sini!" pintanya.

"Lho Neng kok berhenti di sini?" Pak Sobri kaget Itnas meminta berhenti mendadak di pinggir jalan.

"Iya Pak, rumah saya sudah dekat kok. Biar saya jalan kaki saja."

"Bukankah lebih baik saya antar saja Neng sampek rumah?"

"Gak usah Pak. Saya masih mau mampir beli gado-gado dulu." Itnas menghampiri abang tukang gado-gado yang mangkir di pinggir jalan.

"Sial!" katanya ketika melihat pak sopir tetap di tempat tidak melajukan mobilnya.

Itnas yang tadinya hanya pura-pura ingin membeli gado-gado akhirnya benar-benar membeli gado-gado karena tidak mau dianggap berbohong.

Sebenarnya Itnas ingin menghindari Pak Sobri karena takut kalau pak Sobri tahu alamat rumahnya, dia akan memberikan alamatnya kepada Vierdo. Namun, sampai pesanan Itnas selesai dibungkus Pak Sobri tetap diam di tempat tidak bergeming sama sekali.

"Pak kok tetep diam di situ sih. Emang Bapak nggak mau pulang?" kesalnya.

"Ah iya Neng tapi Bapak masih mau pesan gado-gado juga.

"Bang gado-gadonya ya, makan di sini!"

"Ashiap Pak," jawab abang penjual gado-gado.

Melihat pak Sobri memesan gado-gado buru-buru Itnas melangkahkan kakinya untuk pulang. Itnas menyetop tukang ojek dan meminta mengantarnya ke rumah.

Melihat Itnas menyetop ojek buru-buru Pak sobri membayar pada si abang penjual padahal gado-gado belum selesai diracik.

"Gado-gadonya Pak," kata si abang.

"Udah kenyang Bang," jawab Pak Sobri asal.

Si abang menggaruk tengkuknya yang tidak gatal bingung dengan sikap pak Sobri.

Kalo udah kenyang ngapain mesen gado-gado.

"Ah sudahlah mungkin ini rejeki anak sholeh," gumamnya pada diri sendiri.

Sementara pak Sobri melajukan mobilnya mengejar tukang ojek yang membawa Itnas. Bukan apa-apa pak Sobri sudah dipesan pak Dafid untuk mengetahui di mana Itnas tinggal. Pak Dafid curiga ketika melihat tadi pagi Itnas yang pingsan dibopong Vierdo ke rumahnya dalam keadaan basah.

"Pasti ada apa-apa," pikir pak Dafid tadi pagi.

Pak Sobri menjaga jarak agar Itnas tidak tahu kalau dirinya dibuntuti. Sampailah Itnas di depan pintu pagar besi berwarna biru dia masuk ke dalam dan membuka pintu rumahnya.

"Akhirnya dapat juga," Pak Sobri bernafas lega kemudian memutar mobilnya kembali ke rumah majikannya.

Bersambung....

1
Liliek Retno Yuwanti
asyiiik banget...serba sama...author memang pinter ..cerdas cari ide ..baru kali ini saya baca novel yg alurnya kocak beneeer
Imamah Nur: Makasih banyak.🙏
total 1 replies
Liliek Retno Yuwanti
karma tlah datang untuk Sauna
Liliek Retno Yuwanti
waooow..keyyèèèn..Syahdu
Liliek Retno Yuwanti
kalau Intel memang macaknya aneh kan.
buat menyamar
Liliek Retno Yuwanti
lucu juga..serba perjodohan
Liliek Retno Yuwanti
semoga syahdu berjodoh dg Fikran
Liliek Retno Yuwanti
Alur ceritanya bagus.
cuma susah menghafal siapa..jodohnya siapa..hehehe..lanjutttt
Imamah Nur: Makasih sudah membaca novel pertamaku yang masih banyak kekurangannya.🙏
total 1 replies
Akun Lima
anjink endingnya membagongkan
Akun Lima
gak asik othornya masa tetep baik anjink lah othor goblok tolol asu anjink
Mom Dee 🥰 IG : devinton_01: memberi masukan bolleh .. tp etika menulis itu juga perlu ya
total 1 replies
Akun Lima
lebay laki" kok gitu maklum othornya wanita pantes lebay
yonahaku
amin semoga doanya terkabul
yonahaku
kasihan itnas sudah rela dijodohkan tapi suaminya masih menyimpan kekasih lama malah menghamili mantan pacar yang minta pertanggungjawaban dari suami
yonahaku
peduli setan dengan ayahnya jelaskan bagaimana suaminya yang mendua
Ami batam
lama iya thor baru di upload lg, semangat thor
Akun Lima: 1 aja bikin novel buat yg lain lu sehat karakter pemeran utama wanitanya bodoh anjink
total 2 replies
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
bagus
💞 Lily Biru 💞
mangat bund
Ra2_Zel
aku nyicil bacanya,thor.Semangat..,.
❤️⃟WᵃfJonathan
akhirnya juno mau jujur juga sm thalita. semoga sja masa lalunya tidak akan mengoyahkan thalita.lanjut thor semangat....semangat terus untuk ngetiknya
Ra2_Zel
semangat itnas,depak si Yudha.
Ra2_Zel
sabar ya itnas..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!