Ansel dan Angela terpaksa menikah karena dijebak. Karir mereka sebagai artis papan atas dipertaruhkan karena skandal satu malam mereka.
Kedua artis itu bekerja sama untuk memperbaiki karir mereka yang sudah berada di ambang kehancuran dan mencari pelaku yang menjebak mereka hingga tersangkut skandal memalukan itu.
Apakah Ansel dan Angela berhasil menemukan orang yang menjebak mereka?
Apakah akan terbangun rasa cinta di antara mereka seiring berjalannya waktu?
Happy Reading 😏🥰🥰😁👍
Ig : @linnight28
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linanda anggen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
S1. Promise
Keesokan paginya, Ansel masih tertidur dengan pulas sedangkan Angela sudah berada di dapur untuk menyiapkan sarapan. Angela masih mengingat kejadian yang mendebarkan semalam. Kadang wajahnya memerah saat mengingat malam pertamanya itu dengan Ansel.
"Jadi gitu ya rasanya malam pertama," ucap Angela dengan wajah yang sumringah.
Angela pun terkejut ketika tiba-tiba Ansel melingkarkan pelukan di pinggang Angela dari belakang.
"Istri aku wangi banget," ucap Ansel sambil mencium tengkuk Angela yang terbuka karena Angela mengikat rambutnya.
"Kamu bikin kaget aja!" Angela langsung menoleh ke belakang.
Ansel hanya nyengir kuda kepada Angela.
"Mandi sana kamu bau!" teriak Angela.
"Emang aku sebau itu ya? Sampe kamu bolak-balik nyuruh aku mandi terus dari kemaren-kemaren." Ansel mengendus tubuhnya.
Angela tak menjawab pertanyaan suaminya, ia hanya mendorong badan Ansel untuk segera ke kamar mandi.
Sebenarnya kamu wangi walaupun gak mandi juga tapi aku malu kalo kamu bersikap mesra terus ke aku, batin Angela.
***
Akhirnya Ansel pun menuruti ucapan Angela untuk mandi. Angela pun kembali melanjutkan aktivitas memasak sarapannya di dapur.
Setelah Angela selesai memasak, Ansel pun selesai mandi. Angela sudah menunggu Ansel di meja makan untuk sarapan bersama. Tak lama kemudian Ansel pun datang.
"Wah enak ini omlet telur pake sosis," ucap Ansel girang.
"Ini cuma makanan sederhana tapi kok kamu bahagia banget, sih?" tanya Angela heran.
"Aku cuma seneng sekarang tiap pagi ada yang nyiapin dan nemenin aku sarapan, he-he," jawab Ansel dengan tersenyum.
Angela hanya tersenyum melihat Ansel yang terlihat bahagia dengan sarapan sederhana yang dia buat. Dulu jauh sebelum mengenal Ansel, dia mengira Ansel adalah seorang pria yang arogan dan sombong karena dia menunjukkan perilaku layaknya pria yang dingin kepada publik.
Saat sedang asyik menikmati sarapan tiba-tiba Ansel mengutarakan sesuatu kepada Angela.
"Kalo suatu saat aku jatuh miskin, apa kamu tetep mau dampingi aku?" ucap Ansel tiba-tiba.
Angela tak menyangka bahwa Ansel akan mengatakan hal yang seperti itu.
"Mungkin pada awalnya pernikahan kita bukan karena cinta tapi lama-kelamaan aku udah buka hati aku sepenuhnya buat kamu. Aku punya prinsip kalo aku hanya mau menjalani pernikahan sekali seumur hidup aku."
"Aku yakin pernikahan kita itu sudah ditakdirkan oleh Tuhan maka dari itu mau gimana pun keadaan kamu, aku janji bakal tetap di samping kamu," sambung Angela sambil tersenyum hangat kepada Ansel.
Ansel sangat terharu dan senang mendengar jawaban dari istrinya itu. Dia pun beranjak dari kursinya dan langsung memeluk Angela erat.
"Makasih ya, sayang," ucap Ansel lembut.
"Aku juga janji akan jadi suami yang terbaik buat kamu dan aku pastiin kamu gak akan sengsara serta menyesal udah nikah sama aku," sambung Ansel sambil mencium kening Angela.
***
Di ruang kerja Pak Michael.
Fildan duduk di sofa dengan raut wajah yang khawatir. Pak Michael pun terlihat sangat marah dan kesal kepada Fildan.
"Bagaimana bisa gadis itu punya bukti kamu korupsi dan pengedar narkoba?" tanya Pak Michael dengan amarahnya.
"Saya juga gak tau Om, bisa bahaya kalau bukti itu sampe tersebar," jawab Fildan khawatir.
"Bukan bahaya lagi tapi kita semua akan hancur!" Amarah Pak Michael semakin menjadi-jadi.
Pak Michael sangat marah karena dia pun terlibat dengan kasus korupsi dan merupakan salah satu gembong narkoba yang berada di atas Fildan. Kalau anak buahnya tertangkap pasti nantinya dia juga akan ketahuan dan tertangkap juga.
"Kamu belum sempat ambil USB-nya karena polisi terlanjur sudah datang?" tanya Pak Michael.
"Iya Om," jawab Fildan sambil menunduk lesu.
"Ah, sialan!" Teriak Pak Michael.
"Tapi Om ... Angela bilang dia akan menyerahkan USB-nya kalau sudah teken kontrak untuk menjadi Brand Ambassador perusahaan kosmetik yang Fildan buat," jelas Fildan.
"Ah bodoh! Ini semua gara-gara kamu yang rakus dengan wanita! Padahal rasa semua wanita itu sama saja!" Pak Michael marah sambil melemparkan pajangan keramik di meja kerjanya kearah Fildan.
"Bagaimana saya bisa menghancurkan Joseph sampai benar-benar hancur kalau Angela mendapatkan kontrak dari kamu!" sambung Pak Michael.
"Tapi Om itu satu-satunya cara supaya USB itu bisa jatuh ke tangan kita," ucap Fildan menyakinkan Pak Michael.
Sejenak Pak Michael memikirkan pendapat Fildan tersebut. Akhirnya setelah 10 menit memikirkan, Pak Michael pun setuju dengan pendapat Fildan untuk melakukan teken kontrak dengan Angela.
"Baik saya setuju saran kamu Fildan, nanti akan saya pikirkan lagi bagaimana caranya menghancurkan Joseph sampai berkeping-keping," ucap Pak Michael.
"Yang penting sekarang kita dapatkan USB-nya terlebih dahulu," sambung Pak Michael lagi.
***
Siang harinya, Ansel pun mengajak Angela untuk ziarah ke makam ibunya.
"Ini makam Ibu aku," ucap Ansel.
Angela melihat ada raut sedih yang tergurat di wajah Ansel saat memandang makam ibunya. Angela menyadari bahwa suaminya itu sangat merindukan sosok ibunya yang telah tiada.
"Ibu kamu pasti udah tenang disana, yang penting kita selalu kirim doa buat ibu kamu supaya lebih diterangkan jalannya disana," ucap Angela sambil mengelus pundak Ansel yang sedang duduk berjongkok didepan makam ibunya.
Mereka berdua pun memanjatkan doa kepada Tuhan untuk ibunya Ansel.
Setelah itu wajah Ansel berubah menjadi lebih ceria dibandingkan sebelumnya. Dia menoleh kearah Angela dan tersenyum hangat kepada istrinya itu.
"Bu ... Ansel bawa menantu ibu kesini buat liat ibu, Ansel janji Bu ... bakal buat istri Ansel bahagia selamanya dan akan menjaganya seumur hidup Ansel," ucap Ansel sambil tersenyum.
Ansel dan Angela pun berpelukan mesra didepan makam ibunya Ansel sambil menitikkan air mata bahagia mereka.
***
^Ansel dan Angela so sweet sekali😍😍... semoga mereka berdua bisa menghadapi cobaan dan ujian bersama^
^GOMAWO^