PENHGIANATAN PERNIKAGAN 1
awal aku mengenal soni merupakan sebuah kebahagiaan untuk ku karna aku berfikir Soni adalah orang yang baik dan orang yang tepat untuk menjadi imam ku
sebelum pada akhirnya aku menyadari semua nya
sampai pada akhir nya kami menikah selama enam tahun dan memiliki dua orang anak dan setelah kelahiran anak ku yang kedua terbongkar semua nya.
dia bahkan berhianat dan memiliki wanita lain hingga ia tega memfitnah ku sungguh memang aku sangat bodoh selama ini telah mempercayai dia.
hingga aku pun akhirnya memutuskan untuk pergi dari rumah dan lumayan lama aku mengumpulkan uang untuk biaya perceraianku
tepat dua tahun kami berpisah aku pun lantas langsung menggugat cerai Soni.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rahmawijaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kejutan
malam pun telah tergantikan dengan cerah nya mentari pagi. aku pun mengerjap-ngerjap kan mata ku dan ku lihat waktu baru menunjukan pukul 6:39 pagi, ku lihat di samping ku bang Soni masi tertidur.
aku pun duduk di atas ranjang untuk menetralkan tubuh ku, saat terasa sudah cukup bagi ku menetralkan nya aku pun turun dari atas ranjang dan menuju kamar mandi untuk membersihkan badan, saat guyuran air terkena tubuh ku terasa menyegarkan dan membuat tubuh menjadi rileks,
cukup 15 menit aku membersihkan tubuh lalu aku keluar kamar mandi dan memakai pakaian ku, ku kihat bang Soni masih bermalas- malasan di balik selimut nya, aku membuka korden jendela agar cahaya matahari masuk ke dalam kamar.
" bang bangun udah pagi" aku membangun kan bang Soni
" ekhhh,, udah pagi ya" bang Soni mengerjap-ngerjapkan mata nya
" iya udah pagi, ayo bangun abang mau di masakin apa" tanya ku
" abang mau nya kamu" bang Soni menarik tangan ku
aku yang di tarik pun terjerembab ke dalam dekapan nya
" ih abang ini lo, " aku menggerutu " bang udah siang ini lo kan kamu harus kerja" ucap ku lagi
" iya sebentar lagi, abang mau begini dulu sebentar buat bekal abang di kantor"
" iya udah kalo gitu" akhirnya aku pun pasrah
bang Soni memeluk ku dan mengelus pucuk kepala dan sesekali mencium kening ku.
ku nimati sentuhan tangan nya ada rasa nyaman di hati karana jarang sekali bang Soni bersikap manis seperti ini, beberapa saat kemudian aku pun tersadar bahwa ini sudah jam 7.
" bang udah jam 7 nanti kamu telat" aku mengingatkan
" iya udah, kamu enggak usah masak buat aku masak buat Fania aja" kata bang Soni
" iya udah bang aku ke dapur dulu buat nyiapin bekal Fania karna ini udah siang" aku pun bangun lalu bersnjak ke dapur
ku buat kan roti isi untuk bekal Fania, karna sudah siang aku pun hanya menyiap kan sarapan roti dengan selai coklat ke sukaan Fania
" pagi ma, " sapa Fania
" pagi sayang, pagi ini mama enggak masak ya kamu makan roti aja, mama kesiangan soal nya"
"iya.enggak papa ma" jawab Fania dan mulai sarapan pagi dengan roti
"pagi Fa" sapa bang Soni yang sudah siap untuk berangkat kerja dan menghampiri
" pagi pa" jawab Fania
" bapak berangkat duluan ya"
" iya pa, bapak enggak makan dulu" tawar Fania
" enggak nanti bapak makan di kantor aja" jawab nya sambil mengukurkan tangan pada Fania dan Fania pun mencium tangan bang Soni. kemudian bang Soni beralih pada ku dan mencium kening ku, lalu berjalan keluar dan melajukan mobil nya.
" ma Fani berangkat sekolah dulu ya, Assalamualaikim" Fania mencium tangan ku
" waalaikumssalam, hati- hati ya sayang" kata ku sambil melambaikan tangan
Fania setiap hari berangkat ke sekolah sendiri karna jarak sekolah dari rumah tidak jauh hanya butuh waktu 15 menit saja dengan berjalan kaki, itu pun tidak se arah dengan kantor bang Soni. jadi setiap pagi Fania ke sekolah dengan berjalan kaki bersama teman-teman sebaya nya.
Fania terbilang anak yang berani tak pernah takut bila berjalan sendiri ke sekolah nya, tak pernah mengeluh capek atau apa pun. karna Fania termasuk anak yang mandiri ia tidak mau menyusahkan orang lain selagi masih bisa melakukan nya sendiri, ia baru akan meminta bantuan jika tak bisa di lakukannya sendiri.
hubungan haram