NovelToon NovelToon
Level Maks Sebelum Dunia Berubah

Level Maks Sebelum Dunia Berubah

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Sistem / Fantasi
Popularitas:5k
Nilai: 5
Nama Author: D'Silent Novel

Pada malam Tahun Baru 2035, seluruh manusia di bumi menerima sebuah notifikasi misterius yang muncul tepat di depan mata mereka.

【Integrasi Dunia akan dimulai dalam 365 hari.】

Tak ada yang tahu siapa pengirimnya. Tak ada yang mampu menjelaskan bagaimana layar itu muncul. Setelah berbulan-bulan tanpa kejadian apa pun, dunia mulai melupakannya dan menganggapnya sebagai fenomena aneh semata.

Namun, tidak dengan Leon.

Di malam yang sama, ia menerima notifikasi kedua yang hanya bisa dilihat olehnya.

【Sistem Simulasi Satu Tahun berhasil diaktifkan.】

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon D'Silent Novel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10 — Quest Rahasia (Bagian 2)

Bulu putih itu perlahan melayang di atas permukaan sungai.

Leon yang sedang memetik Silverleaf tiba-tiba menghentikan gerakannya.

Ia merasakan sesuatu.

Bukan suara.

Bukan bau.

Melainkan sensasi aneh, seolah ada seseorang yang sedang memperhatikannya dari kejauhan.

Leon mengangkat kepala.

Tatapannya menyapu seberang sungai.

Pepohonan.

Bebatuan.

Semak-semak.

Semuanya tampak normal.

"Aneh..."

gumamnya pelan.

Rowan yang sedang memasukkan Silverleaf ke dalam tas menoleh.

"Ada apa?"

Leon menggeleng.

"Perasaanku saja."

Rowan tidak langsung menjawab.

Sebaliknya, ia menatap ke arah yang sama.

Beberapa detik kemudian ia berkata,

"Jangan pernah mengabaikan firasatmu."

"Di hutan..."

"...naluri sering kali lebih cepat daripada mata."

Leon mengangguk.

Ucapan itu kembali ia simpan dalam ingatannya.

Tak lama kemudian, kelompok mereka berhasil mengumpulkan dua puluh lembar Silverleaf.

Misi seharusnya sudah selesai.

Namun saat hendak kembali ke desa, Daren tiba-tiba mengangkat tangannya.

"Tunggu."

Semua orang berhenti.

Daren berjongkok di dekat lumpur di tepi sungai.

Ia menyentuh bekas jejak kaki yang masih basah.

Ekspresinya perlahan berubah serius.

"Ini bukan jejak rusa."

Leon ikut mendekat.

Jejak itu berbentuk seperti telapak kaki manusia.

Namun memiliki empat cakar panjang di ujungnya.

Ukurannya hampir sebesar telapak tangan orang dewasa.

"Monster?"

tanya Leon.

Daren menggeleng.

"Aku belum pernah melihat jejak seperti ini."

Rowan ikut memeriksa.

Beberapa saat kemudian, wajahnya ikut berubah.

"Semuanya mundur."

Nada suaranya kali ini jauh lebih tegas.

Leon langsung berdiri.

"Ada apa?"

"Jejak ini masih baru."

"Pemiliknya..."

"...mungkin masih berada di sekitar kita."

Suasana yang tadinya santai kembali berubah tegang.

Kelima pemburu perlahan membentuk formasi.

Leon berada di tengah.

Pedang besinya telah berada di tangan.

Angin berembus pelan.

Daun-daun berguguran.

Namun tidak ada satu pun suara monster.

Kesunyian itu justru terasa semakin mengganggu.

Tiba-tiba...

Krek!

Suara ranting patah terdengar dari arah kanan.

Semua orang langsung menoleh.

Namun sebelum sempat bergerak...

Suara lain terdengar dari belakang.

Krek!

"Lawan sengaja mengalihkan perhatian."

bisik Rowan.

Belum selesai kalimatnya...

Seekor makhluk hitam melompat turun dari atas pohon.

Kecepatannya luar biasa.

Leon hanya sempat melihat bayangan hitam sebelum makhluk itu menerkam Daren.

"AWAS!"

teriak Leon.

Daren bereaksi cepat.

Kapaknya diayunkan ke atas.

Clang!

Benturan keras menggema.

Makhluk itu mendarat kembali di atas batu besar.

Kini semua orang bisa melihat wujudnya dengan jelas.

Tubuhnya ramping seperti macan.

Bulunya hitam pekat.

Di sepanjang punggungnya tumbuh garis-garis perak yang berkilau.

Sepasang mata hijaunya menatap tajam ke arah kelompok Leon.

Yang paling mengerikan adalah kedua cakarnya.

Panjang, melengkung, dan tampak mampu membelah batu.

Rowan menarik napas pelan.

"Shadow Lynx..."

Leon mengingat nama itu.

Monster ini tidak pernah disebutkan sebelumnya.

"Seberapa kuat?"

tanyanya tanpa mengalihkan pandangan.

"Lebih lemah dari Alpha Dire Wolf."

"Tapi..."

"...jauh lebih cepat."

Shadow Lynx berjalan perlahan mengelilingi mereka.

Ekornya bergoyang pelan.

Ia tampak tidak terburu-buru.

Seolah sedang memilih mangsa terbaik.

Leon memperhatikan setiap gerakannya.

Telinganya.

Bahunya.

Ekornya.

Ia teringat pelajaran Rowan.

Perhatikan gerakan sebelum serangan datang.

Tiba-tiba...

Ekor Shadow Lynx berhenti bergerak.

Pupil matanya mengecil.

"Ke kiri!"

teriak Leon.

Semua orang langsung melompat ke kiri.

Detik berikutnya, Shadow Lynx melesat melewati tempat mereka berdiri.

Sraaak!

Tiga pohon di belakang mereka terbelah oleh sapuan cakarnya.

Daren membelalakkan mata.

"Kalau tadi terlambat..."

"Kita sudah mati."

Rowan melirik Leon sekilas.

Tatapan bangga terlihat jelas di wajahnya.

"Kau mulai bisa membaca gerakan monster."

Leon tidak sempat menjawab.

Shadow Lynx kembali berbalik.

Namun kali ini...

Monster itu tidak langsung menyerang.

Sebaliknya, ia menatap Leon cukup lama.

Lalu...

Ia mengendus udara.

Persis seperti yang dilakukan Alpha Dire Wolf kemarin.

Lyra tiba-tiba muncul di samping Leon dengan wajah tegang.

"Leon..."

"Apa?"

"Ini bukan kebetulan."

"Monster-monster itu..."

"...semuanya bereaksi terhadap aroma yang sama."

Leon merasakan jantungnya kembali berdebar.

Alpha Dire Wolf.

Sekarang Shadow Lynx.

Mengapa monster-monster kuat terus memperhatikannya?

Apakah semua ini berkaitan dengan kelas tersegel yang belum bisa ia akses?

Pertanyaan itu belum sempat terjawab.

Karena tepat saat Shadow Lynx hendak menerkam untuk kedua kalinya...

Suara sistem kembali menggema.

Ding!

【Quest Rahasia Diperbarui】

Petunjuk Kedua Terbuka:

"Saat para penjaga mulai mengenalimu, berarti segel pertama telah retak."

Leon menatap notifikasi itu dengan napas tertahan.

Ia belum memahami arti sebenarnya.

Namun satu hal kini menjadi semakin jelas.

Monster-monster kuat...

Bukan sedang memburunya.

Mereka...

Sedang mengenalinya.

1
Dragonovic#
semoga seru nih 🫡
D'Silent Novel: Kalo ada masukan atau pun kritik, langsung komen aja ya 😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!