NovelToon NovelToon
Transmigrasi Leader Mafia Ke Tubuh Istri Culun

Transmigrasi Leader Mafia Ke Tubuh Istri Culun

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / Reinkarnasi
Popularitas:33.9k
Nilai: 5
Nama Author: Alia Chans

Dikhianati sahabat dan kekasihnya, Clarissa Anggreni mati dengan membawa dendam.

Takdir memberinya kesempatan kedua dalam tubuh Alisha Kirana Maharani, seorang istri culun yang direndahkan keluarganya sendiri.

Mereka mengira Alisha lemah.

Mereka tidak tahu bahwa jiwa yang kini menghuni tubuh itu adalah seorang ratu mafia yang siap membalas semuanya.

Apakah ia akan berhasil membalas dendam??Atau kembali kehilangan segalanya??

⚠️ Cerita ini adalah karya asli Alia Chans. Dilarang keras menyalin, menjiplak, mengunggah ulang, atau mengambil sebagian maupun seluruh isi cerita tanpa izin penulis. Hormati karya dan hak cipta penulis. ❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alia Chans, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Habisin Uang Suami

Alisha berkeliling menelusuri mansion Vizcaya yang sangat besar dan luas, ia sedang merasa kesepian karena bingung ingin melakukan apa.

"Heh, Alisha!" sentak seseorang wanita paruh baya dengan pakaian maid.

Langkah Alisha terhenti, gadis itu segera memutarkan kepalanya untuk melihat orang yang memanggilnya.

"Ya," sahut Alisha.

"Ehh, apaan sih!"

"Sini ikut! Enak ya kamu beberapa hari ini leha-leha dimanja Tuan Giovan!"

"Sekarang juga kamu bersihkan kolam renang ini!" titahnya sambil melotot.

"Dih, ogah ah!" seru Alisha.

"Ohh, berani kamu!"

"Ngapain aku harus takut sama pembantu tua kayak kamu!" ujar Alisha dengan nada yang menyentak.

Wanita paruh baya tersebut tampak kaget karena sentakan Alisha.

"Heh! Beraninya kamu menyentak aku, rasain nih!"

Byurr.

Alisha didorong ke dalam kolam renang oleh ketua pelayan di sana. "Hahaha, rasakan kamu!"

"Ku buat kamu mati juga, Alisha!!"

Alisha menyelam sebentar, lalu bangkit kembali sambil mengibaskan rambutnya yang basah.

Mata Alisha menatap tajam ketua pelayan tersebut. "Kurang ajar! Dasar wanita poet!" teriak Alisha yang langsung naik dari kolam renang itu.

Pelayan tua itu tampak kaget, karena yang dia tahu Alisha itu tidak bisa berenang. Tapi..

"Mau apa kamu?!" tanyanya dengan ketakutan.

Alisha menyeringai kecil hingga membuat bulu kuduk ketua pelayan itu berdiri.

Grip.

Tangan Alisha mencengkram erat bahu si pelayan. "Apa tadi kau bilang? Ingin membuatku mati?"

"Tidak semudah itu..."

"Lepas! Kamu mau ap.."

Alisha mendorong tubuh ketua pelayan tersebut ke kolam renang, yang di mana tubuh pelayan itu gendut dan gempal.

Brukk.

BYURRR.

"Hah, tolong!!"

"Tolong aku!"

"Aku tidak bisa berenang, tolong!"

Ketua pelayan tersebut terus menerus meminta tolong namun Alisha mengabaikannya.

"A-Alisha tolong!"

"Tolong!"

"Tol.."

Ketua pelayan itu kehabisan napas hingga akhirnya dia pingsan. Namun, Alisha masih acuh.

Gadis itu justru tersenyum puas dan segera pergi meninggalkan ketua pelayan itu.

Tanpa Alisha ketahui, seseorang dari atas kamarnya tak sengaja melihat adegan yang baru saja Alisha lakukan.

"Gadis itu, terlihat seperti seorang psikopat!" gumamnya.

---

Alisha kembali masuk dan duduk di ruang tamu, sambil meluruskan kakinya di atas meja.

Tak lama, Rayhan datang. Pemuda tersebut sedang asyik bermain game di ponselnya. Lalu duduk di sofa yang berbeda dengan Alisha.

"Ahh, awas anjing!"

"Ehh, awas!"

"Ahhk, tolol!" desisnya tiba-tiba saat permainannya berakhir.

"Berisik!" teriak Alisha membuat Rayhan menatap ke arahnya.

"Bodoamat!" ujarnya.

Alisha memutarkan kedua matanya dan menggantikan siaran lain di televisi.

"Belagu!" ucap Rayhan tiba-tiba saja.

Alisha seketika langsung mengalihkan tatapannya pada Rayhan.

"Maksud??"

"Ya kamu belagu! Mentang-mentang Kakek sayang sama kamu, kamu jadi seenaknya di rumah ini!"

"Ingat! Kamu itu hanya butiran debu di sini jadi jangan sok.. Ahk!"

"Sok apa, hm?" tanya Alisha sambil menarik kembali rambut Rayhan.

"Awww, sakit! Lepasin enggak?!"

"Enggak mau!"

"Aahhhk, Mommy!!"

Alisha langsung melepaskan tarikannya dengan kasar. "Udah gede, udah bangkotan masih aja teriak emak. Ciih, enggak ada macho-nya!"

Rayhan terdiam, ia menatap kesal pada Alisha. Umur dirinya memang sudah 25 tahun tapi, karena Fiona mommy-nya itu selalu memanjakannya dia jadi begini.

"Awas ya kamu, aku bilangin Mommy loh!" ancamnya.

"Bilangin aja, enggak takut!" seru Alisha sambil melebarkan matanya pada Rayhan.

"Awas aja kamu, lihatin ya!!"

"Iya iya, aku lihatin nih!"

Rayhan memajukan bibirnya dan segera pergi sambil berteriak memanggil Fiona.

"Mommy!!"

"Hahaha!" tawa Alisha meledak, dia sangat bahagia berhasil membuat Rayhan nangis.

"Ahh, gabut banget nih!"

---

"Permisi, ini adalah kapal pesiar terbaru, cocok untuk anda yang senang berlibur di pantai. Jika tertarik, hubungi nomor di bawah."

Tiba-tiba saja iklan orang yang menjual kapal pesiar lewat, membuat Alisha yang tadinya gabut seketika memiliki wacana baru.

Dia segera berlari ke arah kamarnya untuk berganti baju.

---

Di sisi lain, Fiona sedang menemui Elena yang baru saja selesai pemotretan.

"Huh, ada apa lagi, Tante?" tanya Elena dengan malas.

"Tante mau ajak kamu kerja sama!" jawab Fiona.

Alis Elena mengerut bingung. "Hm? Kerja sama apa?"

"Tante akan bantu kamu mendapatkan Giovan dan restu dari Kakek Ed, asal.."

"Aku dan Giovan, kami berdua sudah putus!" sela Elena.

"Apa? Kalian sudah putus?" kaget Fiona.

"Iya."

"Astaga, kenapa?"

"Karena Giovan lebih tertarik pada Alisha!!"

Fiona terdiam, jadi benar Alisha dan Giovan memang sudah saling suka.

"Bagaimana ini? Aku tidak ingin Alisha hamil," batin Fiona.

Fiona menatap ke arah Elena. "Tapi, El. Tante yakin kok di hati Giovan pasti masih ada kamu!"

"Secara dia kan, enggak pernah sebucin ini sama seseorang!"

"Ya tapi, mau bagaimana lagi, Tante. Kenyataan Giovan udah enggak mau sama aku!" ujar Elena.

"Dia pasti mau! Cuma gengsi aja. Nah ini tugas kamu yaitu meluluhkan kembali hati Giovan."

"Emang kamu ikhlas lihat Alisha menguasai semua harta Giovan?!!"

Elena terdiam, sebenarnya dia juga tidak ikhlas melepaskan ATM berjalannya begitu saja.

"Ya sudah, aku mau!!"

"Good girl!"

"Sekarang kamu harus mengikuti langkah pertama Tante!"

"Apa?"

"Sini dekatan makanya!"

Elena segera mendekatkan telinganya ke arah Fiona dan mendengarkan dengan saksama apa yang Fiona katakan.

"Gimana? Setuju enggak?" tanya Fiona sambil tersenyum miring.

Elena mengangguk dengan cepat. "Setuju, Tante. Setuju banget!!"

"Oke, nanti kalau kamu sudah mempersiapkan semuanya jangan lupa hubungi Tante ya!"

"Beres, Tante!"

---

Alisha berjalan memasuki showroom mobil, ditemani empat penjaga di belakangnya yang sedang menenteng barang belanjaan Alisha.

Setelah dari mal, Alisha memutuskan untuk membeli mobil baru.

"Mau mobil yang seperti apa, Nona?"

Alisha membalikkan tubuhnya dan membuka kacamata yang dia pakai.

"Aku ambil mobil itu, mobil ini dan mobil di sana!"

Mata sales mobil tersebut melebar karena Alisha baru saja menunjuk tiga mobil dengan harga yang wow.

"A-anda ingin membeli ketiganya, Nona?"

"Iya!"

"Baik, Nona. Akan segera saya siapkan!"

Manajer pemilik showroom mobil itu pun sampai turun langsung untuk melihat sultan mana yang membeli mobil sampai tiga.

"Permisi, Nona."

"Hm."

"I-ini surat-suratnya yang harus Anda tanda tangani," ujar si manajer.

"Hm."

Alisha menandatangani surat-surat tersebut dan segera menggesekkan kartu black card miliknya.

"Sudah."

"Terima kasih banyak, Nona."

"Hm, tolong kirim mobil-mobil itu ke alamat tersebut ya."

"Baik, Nona!"

---

Giovan yang sedang meeting merasa bingung melihat layar ponselnya yang terus saja mati nyala. Menandakan ada notifikasi masuk.

Namun, dia mengabaikan notifikasi tersebut. Karena sedang meeting dengan kliennya.

"Baik, Tuan Giovan. Saya permisi dulu."

"Hm."

Selesai meeting dan kliennya tersebut pergi, barulah Giovan memeriksa ponselnya.

Matanya seketika melebar melihat notifikasi tersebut yang berisikan pengeluaran dari ATM-nya yang Alisha pakai.

"What the fuck ??!!"

---

Bersambung

1
Memyr 67
𝗂𝗇𝗂 𝖿𝗅𝖺𝗌𝗁𝖻𝖺𝖼𝗄 𝖺𝗍𝖺𝗎 𝖾𝗉𝗎𝗌𝗈𝖽𝖾 𝗍𝖾𝗋𝖻𝖺𝗅𝗂𝗄
Alia Chans: itu cerita berlanjut kk, kalo baca dari awal tanpa skip pasti nyambung😉
total 1 replies
Memyr 67
𝗆𝖺𝗂𝗇 𝗆𝖺𝗂𝗇 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝗋𝖺𝗍𝗎 𝗆𝖺𝖿𝗂𝖺. 𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗆𝗂𝗇𝗍𝖺 𝖽𝗂𝖻𝗎𝗇𝗎𝗁 𝗌𝖺𝗇𝗀 𝗋𝖺𝗍𝗎
Memyr 67
𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝖻𝗎𝗄𝖺𝗇 𝗄𝖺𝗄𝖾𝗄 𝖾𝖽𝗐𝖺𝗋𝖽. 𝗂𝗍𝗎 𝖼𝗅𝖺𝗋𝗂𝗌𝗌𝖺. 𝗁𝖾𝗁𝖾
Memyr 67
𝖺𝗒𝗈 𝖿𝗂𝗈𝗇𝖺. 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝗆𝖺𝗎 𝗇𝗀𝖾𝗋𝗃𝖺𝗂𝗇 𝖺𝗅𝗂𝗌𝗁𝖺? 𝗌𝗂𝖺𝗉 𝖽𝗂𝖻𝗎𝗇𝗎𝗁 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝖺𝗅𝗂𝗌𝗁𝖺 𝗒𝖺?
Memyr 67
𝗄𝖺𝗍𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗇𝖾𝗆𝖻𝖺𝗄 𝗉𝗂𝗋 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗒𝗀 𝖽𝗂𝗍𝖺𝗍𝖺𝗉 𝖺𝗉𝖾𝗅? 𝖻𝗎𝗄𝖺𝗇 𝗌𝗎𝗅𝖺𝗉 𝖻𝗎𝗄𝖺𝗇 𝗌𝗂𝗁𝗂𝗋 𝖺𝗉𝖺?
Memyr 67
𝖻𝖺𝗌? 𝖻𝖺𝗀𝖺𝗂𝗆𝖺𝗇𝖺 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝖻𝗋𝖺𝗆𝖺𝗇𝗍𝗒𝗈 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖽𝗂𝗉𝖺𝗇𝗀𝗀𝗂𝗅 𝖻𝖺𝗌?
Memyr 67
𝗍𝖺𝖽𝗂 𝗏𝗂𝗓𝗄𝖺𝗒𝖺 𝗌𝖾𝗄𝖺𝗋𝖺𝗇𝗀 𝗏𝗂𝗌𝖼𝗈𝗎𝗇𝗍 𝗅𝖺𝗀𝗂. 𝗌𝖾𝗄𝖺𝗅𝗂 𝗅𝖺𝗀𝗂 𝗍𝗒𝗉𝗈 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗇𝖺𝗆𝖺𝗇𝗒𝖺 𝖺𝗄𝗎 𝖻𝖺𝖻𝖺𝗒
Memyr 67
𝖺𝗄𝗎 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝖻𝖺𝗂𝗄 𝗂𝗇𝗂. 𝗆𝖾𝗆𝖻𝖾𝗋𝗂 𝗅𝗂𝗄𝖾 𝗌𝖺𝗆𝗉𝖺𝗂 𝖾𝗉𝗂𝗌𝗈𝖽𝖾 𝗂𝗇𝗂. 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗍𝖺𝗎 𝗇𝖺𝗇𝗍𝗂 𝗇𝖺𝗇𝗍𝗂
Memyr 67
𝗏𝗂𝗌𝖼𝗈𝗎𝗍? 𝗍𝖺𝖽𝗂 𝗏𝗂𝗓𝗄𝖺𝗒𝖺 𝗌𝖾𝗄𝖺𝗋𝖺𝗇𝗀 𝗏𝗂𝗌𝖼𝗈𝗎𝗇𝗍? 𝖻𝖺𝗋𝗎 𝗆𝗎𝗅𝖺𝗂 𝖽𝖺𝗁 𝗍𝗒𝗉𝗈
Alia Chans: pliss, kecepatan ngetik kk /Smile/
total 1 replies
Memyr 67
𝖻𝗂𝗇𝗀𝗎𝗇𝗀 𝖺𝗄𝗎. 𝖾𝖽𝗐𝖺𝗋𝖽 𝗂𝗍𝗎 𝗄𝖺𝗄𝖾𝗄𝗇𝗒𝖺 𝖺𝗅𝗂𝗌𝗁𝖺 𝖺𝗍𝖺𝗎 𝗄𝖺𝗄𝖾𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗀𝗂𝗈𝗏𝖺𝗇𝗂? 𝗄𝖾𝗇𝖺𝗉𝖺 𝗉𝖾𝗋𝗎𝗌𝖺𝗁𝖺𝖺𝗇 𝖾𝖽𝗐𝖺𝗋𝖽 𝖽𝗂𝖻𝖾𝗋𝗂𝗄𝖺𝗇 𝗄𝖾 𝖺𝗅𝗂𝗌𝗁𝖺?
Alia Chans: Kan mereka pasutri kk🤭😉
total 1 replies
nia_minyoongi
sukses selalu yaa.... makasih sudah mampir di novelku 😊
nia_minyoongi
suka yang alurnya mafia gini, 😍😍
nia_minyoongi
hi... aku mampir...
😍😍
nia_minyoongi
hi... aku mampir...
😍😍
Alia Chans: thank you😉
total 1 replies
Liflow White
bukannya prabu sudah mati kok hidup lagi, aku gak faham.
Alia Chans: blum mati kk🤭

mereka di bab sebelumnya kabur😉
total 1 replies
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
ada ya racun itu beneran gt
Alia Chans: ada mungkin🤭
total 1 replies
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
bikin cinta lalu hempaskan gt
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
bener tuh di catok biar lurus mulutnya eh sekalian otaknya di catok
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
NNT jadi pekara kalau gio ketemu El ya kan
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!