NovelToon NovelToon
Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat

Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Misteri / Romansa / Tamat
Popularitas:3.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Sang_Imajinasi

JUARA 3 YOU ARE A WRITER 2025 (KATEGORI IV)

Terlahir kembali sebagai Tian Feng di Desa Batu Angin yang terpencil, ia merasakan keputusasaan total.

Mantan Dewa Langit, kini terperangkap dalam tubuh lemah tanpa Dou Qi, menjadi sasaran cemoohan.

Titik baliknya adalah penemuan batu hitam misterius yang ternyata menjadi wadah bagi Yao Ling, seorang ahli Dou Zun yang disegel.

Di bawah bimbingannya, Tian Feng tidak hanya melatih Dou Qi dari nol, tetapi juga melatih kembali jiwanya untuk menerima kondisi fananya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 20

Tian Feng tidak berhenti setelah keberhasilan pertamanya. Di dalam gua yang sunyi, ia menggunakan set bahan terakhir yang tersisa. Kali ini, gerakannya lebih lancar, lebih percaya diri. Setiap langkah—kontrol api, pemurnian esensi, dan kondensasi pil—dilakukan dengan keanggunan seorang master, bukan seorang pemula.

TINK!

Satu kantong lagi Pil Darah Bintang dengan kualitas puncak tercipta, menambah koleksinya menjadi total sepuluh pil. Ia menyimpan satu pil untuk dirinya sendiri, merasakan energi murni memulihkan Dou Qi-nya yang terkuras dengan efisiensi yang jauh melampaui pil sampah dari sekte. Sembilan sisanya ia masukkan ke dalam botol giok kecil yang ia beli.

Keesokan paginya, ia berjalan dengan tenang menuju Paviliun Ramuan Roh.

Suasana di paviliun sama sibuknya seperti kemarin. Saat ia masuk, beberapa murid yang mengingatnya dari taruhan kemarin menatapnya dengan senyum mengejek.

"Lihat, si petarung sombong itu kembali."

"Aku ingin tahu ekspresinya saat harus menjadi pesuruh Nona Muda Ling Yue."

Tian Feng mengabaikan mereka. Ia melihat Ling Yue di area pemurnian tingkat lanjut, sedang dengan serius mengawasi api di bawah tungku peraknya yang indah. Ia menunggu dengan sabar di samping, tidak mengganggunya.

Setelah beberapa menit, Ling Yue menyelesaikan prosesnya, menyegel pil yang baru jadi ke dalam botol. Baru saat itulah ia menoleh dan menyadari kehadiran Tian Feng.

"Oh, kau di sini," katanya, menyeka sedikit keringat dari dahinya. Wajahnya menunjukkan sedikit rasa lelah tetapi juga kepuasan seorang perajin. "Sudah menyerah? Ini bahkan belum satu hari penuh. Jangan khawatir, menjadi asistenku tidak terlalu buruk."

Ia jelas berasumsi bahwa Tian Feng datang untuk mengakui kekalahan.

Tian Feng tidak mengatakan apa-apa. Ia hanya meletakkan botol giok kecil yang ia bawa di atas meja di depan Ling Yue.

KLIK.

Suara kecil itu menarik perhatian beberapa murid di dekatnya.

Ling Yue menatap botol itu dengan bingung. "Apa ini?"

"Hutangku," jawab Tian Feng singkat.

Ling Yue mengambil botol itu, tatapannya masih skeptis. Ia membuka sumbatnya dan mengintip ke dalam.

Seketika, senyum di wajahnya membeku. Matanya melebar. Ia dengan cepat menuangkan isi botol ke telapak tangannya.

Sembilan butir pil merah darah yang sempurna menggelinding di tangannya. Masing-masing halus, berkilau, dan memiliki titik perak kecil yang berdenyut dengan kehidupan. Aroma obat yang murni dan kaya menyebar di udara.

Paviliun yang tadinya riuh mendadak menjadi sunyi. Semua murid alkemis yang melihat pemandangan itu berhenti dari pekerjaan mereka. Mata mereka terpaku pada pil di tangan Ling Yue, lalu pada wajah Tian Feng, lalu kembali ke pil itu.

"Ini... ini..." Ling Yue tergagap, kehilangan kata-katanya. Ia mengambil satu pil dan memeriksanya dengan teliti. "Kualitas... puncak? Tidak, ini bahkan lebih murni dari itu! Hampir tidak ada cacat sama sekali!"

Ia mengangkat kepalanya, matanya yang cerdas kini dipenuhi oleh keterkejutan total. "Kau... bagaimana kau melakukannya? Kau bahkan belum satu hari penuh! Ini tidak mungkin! Kau pasti menukar poin yang kuberikan dengan pil jadi!"

Tian Feng menatapnya dengan tenang. "Periksa bahan di tungku yang kuambil. Dan tanyakan pada dirimu sendiri, apakah ada Pil Darah Bintang dengan kualitas seperti ini yang dijual di tempat murid luar?"

Argumen itu tak terbantahkan. Pil dengan kualitas seperti ini, jika ada sekalipun, harganya akan sangat mahal dan hanya tersedia untuk murid dalam.

Keheningan di paviliun menjadi semakin memekakkan telinga. Para murid yang tadinya mengejek Tian Feng kini menatapnya seolah mereka melihat hantu. Seorang pemula, yang baru pertama kali menyentuh tungku alkemis, berhasil menyuling Pil Darah Bintang kualitas puncak dalam waktu kurang dari sehari? Ini bukan lagi bakat, ini adalah sesuatu yang menentang logika.

Ling Yue menatap Tian Feng lama, keterkejutan di wajahnya perlahan berubah menjadi sesuatu yang lain kekaguman, rasa hormat, dan percikan semangat kompetitif yang membara. Ia tertawa, bukan tawa mengejek, melainkan tawa gembira seorang jenius yang akhirnya menemukan tandingannya.

"Aku kalah," katanya dengan terus terang, suaranya bergema di paviliun yang sunyi. "Aku kalah telak."

Ia mengembalikan botol pil itu pada Tian Feng. "Ini milikmu. Hutangmu lunas. Poin kontribusi yang kuberikan... anggap saja sebagai hadiah perkenalan dariku."

Ia menatap Tian Feng dengan tatapan baru. "Aku tidak tahu monster macam apa dirimu, Tian Feng. Tapi kau benar. Kau berbeda."

Ia berhenti sejenak, sebuah ide terbentuk di benaknya. "Seorang petarung dengan kemurnian Dou Qi sempurna, dan seorang alkemis dengan kontrol jiwa yang mengerikan. Kau tahu, di sekte ini, ada jalan bagi orang-orang sepertimu untuk mendapatkan sumber daya tanpa batas, jika kau cukup berani."

"Jalan apa?" tanya Tian Feng, minatnya terusik.

Ling Yue tersenyum misterius.

"Menjadi murid pribadi seorang tetua."

1
onairam monarai
kayak gk pernah deh ketawa sepanjang baca
tirta arya
duh batu di ban seng serep saja kunyuk satu ini belagu banget, mau serang aula jiwa bayangan.🤣🤣🤣🤣 dasar MC murahan
tirta arya
aturan sampe ke dou seng jga tuh tian feng. salahnya lupa bawa ban serep nya🤣🤣🤣
tirta arya
klan yg kataya salah satu terkuat. ngadepin bayangan jiwa yg bukan ketuanya saja udah kerepotan. ga sesuai dengan tingkatanya.. payah,🤣🤣🤣
onairam monarai
pantesan seolah gak punya ingatan ttg teknik apapun, ternyata ingatannya terpengaruh
onairam monarai
muncul juga penjelasan resminya
Arief Gupron
ngapain karakter master sekte/tetua agung dibuat kalo pas waktu krusial ga dimunculin thor.?
Arief Gupron
dari awal yg perang cuma murid aja??? master sekte ga turun tangan.?
gara 21
kali ini baca mantan dewa kembali rekenasi ngk tahu apa2.. dan ngk ada ilmu tau pengetahuan yang dia tahu... dia mantan dewa tau manusia hidup dihalaman dewa... 😅🤣😂🤣😄
Yandi Maulana
luar biasaaaa!!!
tirta arya
murid sotoy..thor klo bikin yg rada masuk akal napa..mabuk ciu kamu yah thor🤣🤣🤣🤣🤣
Yaya Rusdaya
mc nya tooloooollll habis
Persada Nanta
💪💪💪 balaskan dendam mu Tian fengggg
Ahmad Syah
ricikan ?,,,,,,,,,,,,
Lukito Utomo
MANTAB JIWA JOSHT👍🙏
Lukito Utomo
wow semakin komplek ...kuatkan dirimu tian feng💪
Lukito Utomo
kaisar memang jago bosss🤣💪
Lukito Utomo
keindahan abadi👍
Lukito Utomo
memang benua tengah terlalu menggoda🤭
Lukito Utomo
mati lahir baru mati lahir baru mati lagi lahir baru lagi wow kerrenn matap jiwa josht
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!