Leonardo Matthew Pattinson adalah seorang mafia yang terkenal dengan kekejamannya, ia juga seorang pribadi yang sangat dingin,angkuh dan arrogan.ia tdak akan segan segan untuk membunuh orang yang menghalangi bisnisnya.
Tapi seorang musuh nya tiba tiba menitipkan adik perempuan nya kepadanya.
akan kah ia menerima nya atau tidak?
Simak terus ceritanya yaaa😁😁😁
cerita ini hanya karangan semata,tidak bermaksud menyinggung siapapun.latar,waktu dan tempat hanya settingan .
jangan lupa like, comment,and vote nyata yaaaa😂😂😂
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nurul padia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Avoid
Setelah memastikan mayat2 itu bersih dari jalanan dan memastikan tidak ada saksi mata yang melihat kejadian itu.
Leo dan devano kembali masuk ke dalam mobil.
"Nona izzana kenapa aku?? tanya devano saat melihat Izzana mata nya ditutup dengan dasi sambil memakai headphone.
"Bukan apa-apa"Jawab Leo.
Devano ber-oh ria.
Leo mencabut ponsel nya dan membuka ikatan dasinya di kepala Izzana.
Setelah terbuka nya dasi itu, segera Izzana melongok ke arah depan, melihat jalanan.
"Lho tuan?? orang orang tadi kemana?? tanya. izzana heran saat melihat jalanan kosong dan sepi,tak tampak terjadi sesuatu disana.
"Mereka mati!!"Kata leo dingin.
"Siapa pun yang mencoba mengusik ku maka mereka akan mati dan kulempar kan mayatnya ketengah lautan, sama seperti kakak mu yang payah itu dan sok berani, hanya saja ia bernasib baik dan dimakamkan dengan baik"kata leo datar tanpa melihat kearah Izzana.
Mendengar perkataan Leo, Izzana menunduk kan kepala nya dengan sedih.
sedangkan devano melirik Leo dan Izzana yang menunduk,' kenapa tuan mengungkit hal itu lagi' devano merutuk leo dalam hati, tapi tidak berani untuk ikut campur dan mulai menjalankan mobilnya kembali.
Izzana menatap Leo sendu,mati?? orang sebanyak tadi mati?? memang tidak tampak Leo dan devano kesakitan, hanya banyak noda darah di kameja yang mereka pakai.
Dan ucapan leo tadi, membuat rasa takut mulai menjalar di hati nya,ia mulai bertanya dalam hati, apakah nanti jika leo mulai muak dengan keberadaan nya di mansion nya dan marah kepada nya mengingat ia adalah adik seorang musuh Leo dan akan membunuhnya dengan sadis pula??, Izzana menggeleng kan kepala nya dengan cepat, mengusir ketakutan nya dan menyerahkan diri kepada sang pencipta.
Dan ia juga merasa sangsi saat leo menyinggung kakak nya,apakah Leo tidak ikhlas memakamkan kakaknya??
Sepanjang perjalanan Izzana terdiam, hingga mereka sampai di mansion leo.
Izzana segera turun dari mobil tanpa permisi pada devano dan leo dan langsung masuk kedalam mansion.
"Kenapa tuan menyinggung masalah itu lagi sih?? tanya devano dengan kesal.
"Biar saja,dia tinggal bersama ku,maka dia harus tau diri ku"kata leo datar.
"bukan masalah itu tuan,tadi tuan menyinggung soal kakaknya, seolah Terdengar tuan tidak ikhlas melakukan itu"kata leo.
"Aku tidak perduli!"kata leo datar.
"Tapi tuan,itu pasti membuat nya tersinggung dan takut dengan tuan"Sanggah devano.
"kenapa dengan mu??tidak ada angin tidak ada hujan,tiba tiba berubah seperti ini?"tanya devano heran dan tak habis pikir.
' kesambet dimana ya dia? tanya devano dalam hati.
"Dia harus tau bagaimana hidup dengan ku,dan apapun yang kulakukan itu harus bisa diterima nya"
"Aku sungguh tidak mengerti dengan mu,tadi Tuan menutup mata nya, agar dia tidak melihat kesadisan kita,,,aahhh sudah lah!aku tidak mengerti dengan jalan pikiran mu tuan!!"kata devano dengan kesal rasa sopan nya sudah hilang.
"Jangan salahkan Izzana, jika ia pergi kabur atau menghindari mu karena takut melihat mu"kata devano lagi.
"Apa maksud mu!?? tanya leo dengan emosi.
"Bukan apa-apa, pikir kan saja sendiri,Aku mau pulang ke apartemen saja"kata devano mengakhiri perdebatan mereka dan kembali memasuki mobil serta menjalankan mobil itu keluar dari halaman mansion leo.
"Aku tidak akan membiarkan apapun yang ada bersama ku pergi begitu saja dengan mudah"desis leo dingin.,dan masuk kedalam mansion menuju kamar nya.
Tapi, apa yang dikatakan devano memang benar terjadi, walaupun memang Izzana tidak kabur dari mansion,tapi menghindari nya dan tak pernah menampakkan diri nya dihadapan leo lagi,.
Satu dua hari Leo masih masih biasa saja,tapi setelah lewat seminggu,dan sampai Minggu kedua sejak kejadian itu, Izzana masih menghindari leo, bahkan parahnya lagi leo tidak pernah melihat Izzana lagi secara langsung.
Izzana benar benar menghindari nya dan hanya keluar saat leo pergi ke kantor,hal itu leo tau dari cctv yang ia lihat.
"apa ia benar-benar takut kepada ku?? tanya leo.ia mulai menyadari perkataan itu pasti menyinggung perasaan dan menakuti Izzana.
"Akkkkkhhhhh!!!"Leo berteriak prustasi.
Rasa nya hampa sekali, saat ia tak bisa berbicara dengan Izzana, walaupun hanya sebentar saja.
Leo merasakan rindu sekali saat Izzana menyiapkan dan menungguinya saat sarapan pagi.
Leo benar benar prustasi
_
_
_
_
_
_
_____________________________________________
Hay para readersss yang terzeyeng😂😂😂
Maaf update nya lama 🤗🤗🤗
tapi tangan bosan dengan cerita ku pleaseeeeeeeee 🤗🥰 🥰🥰🥰
dan jangan lupa Juga untuk like and comment nya 😁😁😁
Vote nya juga dooooonkkk😍😍😍😍😍
pakek d tinggal segala