NovelToon NovelToon
Empat Sekawan

Empat Sekawan

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Diam-Diam Cinta / Cintamanis / Harem / Cinta Murni / Tamat
Popularitas:35.6k
Nilai: 5
Nama Author: epayanti

Allena , zevan,sean dan Neo bersahabat sejak bayi hingga umur masa remaja, ke empat nya erat bak perangko yang kemana saja selalu ber empat.

mampu kah mereka melewati semua ujian yang menerpa persahabatan mereka? atau mampu kah mereka melawan gejolak rasa yang semakin lama semakin tumbuh.

see you ❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon epayanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

lulussss

    Ke esokan paginya mereka masuk sekolah, banyak bela sungkawa yang di ucap kan teman-teman nya kepada zevan.

    Mereka menunggu surat kelulusan di bagikan , menunggu dengan cemas,tak lama pak Budi selalu wali kelas datang dengan setumpuk berkas di tangannya.

  "selamat pagi, anak anak bapa"ucap nya berseru semangat,

  "pagi bapa," jawab mereka serempak,

     berkali kali Celin melirik ke belakang , ke bangku zevan dan allena, lebih tepatnya melihat zevan.

   "baik, surat kelulusan sudah keluar ya, dan ada sekitar 20 orang yang nggak lulus," ucap pak Budi lemas,

  "lah ,pa 20 orang berarti gak lulus semua doang," ucap gavin ,

 "hahaha iya , bercanda, semuanya lulus , dengan nilai tertinggi di raih oleh,,,?" ucap nya menatap sekeliling anak murid nya. Yang menunggu penasaran.

   "pak, lama banget,"cicit Allena tak sabaran,

"hahaha sabarrr ,,, oke , jadi nilai tertinggi di raih oleh zevan akalandra, selamat zevan bapa bangga sama kamu," ucap nya bertepuk tangan,

   sorak ramai di dalam kelas , zevan selalu zevan,

  "yeyeyyeey selamat zevan" Allena bertepuk tangan riang,

     zevan tersenyum ,"maa, ini berkat mama ," batinnya .

   pembagian surat kelulusan telah usai, satu Minggu lagi di adakan pesta perpisahan.

    Allena hendak ke toilet namun saat di jalan ia berpapasan dengan Calista dan Sulis ,

  bruk!

   Dengan sengaja Sulis menandakan bahu nya dengan bahu Allena , yang mana membuat jus alpukat yang sedang di bawanya ikut tertumpah mengenai wajah Allena ,

 "eh sory , sory Allena gue gak sengaja, kesandung tadi, sory ya," ucap nya , di samping nya Calista menahan senyum nya ,

   "wah Lo Lis, gimana si hati hati dong kena Allena semua ini," ucap nya ,

 "gak papa ko, santai aja, gue bersihin ini dulu ke toilet." Allena lanjut pergi tidak mempermasalahkan kejadian tadi ,

    Sulis dan Calista bertos mereka tersenyum senang ,

"emang pantes , harusnya gue bawa telor busuk tadi" ucap Calista terkekeh sinis,

  "Yoi, pas banget lagi , gak di ikutin mereka, yok kita kerjain lagi," ajak Sulis keduanya berjalan ke arah toilet,

   di dalam toilet Allena membersihkan wajahnya , juga baju nya yang terkena jus alpukat,

  "ko susah ilang ya," gerutu nya membersihkan baju nya dengan tisu,

 di luar Sulis dan Calista berjalan mengendap, mereka memutar kunci pintu toilet yang di dalam nya ada Allean, lalu menempelkan tulisan di depan pintunya.

   Sebagian siswa siswi memang sudah pulang,

  "beres, kuy pulang," ucap keduanya tertawa senang , tanpa rasa bersalah mengunci Allena di dalam kamar mandi,

    Allena yang merasa usaha nya sia sia , membuka pintu nya namun gagal,

 "buka ," seru nya memeluk pintu,

  "siapa si yang iseng segala, woy buka "teriak nya lagi, tangannya memukul pintu kencang,

  ia merogoh kantong nya" ah sial, hape gue ketinggalan lagi," menggigit jari nya panik,

   di dalam kelas Sean dan zevan juga Neo ,masih asik memainkan game di ponsel mereka masing masing ,

  "yok balik," ajak Neo, kedua nya menoleh dan mengangguk, belum ada yang sadar jika Allena tidak mengikuti mereka,

   sampai di parkiran pun , mereka membawa motor masing masing, karna Allena tadi pagi di antar supir.

 "zevan,"teriak Allena kencang berharap teman temannya mendengar teriakan nya ,

   "aaakh sial," menendang pintu keras, ia menatap jam di pergelangan tangannya , sudah pukul 3 sore , perut nya lapar. Lebih lebih ia juga takut di sini sendirian.

   Allena berharap ada seseorang yang menolongnya.

    Di rumah mami mondar mandir di ruang tamu, tangannya menempelkan ponsel ke telinga nya , berdering namun tidak di angkat,

 "kemana si kamu lea," ucap nya , lalu ia menekan nomer neo.

  "hallo mi, ada apa?" tanya Neo

 "Neo , ada Allena nggak? Mami janjian sama dia tapi ko sampe jam segini belum pulang juga," tanya mami kesal,

"loh, aku kira Allena di jemput sama mami , soalnya pas kita pulang di sekolah udah ngga ada orang ,"ucap Neo panik,

 "duh, tolong Neo kamu tanyakan sama temen temen yang lain, kalo ada ya nggak papa, pergi nya besok aja , tapi kalo nggak ada giman ini," ucap mami panik dan cemas,

  Neo yang tertidur di kamar nya dengan cepat turun ke bawah , bahkan ia hanya mengenakan kolor dan baju tanpa lengan,

    mengeluarkan motor nya , tujuannya rumah Sean, karna itu yang paling dekat,

  tak sampai 10 menit Neo sampai dan langsung lari menaiki tangga ,

BRAK!

 Di bukanya pintu kamar Sean, Sean yang sedang tertidur langsung bangun Karana kaget,

 "anji** ngagetin Lo," umpat nya kasar mengusap dada nya.

   "Allena mana?" tanya Neo menatap sekeliling .

 "di rumah nya kali ," jawab Sean merebahkan Kemabli tubuhnya ,

  "cari buruan, mami bilang Allena nggak pulang , ini udah jam berapa Sean gila , kalo Allena nggak sama kita terus kemana tu anak," omel Neo, tak sabaran , Sean yang mendengar itu sontak langsung bangun.

 "telpon zevan,"titah nya tegas, mencari ponsel nya ,

   "hallo zev, ada Allena nggak?" tanya Sean serius , Neo mendengar kan di samping nya.

 "nggak ada , di rumahnya kali, " jawaban zevan sama seperti Sean,

  "Lo tanya temen temen sekelas , Allena nggak pulang bego, gue kira dia di jemput mami ternyata nggak," sentak Sean kasar , panik cemas dan khawatir menjadi satu,

 "sekolah!" ucap Sean dan Neo serempak, keduanya berlari menuruni tangga , dan menaiki motor masing masing,

  tak menghiraukan penampilan keduanya , Allena yang lebih penting,

   sementara itu Allena sudah lemas tak berdaya, suara nya sudah habis karna terus berteriak, tak kuat lagi tubuh nya lemas lapar dan haus menjadi satu, gelap Allena tak suka gelap apalgi sendiri an,

 zevan, Sean dan Neo tiba di depan gerbang sekolah, mereka turun dan melihat gerbang sudah di gembok,

 "ck sial, gue yakin Allena pasti di dalem, yang lain bilang Allena nggak ada , lagian tu anak kalau nggak main sama kita ya paling di rumah kan," ucap zevan frustasi.

   Neo dan Sean mengangguk setuju, mereka mengitari gerbang sekolah ada sedikit celah pagar muat lah untuk tubuh mereka masuk.

 "aaah nyangkut" ringis Neo saat kaki nya nyangkut di celah gerbang,

 Sean dan zevan tak menghiraukan neo, mereka berpencar mencari Allena ke setiap ruangan,

 "Allena" teriak Sean nyaring di sepanjang koridor, lantai dasar,

   zevan berlari menaiki tangga , tujuannya kelas mereka yang ada di lantai 3.

  Neo ikut berlari dan memanggil Allena di lantai 2, "Allena,"teriak nya nyaring .

   Samar samar Allena mendengar namanya di sebut, suara nya sudah habis dan sakit sekali tenggorokan nya.

  "tolong gue di sini," gumamnya dalam hati, air matanya mengalir deras ,rasa takut dan sakit menjadi satu.

Zevan mencari di setiap sudut , ia melihat tas Allena yang masih tergeletak di bangkunya ,

 "Allena"teriaknya nyaring, "Lo di mana lea," ucap nya membuka tas Allena , di sana ada ponsel nya yang sudah kehabisan baterai.

 Zevan melangkah keluar , Sean dan Neo langsung menghampiri nya.

 "tas lea masih ada di sini, jadi kemungkinan lea juga ada di sini,cepat cek setiap kelas gudang dan ya toilet," seru nya panik, wajahnya terlihat jelas memerah,

 mereka berpencar lagi, Neo berlari menuju toilet, "Allena, ini gue ," teriak nya kencang, masuk ke dalam toilet wanita ,

  Allena menendang kan kaki nya ke pintu ,

 duk duk

Neo yang mendengar itu berhenti melangkah, ia diam ," le Lo di dalam , kalo ia pukul lagi ," ucap nya was was , di saat seperti ini Neo juga takut hantu, apa lagi suara benturan itu dari pintu yang bertuliskan toilet rusak.

  Allena terisak dan mendang pintu dengan sisa tenaga nya,

 duk,

 "Sean , zevan, Allena di sini" teriak Neo nyaring , ia mendekati pintu itu, memutar gagang nya berkali kali namun gagal ,

   "mana"seru Sean dan Neo,

 "di dalam, dobrak , pintu nya di kunci kayaknya." ucap Neo panik,

  "lea , kamu mundur jangan Deket pintu," ucap Sean , mereka bertiga siap mendobrak pintu, beberapa kali percobaan gagal,sekali lagi mereka mendobrak nya dan berhasil.

 Brakk

"Allena ,"seru Neo

  Allena yang melihat mereka menangis ketakutan, tubuh nya sudah sangat lemas mungkin jika tidak tertolong ia bisa mati di sini.

***

Duuuh ada aja yang nggak suka heran deh ,

***

See you ❤️

1
xuer jinghao
thor lanjut season 2 semangat terus 😍😍
Musri
thor aku nunggu ada season 2 nya..
sampai 3x aku baca dri awal sampai tamat gk ada bosen nya ceritanya,seruuuu.....pokoknya👍😍
Naura Sintia
semangat Thor 💪..makin seru aja
Saha Weh
itu lah ganjaran yang setimpal atas perbuatannya
Saha Weh
makin seru aja Thor
Saha Weh
bakalan di jebak tuh
Saha Weh
jadi pengen kaya Alena deh🥰
Saha Weh
cinta segi 4 ini mh
Saha Weh
persahabatan yang romantis banget 🤩
Saha Weh
wih persahabatan yang langka ya..klo ada cwe nya gtu pasti ada yang jatuh cinta nihh
epayanti: hai para pembaca setia author, mampir di buku baru author ya on going ceritanya jadi lebih seru, siapin tisu juga soalnya ada beberapa bab yang mengandung air mata😁 KITA YANG BERBEDA✍️
total 1 replies
Saha Weh
semangat kaka ..cerita nya bagus
Musri
kok udh tamat aja thor...lanjut season 2 nya y di tunggu😍😍
epayanti: hehe iya kak, tunggu novel baru yaw❣️
total 1 replies
Musri
kan..kan...kan sean pengen juga
epayanti: bentar lagi Neo mau ya Bun😂
total 1 replies
Musri
bisa aja thor 🤣🤣🤣
awas neo sama sean ikut penasaran juga rasanya🤭
Supriatun Khoirunnisa
lnjut ka
Musri
mudah2n allena slmat...jadi ikut tegang.
Musri
jangan sampe brojol duluan pas lagi liburan,,soalnya neo sama zevan blm dapat jatah🤭😂😂
Musri
senangnya dalam hati punya suami tiga🎤
lanjut thor 👍
epayanti: heheh iya kak, seneng banget yaw, jadi pengen suami tiga juga 😀🤭
total 1 replies
Faizah Izah
Terima kasih Thor, up yang banyak ya thor
Musri
maksih thor....
jngn bosen up..up...trus
semangat💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!