NovelToon NovelToon
Terjebak Cinta Berondong

Terjebak Cinta Berondong

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Berondong / Tamat
Popularitas:56.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nita.P

Savira tidak sengaja bertemu dengan seorang pemuda. Dia menolongnya sampai membiarkan dia tinggal di rumahnya. Namun, seiring waktu berjalan, dia merasakan hal berbeda dengan pemuda ini. Hingga benih-benih cinta mulai tumbuh diantara keduanya.

Namun, mengetahui jika pemuda yang dia tolong ternyata bukanlah orang biasa. Dia adalah seorang pewaris utama dari Perusahaan besar tempatnya bekerja.

Bagaimana setelah ini? Savira hanya merasa dibohongi oleh pemuda itu. Apa dia akan memaafkannya? Atau mungkin segala rintangan akan membuat dia menyerah begitu saja?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ingin Dipanggil Sayang

Sungguh Shandy tidak memperkirakan akan menyatakan cintanya pada Savira saat ini. Karena pada awalnya dia hanya ingin menyatakan cinta setelah semua masalah terselesaikan. Tapi ternyata, dia tidak bisa tahan dan akhirnya malah menyatakan cinta saat ini. Sungguh hal ini membuat dia bahagia sekarang.

"Aku antar ke Kantor"

Savira sudah siap untuk berangkat ke Kantor, dia meminta kunci motor pada Shandy. Karena semalam pria itu yang menyimpannya.

"Tidak perlu, gue bisa bawa motor sendiri. Lagian lo masih sakit juga. Diam aja di rumah sama Kak Mena"

Shandy menatap Savira dengan tajam, dia sudah mengeluarkan kunci motor dari tasnya. Tapi seolah ragu untuk memberikan pada Savira saat ini.

"Kayaknya harus rubah cara bicaranya. Sebenarnya sudah lama aku gak suka dengan cara bicaramu itu. Gue, lo, gue lo. Sekarang kita bukan teman lagi"

Savira langsung terdiam mendengar itu, dia tersenyum rasanya cukup bahagia dengan ucapan Shandy yang mengatakan jika sekarang mereka bukan lagi seorang teman. Karena tadi pagi adalah hari dimana mereka meresmikan hubungan, meski cara mengungkapkan perasaannya cukup lucu karena di depan bayi.

"Yaudah, kalau gitu aku berangkat kerja dulu ya. Siniin kunci motornya"

Shandy masih menahan kunci motor di tangannya. "Kamu tidak tahu jika aku sangat manja. Jadi mulai sekarang harus panggil aku Sayang. Itu perintah!"

Savira tertawa mendengar itu, sungguh menakjubkan sekali pacar berondongnya ini. Baru resmi pacaran beberapa jam saja, sudah langsung meminta panggilan Sayang.

Dengan jahil, Savira langsung mengambil kunci motor di tangan Shandy. "Nanti ya kalo sudah satu tahun jadian, baru aku panggil Sayang"

Shandy langsung cemberut, padahal yang dia harapkan dari hubungan pacaran ini adalah panggilan sayang dari Savira. Tapi gadis itu malah benar-benar tidak menuruti keinginannya.

Melihat Shandy yang cemberut, dia langsung mengacak rambut pria itu. "Haha. Yaudah deh, aku pergi bekerja dulu ya Sayang. Kok malah kebalik ya, harusnya kamu yang kerja. Kan suami, nah ini malah istri yang izin berangkat kerja. Haha"

Mendengar itu membuat Shandy tersenyum bahagia. "Mau menikah cepat?"

"Dih, nih orang ya. Udah ah, pergi dulu ya. Bye"

Savira langsung berlalu keluar ruangan, karena tidak akan ada habisnya dengan orang seperti Shandy. Savira menggeleng pelan mengingat ucapan Shandy barusan. Yang minta di panggil Sayang, dan barusan juga ngajak cepat menikah.

"Dia benar-benar ya. Padahal baru tadi pagi jadian, udah tengil aja"

Savira mengendarai motornya meninggalkan halaman rumah. Pagi ini dia berangkat bekerja dengan wajah yang berbinar tersenyum. Karena apa? Karena ternyata bisa menerima perasaan sendiri dan berani mencoba untuk kembali menjalin hubungan, sungguh membuatnya senang dan bahagia.

Aku cuma berharap, kejadian bersama Kak Nurman tidak terjadi lagi.

*

Shandy sudah merasa lebih baik setelah dia minum obatnya miliknya sendiri. Karena semalam hanya diberikan obat dari Savira yang tidak mempan untuk tubuhnya.

"Shan, gimana keadaan kamu? Mau periksa ke Dokter saja?" tanya Kak Mena yang keluar dari kamar setelah menidurkan Megan.

Shandy menggeleng, dia tersenyum pada Kak Mena yang datang menghampirinya dan duduk di depannya sekarang.

"Tidak perlu Kak, aku sudah baik-baik saja. Kak Mena, beneran akan pergi minggu ini?"

"Sebenarnya aku juga tidak ingin meninggalkan Savira. Karena tahu jika Vira pasti sangat kehilangan setelah kepergian Kakak laki-lakinya. Tapi, Kakak tidak mau sampai Savira akan terus berpikir jika dia harus bertanggungjawab atas hidup Kakak dan Megan. Karena seharusnya dia tidak perlu melakukan itu. Dia juga hanya seorang adik yang menjadi korban dari Kakaknya yang mengalami kecelakaan itu"

Shandy menatap Kak Mena dengan tatapan penasaran. Dia sudah mendengar jika suaminya Kak Mena ini meninggal karena kecelakaan, tapi Shandy masih belum tahu kecelakaan seperti apa yang menjadikan dia sampai meninggal dunia.

"Sebenarnya kecelakaan seperti apa ya Kak, sampai suami Kakak meninggal?"

Kak Mena tersenyum tipis, terlihat wajahnya yang langsung sendu seketika. Tentu dia masih mengingat bagaimana malam itu seseorang datang ke rumah dan membawa kabar jika suaminya kecelakaan.

"Mas Ganang itu bekerja di sebuah Perusahaan swasta. Malam itu dia pulang menggunakan motornya, dan ada sebuah mobil yang remnya blong dan tidak berhenti di lampu merah, hingga menabrak Mas Ganang yang melaju dari berlawanan arah. Motornya saja sampai rusak parah, bahkan bagian depan mobil yang menabraknya juga parah. Dan ya, saat itu Mas Ganang masih sempat di bawa ke rumah sakit, namun hanya bertahan satu malam saja sebelum meninggal"

Shandy memberikan selembar tisu pada Kak Mena yang menangis saat bercerita tentang itu. Dia sepertinya tidak kuat untuk mengingat kembali kejadian itu.

"Kak, maaf ya karena aku malah bertanya"

Kak Mena menggeleng pelan, dia mengusap air matanya dengan tisu yang diberikan oleh Shandy barusan.

"Tidak papa Shan, sudah seharusnya Kakak bisa menerima semua ini dan bisa mulai menguatkan diri saat orang-orang bertanya"

"Tapi Kak, apa orang yang menabraknya itu bertanggung jawab?"

"Ya, dia bertanggung jawab. Namun hanya pihak pengacara dan Sekretarisnya saja yang datang. Alasannya karena dia juga terluka. Entahlah, sampai sekarang Kakak belum pernah melihat orang yang menabrak suami Kakak itu"

Shandy menghela nafas pelan mendengar itu. "Harusnya di selidiki sih, pengen tahu juga siapa orangnya. Kenapa ceroboh sekali membawa mobil"

"Sudahlah Shan, sepertinya dia bukan dari kalangan biasa seperti kita. Karena tidak mungkin memberikan uang sebanyak itu dengan membawa pengacara dan Sekretarisnya juga. Mungkin karena dia tidak ingin sampai jadi berita besar. Karena kalau orang kalangan atas, pasti akan berdampak buruk untuk berita seperti ini"

"Bukan orang biasa ya"

Shandy bergumam dengan terus memikirkan orang yang menabrak Kakaknya Savira itu. Dia jadi penasaran dengan kasus ini. Ingin tahu siapa orang yang sudah menabrak Kakaknya Savira.

"Yaudah Kak, kalau begitu sekarang Kak Mena hanya perlu fokus merawat Megan. Dan jika suatu saat hati Kakak sudah terbuka kembali, cobalah untuk memulai kembali. Karena Megan juga pasti membutuhkan keluarga yang lengkap. Semoga saja akan ada seseorang yang bisa menjadi Ayah yang baik dan menerima Megan seperti anaknya sendiri suatu saat nanti"

Kak Mena hanya mengangguk dengan tersenyum. "Terima kasih ya, Shan. Kakak juga berpikir untuk bisa menjalani hidup kembali dan bisa merawat Megan dengan baik"

"Iya Kak"

Bersambung

1
Ayumi Mutiara
sumpah ya baca cerita ini nangis😭 sambil 🤣🤣🤣ketawa jga karna sedih bercampur ketawa, pokok ceritanya menarik bngt, semangat ya buat yg nulis cerita ini👍
Nita.P: mampir di luka cinta pernikahan. karya terbaruku Kak. makasih sudah mampir disini
total 1 replies
Nanang Aja
gas keun
Nur Adam
smgt untuk krya mu thoor
Nita.P: Mampir di karya terbaruku.. judulnya RINDU YANG TERLARANG.. bantu ramaikan Kak
total 2 replies
sunshine wings
😍😍😍😍😍
Nita.P: Baca karya terbaruku.. judulnya RINDU YANG TERLARANG.. Bantu ramaikan
total 1 replies
Masfaah Emah
siap aku mampir Thor 😘💪
Nita.P: Mampir di karya terbaruku. judulnya RINDU YANG TERLARANG.. Bantu ramaikan Bunda
total 1 replies
Pujiastuti
akhir yang bahagia antara Sandy dan Savira,,,,,,,

ditunggu kak karya selanjutnya tetap semangat 💪💪💪
Masfaah Emah: engga terasa udah end lagi 🫢 makasih Thor atas karya nya 👍 smoga sukses di cerita yang baru 😘💪
total 1 replies
Oma yeni*🦋
uh, sedih banget thor 😥
Oma yeni*🦋
keren cerita nya
Nita.P: Baca cerita terbaruku.. Judulnya RINDU YANG TERLARANG.. bantu ramaikan Kak
total 2 replies
Masfaah Emah
siap Thor d tunggu up nya cumungut💪
Masfaah Emah
Alhamdulillah terungkap sudah kebenaran nya, Untung wanita itu jujur klau tidak hancur lah rumah tangga Sandy
Pujiastuti
akhirnya kebenaran terungkap juga,,,,


lanjut kak tetap semangat upnya 💪💪💪
Nanik Arifin
sepertinya dia wanita baik", boleh lah buat kamu Lang... klo dia mau... 😂😂😂
Nita.P: suka sepikiran deh sama author haha
total 1 replies
Nur Adam
lnjut
Masfaah Emah
Serapi apa pun bangkai d bungkus lama-kelamaan akan tercium jga baunya
Pujiastuti
sebentar lagi kebenaran akan terungkap semoga wanita yang ada difoto mau jujur sama Sandy kalau dia disuruh sama paman Ahsan
Masfaah Emah
smoga aja photo itu hanya jebakan saja dan Sandy ga ngelakuin apapun 🤲
Nur Adam
lnjut
Pujiastuti
apa yang sebenarnya terjadi sampai Sandy sempat lupa, semoga aja wanita yang ada disalam foto bisa menjelaskan yang sebenarnya terjadi biar Savira Ngak kepikiran lagi
Oma Gavin
semangat up kak cerita nya bagus
Nur Adam
lnjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!