NovelToon NovelToon
Hinaan Dari Keluarga Suami Ku

Hinaan Dari Keluarga Suami Ku

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:49k
Nilai: 5
Nama Author: Julia And'Marian

Takdir sungguh begitu menyesakkan bagi diriku . Takdir membuat hidup ku berubah total . Kamu datang membawa kebahagiaan atau luka aku pun tidak tau itu . Tapi saat kehadiran mu , semua nya berubah . Bahagia, hanya di awal nya saja , hingga luka itu datang seiring berjalan nya dengan waktu . . Tapi ini semua bukan salah mu, tapi ini semua salah ku , yang terlalu terburu-buru menilai sesuatu . Bahkan aku tidak pernah peduli dengan nasihat orang . Waktu itu aku terbuai dengan cinta manis mu . . Ini Kisah ku, kisah Khairunnisa yang mengalami kepahitan setelah aku menikah . . Note : cinta itu tidak selama nya indah , jika kamu mencintai seseorang bukan karena Allah , melainkan karena nafsu dunia mu, tapi cinta itu akan berkali-kali indah , jika kamu mencintai seseorang karena Allah . Karya asli ... No plagiat . . Di larang keras meniru . .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Julia And'Marian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 20

"Assalamualaikum"

"Wa'alaikum salam . "

"Ya ampun , masuk-masuk bude . Maaf ya saya tidak menyambut kedatangan anda tadi . " Ibu nya Nisa langsung membuka pintu yang terbuat dari kayu itu lebar-lebar , lalu mempersilahkan bude Sira masuk ke dalam rumah .

Bude Sira tersenyum, lalu segera bangkit dan mengambil beberapa bungkusan yang memang tadi di siapkan di rumah untuk kedua orang tua Nisa .

"Maaf , saya tidak bawa apa-apa" bude Sira menyerahkan nya pada ibu nya Nisa , membuat ibu nya Nisa terkejut bukan main .

"Ini repot sekali ya ampun . Ayo silahkan masuk, dan duduk . Saya akan buatkan minuman , pasti haus ya kan.  "

Bude Sira mengangguk kan kepala nya , lalu masuk dan duduk di kursi rotan yang ada di dalam rumah itu .

Rumah yang tampak lebih luas bagi bude Sira saat terakhir kalinya dirinya datang ke rumah ini .

Di sana juga sudah ada kursi rotan, televisi , dan lemari, sebelum nya tidak ada . Karena waktu itu mereka datang duduk beralaskan tikar dan rumah nya juga terkesan kecil .

"Ibuk " Desi dan Tiar langsung menyalami ibu nya Nisa saat masuk ke dalam rumah itu .

Ibu nya Nisa tersenyum, dan terkejut saat melihat keberadaan Tiar

"Loh nak Tiar ?"

Tiar mengulas senyuman nya . "Apa kabar ibuk ? Sudah lama ya tidak bertemu . Ibuk sehat kan ?" Sapa Tiar ramah .

Ibu nya Nisa tersenyum, sungguh jika boleh mengatakan hal jujur , dirinya lebih menyukai Tiar di bandingkan Doni . Pria itu memiliki karakter yang sangat berbeda .

Tapi mau bagaimana lagi, Nisa lebih memilih Doni ketimbang Tiar , dirinya juga tidak bisa memaksa anak nya.  Jika Nisa mencintai Doni, biarkan saja . Yang terpenting anak nya bahagia .

"Alhamdulillah nak ,ibuk baik-baik saja . Sudah lama sekali kamu tidak main kemari ya . Bapak selalu tanyakin kamu . Kata nya kangen mau ngajakin kamu main catur . " Seru ibu nya Nisa antusias . Ya sedekat itu memang hubungan mereka dulu . Tiar selalu di ajak main catur oleh bapak nya Nisa .

Tiar terkekeh, jika mengingat hal itu rasa nya rindu sekali . "Maaf ya buk, setahun lalu aku pergi ke Kalimantan merantau . " Sahut Tiar dan membuat ibu nya Nisa mengangguk kan kepala nya .

"Lalu ?" Ibu nya Nisa melirik bude Sira dan juga seorang gadis yang sudah duduk di samping wanita itu .

"Dia ibuk saya buk . Maaf baru pertama kali membawa ibuk saya kemari . Mungkin ibuk saya yang sudah kemari duluan . Tapi bukan untuk saya . " Ucap Tiar .

Ibu nya Nisa tersenyum,tangan nya menepuk bahu Tiar , "mungkin belum jodoh ya . Ya sudah ayo duduk ." Ucap ibu nya Nisa . Agak terkejut sih saat mengetahui jika Tiar itu adalah anak dari bude Sira , hal itu berarti Tiar adalah sepupu dari Doni.   Tetapi ibu nya Nisa tidak mau pusing memikirkan hal tersebut , dirinya harus menjamu tamu nya yang datang jauh-jauh.

Sedangkan Desi mengerut kan kening nya saat melihat interaksi Abang nya dengan ibu nya Nisa , dirinya sungguh sangat penasaran, kenapa mereka saling mengenal, terlebih dari kata-kata nya mereka juga sangat dekat .

Tapi Desi tidak berani bertanya dulu, biarkan saja nanti , pikir Desi saat sudah pulang, .

Ibu nya Nisa celingukan saat melihat tidak ada keberadaan menantu nya . "Loh Doni nya kemana ?" Tanya ibu nya Nisa saat melihat tidak ada Doni ikut ke rumah nya .

Mereka semua nya saling tatap, bingung harus menjawab apa , hingga Nisa datang sambil membawakan nampan berisi ceret dan beberapa gelas lalu meletakkan nya di atas meja yang ada di sana .

Nisa juga terkejut bukan main saat melihat perubahan di dalam rumah nya itu, sungguh di dalam rumah nya sangat berbeda dari setahun yang lalu , barang-barang juga banyak di sana . Dapur nya juga banyak sekali barang-barang .

Terlebih mendapati dapur yang sudah lebih baik, kemarin dinding nya kayu lapuk, saat ini sudah berganti dengan bata . Apa lagi melihat dapur nya yang luas , serta ada kamar mandi di dalam nya.  Sejenak jika melihat dari luar , rumah nya tetap sama seperti dulu, tapi saat masuk sangat berbeda.

Nisa bahagia, itu tanda nya kedua orang tua nya keadaan nya baik-baik saja .

"Nis , suami kamu mana ? Kok enggak ada ?" Tanya ibu nya Nisa , dirinya sungguh penasaran bukan main, apa lagi yang datang tidak ada mertua Nisa , malah bude beserta anak - anak nya .

Nisa meremat tangan nya kuat , sungguh dirinya bingung harus bagaimana menjelaskan nya pada sang ibu, takut ibunya syok .

"Buk ...."

"Nis, ada apa nak ? Apa yang terjadi . Dan satu lagi , ibuk sungguh kecewa dengan Doni . Beberapa bulan setelah menikah , ibuk rindu sekali dengan mu nak , namun kamu dan Doni tidak pernah datang mengunjungi ibuk . " Menghembuskan nafas nya kasar , sang ibuk langsung mendekat ke arah Nisa , lalu menuntun nya ke kursi rotan yang ada di sana . Mereka berdua duduk .

"Nis , ibuk dan bapak pergi mencari alamat rumah mertua kamu . Eh tapi saat kami sampai di desa yang di sebutkan oleh Doni, kami berkeliling desa itu dan tidak ada yang nama nya Mirna maupun Doni di sana . "

Deg !!

Mereka semua terkejut mendengar perkataan dari ibu nya Nisa .

"Maaf buk, tapi kamu juga tinggal di desa yang sama seperti Doni . Ibuk enggak bertanya nama saya ? " Tanya bude Sira .

Ibu nya Nisa langsung menoleh ke arah bude Sira . "Sudah bude . Tapi sama sekali tidak ada . "

"Apa nama Desa nya ?"

"Desa Sumber Ayu "

"Ya ampun !!"

Semua nya langsung terkejut saat mendengar itu, sungguh bagi mereka Doni sangat kelewatan sekali , desa Sumber Ayu letaknya sangat jauh dari desa  Talakan. Desa Sumber Ayu juga hampir mendekati kota .

"Kami tinggal di  desa Talakan " ucap bude Sira .

"Astaghfirullah " ibu nya Nisa mengelus dada nya , sungguh dirinya tidak menyangka jika di bohongi oleh Doni menantu nya sendiri .

Mereka memang tidak tau letak desa keluarga Doni, dan sewaktu Doni hendak membawa Nisa , ibu dan bapak nya Nisa bertanya pada Doni dimana letak desa nya Doni . Namun siapa sangka Doni malah mengatakan kebohongan .

"Buk, saya kan sudah pernah katakan , kalau saya berasal dari desa Talakan . " Ucap Tiar .

"Ya ampun nak Tiar , ibuk mana kepikiran kamu . Ibuk juga enggak tau kalau kamu sepupuan sama Doni . " Sahut ibu nya Nisa .

Lalu ibu nya Nisa menoleh ke arah Nisa . "Dimana suami kamu nak ? Ibuk pengen tanya sama dia , kenapa dia tega sekali membohongi bapak dan ibuk mu . Bapak dan ibuk sampe letih berkeliling desa itu mencari rumah mertua mu . "

Nisa meremat kuat tangan nya .

1
Wiens 0121
Nisa bilang ma tu ibu ibu mau saya tonjokin satu satu bisa y gibahin orang aja
Widyawati Judith
lawan dong Nisa jangan diem aja. semut aja ngegigit kalau diganggu. ceritakan yang masuk akal dikit dong author
clrssa
/Hey/
zian al abasy
pelajaran buat km doni ..gmna resanya khilangan orng sllu mnghina istrimu tp ap yng km berikan pda nisa .pembelaan kh melindungi kh enggk kn tp km mlah ikutn mnyaiti nisa rsakan krma dtang mnghampiri mu dn kluargamu..mkny puny sift thu yng bner gk bs ngasih kmewhan senggakny mlindungi dn ksih prhatian sm ank istri dsar lki"tolol km doni😠😠😠😠😠
zian al abasy
rasakn kemuning mknya sm sesama wanita sling mmbntu buknnya ska mnjelek jlekn ..itu rsa skit hti yng anisa rskan dn klian dngan congkakny mmprlkukan nisa seenak jidat klian..dn km dion ap yng km bela pd nisa d saat nisa d remehkan ibu dn adikmu..syukurin skrng adikmu yng hamil d tnpa nikah dasr kluarga toxic.
Julia and'Marian: 😭♥♥♥,,
total 1 replies
Elok Pratiwi
cerita yg sangat buruk bikin karakter emeran utama kok goblok amat terlalu bucin ... yg bener aja dikehidupsn nyata ga ada kaysk gitu ... jangan terlalu haluuu lah klo bikin cerita
Masdalena Girsang: heh kalo gak suka skip ga usah komentar
total 2 replies
zian al abasy
trus brkarya💪💪
Julia and'Marian: ♥♥♥,,,
total 1 replies
meMyra
semoga kalian berjodoh ya Adit dan Nisa
Elok Pratiwi
cerita yg tidak ada greget nya sama sekali burukkk
Elok Pratiwi
sangat burukkk ... bikin cerita kok pemeran utsma nya sangat menderita ... sangst burukkkk
Rea Ana
.
Sumini Ningsih
lanjut
Sumini Ningsih
klo aku di hina begitu mendingan pergi dari rumah mertuanya,
Yani Suryani
lanjut
Yani Suryani
selalu menjelekan Nisa suka gini gitu ternyata anakmu Bu Mirna , bakal stroke nanti kamu kalau tau anakmu 🤰
Yani Suryani
waoo Joko kamu luaaar biasa
Sitywasitah Sity123
hemmm knpa kebiasaan cerita blm habiz udh di tamatin
Yani Suryani
betul ya Des kita dibesarkan orang tua dengan baik kok dinikahin cuma mau diinjek", dasar Nisa nya aja yg bego
Yani Suryani
waoo ternyata kemuning
jual diri kamu 🤭
setelah 🤰 ditelantarkan Joko gemblung
nyohok Lo
keluarga toxic keluarga semleng 🤦
Yani Suryani
ohhh Nisa ternyata kamu malah dapet gosokan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!