NovelToon NovelToon
Azka: The Basketball Captain Ghost

Azka: The Basketball Captain Ghost

Status: tamat
Genre:Spiritual / Tamat
Popularitas:89.4k
Nilai: 5
Nama Author: Puput

Azka yang biasanya duduk di bangku cadangan saat pertandingan basket, tiba-tiba ada yang merasuki tubuhnya dan memberinya kekuatan. Dia menjelma menjadi pemain basket profesional.
Raga Azka kini dikuasai oleh jiwa lain. Bagaimana jika jiwa itu adalah mantan dari mamanya yang telah meninggal dua puluh tahun lalu?
Masalah apa yang belum dia selesaikan di dunia ini hingga membuat jiwanya menetap di dunia? Apa dia memang diutus untuk menjaga Azka dan meraih impiannya melalui raga Azka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puput, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 20

Azka menghentikan motornya di depan sebuah sekolah dasar. Sekolah itu sudah sepi, tapi masih ada dua mobil dan beberapa sepeda motor di sana. Dia turun dari motor dan menghampiri seorang satpam yang sedang duduk di dalam posnya.

"Permisi Pak, saya mau bertanya ...." Belum selesai Azka dengan pertanyaannya, dia melihat ada seorang ibu-ibu yang baru saja keluar dari ruang guru sambil menangis. Dia melihat ada hantu anak kecil yang baru saja muncul di dekat ibu itu. Hantu kecil itu berusaha memegang tangan ibunya dan mengajaknya berbicara. Ya, hantu itulah yang dia lihat di rumah sakit dan meneror Amira.

Azka berjalan mendekat dan berhenti di dekat ibu-ibu itu. "Maaf, apa ibu mencari anak laki-laki yang masih sekitar umur 8 tahun."

"Iya, sudah dua hari hilang. Terakhir dia bersama Ayahnya, tapi Ayahnya bilang dia sudah pulang. Kamu tahu dimana dia?"

"Dia di rumah sakit," jawab Azka singkat.

"Di rumah sakit?" Seketika ibu itu duduk dengan lemas di kursi dekat pos satpam. "Aku memang sudah cerai dengan Ayahnya. Apa yang sudah dilakukan Hendra sama Raffa? Dia terluka parah?"

Azka terdiam. Dia tidak tega mengatakan yang sebenarnya pada ibu itu bahwa putranya sebenarnya telah tiada. "Aku antar saja ke rumah sakit. Nanti ibu lihat sendiri."

Ibu itu menganggukkan kepalanya lalu mengikuti langkah Azka keluar dari gerbang sekolah.

Azka segera mengendarai motornya menuju rumah sakit bersama ibu itu. Beberapa saat kemudian, Azka sudah sampai di rumah sakit.

Azka dan ibu itu segera masuk ke dalam rumah sakit. Dia bertanya pada bagian informasi tentang mayat seorang anak laki-laki yang ditemukan di sungai.

"Maksud kamu apa? Anak aku sudah mati?" tanya ibu itu saat mendengar Azka yang justru bertanya tentang mayat anak laki-laki.

"Ibu lihat saja pastinya karena mayat itu belum ada identitasnya."

Ibu itu hanya meremas kedua tangannya sendiri. Dia mengambil ponselnya dan menghubungi keluarganya agar segera melapor pada polisi. Sepertinya firasat buruk akhir-akhir ini memang nyata, mantan suaminya lah yang bersalah.

Saat berada di kamar mayat, ibu itu menangis histeris setelah kain penutup itu dibuka oleh petugas di kamar mayat itu. "Raffa, sayang. Maafkan Mama yang tidak bisa jaga kamu. Maafkan Mama yang percaya begitu saja sama Ayah kamu."

Satu lagi masalah telah dipecahkan oleh Azka. Dia berjalan keluar dari ruang mayat itu dan melihat hantu anak kecil itu yang tersenyum sambil melambaikan tangannya. Dia berharap tidak ada lagi hantu penasaran yang meminta tolong pada Amira agar Amira tidak ketakutan lagi.

"Kenapa aku jadi memikirkan Amira? Aku ke rumahnya ajalah," gumam Azka.

Azka kini mengendarai motornya lalu melajukan motor itu menuju rumah Amira. Tidak bertemu Amira sehari saja rasanya sepi karena tidak mendengar cerewetnya.

Beberapa saat kemudian, dia telah sampai di depan rumah Amira. Dia turun dari motornya dan berjalan masuk ke teras rumah Amira. Dia kini menekan bel rumah itu.

"Azka." Risa membuka pintu itu lalu dia mempersilakan Azka masuk. "Masuk dulu, Amira baru mau makan. Dari tadi ketakutan."

Azka hanya menganggukkan kepalanya kemudian dia mengikuti Risa masuk ke dalam rumah itu lalu duduk di ruang makan di dekat Amira.

"Azka, sudah beres masalahnya?" tanya Amira.

"Udah dong. Dia udah gak ada kan di sini."

Amira menganggukkan kepalanya. "Makanya aku baru makan. Makan juga, yuk!"

"Iya, Azka kamu makan juga ya biar Amira lahap makannya. Dari tadi gak mau makan dan minum karena ketakutan." Risa mempersiapkan makanan juga untuk Azka.

"Iya, Tante."

Setelah Risa keluar dari ruang makan, Azka mendekatkan piring lalu mengambil nasi serta lauknya. Tidak ada yang namanya rasa sungkan ataupun malu-malu. Dia mengambil porsi makan yang cukup banyak karena perutnya memang sangat lapar padahal dia sudah memakan bekalnya sampai habis.

Amira hanya tersenyum sambil menatap Azka yang makan dengan lahap. "Hantu bisa lapar juga ternyata."

"Aku manusia bukan hantu, uhuk!" Azka hampir saja tersedak makanan yang dia telan.

"Eh, sorry." Amira segera mengambil air putih untuk Azka.

Azka segera meneguk segelas air putih itu hingga habis lalu menatap Amira yang masih saja menatapnya. "Kenapa?"

Amira hanya menggelengkan kepalanya lalu dia kembali menyantap makanannya.

Kenapa dada aku berdebar gini setiap dekat Azka? Aku gak jatuh cinta kan sama Azka? No! Aku gak boleh jatuh cinta sama jiwa itu. Dia gak nyata. Suatu saat nanti dia juga akan pergi dari dunia ini.

1
Rizky Rahma Aulia Akbar
kok sedih gini sihhh
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒄𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂𝒏𝒚𝒂 𝒃𝒂𝒈𝒖𝒔 👍👍👍👏👏👏😘😘😘
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒕𝒆𝒓𝒏𝒚𝒂𝒕𝒂 𝑨𝒛𝒌𝒂 𝒎𝒂𝒔𝒖𝒌 𝒌𝒆 𝒋𝒂𝒔𝒂𝒅𝒏𝒚𝒂 𝒀𝒖𝒅𝒉𝒂 😉😉
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝑨𝒎𝒊𝒓𝒂
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒃𝒊𝒌𝒊𝒏 𝒏𝒂𝒏𝒈𝒊𝒔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒌𝒂𝒔𝒊𝒉𝒂𝒏 𝑨𝒎𝒊𝒓𝒂 𝒚𝒈 𝒉𝒓𝒔 𝒃𝒆𝒓𝒑𝒊𝒔𝒂𝒉 𝒔𝒂𝒎𝒂 𝑨𝒛𝒌𝒂 𝑾𝒂𝒉𝒚𝒖𝒅𝒊
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒂𝒑𝒂 𝒏𝒂𝒏𝒕𝒊 𝑨𝒛𝒌𝒂 𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒋𝒂𝒈𝒐 𝒃𝒂𝒔𝒌𝒆𝒕
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒘𝒂𝒉 𝑬𝒛𝒓𝒂 𝒅𝒍𝒎 𝒃𝒂𝒉𝒂𝒚𝒂
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒔𝒆𝒅𝒊𝒉 𝒑𝒂𝒓𝒕 𝒊𝒏𝒊 😭😭😭
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒂𝒑𝒂 𝒔𝒂𝒂𝒕𝒏𝒚𝒂 𝑨𝒛𝒌𝒂 𝒑𝒆𝒓𝒈𝒊
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒑𝒂𝒔𝒕𝒊 𝑨𝒅𝒂𝒎 𝒅𝒂𝒏 𝑹𝒆𝒏𝒅𝒊
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒔𝒚𝒂𝒓𝒂𝒕𝒏𝒚𝒂 𝒋𝒂𝒅𝒊𝒂𝒏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒔𝒚𝒖𝒌𝒖𝒓𝒍𝒂𝒉 𝑹𝒆𝒗𝒂𝒏 𝒔𝒆𝒍𝒂𝒎𝒂𝒕
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝑨𝒑𝒂 𝒚𝒈 𝒂𝒌𝒂𝒏 𝑨𝒊𝒓𝒊𝒏 𝒍𝒂𝒌𝒖𝒌𝒂𝒏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒌𝒆𝒕𝒂𝒉𝒖𝒂𝒏 𝑹𝒆𝒗𝒂𝒏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒌𝒆𝒏𝒂𝒑𝒂 𝒅𝒏𝒈𝒏 𝑨𝒛𝒌𝒂
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝑨𝒛𝒌𝒂 𝒃𝒂𝒏𝒕𝒖 𝒑𝒂𝒑𝒂 𝒎𝒖 𝑹𝒆𝒗𝒂𝒏 𝒍𝒆𝒑𝒂𝒔 𝒅𝒓 𝒈𝒖𝒏𝒂"
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒌𝒂𝒚𝒂𝒌𝒏𝒚𝒂 𝑹𝒆𝒗𝒂𝒏 𝒌𝒆𝒏𝒂 𝒔𝒂𝒏𝒕𝒆𝒕 𝒏𝒊𝒉
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒔𝒂𝒎𝒂 𝒔𝒊𝒂𝒑𝒂 𝑹𝒆𝒗𝒂𝒏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒑𝒂𝒔𝒕𝒊 𝑬𝒎𝒊𝒍 𝒚𝒈 𝒎𝒂𝒏𝒈𝒈𝒊𝒍 𝑻𝒐𝒎𝒊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!