NovelToon NovelToon
TERPAKSA MENIKAHI DIA YANG TELAH HAMIL

TERPAKSA MENIKAHI DIA YANG TELAH HAMIL

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / CEO / Dijodohkan Orang Tua / Hamil di luar nikah / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:238.1k
Nilai: 5
Nama Author: ainuncepenis

Dalam istilah kata orang yang makan nangkanya kita yang kenak getahnya.

Apa jadinya jika kita sebagai pria yang harus menikahi wanita yang sudah hamil dan anak yang di kandung wanita itu bukan darah daging kita. Pengabdian seorang pria yang berusia 24 tahun harus menikah dengan gadis 17 tahun yang masih seorang pelajar.

Arhan dan Adara yang terlibat pernikahan dalam perjodohan dan bisa di katakan paksaan dari orang tua Azizie Kalea Adara. Gadis yang masih duduk di bangku SMA itu hamil di luar Nikah.

Arhan harus menikahinya karena perintah dari orang yang paling di hormatinya dan sangat di segani nya.

Mari kita baca bagaimana rumah tangga dari pasangan yang pasti terpaut usia cukup jauh itu dan belum lagi dengan konflik yang akan mereka hadapi.

Jangan lupa koment, Vote dan like.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ainuncepenis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 20 Sadar sedikit pasti ada.

Setelah banyak bicara dengan Adara yang mengeluarkan semua emosinya. Arhan berdiri di pinggir kolam renang dengan memejamkan matanya, mengusap wajahnya dengan kasar dan mencoba mengatur napasnya yang tidak stabil dengan dadanya yang naik turun.

Dari wajah Arhan sangat kelihatan. Jika Arhan menyesali apa yang telah di ucapkannya pada Adara. Tetapi bagaimana lagi. Dia tidak bisa mengendalikan dirinya dan mungkin jika tidak seperti itu Adara tidak akan pernah sadar dan terus menyalahkan Arhan.

Yang padahal. Dirinya sendiri yang telah bersalah dan Arhan juga seperti itu. Karena tidak ingin orang tuanya di injak-injak oleh Adara yang tak lain sudah menjadi istrinya itu.

"Arhan!" tegur Herlambang membuat Arhan membalikkan tubuhnya dan melihat Herlambang berdiri di belakangnya.

"Pah," sahut Arhan.

"Papa tau kamu sangat marah kepada Adara dan papa berkali-kali mengatakan kepada kamu Adara istri kamu dan kamu berhak sepenuhnya untuk mendidiknya seperti apapun itu yang kamu inginkan. Jika itu untuk kebaikannya," ucap Herlambang.

"Iya pah," sahut Arhan.

"Papa akan menyuruh Adara untuk minta maaf pada ayah dan ibu kamu," ucap Herlambang.

"Tidak perlu pah. Aku tidak ingin dia melakukan suatu hal dengan terpaksa dengan tidak di inginkannya. Jika dia sadar apa yang di lakukannya salah. Jadi dia pasti akan meminta maaf dan papa tidak perlu membujuknya aku juga sudah bicara padanya sebelumnya," ucap Arhan.

"Baiklah kalau begitu. Papa sekali lagi minta maaf atas perlakuan pada orang tua kamu," ucap Herlambang yang menepuk bahu Arhan. Dan Arhan menganggukkan kepalanya menerima permintaan maaf tersebut.

Mungkin sedikit menyesal karena berkata kasar pada Adara. Tetapi jika tidak berkata seperti itu. Adara tidak akan pernah bisa sadar dan tidak akan menghargai dirinya. Jadi mau tidak mau Arhan harus tegas pada Arhan.

**********

Makan malam di kediaman Herlambang. Orang tua Arhan juga ikut makan bersama.

"Ayo Ibu Aminah dan Pak Amir kita nikmati makanannya," ucap Herlambang dengan sopan.

"Terima kasih Pak Herlambang. Maaf kami jadi merepotkan," ucap Aminah.

"Tidak apa-apa. Kalian sangat jarang ada waktu kejakarta. Jadi kita nikmati moment ini bersama dan kamu juga Arhan makan yang banyak sebelum kamu kembali ke Milan," ucap Herlambang.

"Iya pah," sahut Arhan.

"Pak Herlambang. Arhan akan kembali ke Milan. Lalu Azizie bagaimana apa dia ikut? Dan jika ikut lalu sekolahnya?" tanya Aminah.

"Arhan juga banyak pekerjaan dan tidak mungkin di tinggal terus. Untuk Adara dia tidak akan ikut dan akan tetap di sini dan jika Arhan ada senggang waktu bisa kembali ke Indonesia," jawab Herlambang.

Aminah dan suaminya saling melihat seperti ada yang ingin lagi di tanyakan mereka.

"Bu Amina pak Amir. Adara masih sekolah. Untuk pernikahan serius dan sewajarnya belum bisa di jalankan keduanya dan mungkin setelah Aadara selesai sekolah," jelas Herlambang dengan penjelasan yang mudah di mengerti.

"Dan semua ini usulan dari ku," sahut Arhan yang ternyata dia yang mengajukan semuanya dan di setujui oleh Herlambang.

"Ibu sama ayah jangan khawatir. Aku hanya tidak ingin membuat Azizie tertekan dengan keadaan ini. Pernikahan ini tetap ada. Hanya saja bedanya aku tidak bersamanya untuk sementara dan ini demi kebaikannya," jelas Arhan.

"Ayah sama Ibu tidak berhak untuk ikut campur Arhan dan jika memang itu yang kamu inginkan maka silahkan. Karena kamu pasti tau mana yang terbaik. Tetapi ingat Azizie itu istri kamu dan dia juga menjadi tanggung jawab kamu," ucap Amir mengingatkan.

"Itu pasti," sahut Arhan.

"Sudah-sudah tidak ada yang perlu di khawatirkan untuk hal ini. Sekarang kita sebaiknya makan," sahut Herlambang. Amir dan Aminah mengangguk

"Tuan maaf!" sahut Bibi yang tiba-tiba datang.

"Ada apa Bi?" tanya Herlambang.

"Nona Adara. Tidak mau keluar kamar," ucap Bibi.

"Ini sudah waktunya jam makan malam," ucap Herlambang.

"Tapi Nona Adara. Hanya diam dan tidak mau bicara," jawab Bibi.

Herlambang menghela napas dan melihat Aminah dan Amir yang kembali dia merasa tidak enak.

"Biar aku yang memanggil dia turun!" sahut Arhan yang berdiri dari tempat duduknya dan langsung pergi.

"Mari kita makan sembari menunggu mereka," ucap Herlambang.

"Iya Pak," sahut Amir dengan tersenyum.

Mereka juga tau Adara seperti itu karena keberadaan mereka di rumah itu yang mereka tai Adara sulit menerima mereka. Namun kedua orang tua Arhan pasti tidak tau alasan sebenarnya Arhan dan Adara menikah.

Arhan merasa tidak perlu menceritakan kehamilan Adara ke siapa-siapa. Jadi orang tuanya hanya tau mereka berdua di jodohkan. Karena orang tua Arhan tau. Herlambang mmepercai Arhan untuk menjaga Adara. Jadi wajar kalau di jodohkan. Walau sangat aneh menurut mereka.

Adara yang masih sekolah. Harus menikah dengan Arhan dan apa tidak bisa menunggu selesai sekolah dulu. Tetapi mereka tidak perlu mencari tau lebih lanjut lagi masalah itu. Yang penting sebagai orang tua mereka juga akan mengingatkan Arhan terus dan sabar kepada Adara.

**********

Arhan memasuki kamar dan melihat Adara yang berada di atas ranjang yang berbaring miring yang sepertinya sudah tertidur. Tetapi tidak tau juga apa Adara tertidur atau sebenarnya dia pura-pura tidur dan untuk memastikan hal itu Arhan harus melangkah memasukinya kamar tersebut.

Arhan mendekati ranjang dan melihat Adara dari dekat. Tidak jelas terlihat. Karena Adara membelakangi Arhan. Arhan menoleh ke atas nakas dan melihat cincin pernikahan Aadara yang di lepas Adara.

Bisanya cincin itu selalu terpasang di jari manis Adara. Namun kali ini di lepas Adara.

Ya tidak tau kenapa Azizie tiba-tiba saja harus melepas cincin tersebut. Mungkin Adara merasa sangat terhina dengan apa yang di lakukan Arhan barusa membuatnya tidak terima dan korbannya pada cincin itu.

Arhan hanya menghela napas saja dan memilih untuk kembali keluar dari kamar itu. Suara pintu kamar yang tertutup terdengar membuat Adara membuka matanya

Tidak ada yang di katakan Adara selain menghela napasnya yang apakah Adara merasa lelah atau bagaimana. Mungkin itu juga yang membuat Adara tidak ingin makan malam.

Karena masih ada orang tua Arhan di sana dan mungkin Adara juga sadar dengan sikapnya keterlaluan dan malu bertemu dengan orang tua Arhan yang sepertinya sangat di hormati Arhan.

Pada papanya saja dia begitu hormat yang padahal bukan darah dagingnya. Lalu bagaimana dengan orang tuanya sendiri makanya Arhan begitu marah saat Adara bertingkah kelewat batas.

Arhan harus kembali ke meja makan tanpa Adara.

"Adara tidak mau makan?" tanya Herlambang.

"Sepertinya Azizie kecapean dan butuh istirahat," jawab Arhan singkat.

"Tidak apa-apa. Biarkan Azizie istirahat," sahut Aminah.

"Kalau begitu mari kita lanjutkan makannya," sahut Herlambang.

Yang lainnya mengangguk dengan tersenyum dan mereka melanjutkan makan. Sebenarnya hati mereka tidak enak.

Bersambung

1
novi a.r
sela lu suka dg karya othor yg satu ini
Dyah Oktina
ngak sopan sama suami panggil nama doang.. mana lebih tua pula
Dyah Oktina
iya betul...emang kalian tega
Dyah Oktina
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭 kasihan kalian... alvian jangan benci mama adara sm papa arhan ya
Dyah Oktina
kok gitu....ayok bergerak papa herlambang sm arhan.. punya uang masa ngak bisa sewa pengacara.. malah terus galau.. tuntut balik..bahwa adara ngak tahu apa2
Dyah Oktina
bagian ini ceritanya sulit aku mengerti...ya skip aja deh... 😁
Dyah Oktina
kla benih kalian benar..tp kla darah daging ya engaklah.. pasti punya adara..krn dia yg mengandung,menyusui & membesarkan.. knapa ngak balik menuntut.. uang banyak pengaruh besar...kurang apa adara bt herlambang
Dyah Oktina
herlambang sm arhan.. kalah taktik dgn anak muda/lucia 🤭
Dyah Oktina
horeeeee thor.. kebanyakan kata itu..jd horden.. 🤭😂😂😂😂😂😂
Dyah Oktina
apa iya d kehidupan nyata ada anak sma yg licik bin jahat kayak lucia... ck...ck.. penuh iri & dengki mana pd saudara nya sendiri.. yg mana sdh d tampung d rumahnya pula..
Dyah Oktina
hah.. brian mulu thor..
Dyah Oktina
ya udah...simpen aja rapat2 rahasiamu andara... biar arhan semakin jauh darimu.. menyimpan rahasia besar tetang kehamilanmu ... harusnya jangan takut dengan laki2 pengecut yg ngaku papa kandung alvian.. lapor aja polisi dgn kasus perkosaan
Dyah Oktina
ya udah sih cerita...terus terang sama arhan.. apa kamu mau ..semua d simpan sendiri.. apapun hasilnya belajar ikhlas..pasti adda jalan keluar
Dyah Oktina
kayaknya nih orang ...bapak kandungnya alvian... dulu bekerja sama dgn lucia untuk memperkosa andara yg d buat ngak sadar sampai hamil.. sekarang mau ambil alvian 😔😠😢
Dyah Oktina
nama alvian....salah mulu thor...jd brian...kan yg baca jd bingung... lagi mbahas alvian tiba2 muncul brian... jd ngak nyambung ceritanya... untung sayang
Dyah Oktina
nah lo...bapak kandungnya alvian kah?
Dyah Oktina
lagian kok bisa lulu bebas keluar masuk apartemen arhan.. kapanpun dia mau.. kla hubungannya ngak dekat.. pantas aja andara begitu emosi... sdh memang gadis labih krn usia... juga blm punya pengalaman berhubungan dgn kawan jenis selain teman.. wah pr besar biat arhan sebagai suami
Dyah Oktina
panggil kakak atau mas dong andara... masa arhan doang ngak sopan sama yg lebih tua apa lagi suami
Dyah Oktina
noni thor... bukan lucia
Dyah Oktina
ish jahat banget sih udah d tampung ..ngak tahu diri lucia ini... biar om herlambangmu yg turun tangan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!