NovelToon NovelToon
TO MARRY A REGEN

TO MARRY A REGEN

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir
Popularitas:688
Nilai: 5
Nama Author: byKaru

“Cinta bisa menjadi rumah yang nyaman, atau justru belenggu yang tak terlihat”

Arin sudah menikah dengan seorang pengusaha yang terkenal dan sangat sukses. Pernikahan yang diimpikan banyak orang. Dari Luar kehidupan Arin sangat sempurna, suami yang tampan, kekayaan yang melimpah, dan status sosial yang dihormati. Namun, hanya Arin yang tahu bahwa di balik kemewahan itu, ada sesuatu yang tidak boleh diketahui siapa pun.

Semua baik-baik saja, aku bisa mengatasinya, aku tidak butuh siapapun. Tekanan, trauma, stres, dan emosi yang sering ditahan oleh Arin perlahan menumpuk di dalam dirinya, dengan mengabaikan rasa sakit dan setiap trauma yang menghampirinya, tanpa sadar tubuh Arin mulai bereaksi terhadap setiap beban yang selama ini dia abaikan. di malam yang tenang tanpa kendali Arin mulai berjalan dalam tidurnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon byKaru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 5: Insiden Di Restoran

"Brengsek!"

Suara bentakan itu menggema di lobi lounge hotel. Seorang wanita berdiri dan tanpa ragu menyiram segelas penuh air ke wajah pria di hadapannya.

Suara bentakan serta percikan air yang berhamburan sontak menarik perhatian para tamu yang sedang menikmati kopi dan makanannya. Beberapa dari mereka bahkan spontan menoleh, lalu mulai berbisik-bisik penasaran.

Apalagi wanita yang meluapkan emosinya bukan orang sembarangan. Ia adalah seorang aktris terkenal.

Karena meja mereka berada di sudut restoran, tidak semua tamu bisa melihat dengan jelas siapa yang bertengkar. Namun, mereka yang menyaksikan tampak terpukau, seolah sedang menonton adegan drama secara langsung.

Arin yang berada tidak jauh dari kejadian, menarik napas panjang lalu berjalan mendekat. Sebagai F&B Manager ia tau insiden seperti ini harus segera ditangani sebelum situasinya memburuk.

Namun, saat tiba di meja tersebut, langkahnya seketika terhenti.

Pria yang kini duduk dengan wajah dan kemeja basah karena siraman air itu adalah Nathan Regen, bosnya sendiri.

Tatapan mereka bertemu. Hanya beberapa detik, namun Arin bingung apa yang harus dilakukan sekarang.

"Kau sudah menyiramku, aku rasa itu sudah cukup" ujar Nathan, suaranya tenang nyaris tanpa emosi. Lalu dengan santai ia meraih tisu dan menyeka wajah serta bajunya yang basah.

Kini wanita yang berdiri di hadapannya terdiam. Tanpa sepatah kata pun ia mengambil kacamata dan masker dari tasnya, memakainya dengan cepat lalu segera berbalik dan pergi."

Arin masih mematung dan tetap berdiri di tempatnya, ia memperhatikan kepergian wanita itu. Arin bahkan bisa melihat bahu wanita itu sedikit bergetar, tanda bahwa wanita itu hampir menangis namun berusaha menahan air matanya.

Pandangan Arin tetap mengikuti sosok wanita itu, tanpa menyadari bahwa Nathan tengah menatapnya. Baru saat sosok itu menghilang di balik pintu, Arin kembali menatap Nathan.

Tatapan mereka bertemu sejenak. Lalu tanpa menunjukkan ekspresi berlebihan, Arin sedikit menundukkan kepala, seperti gestur sopan seorang manajer kepada tamunya. Kemudian, tanpa berkata apa-apa, Arin mundur selangkah sebelum berbalik pergi.

... *****...

Seminggu lagi, Regen Hotel akan menjadi pusat perhatian. Acara ulang tahun Presiden Regen Corporation, Victor Regen, akan segera digelar, menandai ulang tahunnya yang ke-67.

Sebagai sosok yang berpengaruh di dunia bisnis, ulang tahun Victor Regen bukan sekadar perayaan keluarga, melainkan acara besar yang dihadiri oleh tokoh-tokoh penting. Grand Ballroom Regen Hotel dipilih sebagai lokasi acara, dan persiapannya pun berjalan intensif.

Seluruh hotel kini dalam keadaan sibuk. Reservasi kamar sudah penuh jauh sebelum tanggal perayaan tiba.Tim manajemen bekerja tanpa henti untuk memastikan setiap detail berjalan sempurna, mulai dari dekorasi, makanan, hingga pengamanan para tamu VIP yang akan hadir.

Nama Victor Regen sendiri bukan nama yang asing di kalangan pebisnis. Ia identik dengan Regen Corporation, salah satu konglomerat terbesar di negara ini yang memiliki jaringan bisnis di berbagai sektor, mulai dari real estate dan properti, perhotelan dan pariwisata, fashion dan retail, ekspor-impor, media dan industri hiburan, hingga galeri seni serta pelelangan barang-barang mewah.

Dari sektor bisnis yang luas ini, jelas bahwa acara ulang tahun Victor akan dihadiri oleh kalangan elit, mulai dari pengusaha ternama, politisi, hingga tokoh industri hiburan.

Dan dalam beberapa hari ke depan, Regen Hotel akan berada di puncak kesibukan.

Dan saat ini Arin masih berdiri di depan meja kerja Nathan, bersama General Manager, menunggu pria itu meninjau laporan menu yang akan disajikan untuk pesta ulang tahun Victor Regen.

Nathan membaca laporan menu itu dengan serius. Setelah membalik halaman terakhir, ia pun menutupnya.

"Akan ada tambahan tamu dari India, Swiss, Qatar, Singapura, Amerika, Tiongkok, Jepang, dan Arab. Sesuaikan menu dengan selera mereka." ucapnya, sambil mengembalikan laporan itu kepada Arin.

"Baik Pak" jawab Arin singkat, menerima berkas tersebut.

Nathan menyandarkan punggungnya ke kursi, menatap GM dan Arin bergantian.

"Daftar tamu akan aku serahkan ke GM besok pagi. Tapi untuk data alergi makanan atau preferensi khusus, pastikan semuanya dicek dengan teliti. Data tersebut harus diberikan kepada Arin, agar dia bisa memastikan setiap hidangan disiapkan sesuai kebutuhan mereka."

"Baik Pak" jawab Arin dan GM bersamaan.

Mendengar itu, Nathan mengangguk "Baiklah, kalian boleh keluar."

Arin berbalik dan bersiap akan pergi, Namun ia melihat Nathan memberi isyarat kepada GM agar tetap tinggal.

Tanpa menoleh lagi, Arin melangkah keluar dari ruangan meninggalkan keduanya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!