Bennington Family Series 2
Lauren Bennington memiliki segala yang diinginkan wanita manapun. Cantik, cerdas, kaya raya, dan dibesarkan dirumah mewah dengan keluarga yang harmonis. Hingga ketika acara perpisahan sekolah Lauren dijebak oleh teman-temannya dan menyebarkan foto-foto Lauren berpakaian seksi, membuat Lauren memiliki trauma pada orang lain selain keluarganya.
Oliver Barnet adalah sosok pria yang dingin yang sangat membenci wanita lemah dan manja. Oliver bersahabat dengan Louise Bennington yang merupakan kakak laki-laki dari Lauren, membuat mereka sering bertemu tapi juga saling membenci untuk waktu yang lama.
Mereka dipertemukan kembali dengan situasi yang tak terduga. Apakah Lauren bisa mempercayai seseorang yang menginginkannya menjadi kekasih.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Athaya Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bersikap Acuh
Lauren terbangun dipagi hari dan memandang berkeliling kamar tidur yang ia tau bukan tempat tidur miliknya. Ia melihat pakaiannya dan pakaian Oliver bercampur berserakan di lantai. Apa yang sudah ia lakukan semalam erang Lauren dalam hati sambil menyugar rambutnya.
Ia menoleh kesamping dan melihat wajah Oliver yang terlelap. Seharusnya ia tidak mudah terpancing rayuan pria itu. Pria mesum ini pasti akan lebih berbangga diri karena bisa bercinta dengannya hanya karena ciuman panas mereka.
Lauren kemudian bangun dengan perlahan dan memakai pakaiannya, kemudian dengan langkah pelan keluar dari kamar. Begitu berhasil keluar tanpa suara ia berlari menuju kamar Lion putranya.
Karena waktu masih terlalu pagi, rumah masih terlihat sepi. hanya beberapa pelayan yang terlihat sedang merapikan dan menyiapkan sarapan. Lauren masuk kedalam kamar Lion dan putranya masih tertidur dengan nyenyak. Ia kemudian masuk kedalam selimut Lion dan kembali tidur disamping putranya.
Hari sudah siang saat Oliver terbangun, dan menyadari bahwa dia ditinggalkan seorang diri. Wanita itu melarikan diri membuat Oliver tersenyum tengil. Ia kemudian berjalan keluar dan menuju ruang makan untuk sarapan. Ini mungki sudah siang hari dan pasti kakek dan putranya tidak mungkin menunggunya.
"Dimana orang-orang" tanya Oliver pada pelayan yang menyiapkan sarapan untuknya.
"Kakek anda dan juga tuan muda bersama ibunya sedang berada di kandang kuda tuan, Kakek anda sedang ingin mengajak tuan muda melihat kuda kesayangannya" jawab kepala pelayan.
Setelah menghabiskan makanannya, Oliver pergi ke kandang kuda milik kakeknya dan melihat Lion sedang memilih kuda apa yang ia inginkan untuk dirinya sendiri dan kakek terlihat bahagia melihat tingkah Lion yang sangat mirip dengan dirinya jika menginginkan sesuatu.
Lauren terlihat sedang duduk dikursi santai yang berada dekat dengan kandang, wanita itu memakai pakaian cerah yang membuatnya terlihat sangat cantik, ia kemudian mendekati Lion dan mengangkat tubuh putranya dan mendudukkan nya diatas punggung kuda miliknya.
"Daddy kau membuatku kaget, apakah ini kuda milikmu?" tanya Lion pada Oliver.
"Ya, namanya black dan ia kuda yang sangat pintar. Apa kau menginginkannya?, daddy akan memberikannya jika kau mau." Jawab Oliver yang membuat Lion langsung berteriak senang dan memeluk lehernya.
"Thank you daddy, begitu melihatnya aku langsung tertarik dengan black." bisakah aku berjalan-jalan dengannya?" tanya Lion meminta izin pada Oliver.
"Tentu saja, daddy akan menemanimu" jawab Oliver kemudian naik ke atas punggung black dan berada dibelakang Lion.
Lion terlihat senang dan berteriak memanggil mommynya begitu black berlari memutari arena. Lauren berdiri dan mendekati pagar arena kemudian melambaikan tangannya pada Lion.
Lauren menahan nafas dan mencoba acuh tak acuh saat Oliver tersenyum padanya. Ia berharap pria itu tidak menyinggung kejadian semalam diantara mereka. Karena mereka sama-sama dewasa dan hal seperti itu pasti bisa saja terjadi.
-----------------------------------
Lauren berhasil menghindari Oliver beberapa hari ini dan Lion menjadi salah satu alasan kenapa oria itu tidak punya waktu untuk berduaan dengannya. Pagi ini ia disibukkan dengan acara amal yang akan diadakan oleh yayasan miliknya setiap bulan sekali.
Ia tidak pernah ingin membahas masalah pernikahan mereka yang menurut Oliver dan juga kakeknya adalah hal yang harus secepatnya dilakukan demi Lion. Pria tua itu sangat ingin secepatnya memberikan hak ahli waris pada Lion.
"Miss ada yang mencarimu, dia menunggumu diloby. Aku sudah memintanya untuk masuk tapi dia menolak." ucap asisten Lauren.
Lauren berjalan menuju loby untuk menemui tamunya. Ia melihat seorang wanita seumurannya duduk dikursi tamu dan ketika wanita itu menoleh kekiri Lauren tiba-tiba berhenti dan bersembunyi dibalik tembok pembatas.
"Apa yang wanita itu lakukan dikantornya" gumam Lauren pelan.
Dimulai dari Clain Bennington dan bertambah lagi Barnett Clain.. dan pasti akan banyak lagi berdatangan sebuah keluarga baru dengan Clain nya yang baru.. Coltha Author aku marathon lagi semua karya Author... 🥰