Asyifa adalah wanita yang menyelamatkan Dewa saat jatuh dari balap motor dari pertemuan itu membuat Dewa jatuh cinta
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Risa sangat cantik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Anak Kita Berdua Sudah Lahir
Empat bulan telah berlalu kini pernikahan antara Dewa dan Asyifa berjalan selayaknya pasangan suami istri pada umumnya, bahkan sekarang Asyifa selalu bersikap manja kepada Dewa, kini Asyifa mengandung dengan usia kehamilan empat minggu.
Berbeda hal dengan pernikahan antara Anabel dan Cristian, karena Anabel selalu acuh kepada Cristian, bahkan Cristian sudah bingung caranya menaklukkan hatinya Anabel , mereka berdua tinggal berdua di rumah Cristian.
Anabel sering merasa mual sudah dua hari, tentu saja hal itu membuat Cristian panik dan cemas, Cristian langsung menawarkan diri membawa Anabel ke rumah sakit namun Anabel dengan tegas menolak keinginan Cristian, tentu saja Cristian yang panik langsung menyuruh dokter kepercayaan keluarganya untuk datang ke rumah Cristian.
Tiga puluh menit menunggu dokter yang di panggil Cristian datang, lalu Cristian menyuruh dokter tersebut untuk memeriksa Anabel, kini Anabel sedang berbaring lemah di ranjang, sebenarnya Anabel tak mau di periksa oleh dokter tersebut namun karena tak enak hati gara gara dokter tersebut sudah datang membuat Anabel mau di periksa.
"Dokter istri saya kenapa ?" tanya Cristian yang sedang berdiri di samping sang istri, sementara dokter tersebut langsung menerbitkan senyum lebar di wajahnya.
"Selamat pak Cristian, istri bapak hamil tujuh minggu, untuk memastikan lebih jelasnya silahkan bapak dan ibu periksa ke rumah sakit ke dokter kandungan" jelas dokter tersebut yang membuat Anabel dan Cristian kompak membelalakkan kedua matanya sangat lebar dengan mulut yang menganga.
"Apa dokter istri saya hamil ?" tanya Cristian lagi untuk memastikan bahwa dirinya tak salah dengar, sedangkan dokter tersebut langsung menganggukkan kepalanya mantap.
"Iya pak Cristian, istri anda hamil, untuk lebih jelasnya silahkan coba cek ke dokter kandungan" dokter tersebut memberi saran kepada Cristian, sementara Cristian menerbitkan senyum lebar di wajahnya.
"Alhamdulillah sayang, kamu hamil artinya kita berdua sebentar lagi akan memiliki anak" kata Cristian sembari memeluk tubuh Anabel, sementara Anabel menangis sesenggukan, Anabel tak menginginkan anak yang sekarang dalam kandungannya, Anabel tak menyangka kesalahan dirinya satu malam dulu bisa membuahkan hasil bayi yang saat ini di kandung olehnya.
Dokter dan Cristian mengira kalau Anabel menangis karena bahagia, Dokter tersebut memberikan vitamin dan obat supaya Anabel kembali sehat, setelah dokter tersebut pulang membuat Anabel langsung marah marah kepada Cristian, bahkan Anabel juga mengatakan bahwa dirinya tak menginginkan bayi yang saat ini di kandung olehnya.
Anabel berniat untuk menggugurkan bayi yang saat ini di kandung, tentu saja Cristian tak mengizinkan kalau Anabel sampai menggugurkan buah cinta mereka berdua, Anabel semakin marah dan emosi kepada Cristian karena tak mengizinkan Anabel mengugurkan bayi tersebut.
Tanpa terasa kini usia pernikahan Dewa dan Asyifa sudah sebelas bulan, bahkan kini Asyifa sedang mempersiapkan persalinan untuk melahirkan, sedangkan Dewa selalu meluangkan waktu untuk Asyifa, bahkan Dewa setiap selesai kuliah langsung pulang dan mengerjakan semua pekerjaan kantor di rumahnya.
Kini Asyifa sedang berada di sebuah rumah sakit untuk melahirkan anaknya, Dewa menemani Asyifa di ruangan bersalin, sedangkan mamanya Asyifa, dan kedua mertuanya Asyifa menunggu di depan ruang persalinan.
Asyifa sudah melahirkan sosok bayi laki laki yang bernama Raiden, dirinya dan Dewa sudah menyiapkan nama tersebut dari awal Asyifa di nyatakan hamil, bahkan Dewa dan Asyifa juga sudah menyiapkan nama anak perempuan jika yang lahir perempuan, Asyifa dan Dewa memang sengaja ngga melakukan USG jenis kelamin anak mereka berdua supaya menjadi kejutan buat keduanya.
"Alhamdulillah sayang, anak kita berdua sudah lahir dengan selamat, makasih sudah mau melahirkan anak setampan ini" ucap Dewa memeluk tubuh Asyifa yang masih terbaring lemah, sementara Asyifa menganggukkan kepalanya.
"Sama sama sayang" jawab singkat Asyifa sambil menerbitkan senyum lebar di wajahnya.
Anabel masih belum menyadari bahwa dirinya sudah mencintai Cristian sang suami, bahkan Cristian selalu memberi perhatian kepada Anabel, namun perhatian tersebut tak ternilai oleh Anabel, hingga kini Cristian merasa lelah memperjuangkan rasa cintanya kepada Anabel.
Cristian bertekad dalam hati setelah Anabel melahirkan, Cristian mau saja bercerai dengan Anabel sesuai dengan keinginan Anabel sejak dulu yaitu bercerai dengan Cristian.
Cristian harap dengan dirinya bercerai setelah Anabel melahirkan akan membuat Anabel bahagia, Cristian merasa bahwa Anabel tak bahagia dengan pernikahan yang di jalani dengan Cristian, setelah Cristian membicarakan keinginannya dengan Anabel membuat Anabel marah kepada Cristian.
Bahkan Anabel menuduh kalau Cristin mempunyai wanita lain makanya mengajak cerai Anabel, hal itu membuat Cristian menjelaskan alasan dirinya berniat menceraikan Anabel yaitu Cristian merasa Anabel tidak bahagia menikah dengannya.
"Cristian, jadi alasan kamu mau menceraikan aku itu karena mengira aku ngga bahagia menikah sama kamu ?" tanya Anabel menangis sesenggukan, sementara Cristian berjalan ke arah Anabel, berniat memeluk tubuh Anabel, namun Anabel berjalan mundur tak mau di peluk oleh Cristian.
"Anabel, memangnya kamu bahagia menikah dengan aku ?" bukannya menjawab malah Cristian melemparkan pertanyaan kepada Anabel.
"Anabel, jawab aku supaya aku tahu isi hati kamu, apa kamu bahagia menikah dengan aku ?" tanya Cristian karena Anabel sejak tadi bungkam tak menjawab pertanyaan dari Cristian, sedangkan Anabel langsung menjawab.
"Cristian, gue bahagia menikah dengan lo, kalau lo berpikir gue ngga bahagia menikah dengan lo itu lo salah besar, karena kenyataannya gue bahagia menikah sama lo, dan gue mulai sekarang ngga mau cerai sama lo" jawab Anabel dengan menangis sesenggukan, sedangkan Cristian membelalakkan kedua matanya sangat lebar dengan mulut yang menganga.
"Anabel, kamu beneran ngga mau cerai sama aku ?" tanya Cristian sambil berjalan mendekat ke arah Anabel, sementara Anabel langsung menganggukkan kepalanya mantap.
"Iya Cristian, gue mencintai lo dan gue ngga mau bercerai dari lo" jawab Anabel dengan senyum tipis yang mengembang di wajahnya, kedua tangannya menghapus air matanya dengan kedua tangannya, Anabel tak gengsi lagi kepada Cristian.
Sebenarnya Anabel sudah mencintai Cristian semenjak beberapa bulan yang lalu, itu akibat Cristian yang selalu memberikan perhatian kepada Anabel membuat Anabel jatuh cinta kepadanya.
Kini Cristian langsung memeluk tubuh Anabel, bahkan Cristian berkali kali mencium rambut Anabel, sungguh Cristian bahagia karena ternyata Anabel juga mencintai dirinya, sehingga cintanya Cristian tak bertepuk sebelah tangan.
"Makasih sayang, kamu sudah mau membalas perasaan cinta aku, maafkan aku kalau mengira kamu tidak bahagia menikah dengan aku" ucap Cristian sembari masih memeluk tubuh Anabel, sedangkan Anabel menganggukkan kepalanya mantap.
"Sama sama Cristian, maafkan gue juga karena gue belum bisa menjadi istri yang baik bagi lo, bahkan gue termasuk istri durhaka karena belum menjalankan tugas gue sebagai seorang istri" sahut Anabel merasa bersalah dan menangis sesenggukan, sementara Cristian menepuk punggung Anabel supaya lebih tenang.