NovelToon NovelToon
Sekertaris Cantik

Sekertaris Cantik

Status: tamat
Genre:CEO / Kehidupan di Kantor / Kutukan / Tamat
Popularitas:230.1k
Nilai: 5
Nama Author: Ayu Ap

Sebelum mendaftar sebagai seorang sekretaris, Inka bekerja di salah satu Mol terbesar di kota itu sebagai SPG.

Karena kecantikan yang di miliki Inka di atas rata-rata wanita pada umimnya, membuatnya harus berpindah-pindah dalam mencari pekerjaan.

Sampai akhinya Inka di terima menjadi Sekretaris pribadi tuan muda yang sangat tampan bernama Narendra Prawira seorang CEO yang terkenal sangat kejam dan arogan membuatnya harus mencari sekretaris pribadi setiap bulannya karena tidak ada yang betah.

"Kau lulus interview dan silakan tanda tangan kontrak," ucap Asisten Robi.


Apakah kecantikan Inka mampu meluluhan hati seorang CEO tampan yang terkenal kejam. Atau justru Inka akan mengundurkan diri karena tidak betah dengan sikap bosnya.

Simak terus ceritaku....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu Ap, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Libur kerja

Setelah merasa kenyang, Inka kembali ke ruangan Naren, Ia berjalan dengan riang. Saat masuk ke dalam ruangan, Ia melihat Robi memegang ponselnya.

"Pak Robi ..." panggil Inka membuat Robi kaget dan menoleh ke arah Inka.

Inka langsung mendekati Robi dan menaraih ponselnya, melihat nama di "NYAI ROSIDA" matanya langsung melebar dan Ia keluar dari ruangan Naren.

Inka : "Hallo."

Rosida : "Hei ... kemana saja kau tidak pulang, hah! Harusnya memberi tahu kami, apa kau tahu ayahmu sepanjang malam mencari mu di pusat kota, tetapi tidak menemukan mu, dia sampai menyusuli mu ke kantor tetapi tidak menemukan mu! Kenapa kau ini!"

Mendengar ocehan Rosida yang sangat menyeramkan, membuat Inka bingung harus mengatakan apa. Bahkan Inka tidak tahu sebenernya dia ad di mana.

Rosida : " Inka! ... kenapa diam saja, kau di mana! Katakan sekarang!"

Inka : "Ibu tenang lah, aku sedang bekerja. Kita sedang rapat di suatu tempat, aku sangat sibuk. Sampai tidak bisa mengabari kalian. Tolong percayalah, jangan marah ya. Dada ...."

Inka langsung mematikan telpon, Ia berusaha mengatur napasnya. Rosida yang terus mengoceh di dalam telpon, langsung menyadari jika telpon sudah terputus.

"Anak kurang ajar!" seru Rosida.

Solihin yang melihat Rosida marah-marah langsung mendekat.

"Ada apa?" tanya Solihin.

"Putri mu sangat tidak sopan, dia langsung mematikan ponselnya begitu saya," jawab Rosida.

"Inka menelpon mu? Apa katanya? Sekrang dia di mana?" tanya Solihin.

Rosida menatap Solihin sambil terlihat sangat menghawatirkan putrinya.

"Putri menangkat telpon ku, dia hanya mengatakan sedang mengikuti rapat dengan bosnya, mungkin besok akan pulang," jelas Rosida.

"Ya sudah, biarkan dia bekerja. Aku sudah sangat lega mendengar kabarnya baik-baik saja, kau jangan terlalu memarahinya, dia sudaj stres di pekerjaan lalu mendengar ocehan mu akan lebih stres," ucap Solihin.

"Kenapa jadi malah aku yang di ceramahi, gak anak gak bapak sama saja," kesal Rosida langsung pergi meninggalkan Solihin.

Rosida berjalan ke dapur dengan bibir yang seperti krucut, Ia terus mengomel sampai membuat Solihin merasa pusing dan kembali ke kamarnya.

Sudah 3 hari mereka di klinik itu, dan akhirnya memutuskan pulang. Inka sudah merasa ingin mengganti pakaiannya karena sudah 3 hari Ia tidak memgganti pakaiannya.

Mereka berpisah dengan dokter Luis dan sang koki yang baik hati, ada rasa sedih di dalam hari Inka meninggalkan koki Ali. Bahkan sampai dia akan pulang bersama bosnya, Ia tidak mengetahui nama koki itu.

Dia hanya mengetahui koki itu dengan sebutan bapak koki.

Mobil melaju dengan kecepatan tinggi, mereka bertiga tidak ada yang mengatakan apapun. Di dalam mobil sangatlah hening membuat Inka mengantuk.

"Di mana rumah mu?" tanya Naren.

"Tuan berbicara dengan saya?" tanya Inka.

"Kau pikir yang duduk di sebelah ku siapa lagi kalo bukan dirimu?" ucap Naren.

Inka pun senyum pepsodent, membuat Naren kesal.

"Rumah ku di Jalan Siladex No.25. Tidak jauh dari kantor tuan hanya butuh 15 menit naik bus," jelas Inka.

Naren menatap Inka dengan penuh arti, Ia meningat saat Inka merawatnya selama di klinik. Keceriaannya membangkitkan semangat Naren, walau kadang menyebalkan dan sangat ceroboh.

Robi akhirnya menghentikan mobilnya tepat di depan kedai milik Inka, Rosida yang melihat ada mobil mewah parkir di halaman rumahnya, membuat Rosida penasaran.

"Ayah! ...."

Teriakan Rosida membuat Solihin yang sedang makan, langsung berlari mendekati Rosida.

"Ada apa?" tanya Solihin.

"Ada mobil mewah berhenti di depan kedai kita, siapa dia? Apa kau mengenalinya?" tanya Rosida.

"Alah mungkin orang mau putar balik, sudah jangan di pikirkan, kau ini mengganggu ku makan," sahut Solihin.

Pintu mobil terbuka memperlihatkan kaki jenjang yang putih dan mulus, saat melihat sepatu yang di kenakan oleh wanita itu, Rosida langsung mengenalinya.

"Kau boleh libur selama 2 hari, jadi gunakan waktu mu sebaik mungkin," ucap Naren.

"Kalo saya libur, apa saya harus ke rumah tuan untum menyiapkan kebutuhan tuan di luar kantor?" tanya Inka.

"Tidak usah, ini memang hari libur mu," kata Naren.

"Baiklah, terima kasih pak, tuan. Mari ..." ucap Inka keluar dari mobil mewah milik Naren.

Rosida memperhatikan itu ternyata putrinya sendiri, setelah keluar dari mobil. Inka menundukan kepalanya saat mobil itu pergi menjauh dari hadapannya.

"Ayah! Kemari! Lihatlah siapa yang pulang! " teriakan Rosida membuat Solihin malas menanggapinya.

"Ayah! Cepat kemari!" panggik Rosida membuat Solihin penasaran.

Solihin pun mendekati Rosida, saat Ia menunjuk ke arah Inka yang berjalan ke rumahnya membuat Solihin sangat girang.

"Inka! ... putri ayah!" teriak Solihin.

Inka yang mendengar teriakan dari Solihin dan melambaikan tangnya membuat Inka langsung melepas sepatunya dan berlari agar segera sampai ke rumahnya.

"Bagai mana kabarmu nak, ayah sangat merindukan mu?" tanya Solihin langsung memeluk Inka.

Belom sempat Inka mengatakan jika dia bau, Solihin tak memperdulikannya dan langsung memeluk putrinya dan mencium bau tak sedap, tetapi tidak di hirauan lagi karena rasa rindunya begitu besar dari rasa bau badannya yang 3 hari tidak mandi.

Rosida yang merasakan bau pun langsung menyuruh Inka untuk segera mandi, karena Ia terus mengomeli Inka, akhirnya Inka pun masuk kamar mandi.

"Mandi yang bersih, kau perlu luluran agar lebih harum!" teriak Rosida.

"Iya, aku akan meluluri tubuhku!" balas Inka dari dalam kamar mandi.

"Kau harus masak kesukaan putri ku," ucap Solihin.

"Kau terlihat sangat senang, melihat Inka pulang ke rumah," ucap Rosida.

"Entah lah, aku sangat menyayanginya. Melebihi dirimu," kata Solihin.

Perdebatan di mulai lagi antara suami istri itu, selesai membersihkan tubuhnya Inka pun makan bersama kedua orang tuanya, tanpa Jimin yang sedang sekolah.

"lihat lah wajah mu sembab, apa kau makan mie terus?" tanya Rosida.

"Bagai mana ibu tahu, aku di buatkan pasta oleh koki tampan, dan rasanya sangat enak," jawab Inka.

Mereka berbincang denga hangat, sambil menyantap makam siangnya. Inka menceritakan kegiatannya selama menjadi sekretaris dari bos baru nya. Orang nya begitu menyimak dengan seksama.

" Jadi mobil mewah itu, mobil bos mu?" tanya Rosida.

Inka menganggukan kepalanya.

"Apa kau tahu, dia sudah punya pacar atau belom?" tanya Rosida.

Rosida terlihat sangat agresif dengan bos baru nya Inka, karena baru pertama kalianya Inka diantar oleh bosnya.

"Pertanyaan itu seperti ingin membuat KTP," jawab Inka.

"Ye ... siapa tau kan, kalo belom ya kau dekati dia. Kalau kau tidak mau biar ibu yang menggantikan mu," ucap Rosida.

Solihin langsung reflek memukul bahu Rosida, matanya menatap tajam ke arah istrinya yang sangat centil. Inka yang melihat tingkah kedua orang tuanya, hanya bisa tersenyum.

Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu rumah Inka, membuat Rosida langsung membuka pintu itu, ketika orang itu berjalan masuk ke dalam Ia sangat girang melihat Inka.

BERSAMBUNG....

1
Jjlynn Tudin
cantik juga JD msalah 😂
Himawari🌻
Ice cream
Aishnina(✿ ♥‿♥)
di awal aku baca novel ini keinget sm FTV yg main yuki kato jd sekretaris cantik bosnya ternyata temen SMP yg dulu cupu sekarang berubah cakep & tajir melintir tp ternyata lebih seru novel ini dehhhh😍 berasa lg nonton drakor😄
Ni Nengah Suriasih
cerita bagus namun endingnya kurang greget
Ingka
Sabar Inka...laki2 modelan begitu emang perlu dikasih pelajaran.
Ingka
Mampir Thor...
Rini Musrini
dah tamat aja thor belum lihat bucinnya naren sama inka .
Rini Musrini: menurutku perlu , mau tau sebahagia apa inka sm naren menjalani rumah tangga . mau tau jg nasib alexa .
total 2 replies
Rini Musrini
semoga saja premannya ngaku siapa yg menyuruhnya biar alexa ikut d tahan .
Rini Musrini
naren kamu jangan terlalu percaya sm alexa sedihnya hanya d buat² biar kamu peduli padanya
Rini Musrini
coba kalau alexa gk ada yg nolongin biar dia berhenti mengejar² naren .
Rini Musrini
ya ampun geri sm robi saling berpelukan jd trending nanti beritanya
Rini Musrini
aq kasih vote thor
Ayu Ap: aah gumawo 💜
total 1 replies
Rini Musrini
ini bukan jimin bts kan thor😁😁😁
ternyata jenius jimin bisa meramu parfum
Ayu Ap: kembarannya jimim bts 🤭
total 1 replies
Rini Musrini
selidiki bimo inka sampai ketangkap basah biar gk memaksa anaknya .
kamu hati² sm putra ya inka
Rini Musrini
ternyata kelakuan putra bejad
Rini Musrini
novel ini ada kocaknya jg yg tadinya emosi jd tertawa 😄😄😄
Ayu Ap: biar gak tegang beb, hehe
total 1 replies
Rini Musrini
aq kog kesel sm putra .
Rini Musrini
mudah²an gk ada gangguan dan naren mengungkapkan perasaannya dengan lancar
Rini Musrini
mudah²an bukan inka yg terluka
Rini Musrini
🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!