NovelToon NovelToon
Baby Boy Twins Persembahan

Baby Boy Twins Persembahan

Status: tamat
Genre:Anak Yatim Piatu / Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Romansa / Tamat
Popularitas:67.2k
Nilai: 5
Nama Author: fania Mikaila AzZahrah

Belum hadirnya seorang buah cinta di tengah-tengah keluarga kecilnya di usia pernikahannya hampir sepuluh tahun itu membuatnya bersedih.

Segala upaya dan usaha sudah mereka tempuh dan lakukan, tapi hasilnya tetap nihil hingga mereka memutuskan untuk bekerjasama dengan seorang ibu hamil yang ditinggal oleh suaminya itu yang sudah memiliki tiga orang anak untuk bekerjasama dengannya.

Akankah kehidupan rumah tangganya akan bahagia dengan kehadiran seorang bayi laki-laki yang dipersembahkan oleh mamanya dengan sukarela?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fania Mikaila AzZahrah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 20

Hanya butuh sekitar lima belas menit mereka sudah sampai di tempat kafe tujuan keduanya. Andien berjalan mendahului Afnan untuk memilih tempat duduk yang nyaman untuk mereka duduki.

"Nanti sampai di kafe baru aku akan menjelaskannya, karena aku hanya butuh persetujuan kamu untuk bekerja sama denganku dan kamu tidak perlu khawatir aku akan memberikan kamu imbalan yang cukup besar,"

"Disini saja Tuan Afnan sepertinya bagus untuk berbicara," usulnya Andien sambil menarik salah satu kursi.

"Kamu mau pesan apa? Aku panggil Mbak pramusajinya," ucapnya Afnan.

"Kalau disini itu seperti kata teman banyak makanan dan minuman yang enak-enak tapi mahal," ucapnya Andien yang sama sekali tidak malu dan segan untuk berbicara dengan Afnan Pria yang baru saja dalam hitungan jam ditemuinya di tempat kerjanya siang tadi.

Tatapan matanya tidak tertuju pada Andien melainkan ke layar benda pipih persegi panjang itu yang sudah berada d dalam genggaman tangannya, "Kamu pesan apa saja yang kamu suka, ingat apapun itu saya yang traktir kamu,mau bungkusin untuk adik-adikmu di rumah juga enggak masalah kok," ujarnya Afnan sambil membuka layar hpnya karena, sedari tadi hpnya terus berdering tanpa hentinya.

Kedua netranya Andien bercahaya bersinar terang mendengar perkataannya Afnan itu.

"Ya Allah… apa Tuan Afnan serius? Kalau serius aku pasti tidak akan sungkan untuk memesan mumpung gretongan," ujarnya Andien.

Andien memanggil seseorang perempuan yang memakai pakaian seragam kerja khusus kafe itu.

"Mbak saya pesan ini,itu dan ini yah, terus bungkus masing-masing enam porsi untuk makanan ini itu juga," tuturnya Andien yang sangat rakus dalam memilih makanan yang akan dia makan dan untuk adik-adiknya di rumah.

"Masing-masing enam yah dari lima jenis makanan dan minuman jadi totalnya ada tiga puluh paket," imbuhnya pelayan kafe itu.

Afnan saking seriusnya membaca beberapa pesan chat singkat yang masuk ke dalam hpnya itu sehingga tidak mengetahui jika Andien malam itu akan membuatnya untuk mengeluarkan kartu kredit tanpa limitnya itu.

"Saya yakin adik-adik akan senang melihat aku belikan eehh bukan tapi, bawain banyak makanan dan minuman untuk mereka, yang pastinya pak Afnan tidak bakalan rugi,miskin atau sampai bangkrut dengan pesananku ini," gumamnya Andien yang tersenyum penuh maksud.

"Tunggu sebentar yah Mbak pesanannya akan kami buatkan,"

"Makasih banyak Mbak," timpalnya Andien.

Afnan sesekali mengerutkan keningnya itu ketika membuka beberapa sosial medianya.

"Tumben gue yang dilayani seperti ini, padahal seumur-umur aku yang selalu melayani orang, Alhamdulillah hari ini ketemu dengan anak sultan jadi bisa berleha-leha dikit mumpung ada orang kaya kesasar mentraktirku," cicitnya Andien.

Pelayan sudah datang mengantar beberapa pesanannya Andien, beberapa menu makanan yang sungguh lezat sudah tersaji di depannya Andien yang memang belum bersantap malam hari itu juga.

"Makasih banyak Mbak,"

"Sama-sama, selamat menikmati hidangannya," imbuh pelayan itu tapi, arah tatapan matanya sedari tadi tertuju pada Afnan yang tidak menggubris apa yang mereka lakukan.

Andien berpura-pura tidak melihat apa yang dilakukan perempuan berpakaian seragam berwarna merah muda itu.

"Tuan Afnan memang sosoknya begitu berkharisma dan pesonanya mampu menyihir semua kaum hawa yang kebetulan berada di dalam kafe, aku juga mengaguminya karena mirip dengan Ji Chan Wook idolaku,tapi ngomong-ngomong kalo Tuan Afnan jago bela diri pasti semakin mirip dengan oppa-oppa Korea Selatan yang sedang main film action," bathinnya Andien.

Hampir keseluruhan makanan yang dipesan oleh Andien sudah ludes dilahapnya hanya dalam beberapa menit saja saking laparnya hingga membuat dirinya bersendawa. Suara sendawanya Andien membuat Afnan barulah mengalihkan perhatiannya dari layar hpnya itu.

Hingga sudut ekor matanya melihat kondisi di atas meja makan yang hampir keseluruhan makanan hanya tersisa piring dan mangkuk saja.

"Kamu doyan, lapar atau apa? Sampai-sampai makanan sebanyak ini mampu kamu habiskan," sarkas Afnan.

Andien hanya tertawa cengengesan menanggapi perkataan dari mulutnya Afnan pria yang cukup membuatnya sesekali jantungnya berdebar-debar dan grogi itu.

"Tuan Afnan sih sedari tadi aku tawari untuk makan malah hanya terdiam dan sesekali tersenyum tak jelas gitu, kebetulan aku sangat lapar jadi aku habisin yang tersedia di depanku hingga ludes apalagi baru kali ini aku makan tanpa bayar," terangnya Andien yang selalu berbicara apa adanya tanpa ada rasa sungkan untuk berbicara.

"Ck… Ck.. kasihan banget nasib loh kalau seperti itu, untung kau ketemu denganku," ucapnya dengan sinis Afnan yang terkadang memang rada-rada judes,jutek tanpa memikirkan perasaan orang lain lawan bicaranya berbeda dengan Akmal adik kembarnya yang lebih pendiam irit bicara tetapi, lebih santun dalam berbahasa.

"Aku tidak peduli dengan omongannya Tuan Afnan yang paling penting aku sudah kenyang, emang gue pikiran hinaan dan cibiran orang-orang sudah terbiasa dapat hinaan soalnya," tukasnya Andien.

"Baiklah saya akan jelaskan niat dan maksud saya mengajak kamu kesini,saya ingin meminta kamu untuk memata-matai pergerakan dari Adli Zenith Muis dan Ardila Angelina, apapun yang mereka lakukan kamu harus melaporkan padaku," jelas Afnan.

Andien menatap tajam ke arah Afnan pria yang menjadi idolanya itu," kenapa saya harus memata-matai mereka berdua? Sedangkan saya tidak punya alasan untuk melakukan hal tersebut," tukasnya Andien.

"Karena mereka sudah menyelewengkan dana menyalahgunakan wewenang dan kekuasaan yang saya berikan padanya," ungkap Afnan.

"Maksudnya?" Tanyanya Andien penuh keseriusan yang segera menghentikan kunyahan makanannya itu setelah mendengar perkataan dari Afnan.

"Saya adalah pemilik asli kafe itu dan Adli hanya sahabatku tapi bagiku dia bukan sahabat melainkan seorang pencuri, lagian menurut aku Adli dan kekasihnya yang bernama Adila itu bersekongkol untuk memanipulasi data-data keuangan kafeku, tapi aku belum punya bukti yang paling akurat untuk menjebloskan mereka ke dalam tahanan, karena itu lah saya ingin meminta tolong padamu," jelasnya Afnan sembari memegang kedua kepalan tangannya Andien dengan tatapan penuh harapnya.

"Ya Allah… pantesan mereka sering bersikap aneh dan beberapa hari yang lalu saya memergoki keduanya menghitung uang yang cukup banyak tetapi, uang itu disimpan di tempat lain bukan brankas cafe," ungkapnya Andien yang teringat kejadian tengah malam buta itu ketika ia melupakan dompetnya di kafetaria dan melihat kejadian itu.

"Kalau seperti itu kamu harus bertindak lebih hati-hati agar tidak dicurigai lagi dan kamu harus berpura-pura tidak mengetahui kejadian tersebut,"

"Kalau itu sudah aku lakukan Tuan Afnan,apa karena itu saya selalu dibully oleh mereka bahkan seakan-akan mereka sangat ngotot untuk memecat ku seperti yang terjadi tadi sore itu yah," terkanya Andien yang menghubungkan semua kejadian beberapa hari belakangan ini.

"Jadi apa kamu siap untuk membantuku? Karena aku melihat mereka bersikap tidak selayaknya sebagai pimpinan kafe yang semena-mena terhadap karyawannya, benar kan apa yang aku katakan?" Afnan segera bersandar ke sandaran kursi sambil melipat kedua tangannya itu di depan dada bidangnya.

"Aku sangat siap,agar keduanya angkat kaki dari sana kasihan teman-teman selalu dimarahi walau hanya masalah sepele saja dan juga sudah banyak teman yang dipecat tanpa alasan masuk akal dan jelas banget deh," ujar Andien sambil meremas makanan yang berada di dalam tangannya itu.

Afnan tersenyum penuh kemenangan melihat sikapnya dan reaksinya Andien.

Afnan semakin terperangah melihat sikapnya yang sungguh begitu ajaib dari gadis berusia dua puluh tahun itu. Sebelumnya menghabiskan beberapa macam jenis makanan sekarang memesan lebih sepuluh bungkus makanan yang sudah tersimpan di dalam paper bag.

"Makasih banyak atas traktirannya pak Afnan."

"Sama-sama kalau ada lain kali aku bisa bangkrut kalau seperti ini mulu,"kelakarnya Afnan.

Andien sepakat dan setuju dengan persyaratan kerjasama yang diajukan oleh Afnan Qeis Abrani. Andien Andara Anum bahagia karena diiming-imingi gaji yang cukup banyak.

"Insya Allah… saya akan melakukan semua yang Tuan Afnan perintahkan dan jangan khawatir dengan Pak Adli Zenith Muis dengan kekasihnya Adila Angelina aku akan menangkap basah kejahatan mereka berdua," imbuhnya Andien.

"Aku tunggu janji kamu jika,kamu berhasil dalam misi ini aku akan memberikan kamu bonus yang cukup banyak, jadi jangan sekali-kali sia-sia kesempatan ini," ucapnya Afnan sebelum pulang untuk mengantar Andien hingga ke rumahnya dengan beberapa paper bag yang berisi makanan dan minuman pesanan Andien sebelumnya khusus untuk adik-adik angkatnya.

Afnan segera mengemudikan kembali mobilnya menuju kediaman kedua orang tuanya. Amarahnya kadang reda kadang timbul lagi jika kembali mengingat kejadian beberapa jam lalu yang mata matanya menjadi saksi langsung kejadian itu.

1
lady daisy
jap bu hanifah jap bu suci, mana satu ni thor, npa bnyk typo...
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: hehehe typo memang bertebaran kakak 🤣😂🙊🙈🙏
total 1 replies
Yora Fitriani86
suka
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: makasih kakak 🥰
total 1 replies
Yora Fitriani86
I love u
Daud Meyli
🙏🏼
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: thank kakak
total 1 replies
mama De
debut. Amanda singkat SJ GT thor
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: makasih masukannya kk
total 1 replies
💞 RAP💞
Semoga semua lancar ya pak ibu sampe lahiran nanti 9 bln proses ini semua
💞 RAP💞
Alhamdulillah awal kebahagiaan
sungguh mulia hati pak ibra
💞 RAP💞
sedih rasanya tdk semua yg tinggal di negeri orang itu enak
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: hehehe 🙈✌️
total 3 replies
💞 RAP💞
mampir thor
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: makasih banyak 🙏🥰
total 1 replies
Amaira Singkil
next kk author semangat terus berkarya
Chaca Lee💗
teman pengkhianatan
Chaca Lee💗
next
Mutia bee🐝
apa istrinya yang mandul atau suaminya
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: dua-duanya Mbak
total 1 replies
Naila
next
Naila
kasihan harus berakting demi keutuhan rumah tangganya
FarAh kHan
kasihan hidup mereka di negeri orang
Inha Khaerunnisa
aktingnya merek hampir saja ketahuan
Fathia
belum up yah kk
Rawr Aja: cerita nya lumayan bagus
total 1 replies
Art f
sangat menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!