NovelToon NovelToon
Kaya Dengan Sistem Reputasi

Kaya Dengan Sistem Reputasi

Status: tamat
Genre:Sistem / Crazy Rich/Konglomerat / Transmigrasi ke Dalam Novel / Kaya Raya / Tamat
Popularitas:38.6k
Nilai: 5
Nama Author: nurliza eri

Arya Virendra itulah nama laki-laki yang selalu sial, karena kesialannya dia lahir dari keluarga miskin, dikhianati pasangan bahkan mati dituduh membunuh orang hingga muncul sebuah sistem yang membantunya bereinkarnasi ke dunia lain.

Di kehidupan barunya Arya menjadi anak buangan keluarga bangsawan, tapi karena mendapatkan kesempatan untuk menjadi kaya dan kuat dengan bantuan sistem. Seperti apakah kehidupan yang menantinya?

season 2
Kaya Dengan sistem reputasi
Perjalanannya sampai saat dia masuk ke akademi berjalan dengan lancar tapi semuanya berubah ketika dia mengetahui kalau sahabatnya adalah seorang iblis yang merupakan musuh para dewa.

Apakah Arya akan benar-benar membunuh sahabatnya untuk membantu para dewa? Atau malah dia akan mati karena kesialan yang dia miliki dari kehidupannya sebelumnya karena banyak pertimbangan?

(Novel ini ditulis sesuai keinginan author kalau sejak awal tidak suka jangan dibaca/ jangan malah menghujat karya orang)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nurliza eri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20 Surat itu adalah bencana

Karena sulit untuk menutup kasus kalau tidak ada bukti maka Arya dan Austin mengambil barang dari gadis itu yang ciri khas supaya bisa menutup kasus, walaupun sebenarnya tidak ada yang menyadari kalau ini adalah awal dari langkah yang harus mereka tempuh selanjutnya.

Arya dan Austin mendapatkan penghargaan dari Edward karena berhasil mengetahui pelakunya, tapi karena kejadian ini banyak orang tua yang khawatir kalau anaknya berada di akademi. Bukan satu kali terjadi tapi dua kali terjadi 6 orang korban di akademi, sampai-sampai kepala akademi turun tangan untuk menyelesaikan rumor yang beredar.

Beberapa hari telah berlalu, akhirnya hari-hari biasa di akademi bisa di jalankan dengan santai karena tidak ada masalah-masalah serius yang perlu melibatkan Arya dan Ling. Hubungan Ling dan Arya berjalan seperti biasanya kecuali dengan Liam, entah apa yang di alami Liam hingga dia tidak ingin berbicara dengan Arya yang mengetahui rahasia yang telah lama di simpannya dari Arya dan mungkin juga dari Ling.

Arya masih mencoba untuk berbicara dengan Liam tetapi setiap dia akan berhasil bertemu pasti tiba-tiba Liam menghilang di tengah keramaian atau ke tempat yang sepi. Sampai sebuah ide terlintas begitu saja di pikiran Arya.

"Ling, apakah kamu mau membantu dan bekerja sama denganku?" tanya Arya dengan tatapan berbinar-binar, Ling tentu saja menaruh curiga dengan Arya karena bagaimana bisa ada orang yang meminta tolong dengan tatapan yang berbinar-binar, mau tidak mau dia setuju untuk menolong dengan imbalan

Karena mereka sesama pedagang tentu tidak ada yang gratis dalam melakukan transaksi apalagi meminta tolong kepada sesama sahabat sendiri.

"Katakan apa yang kamu inginkan? Aku akan berusaha sebaik mungkin untuk mengabulkannya," ucap Ling dengan tatapan menyerah ke arah Arya yang terlihat riang

"Jadi tolong bantu aku menjadi seorang korban atas penyerangan yang aku lakukan maka nanti aku akan memberikan ramuan alkimia yang aku buat sendiri, dari ramuan tingkat rendah sampai ramuan tingkat tinggi," ucap Arya dengan seringaian ke arah Ling membuat dia tidak bisa menolak barang mahal, ramuan Alkimia adalah barang yang berharga karena memiliki kemampuan menyembuhkan atau meningkatkan kemampuan sihir dan pertarungan menjadikan salah satu barang berharga bernilai

Arya dan Ling kemudian membuat drama di lapangan pertarungan pedang yang membuat semua orang yang berada di lapangan latihan itu, tidak terkecuali Liam yang melihat ikut tertarik melihat keributan yang dibuat Ling dan Arya, karena malu melihat kedua orang itu. Dia memutuskan untuk memisahkan keduanya karena malu dengan kelakuan mereka yang kekanak-kanakan. Rencana yang dilakukan oleh Arya berhasil, ketika Liam menggenggam tangan Ling dan Arya maka Arya langsung menggenggam balik tangan milik Liam di seretnya Liam sambil berlari meninggalkan Ling sendirian.

Arya sampai menggunakan sihir untuk mengekang Liam supaya tidak pergi. Walaupun dia memberontak dari sihir Arya, dia tetap tidak akan bisa melepaskan diri dari sihir Arya yang di kembangkan dengan sistem.

"Hah..."

"Seharusnya aku menyadarinya kalau ini hanyalah akal-akalan yang dibuat oleh kalian berdua," ucap Liam dengan tatapan dingin ke arah Arya yang tersenyum senang

Terlihat begitu jelas kalau Liam tidak ingin membicarakan masalah yang pernah terjadi di masa lalu, tapi Arya ingin mencoba berbicara mengenai apa yang bisa dia bantu dalam permalasahan yang dia alami.

"Liam, aku ke sini hanya ingin berbicara dengan dirimu karena masalah yang terjadi dengan raja iblis,"

"Aku tau kamu tidak ingin mengungkitnya, tapi aku yakin pasti ada yang bisa aku bantu dalam menyelesaikan masalah," ucap Arya dengan tatapan yang serius membuat Liam tertawa karena menurutnya lucu jika orang yang memiliki kemampuan yang jauh dari raja iblis ingin. membantunya

"Kamu sedang menjadi seorang badut?"

"Tidak ada satupun orang yang memiliki kemampuan setara dengan raja iblis kecuali dewa,"

"Hanya orang yang bodoh ingin melawan raja iblis dengan begitu gegabah," ucap Liam dengan tatapan dingin dan merendahkan Arya, tetapi Arya masih berpegang teguh kepada keyakinannya bahwa mereka akan bisa mengalahkan iblis bersama-sama.

Arya dan Liam berdebat panjang hingga akhirnya Liam setuju dengan pendapat Arya dan menjelaskan apa saja yang terjadi, tapi tidak menjelaskan siapa tuan yang dimaksudkan oleh Liam. Beberapa hari kemudian Liam dan Arya sudah kembali ke situasi semula, Ling tentu senang melihat Arya dan Liam berteman kembali suasana hangat begitu terasa di antara ketiganya, tetapi tidak sampai tiga bulan sejak keduanya berbaikan.

Sebuah surat yang datang untuk Ling tiba, dan membuat air muka Ling berubah yang awalnya ceria menjadi dingin, auranya juga menjadi kebencian. Arya melihat kebencian milik Ling melalui sistem begitu tinggi ke arah surat itu, seperti itu adalah surat yang datang membawa bencana. Sedangkan Liam yang melihat Ling merasa seakan-akan bahwa dia mungkin tidak akan bisa mencairkan suasana hati Ling, karena surat itu berasal langsung dari timur keluarga Fu.

"Ling, bagiamana kalau kita lupakan isi surat itu dan melanjutkan pembelajaran karena sebentar lagi ujian akademi akan di adakan," ucap Arya yang mencoba mengalihkan pemikiran Ling dari surat itu namun hanya di jawab gelengan tegas dan tatapan dingin

Suasana di antara mereka kembali menjadi gelap seperti Arya yang bertengkar dengan Liam, tapi pada saat ini yang membedakannya hanya Ling tidak berbicara dengan salah satu siswa, bahkan pada saat rapat Schonheit dia tidak hadir sama sekali.

Terlihat surat itu adalah bencana bagi Ling yang membacanya, Liam juga tidak mengetahui kemana perginya Ling karena dia tidak pernah lagi mengikuti Ling ataupun melihatnya di akademi. Akan tetapi siapa yang menyangka kalau pada saat satu hari sebelum ujian akademi di laksanakan dia kembali dengan aura yang dingin dan terlihat berbeda.

Walaupun Ling hadir dia sama sekali tidak menghiraukan panggilan dari Arya dan Liam, dia datang ke ruangan Schonheit dan berbicara dengan ketua itu saja yang terjadi, tapi tidak ada yang tau apa isi pembicaraan mereka berdua di dalam ruangan bahkan Austin sampai di keluarkan dari dalam ruangan Schonheit seolah-olah pembicaraan mereka tidak boleh di dengar oleh siapapun dan jika itu terjadi maka akan ada hal buruk yang akan terjadi nantinya.

Sampai setelah selesai dan hafal kebiasaan Ling yang dilakukan sampai setelah ujian, Arya langsung menggenggam tangannya dan memintanya untuk berbicara, akan tetapi dia menatap dengan aura dingin.

"Arya, lepaskan tanganmu," ucap Ling dengan dingin ke arah Arya

"Tidak, kita harus berbicara," ucap Arya dengan tatapan serius membuat Ling mengeluarkan sihir api untuk lepas dari cengkraman tangan Arya, karena panas mau tidak mau dia melepaskan tangan Ling.

"Kenapa Ling tiba-tiba berubah?"

Kaya Dengan Sistem Reputasi

1
Ra dhiraemon
mampir
Lady Karin: jangan lupa dibaca
total 1 replies
cuk scroal
mantap kak lanjut~
Lady Karin: makasih kak
total 1 replies
Yunita Permata Sari
semangat thoorr
Luciana
Thor semangat ya
luck
Thor udah bagus kok cuma PUEBI di perbaiki lagi aku rasa, supaya makin ok
Lady Karin: iya makasih
total 1 replies
Chocolate🍫
Ini bukan novel sistem sama sekali, kenapa tidak masukkan saja ke barat? jangan ke urban, apalagi super sistem dan judul sistem, membuat pembaca terkecoh. jadi intinya ketemu rubah, reinkarnasi, terus jadi samsudin. eh maksudnya pindah ke dunia sihir, membuka bisnis artefak.
Afandi Paisal: Hai, kak.. Berhubung saya juga menulis baru 3 bab yang bertema system, mohon dinilai apakah cerita saya termasuk system atau bukan. Penilaian kakak akan saya manfaatkan sebaik mungkin
total 8 replies
Chocolate🍫
Tidak ada panel sistem sampai sekarang, setidaknya misi, tidak perlu panel atribut karena itu hanya membuat penuh karya.
Chocolate🍫
sedikit tidak suka dengan awalan, hmm, mari kita lanjut.
Ruii
genre baru ya Thor semangat ya~
Lady Karin: iya makasih ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!