NovelToon NovelToon
Kosuke Arashi

Kosuke Arashi

Status: tamat
Genre:Fantasi / Komedi / Petualangan / Barat / Perperangan / Tamat
Popularitas:11.2M
Nilai: 4.5
Nama Author: Basiroh

Kosuke Arashi adalah seorang anak yang tinggal disebuah desa dengan malas dan tak memiliki ambisi apapun

Kehidupannya berubah ketika ia diketahui memiliki energi naga dalam tubuhnya kemudian sebuah tawaran datang padanya untuk bergabung dengan Akademi Red Eagle

Dan setelah itu melalui beberapa petualangan dan pertarungan ia memperoleh julukan "Si Pengacau"

Season 1 : Chapter 1-42
Season 2 : Chapter 43-102
Season 3 : Chapter 103-143
Season 4 : Chapter 144-247
Season 5 : Chapter 248-289
Season 6 : Chapter 290-393
Season 7 : Chapter 394-481
Season 8 : Chapter 482-575
Season 9 : Chapter 576-697
Season 10 : Chapter 698-887

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Basiroh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 20 : Serangan

Setelah berjalan 8 kilometer dari Desa Govalon

"Hah... Kereta ini benar-benar berjalan lambat." gerutu Masamune, "seperti siput saja..."

"Aku jadi bosan." Ucap Masamune sambil melihat keluar jendela.

"Apa boleh buat itu karena kita membawa barang yang sangat banyak" ucap Misaki tapi diabaikan

"Hey, Ryuzaki mana semangatmu yang tadi?? Kau sudah lesu, ya??" Ledek Arashi

"Apa katamu aku masih semangat tau!!" bantah Masamune yang mulai emosi dengan ejekan Arashi

"Oh... ya?? kelihatannya meragukan?? Semangatmu hanya sebatas kulit kacang" ledek Arashi lagi.

"Apa maksudmu dengan kulit kacang, hah!!" Masamune makin emosi

"Kau tau?? Kacang kulit biasanya bijinya besar, sementara kulit kacang biasanya menipu karena hanya kulit tanpa isi..."

"Hey, kalian jika mau berantem keluar sana di sini sempit dan panas tau!!" Lerai Misaki tapi diabaikan

"Hahahahahaha... anak laki-laki memang sukanya begitu..." Tuan Hano malah tertawa, "suka ribut dan mudah bosan..."

"Ryuzaki, tempat ini sempit jadi kau jangan kentut!!" ledek Arashi.

"Apa katamu!! ngajak berantem, ya??" Masamune makin kesal.

"Baiklah... aku sudah muak dengan sikapmu!!" Arashi menantang.

"Tyyeeng... Tyyeeng..." Misaki memukul kepala mereka berdua.

"Sudah kubilang tempat ini sempit jadi diamlah!! Jangan menambah penat tempat ini!!" Ucap Misaki yang kesal.

"Maaf..." kata keduanya bersamaan.

Ketenangan tidak berlangsung lama, kereta kuda terhenti sementara saat sekawanan perampok gunung menghadang.

"Hei, hentikan keretanya!! Dan serahkan barang bawaan kalian, jika mau selamat!!" perintah ketua perampok.

"Emm... kenapa keretanya berhenti?" Misaki yang berada didalam kereta bertanya-tanya.

"Kurasa ada perampok gunung." jelas Tuan Hano dengan enteng

"Yosh... kalau begitu akan kutangani mereka!!" Ucap Masamune bergegas turun yang mulai bersemangat

"Kurasa kalian tak perlu repot-repot mengatasi masalah ini" ucap Tuan Hano enteng

Para pengendali kuda turun mengambil senjata dan menghadapi para perampok. Dan ternyata mereka bukan orang biasa melainkan para pengawal prefisional, "ayo segera singkirkan mereka!!"

"Jbbuuak... Jbbuuak..."

Jumplah perampok yang hanya belasan terkepung oleh pengawal yang berjumplah puluhan.

"Mundur kita kalah jumplah!" teriak ketua perampok.

"Ehh...??" Arashi dkk terkejut melihat perampok dapat di atasi dengan mudah.

"Hahahahahaha.... mereka bukan cuma pengendali kuda tapi mereka juga pengawal prefisional...." jelas Tuan Hano.

"Kalau begitu untuk apa menyewa kami..." Batin Masamune kecewa dan patah semangat, "kita disewa tapi tak bekerja, sungguh menyedihkan!!"

Malam hari yang begitu terang, bintang-bintang yang tergantung dilangit malam serta cahaya sang rembulan yang membuat hati menjadi tenang, mereka berkemah disebuah hamparan padang rumput yang luas.

"Woooha...!! Tempat ini seperti pasar malam, ya??" Ucap Masamune yang kagum melihat begitu banyak tenda-tenda berjejer membentuk barisan, "bahkan ada yang berjualan..."

"Ya, kau benar... apa boleh buat klien kita maksudku Nona Layla sangat kaya raya" ucap Arashi biasa-biasa saja

Di tenda yang lain, tenda paling besar dan paling megah

"Pelayan ambilkan aku makanan!!" Perintah Nona Layla yang enggan beranjak dari tempatnya

"Ini Nona..." tak banyak membuang-buang waktu si pelayan memberi makanan kepada Nona Layla.

"Ciih... makanan apa ini? Kau ingin membunuhku, ya??" Bentak Nona Layla yang tidak puas kepada pelayanya, "pergi sana ambilkan yang baru!!

Kemudian tak berselang lama Tuan Hano dan Misaki masuk ke tenda Nona Layla.

"Nona, seharusnya anda tidak harus sekasar itu kepada pelayan anda..." Tuan Hano mencoba menasehati

"Ciiihh... diamlah!! Semua orang hanya menginginkan uangku jadi selama aku punya uang semua akan tunduk kepadaku." jawab Nona Layla dengan nada membentak

"Kenapa sih orang ini??" Batin Misaki, "kasar sekali dia..."

Misaki mencoba bicara, "Anu... Tidak semua hal dapat dibeli dengan uang kok..."

"Tau apa kau?? Padahal kalian kemari dibayar dengan uangku!! Jadi pergilah kalian dari sini, ini bukan urusan kalian!!" bentak Nona Layla.

Misaki kesal, menahan amarah dan pergi

"Kenapa orang itu?? Dia sungguh menyebalkan!!" guman Misaki dalam hati.

"Anu... aku minta maaf atas perilaku Nona Layla tadi..." Tuan Hano membungkuk, "dulu ia tidak seperti itu tapi semenjak ibunya meninggal ia berubah lalu ia mulai berpikir semuanya dapat dibeli dengan uang..."

"Begitu, ya??" Misaki agak sedikit tenang

Malam hari Tuan Hano, Arashi dkk dan para anggota karapan berkumpul.

"Hah... Aku kenyang." Ucap Masamune yang memegangi perut karena kekenyangan

"Ryuzaki, makanlah sampai kau mati kekenyangan!!" Ledek Arashi.

"Diamlah!!" Misaki membentak dengan tatapan tajam "kalian jangan mulai membuat keributan..."

"Maaf..." keduanya langsung ketakutan.

Mereka saling berbagi cerita, tertawa dan bersenang-senang di bawah terangnya rembulan dan hangatnya api unggun, mengisi waktu tenang malam hari

Dan tiba-tiba

"Elemen Tanah : Penjara"

Sesorang dari kejauhan merapal jutsu yang menciptakan penjara empat sisi yang terbuat dari tanah, sekarang Arashi dkk dan semua orang terkurung oleh benteng tanah

Tiga orang berdiri di atas salah satu dinding penjara tanah dan hal itu membuat Arashi dkk terkejut.

"Brengsek... siapa kalian?" teriak Masamune tapi tak mendapatkan jawaban dari ketiganya.

"Hah... Sepertinya mereka lawan yang menyusahkan..." guman Arashi agak malas

Bersambung Ke Kosuke Arashi Chapter 21 : Bertarung

1
FheurCryo Errors
Finally!!!
Saatnya Rewatch... Lupa kemarin sampe mana🤣
Rindaman
yo, gw pembaca ni novel dari waktu chapternya masih 90 an. jadi nostalgia buka apk ini lagi hehe dan gw suka banget ni novelnya. novel pertama dan terbaik yang pernah gw baca di apk ini dibarengin novel legend of lyan 😍
teguh andriyanto
opo sih tolol si author
teguh andriyanto
sombong, menang selalu karena beruntung.. hadeh
teguh andriyanto
as zoo emang si MC, sok cool. padahal sampah.
teguh andriyanto
bacotan, kere, lemah ngga OP, ngga ganteng. dan itu jadi judul bahkan jadi MC? parah nih yang ngehalu...
teguh andriyanto
makin tolol si author
teguh andriyanto
MC lemah, tolol, dah ch 115 ngga ada peningkatan kekuatan.
teguh andriyanto
dah ch 49, ngga level up, ngga ada tingkatan level, lha lu nulis crito opo se author? Jian bedhes tenan owg..
Wyn Dewa
Luar biasa
Kris Worro
Ini sungguh pertanyaan bodoh dr yg terbodoh, sdh jelas jelas ada kebakaran di depan mata masih tanya ada apa
Makmur Arrahman
/Smile/
Nicholas Nic
dialog sering terulang,,
レインダ
Luar biasa
Nilam Vino
msh adakah yg msh menbaca?
TELMI'
lalu pemilik segala ilmu sekarang kemana?
teddy pesek
ELU NYA GAK NYARI KOCAK!!
Irfan Yustiana
kalo ada sepasang, tidak usah laga pakai kata sebuah
Raylanvas
bisa bisanya :v
Raylanvas
yg aku suka dari novel ini unsur shounen-nya cukup kental. mantap!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!