NovelToon NovelToon
Secretary & Secret Baby

Secretary & Secret Baby

Status: tamat
Genre:CEO / Single Mom / Lari Saat Hamil / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Pasha Ayu

Habis manis sepah dibuang, begitulah kiranya Alex memperlakukan Lilyana setelah merenggut kesuciannya.

Lantas hal mengejutkan terjadi, sebab setelah melahirkan bayi perempuan, Lilyana justru menjadi sekretaris pribadi Axel yang notabenenya saudara kembar Alex sendiri.

"Dari semua pria, kenapa harus Axel yang menyukai Lilyana?" Alex.

"Dari semua orang, kenapa harus Alex yang meniduri Lilyana ku?" Axel.

"Aku tidak pernah menyesal mengenal Alex, karena Livia berasal darinya. Dan aku tidak pernah menyesal bertemu dengan Axel, sebab karena dirinya lah aku menjadi kuat." Lilyana.

Terjebak diantara dua pemuda tampan yang masih satu darah. Pada siapakah hati Lily berlabuh? Dengan siapa Lily mengakhiri status single mom nya?

Simak kisahnya di sini....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pasha Ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Papa Livia

Mendengar Lily ada di apartemen, segera Axel mendatanginya. Mitha mempersilahkan masuk meski tanpa sepengetahuan Lily.

"Di mana Lily?" Setelah terbukanya sang pintu Axel mencecar wanita itu.

"Ada di kamar." Mitha terpaksa harus berbuat seperti itu, Mitha tak mau Livia dan Lily pergi dari sini hanya karena satu orang yang tidak sepantasnya mengusik hidup mereka.

Axel melangkah panjang, tak ragu ia membuka pintu kamar Lily. Dan yah di sisi ranjang Lily tengah bersiap dengan koper kopernya.

"Mau ke mana kamu?" Axel sedikit ketus. Pertengkarannya dengan Alex sore tadi masih menyisakan amarah.

Lily terperanjat mendapati atasannya masuk ke dalam kamar pribadinya. "Ngapain Pak Axel ke sini?" Tukasnya.

"Pappaaa." Livia seakan rindu pada sosok gagah ini. Gegas Axel meraih anak lucu itu untuk kemudian dia gendong. "Sayang."

Lily terkekeh kesal. "Kenapa Pak Axel lancang masuk kamar kami?" Tuduhnya.

"Jawab dulu kamu mau ke mana? Ngapain mengundurkan diri dari kantor?"

"Pulang kampung."

Axel tergelak samar. "Kamu punya kampung? Sejak kapan?"

"Urusan pribadi ku, Pak Axel nggak perlu tahu." Sergah Lily.

"Pappaaa, Pappa." Tak mau tahu urusan orang tuanya, Livia bergerak menggemaskan dalam gendongan Axel.

Ada bahasa isyarat yang tak Axel pahami namun senyum bahagia dan gerakan Livia menandakan bahwa Livia ingin keluar berjalan-jalan bersamanya.

Lily mendekat. "Livia, stop panggil Om Axel, Papa!" Pekiknya. Livia sampai meleyot kan bibirnya dengan mata bulat berkaca-kaca.

"Bisa tidak jangan jadi nakal?" Lily kembali menekankan hentakan suaranya.

Demi memberikan kedamaian pada anak itu, Axel menutup telinga Livia. ”Kamu marah sama anak 8 bulan?"

"Tapi tidak seharusnya Livia memanggil mu Papa, Pak." Entah ke mana perginya Lily yang lembut, Axel seolah tak mengenal siapa gadis dihadapannya.

"Sudah ku bilang aku tidak keberatan. Kenapa ekspresi mu terlalu berlebihan?" Jika didengar lagi percekcokannya, mereka seperti keluarga bahagia yang hendak berpisah.

"Siapa yang membuat mu berubah begini hmm? Luna, atau siapa? Bilang! Jangan tiba-tiba mengundurkan diri lalu pergi dari kota ini. Aku juga perlu khawatir Ly." Imbuhnya.

Lily menaikan kedua bahunya. "Ingat Bapak bukan siapa-siapa ku."

"Oh, jadi rupanya perasaan ku hanya bertepuk sebelah tangan, begitu?" Axel menukas dengan gelak remeh nya. "Pertama kalinya aku menyukai perempuan, dan kamu menolak ku tanpa penjelasan apa pun!"

"Kita tidak cocok." Greget Lily dengan suara yang pelan. Kenapa sesulit ini berurusan dengan keluarga Miller?

"Siapa yang bilang? Luna?" Axel lagi-lagi mencecar. Axel tahu pasti ada yang tidak beres dengan sekretarisnya.

"Aku punya, ..."

"Punya Livia, begitu?" Potong Axel kembali. Livia terus bersembunyi di ceruk leher Axel.

"Biar aku beritahu padamu Lily, bahkan semua keluarga ku, tak mempermasalahkan Livia." Tambahnya

"Kamu aneh sejak kemarin. Ada apa ini?"

Lily menunduk tanpa menjawabnya, ia tak tahu harus bicara seperti apa lagi. Axel terlalu keras kepala untuk dijadikan lawan debat.

"Kamu masih punya kontrak kerja dengan ku, kau harus tetap bekerja, atau denda dua milyar pada perusahaan ku!" Ancam Axel tiba-tiba.

Lily mendongak dengan mata membulat, shock. "Apa ada perjanjian seperti itu?"

"Ada, dan semuanya bisa aku buat untuk menuntut mu. Aku bisa melakukan apa saja demi membuat mu tetap berada di sisi ku."

Terdengar sweet, tapi dua milyar menjadi ancaman yang cukup berat bagi Lily. "Kenapa Pak Axel tega-teganya menyulitkan gadis miskin seperti ku?"

"Karena aku tidak mau melepas mu." Tatapan Axel melembut seketika itu. "Sejak ciuman pertama yang singkat itu. Sejak Livia memanggil ku Papa. Aku anggap kau sudah menjadi milikku!"

"Pak." Lily tak tahu lagi harus menjelaskan dengan cara apa, karena jujur Lily tak mau siapa pun tahu siapa ayah biologis Livia.

"Nina!" Axel mengudarakan panggilan. Dan segera Nina masuk ke dalam kamar itu.

"Iya Tuan."

"Tata lagi barang-barang Lily ke lemarinya! Tidak ada yang boleh keluar dari sini." Cetus Axel.

Lily mendengus lemah. "Pak, please." Lirihnya, menghiba.

"Pappaaa, mammmma, Uhm!" Livia seakan gregetan pada Lily. Tangannya mengepal seperti ingin meninju ibunya.

Axel terkekeh pada Livia. "Jangan hiraukan Mama yang nakal, mending kita pergi jalan-jalan sendiri saja, gimana?"

"Pak, Livia putriku." Lily meraih lengan Axel, namun laki-laki itu keluar tanpa menggubris dirinya.

Dalam gendongan Axel, Livia berdecak sumringah, mengoceh tak jelas, yang pasti Livia begitu terlihat bahagia.

"Kiss me please." Axel menyodorkan satu pipinya pada Livia, lantas secara cepat Livia menghujani dirinya dengan kecupan manis.

Lily hanya bisa termangu, membiarkan Livia dan Axel pergi tanpa dirinya. Sudah sedekat itu Om dan keponakannya, Lily sendiri tak tega untuk memisahkan keduanya.

Sedikit, sisanya besok deh, ... hehe, ...

1
Lulu
sangat bagus
Masita Masita
/Facepalm/
Siti Maulidah
ceritanya menarik
Ika Alif
waduhh siapa lagi inii
Ika Alif
gengsinya Axel menyakiti lili bang
Ika Alif
semoga Lily jodohnya axel
Mivie
owh angel yg kakaknya mafia itu ya,, lupa namana
Sulis Tiyeas
😍😍😍😍
Oryza Orva Wijaya
top top top
SNN 💠
bagus
chamay (ig: _riiimaa11)
suka ceritanya 👍👍👍
Mama lilik Lilik
ceritanya selalu menarik dan bagus, terimakasih kasih bunda author semoga tatap selalu sehat ttp semangat berkarya 🙏
Dini Mulyati
cerita Alex apa judul ny
Woman explorer🌿
kisah Alex caroline di judul mana? 🙏
Woman explorer🌿: aku udah baca tpi kisahnya gk lngkap disini🙏 pengen sih cerita lngkap nya🙏
total 2 replies
Nur Koni
lily salah org dlm mencintai... yg dia yg dia liat dan dia suka dr pertama adl axel... tp sayngnya di kampis yg dia temui setiap hr adl alex... jd riweh salah krn ga tau klu mereka kembar
Nur Koni: ok kak
total 1 replies
sweet love
luar biasa
aliya
bagus,,,
Giandra
seru ceritanya...suka...🥰🥰🥰🥰
Muhammad Alfan
setuju denganmu mba author alur ceritanya beda dari yg lain ,cerita begitu mah banyak jd cerita alex bisa bikin dgn judul yg lain ,akhirnya heppy ending ya buat semua keluarga miller dan rain .
beloved unyu unyu
ok
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!