Fero Alexander pria tampan namun sedikit kejam jatuh cinta pada seorang gadis berhati dingin bernama Fani Anindita.
Jatuh cinta pada pandangan pertama membuat pria yang biasanya dikejar oleh wanita kini beralih dia yang mengejar wanita.
Bagaimana cara ia meluluhkan hati gadis yang terlanjur mati akibat pengkhianatan dari cinta pertamanya.
Ikuti kisahnya apakah Fero berhasil meluluhkan hati gadis yang ia cintai
Yuk simak ceritanya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novi Zoviza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Usaha
"Sensi amat sih loh",ketus Fero merebahkan tubuhnya diatas sofa dikamar Devan.
"Berisik",jawab Devan.
"Dev...gue mau curhat",ucap Fero dengan mode serius.
"Fani lagi?"
"Gak...ini tentang Adel",jawab Fero.
"Lo balikan lagi sama tuh cewek?",tanya Devan.
"Ya gak lah.Udah move on gue",jawab Fero dengan wajah masamnya yang kesal dengan tuduhan sang sahabat.
"Lalu?"
"Dia di negara ini",jawab Fero.
"Tuh kan Lo masih ngintilin dia.Tau dari mana lo?.Katanya udah move on", sindir Devan.
"Ck...dia tadi datangi kantor gue",jawab Fero.
"Terus Lo tergoda lagi sama dia?",ejek Devan.
"Ya kali Dev...gue gak bakalan mau sama bekas orang",jawab Fero yang sudah tau seperti apa pergaulan mantan kekasihnya itu.Bahkan rela memberikan tubuhnya agar karirnya makin meroket pada fotografer yang mengorbitkannya.
"Ya siapa tau Lo mau", sindir Devan.
"Anj*r Lo...",umpat Fero terlihat kesal dengan Devan yang terus mengejeknya.
"Gue mau minta tolong sama Lo buat deportasi tu cewek dari negara ini",ujar Fero.
"Udah bangkrut Lo?"
"Ck...gue tau Lo ada hubungan baik sama pihak imigrasi di negara ini jadi akan lebih mudah",jawab Fero.
"Menyusahkan sekali Lo.Kenapa Lo pengen banget deportasi tu cewek?",tanya Devan
menatap serius sahabatnya.
"Lo tau Adel bukan?dia akan melakukan apapun buat dapatkan apapun yang dia mau",jawab Fero.
"Ya..."
"Gue gak mau dia ganggu Fani saat ia tau gue lagi mendekati Fani",jawab Fero membuat Devan mengangguk mengerti.
"Dan yang buat gue sulit deportasi dia karena kedatangan ke negara kita karena urusan pekerjaan",jawab Fero.
"Nah Lo tau gue juga bakalan susah meski gue kenal dengan pihak imigrasi",jawab Devan.
"Lo tau dia kerja buat perusahaaan apa?", tanya Fero.
"Yah Lo kan belum bilang.Ya gak tau lah gue?",jawab Devan.
"Ck...dia kerja buat perusahaaan Lo anj*r...",kesal Fero.
"Serius Lo?",kaget Devan.
"Ya... produk terbaru perusahaaan Lo dia modelnya",jawab Fero.
"Ck....kok gue kecolongan begini sih?",ucap Devan.
"Bisa kan Lo batalin kontrak dia dengan perusahaaan Lo?",ujar Fero.
"Lo tanggung kerugian gue",ujar Devan.
"Tenang saja gue bayar",jawab Fero.
"Baiklah aku akan minta Rey buat urus semuanya",ujar Devan.
"Benny gak jadi asisten Lo lagi",tanya Fero.
"Gak...dia megang salah satu cabang.Ya kali adik ipar gue masih jadi asisten gue",jawab Devan.
"Baiklah...oh ya tadi Bibi nitip ini ke gue",Fero menyodorkan paper bag yang tadi Fani berikan pada salah satu pelayan.
"Apa ini",Devan meraih paper bag itu.
"Gak tau",jawab Fero mengedikkan bahunya karena malas menjawab pertanyaan Devan.
"Thanks ya...",ucap Devan saat melihat isi paper bag itu.
"Hmmm",Fero berlalu pergi meninggalkan Devan.
"Kemana Lo?"
"Ngapelin Fani",jawab Fero.
"Ck...semoga berhasil",ujar Devan yang hanya disahuti dengan Fero mengajukan jempolnya pada Devan.
Pria itu langsung tancap gas menuju toko tempat Fani bekerja.Pria itu sudah sedikit tenang saat satu masalahnya mulai teratasi.
Sesampainya di toko pria itu turun dan langsung masuk kedalam toko.
"Selamat siang Tuan ada yang bisa dibantu",sapa ramah pegawai toko Kayla.
"Fani ada?",jawab Fero dengan ekspresi datarnya.
"Ada... sebentar saya panggilkan sebentar",jawab pegawai itu.
Tak lama seorang gadis dengan anggunnya berjalan menuju Fero.Gadis itu cukup terkejut dengan kehadiran Fero di toko mereka."Mas Fero...",sapa Fani dengan raut muka terkejutnya saat Fero membalik badannya.
"Ya...sibuk gak?",tanya Fero.
"Sedikit...ada apa Mas?",tanya Fani.
"Mau makan diluar gak?",tanya Fero penuh harap.
"Maksudnya?"
"Gak cuma ngajak makan diluar bareng aja.Mau gak?",tanya Fero lagi.
"Tapi....
...****************...
yang lain dari yg lain gitu
semangat mba💪
Aku biasa nya sebelum baca novel tuh baca komentar para riders yg udah baca,Kalo ada komentar sang peran utama nya TEH CELUP aku langsung skip dan cari novel lain aja...Yang ini aku mampir ya thor..