NovelToon NovelToon
Bahligai Hati Gadis Tawanan

Bahligai Hati Gadis Tawanan

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / TimeTravel / Tamat
Popularitas:15k
Nilai: 5
Nama Author: Shaquinna Lathifah

Berawal dari sebuah kejutan besar di pagi hari. Perkebunan yang senantiasa dijaga dan dirawatnya hancur berantakan !.


"Astaghfirullah !, Kenapa jadi begini ?!." Seorang gadis pemilik perkebunan sayur-sayuran dan buah-buahan langsung syok ketika melihat kebunnya rusak hanya karena semalam saja.


*


Pertemuan tak disangka ternyata membawa seorang gadis desa untuk merasakan bagaimana ketakutannya dicintai oleh seseorang pria kota dengan pengaruhnya yang sangat besar terhadap dunia.

Alifah Zea Faeqa, menjalani kehidupannya dengan penuh penekanan dan perintah dari pria berkuasa.

Tidak ada hidup bebas seperti sebelumnya.

Tidak ada berkebun seperti yang biasa dilakukannya.

Hidupnya berubah bagai di dalam sangkar emas.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shaquinna Lathifah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gadis malang

Bab 20

Seorang pria masih menatap lekat wajah gadis yang baru saja menjalani operasi darurat. Dua jam yang lalu tepatnya, gadis itu telah menjalani operasi plastik pada beberapa bagian di tubuhnya karena terluka parah..

Selang oksigen, perban, juga alat-alat medis masih menempel di tubuh gadis malang itu.

"Malang sekali dia." Suara seseorang yang baru datang tak mengalihkan perhatian pria itu pada gadis yang masih di dalam ruang sterilisasi sana.

"Sepertinya dia korban kecelakaan."

"Iya, dan dia beruntung karena ditemukan olehmu."

Pria itu terkekeh kecil. "Yah, entah seperti apa nasibnya jika dia tidak aku temukan." Pria itu berbalik dan berjalan meninggalkan tempat tersebut. Dan seseorang yang tadi bersamanya langsung mengikutinya di belakang.

"Bagaimana rapatnya ?." Tanya pria itu sambil terus melangkah keluar dari area ruang UGD.

"Seperti yang diperkirakan, telah diputuskan dalam rapat jika beberapa dewan keuangan akan dikeluarkan karena penggelapan dana perusahaan."

"Cukup bisa diandalkan." Puji pria itu pada sosok yang ada di sampingnya. "Setidaknya kamu sudah pantas memegang kendali cabang perusahaan utama." Lanjutnya lagi dan menghentikan langkahnya lalu menatap wajah sosok wanita di depannya. "Kalau kamu bisa memegang cabangnya, maka aku juga tidak akan keberatan memberikan perubahan pusatnya."

"Oh, ayolah, kak. Aku masih belum terlalu menguasai ilmunya. Aku pasti tidak akan bisa mengelola perusahaan pusat." Rengek wanita itu .

Pria tersebut kembali melanjutkan langkahnya dan berbelok ke arah pintu keluar, berlanjut memasuki mobilnya di parkiran.

"Kakak mau kemana ?."

"Aku akan ke restoran. Kenapa, kamu mau ikut ?." Pria itu melongok keluar jendela.

"Oh, tidak. Aku masih ada pertemuan dengan klien setelah ini. By kak !."

Pria itu mengedikkan bahunya dan kembali menutup kaca jendela mobilnya lalu melajukan mobilnya.

Matanya terfokus pada jalanan beraspal, tapi pikirannya sedang sibuk memikirkan tentang gadis yang ditemukannya si tepi sungai di tengah hutan lebat saat dia sedang melakukan hiking bersama temannya.

Tepatnya tiga hari yang lalu, saat dia sedang mendirikan tenda di tengah hutan, mereka kehabisan pasokan air minum. Karena mereka sudah sering melakukan menjelajah di hutan tersebut, pria itu tentu saja hafal dimana letak aliran sungainya, dan saat dia akan mengambil air ternyata dia dikejutkan dengan adanya seorang gadis hanyut di aliran sungainya yang waktu itu sangat deras.

Pria itu bergegas terjun ke dalam aliran sungainya untuk mengejar sosok itu dan akhirnya dia mendapatkannya dan setelah tahu bahwa gadis itu masih bernyawa, dia segera menelpon anak buahnya untuk mengirimkan sebuah helikopter di tempatnya berada.

Dan seperti yang terjadi sekarang, gadis yang ditemukannya itu sedang dirawat di rumah sakit terbaik di negara tersebut setelah menjalani pemeriksaan intensif.

Perjalanan yang tak terasa, pria itu sampai di restoran dan segera mencari tempat duduknya lalu memesan makanan.

Pria itu bernama Arthur Halbert. Pengusaha muda yang bisnisnya membumbung tinggi di bidang entertainment. Arthur Halbert hanya memiliki satu anggota keluarga yang masih hidup bersamanya yaitu adiknya yang bernama Pevita.

Pesanan Arthur datang. Dengan mata berbinar, Arthur segera menyantap makanannya dengan lahap karena semenjak kemarin, sebab terlalu sibuk mengurus gadis yang ditemukannya, dia sampai melupakan mengisi perutnya sehingga seperti orang yang kelaparan.

Makanan sudah hampir habis, tapi Arthur sudah mulai kenyang. Dia langsung bangkit untuk kembali ke rumah sakit.

"Arthur !."

Langkah Arthur terhenti saat mendengar seseorang memanggil namanya. Arthur berbalik untuk melihat siapa yang memanggilnya dan ternyata itu adalah teman baiknya.

"Hai, Nathan ?." Panggilnya tampak senang.

Pria yang bernama Nathan itu mendekat. Lalu merangkul bahu Arthur. "Pengusaha muda, sampai lupa pada temannya ?!."

"Hahaha !, Tidak seperti itu, aku tidak pernah melupakan siapapun, hanya saja kesibukan mengekang kebebasanku !."

Keduanya saling berbagi tawa renyah sambil melangkah keluar dari restoran.

"Yah, kamu benar, menjadi penguasa memang tidak bisa bersantai seperti yang kita lakukan dulu pada masa kuliah."

"Kau benar."

Mereka sampai di parkiran, dan akan berpisah.

"Oh ya, Nathan. Apa kamu ada waktu luang ?, Ada yang ingin aku katakan padamu."

"Waktu luang, ya ?." Nathan tampak berpikir dan itu langsung mengundang tawa Arthur.

Keduanya kembali tertawa lepas hanya dengan candaan biasa saja.

"Oke, oke. Hari ini aku lagi kosong. Ada apa ?,."

"Oh, kalau begitu sebaiknya kamu ikut denganku sekalian."

"Maksudmu, mobilku ditinggal disini saja begitu ?. Oh, kaya sekali aku, hahaha !. Baiklah, aku akan ikut denganmu."

"Oke."

Keduanya memasuki mobilnya Arthur dan Arthur segera menyalakan mesin mobilnya dan mobil tersebut mulai bergerak meninggalkan parkiran restoran.

"Sepertinya ada sesuatu penting ?." Nathan mulai bersuara setelah mobil sudah melaju setelah perjalanan.

"Iya, ada sesuatu yang besar. Aku menemukan seseorang hanyut di sungai hutan saat aku sedang hiking."

"Hanyut di sungai hutan?." Nathan terlihat sangat terkejut.

"Iya, sekarang dia sedang di rawat di rumah sakit setelah menjalani operasi darurat." Pandangan Arthur masih fokus pada jalanan.

Sesekali Arthur memperhatikan wajah Nathan yang terlihat sedang berpikir keras. Nathan tampak gelisah sekali.

"Ada apa ?, Kamu tampak gelisah ?."

"Arthur, bisa aku melihatnya ?,." Tanya Nathan tiba-tiba.

"Tentu saja, sekarang aku sedang perjalanan kesana."

Mereka saling terdiam dengan pemikiran masing-masing. Arthur yang kebingungan dengan sikap Nathan yang tiba-tiba berubah, dan Nathan yang sepertinya sedang sangat cemas dan khawatir.

Mereka sampai di rumah sakit. Keduanya langsung turun dari mobil dan masuk ke dalam bangunan yang dipenuhi bau obat-obatan itu dan langsung menuju area ruangan UGD.

Karena merupakan ruangan sterilisasi, yang tidak boleh sembarang orang masuk kesana, keduanya hanya bisa melihat kondisi orang di dalam ruangan itu dari kaca.

Arthur semakin penasaran dengan sikap Nathan sekarang. "Apa kau mengenalnya ?." Tanya Arthur sudah tidak bisa menahan rasa penasarannya.

Nathan hanya terdiam sambil masih terus menatap wajah gadis malang itu yang sedikit tertutup perban.

"Nathan !."

"Iya, aku mengenalnya."

"Apa ?!. Kau mengenalnya ?, Siapa dia ?, Aku bahkan tidak pernah tahu orangnya." Arthur tampak antusias.

Nathan tersenyum tipis dan menatap wajah Arthur. "Dia saudaraku dari negara lain. " Jawabnya kemudian. "Untuk tagihan semua perawatannya, alihkan dengan namaku." Ucap Nathan melanjutkan.

"Saudaraku ?."

"Hem." Nathan mengangguk mengiyakan.

"Baiklah, tidak perlu mengganti semua tagihannya. Aku tidak akan mempermasalahkannya." Ucap Arthur menolak. Bagaimanapun, dia tidak peduli seberapa besar biaya untuk perawatan gadis itu karena dia memang berniat membantu.

 

1
Patimah Atim
lanjut thoor semangat up Nya..
Patimah Atim
lanjut thoor semangat up Nya
Patimah Atim
lanjut thoor semangat up Nya..
Patimah Atim
lanjut thoor semangat up Nya
Patimah Atim
lanjut thoor semangat up Nya..
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat upnya
Patimah Atim
mm akin setu semangat thoor up Nya
Patimah Atim
lanjut thoor semangat up Nya..
Patimah Atim
semangat thoor up Nya..
Baihaqi Sabani
lnjut thor
Patimah Atim
lanjut thoor semangat up Nya..
Patimah Atim
jangan sampe Alifah celaka ya thoor ..
Patimah Atim
semangat thoor up Nya..
Patimah Atim
duh deg deg degan .
Patimah Atim
semangat thoor up Nya..
Baihaqi Sabani
ko g dari dulu saat alifah hilang...melvin beraksi....knp bru 5 thun bru trun tangan🤣🤣🤣
Reni Anjarwani
lanjut
Airhujan
Semangat ka,,, mampir iya😊
Nunnamin_shaqi
Makasih komentarnya kak🙏🏻☺️
Nunnamin_shaqi
alurnya di cepetin kak, 🙂. tapi untuk pertemuannya yang akan dibuat berbagai macam perjalanan.

Harap tunggu alur selanjutnya yaa😇
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!