NovelToon NovelToon
Gairah Cinta Semalam

Gairah Cinta Semalam

Status: tamat
Genre:Patahhati / Balas Dendam / CEO / Romansa-Solidifikasi tingkat sosial / One Night Stand / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Danie A

Area dewasa, mungkin. Jangan cari pengajaran, karena ini bukan sekolahan.
yang nggak suka boleh skip.

Mengisahkan tentang Luxia Luna yang karena suatu ketidak sengajaan memasuki kamar hotel dan terjadi cinta satu malam.

Zander Zoe seorang CEO yang merasa dirugikan. Menuntut Xia untuk bertanggung jawab atas hilangnya keperjakaan sang Penguasa. Zander menggunakan segala cara untuk membuat Xia datang padanya.

Akankah Zander Zoe berhasil?

Bagaimana nasib Luxia ya??
yuk baca...
Spil krisan ya buat perbaikan😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Danie A, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chap 20

"Dimana rumahmu?" tanya Peter tanpa menoleh, hanya sedikit melirik lalu fokus menyetir."Apa arahnya tidak salah?"

"Jalan X kosan lembayung."

"Oke. libur gini apa rencanamu?" tanya Piter basa basi.

"Mau istirahat saja. di kosan "jawab Xia agak kikuk.

"Kamu sudah makan?"tanya Piter lagi.

"tadi sudah sarapan." jawab Xia singkat. Sebenarnya Xia agak segan juga. Walau bagaimanapun Peter tetaplah atasannya. Xia ingin menjaga jarak.

"Bentar lagi udah masuk makan siang. Bagaimana kalau temani aku makan dulu?"

"Sayaa..."

"jangan menolak." potong Peter. "Bukankah kamu senggang?"

"Yaahh tapi, aku hanya tak ingin menjadi bulan-bulan para pengikutmu.." gumam Xia.

"Hmmmpp... Aku tak punya pengikut, hanya pekerja. Karyawan. Kau salah satunya." kekeh Piter masih menyetir."Bagaimana kalau disana?"

Didepan ada sebuah resto yang sedang viral.

"Baiklah jika Pak peter memaksa."

Peter tersenyum kecil. Dia berhasil.

Di restoran itu, Xia dan Peter sedang menunggu pesanan datang.

"Apa yang ingin pak Peter diskusikan dengnku?" tanya Xia membuka obrolan karena sedari tadi Peter hanya diam menatap keluar resto.

Peter menoleh dan tersenyum pada Xia.

"Panggil Peter saja " pintanya.

"Tapi bapak kan atasanku. Tidak sopan jika..."

"Kita sedang diluar kantor. Panggil aku Peter ok? Kita adalah teman. Aku tak punya teman yang membersamaiku selama ini hanya rekan kerja. Dan mereka tidak bisa disebut teman bukan?" ucap piter dengan senyum lembut. Xia sedikit mengerti maksud Peter.

"Itu juga sama saja dennganku Piter." kekeh Xia, "Aku tidak akan sungkan kalau begitu."

"Bagus! Tapi jangan membuatku hilang wibawa jika dikantor."

Xia terkekeh. Xia melihat ponselnya bergetar. Xia lihat nomor Zander. Segera dia matikan.

Pelayan menyajikan pesanan mereka di meja.

"Karena makanan sudah datang, ayo makan kawan." ucap Peter mengambil sendok.

"Hmmmpp.." Xia sedikit terkekeh.

Mereka lalu bersantap siang .

"Oo iya Pit, Apa yang tadi ingin kamu diskusikan?"

Peter mendongakkan wajahnya menatap Xia.

"Kita ada project A dengan perusahaan konstruksi Alexander grub."

"Iya."

"Aku ingin kamu juga ikut serta besuk kesana."

"Aku?" Xia menunjuk dirinya sendiri."Tapi aku bukan orang project."

"Aku akan menyiapkan berkas mutasinya."

"Taapii.." Xia sedikit ragu.

"Tidak ada bantahan. Apa kamu mau melawan atasan?"

"Kupikir kita teman sekarang?"sahut Xia enteng.

Peter terdiam begitupun Xia.

"Hahaha.."

mereka tergelak bersma. Tanpa menyadari sepasang mata mengawasi mereka dengan pandangan tatapan tak suka.

****

Pagi menjelang Siang, Zander mengecek jam yang melingkar ditangannya. Zander melihat lagi buku kecil berwarna merah miliknya, Dia tersenyum lebar. Sangat bahagia sampai timbull bunga-bunga disekitarnya.

Tuan Zander tidak biasanya terlihat sedikit gelisah. Sepertinya perlu pancingan. Batin Zene yang cukup peka.

"Tuan, sebentar lagi waktunya makan siang."ucap Zene dengan senyum diwajahnya.

Zander menatap Zene yang berdiri tak jauh didepannya,

"Apa anda mau makan siang bersama nyonya?"tanya Zene dengan antusias.

"Baiklah jika kamu mau begitu." jawab Zander dibuat se cool mungkin.

"Hehehe...."

Zander bangkit dari duduknya keluar ruang kerja. Zene mengikuti dibelakangnya. sampai didalam lift.

"Zene! Dalam lima menit temukan dimana Xia."ucap Zander.

"Tuan kenapa tidak anda coba saja untuk meneponnya? Bukankah kalian suami istri?"saran Zene.

Zander sedikit merona mendengar kata suami istri tertuju padanya. Zander lalu merogoh kantong nya dan mengambil hp. Menghubungi Xia. namun tidak diangkatnya. Zander coba hubungisekali lagi. masih sama. Xia tak menerima telponnya.

"Zene!"

"Ya Tuan."

"Temukan dimana nyonya sekarang."

" baik."

****

Zander dan Zene sampai di retoran dimana Xia sedang makan. Zander mengedarkan pandangannya,

Ketemu!

Namun wajah Zander jadi berubah bete dan kesal. Pasalnga dia melihat Xia dan seorang pria sedang berbincang dan makan bersama.

Zander coba menelpon. Namun di reject. Zander semakin kesal dan panas menatap mereka dengan mata tajam yang mendominasi.

"Zene!"

"Iya tuan." jawab Zene dengan senyuman. Semoga tuan tidak meminta tindakan yang aneh-aneh. Batin Zene yang melihat pemandangan yang sama.

Zander masih menatap marah kearah Xia. Xia yang sedang berbincang dengan Piter merasakan hawa tak enak itu. Matanya mulai menjelajah. tepat beberapa meter didepannya Zander sedang menatapnya.

Zander? Tunggu! Apa yang orang itu lakukan disini? Dia menatap kemari? Apa maksud tatapan marah itu? pikir Xia. Xia melihat Peter yang sedang makan. yang duduk membelakangi Zander.

Xia jadi teringat akan kasus Direktur Morgan yang bangkrut juga dengan Perusahaannya yang hampir pailit. Semua itu tindakan gila Zander.

Ini gila! Jangan sampai dia bertindak berlebihan. Pandangan marah itu. Aku harus melakukan sesuatu. pikir Xia,

"Pit, aku masih ada urusan. terima kasih makan siangnya." Xia langsung beranjak.

"Tunggu!"

"Lanjutkan makanmu Pit."Xia menekan bahu Peter kuat-kuat agar duduk lagi.

"Aku ada urusan mendesak." pamit Xia berjalan cepat dan

segera Xia menarik lengan Zander keluar dari retoran.

"Apa yang kamu lakukan disini?" tanya Xia.

"Aku mau makan." Zander masih marah.

Xia menghela nafasnya pelan. Tentu saja ini kan restoran.

"Baiklah. Ayo ketempat lain." ajak Xia menarik lengan Zander.

"Kenapa? tidak rela aku bertemu dengannya?"

Xia menghentikan langkahnya. Menoleh menatap Zander. Pria itu masih terlihat marah.

Sial, apa yang harus kulakukan padanya?

____€€€____

Reader kuuh , kasih semangat donk, biar aku up terus setiap hari.

like dan komen ya

Terima kasih.

Salam___

😊

1
Ririn Nursisminingsih
dr jill gantennggg banget
Ririn Nursisminingsih
Bener thor a juga pernah ngerasain pas ngambek sama suami jatuh dari sepeda/Smile//Smile/
Ririn Nursisminingsih
syukurin makanya jadi istri yg baik nurut sama suami mnghormati suami udah ditolong beberapa kali ndak tau terimakasih
Ririn Nursisminingsih
xia nih bodoh banget yaa jelas marahlah istrinya dicium ndak mnghargai suami lagi
Ririn Nursisminingsih
liat xia zander baik sama kmu jadilah istri yg baik...
Ririn Nursisminingsih
kok lama2 gregeten sama xia jadi cwek yg cerdas dong.... kmu sendiri yg goda zander masih bilang aja sampah2 /Awkward//Awkward/
Ririn Nursisminingsih
xia ini klau ngomong sembarangan kan dia sendiri yg mnggida zander masih mnghujat zander dasar boding kmu
love sick
ugyy
Shofia Hadi
Buruk
JandaQueen
cingkleung daddy... 🤣🤣
JandaQueen
anak dan emaknya sama sj, seneng bawa2 zat perangaang.. 👎
JandaQueen
gampang dibuka pintunya, ga dikunci kah?
JandaQueen
bwhahaha.... gampang bngets... zander kek anak TK dibujuknya....🤣🤣🤣
JandaQueen
mengsedih aku
JandaQueen
WADIDAAAWWWW.... LOL🤣🤣🤣🤣
Lilee
Luar biasa
JandaQueen
lidahku serasa berdesis terus ngabsen tokoh2nya, xia xenia silvia, susie, zander zene...padahal bacanya dlm hati ini... 😀😀 bisaan kak otor cari nama n ceritanya seru. plz bikin xia seterong lawan klicikan mak tirinya ya kak... lets anjut baca...
JandaQueen
oalaah malah ketagihan🤣
JandaQueen
start reading
3sna
istr ceo gk pake bodyguard,,
Danie a: sabar dong 🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!