Berawal dari kejadian di suatu malam yang membuat Anisa mutiara mengandung anak dari Mahen kakak ipar nya sendiri.
Bagaimana kelanjutannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Engene, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Cuma teman
Muti duduk di sudut ranjang nya sambil menatap kosong ke arah depan. Muti memutuskan untuk pergi malam ini tanpa berpamitan pada mira. Karena percuma saja jika Muti meminta izin kepada amira. Amira tidak akan pernah mengizinkan Muti untuk tinggal jauh darinya. Apa lagi kalau mira mengetahui bentuk kamar kos Muti.
Muti mengambil koper milik nya. Dan Muti mulai memasukkan pakaian dan barang barang lain nya ke dalam koper nya.
"Huuhhh akhirnya selesai ".. Ucap Muti sambil menghela nafas nya. Kemudian Muti menaruh koper nya di pinggir ranjang nya. Muti kembali duduk di pinggir ranjang nya .
" Kok kak mira belum pulang ya?? ".Muti menatap jam tangan yang melingkar di pergelangan tangan nya. " Udah jam lima lewat. Biasanya jam segini kak mira udah pulang ".Ucap Muti.
Muti tersenyum saat mendengar suara mobil yang berhenti di depan rumah nya.Muti segera berlari keluar dari kamar nya untuk membuka pintu utama. Namun senyuman Muti tiba tiba saja menghilang saat melihat seorang pria yang sedang berdiri tepat di depan nya.
Tatapan mereka segera bertemu. Namun dengan cepat Muti memalingkan wajah nya. Muti menatap ke arah mobil sport berwarna hitam itu. Kemudian senyuman Muti kembali terpancar saat melihat seorang wanita cantik berjalan keluar dari mobil sport itu.
" Kak mira ".Muti menghampiri kakak nya.
" Hai".Mira tersenyum menatap adiknya.
"Kak mira kenapa kakak lama banget pulang nya?? ".Muti bergelayut manja di lengan kakak nya . " Maaf ya dek tadi mobil kakak rusak jadi kakak harus nunggu kak mahen jemput. Jadi nya kakak pulang agak telat ".Ucap mira sambil mengusap lembut rambut adiknya.
" Mobil kakak rusak??".Tanya Muti sambil menatap kakak nya. "Iya sebenarnya jam setengah lima tadi kakak udah pulang tapi mobil kakak tiba tiba aja nggak bisa idup. Terus kakak nelpon kak mahen buat minta di jemput".Mira kembali tersenyum menatap adik nya. Ya mira dan mahen tidak lagi bekerja di perusahaan nya sama. Karena peraturan di dalam perusaan itu tidak memperbolehkan suami istri bekerja di perusahaan yang sama.
Mira dan Muti segera berjalan masuk ke dalam rumah. Muti terus menggandeng tangan kakak nya itu. "Kak Muti ke kamar dulu ya ".
Mira menganggukkan kepala nya. Setelah itu Muti pun berjalan menuju kamar nya. " Ya ampun bagaimana ini aku tidak yakin kalau aku bisa tinggal terpisah dari kakak ".Guman Muti.
Muti berjalan masuk ke dalam kamar mandi untuk menyegarkan badan nya.
Tiga puluh menit kemudian Muti kini sudah berpakaian rapi. Muti kembali duduk di sisi ranjang nya.
Tok.. tok..
" Muti... dek bantuin kakak masak yuk ".Amira mengetuk pintu kamar Muti. Muti segera berjalan ke arah pintu kamar nya.
Cek.. lek..
" Wahh rapi banget. Kamu mau kemana dek?? ".Tanya amira sambil tersenyum menatap Muti. " Nggak.. nggak kemana mana kok. Muti lagi pengen aja pakai pakaian rapi ".Jawab Muti.
" Beneran??.. Atau jangan jangan kamu mau jalan ya??.. Hayo lo.. mau jalan sama haikal ya ".Ucap mira menggoda Muti. " Apaan si kak Muti dan haikal itu cuma temenan doang nggak lebih ".Kesal Muti.
" Temen apa demen??.. Kalau lebih dari temen juga nggak papa ".Ucap amira yang semakin menggoda Muti. " Terserah kakak.. Muti udah males jelasin nya".Ucap Muti dengan wajah yang di Tekuk. "Nggak boleh marah lo kakak cuma bercanda. Kalau marah berarti apa yang kakak bilang benar ".Ucap amira sambil tersenyum menatap adik nya.
Muti hanya diam dengan wajah yang di tekuk. Ia sangat kesal dengan kakak nya itu. Setiap pria yang dekat dengan selalu saja di kira pacar nya oleh Amira. Dan hal itu lah yang membuat Muti sangat malam berteman dengan pria.
Tidak menunggu lama kini sajian makan malam sudah terhidang di atas meja. Dan sampai saat ini muka Muti masih saja di tekuk. Bahkan di sepanjang memasak makanan tadi Muti tidak berbicara sedikit pun.
" Hei udah dong jangan di tekuk terus wajah nya ..Kakak cuma bercanda kok .. Nanti cantik nya hilang lo ".Ucap amira sambil terus menatap adik nya.
kadihan muti dan calon debay 🥺🥺😭
kan swèèt 🥰❤️❤️❤️❤️
apa kabar thor,, semoga sehat ya 😊
semangat y thor 💪💪💪
bukan peduli dan perhatian sama Mira, apa Mira terkena kanker