menceritakan kisah seorang gadis cantik yang sholeha menjalani hidup dengan iklhas berharap menemukan pasangan yang tepat yang dipilihkan Allah untuk dirinya dan akhirnya dia menemukannya seorang pria tampan yang sangat mencintainya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon neng nur, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 20
kring.....kring ......kring......
Alarm Zahra berbunyi. Menandakan sudah waktu subuh. Berhubung Zahra libur shalat karena jadwal tamu bulanannya sudah tiba maka dari itu Zahra memilih tidur lagi.
Satu jam sudah berlalu tetapi Ulan tidak melihat Zahra, Ulan pergi ke kamar Zahra di depan kamar ia mengetuk pintu.
Beberapa kali di ketuk tidak ada jawaban saat Ulan mencoba membuka handle pintu ternyata tidak di kunci. Pintu terbuka Ia masuk ke dalam kamar melihat adik iparnya itu masih tertidur pulas.
" Zahra ayo bangun udah jam enam lewat nih, bukan kah ini hari pertamamu bekerja. " Ulan membuka tirai jendela sehingga sinar matahari mulai masuk ke kamar Zahra.
" Ha udah jam 6 lewat mbak, mati aku terlambat. " Zahra panik ia langsung mengambil handuk untuk mandi.
Zahra sangat buru-buru karena takut terlambat apalagi jarak rumah Arga dengan kantor lumayan jauh.
Sementara di meja makan Arga dan Ulan telah selesai sarapan. Mereka berdua melihat Zahra yang grusah grusuh keluar dari kamarnya.
" Sarapan dulu ra,! " Ajak Ulan.
" Nggak sempat mbak. " Jawabnya.
" Mau di bawain bekal? " tanya mbak Ulan lagi.
" Gak usah mbak nanti Zahra cari makanan di kantor aja. Bang kunci motornya mana? " Zahra mencari kunci sepeda motor di tempat biasa di letakkan tetapi tidak ada.
" Udah mau berangkat yuk abang antar!. "
" Zahra naik motor aja bang kalau naik mobil nanti macet makin lama." Ucap Zahra sambil memakai sepatu.
" Abang antar naik motor, kamu itu lagi panik mana mungkin abang biarkan pergi sendiri, kalau ada apa-apa ntar abang kena semprot sama mama dan papa, udah yuk kita berangkat!! da lama abang gak balap ni hehehe... "
Arga menaiki motor diikuti Zahra di belakang nya. setekah pamit pada Ulan mereka pun berangkat menuju kantor baru tempat Zahra bekerja.
#######
Rey datang lebih awal pagi ini, di rumah nenek selalu mendesaknya untuk segera menikah maka hal itu membuat Rey tidak betah berlama lama bersama nenek.
Jam kantor ARDANA GRUP di mulai dari pukul 08.00 wib sampai pukul 16.00 wib.
Masih Pukul 07.40 Rey sudah tiba di kantor, seluruh karyawan terkejut biasanya kalau Rey datang lebih awal pasti mood nya tidak baik.
Mereka yang di lewati Rey berdiri dan menunduk ketakutan tidak ada yang berani menyapa kecuali Lani.
" Pagi Rey " sapa Lani tersenyum manis pada Rey.
" Lani, apa Very sudah datang? "
" Sudah Rey, "
" Bilang sama Very untuk mempersiapkan rapat pagi ini dengan beberapa karyawan, perusahaan PRIMA GRUP akan menjalin kerja sama dengan kita, tetapi sebelumnya mereka ingin mengadakan pesta ulangtahun perusahaan, dan dia ingin kita yang mempersiapkan nya."
" Baik Rey. " jawab Lani. Lani adalah teman Rey dan Very dari kecil. Almarhum papa Rey teman dekat papa Lani sehingga keluarga mereka sangat dekat. Lani juga sangat mencintai Rey tetapi cintanya tidak pernah di balas.
Rey berjalan menuju ruang meeting, iya bertemu Very.
" Mana sekertaris baru itu suruh dia antarkan berkas PRIMA GRUP, sebentar lagi kita meeting, kamu udah tahu kan mereka mau kita mempersiapkan pesta. "
" Iya aku sudah tahu, nanti akan ku suruh sekertaris mu meletakkan berkasnya di meja." jawab Very.
" Baik aku tunggu." Rey kembali berjalan menuju ruangannya.
" Mengapa Zahra belum datang ya? " gumam Very. " Coba aku tanya Sasa saja." Very mendatangi meja kerja Sasa.
Para karyawan biasanya setengah delapan sudah datang ke kantor. tetapi Zahra belum terlihat juga, padahal ini hari pertamanya kerja.
" Sa, Zahra mana? " tanya Very.
" saya tidak tahu pak seperti nya dia belum datang pak. " jawab Sasa.
" Kenapa lama sekali, mana Rey sudah datang lagi. " gumamnya pelan tetapi masih kedengaran oleh Sasa.
" Saya kurang tahu kenapa Zahra belum nyampe pak, yang saya tahu jarak rumahnya kemari lumayan jauh. "
" Oh ya udah saya ke depan dulu." Very berjalan menuju depan kantor menunggu Zahra.
*****
" Cepetan dong bang nanti Zahra telat ni" Zahra berulang kali melihat jam di tangannya.
" Ini juga udah ngebut, bentar lagi juga nyampe. kantornya jauh kali dek dari rumah."
Akhinya setelah menempuh kurang lebih satu jam perjalanan Arga dan Zahra sampai di depan kantor. Sebenarnya jarak antara kantor dan rumah Arga tidak terlalu jauh tetapi karena di kota yang padat penduduknya menyebabkan macet di mana-mana apalagi berlakunya jalan satu arah membuat rute jalan itu muter-muter memakan waktu lebih lama.
" Makasih ya bang Assalamu'alaikum. " Zahra berlari masuk ke dalam kantor.
Di dalam dia di sambut sinis oleh Lani.
" Oh ini ya sekretaris baru itu, masih hari pertama saja kamu udah terlambat, sebentar lagi kamu juga bakal di pecat." ucap Lani, terlihat jelas bahwa dia tidak menyukai Zahra.
" Maaf buk tapi saya rasa saya belum terlambat, masih ada waktu lima menit lagi kan buk sebelum jam 8." ucap Zahra sopan dan melihat ke arah jam dinding.
" Berani kamu ya, kamu tidak tahu berbicara dengan siapa ha?, baru juga mulai kerja udah belagu. Ini kantor bukan punya bapak lo, peraturannya semua karyawan harus datang lebih awal dari bos, kamu tahu, hari ini bos sudah datang." Lani meninggikan suaranya.
" Maaf buk lain kali saya akan datang lebih awal. " Ucap Zahra lagi.
" Sekarang lebih baik kamu pulang, kamu tidak di butuhkan di sini kamu di pecat." Lani semakin emosi melihat Zahra.
" Ibuk gak berhak memecat saya,jika saya akan di pecat itu setelah persetujuan pak Very karena pak Very lah yang menerima saya bekerja di kantor ini. Zahra berjalan meninggalkan Lani.
" Hei dasar sekretaris kurang ajar, berhenti kamu.!" teriak Lani.
Very melihat Lani berbicara dengan Zahra, ia pun segera menghampiri mereka.
" Zahra kenapa kamu masih di sini ayo kamu harus segera antar kan arsip ke pada pimpinan.Dia sudah menunggumu dari tadi.
Zahra mengangguk dan mengikuti Very.
" Ver, tunggu. " panggil Lani.
" Ada pa Lan?
" Kamu kok bisa nerima orang seperti dia, aku tidak suka orang yang tidak disiplin." tanya Lani pada Very.
" Lan, aku kenal Zahra dia tidak seperti yang kamu bayangkan, sudah lah kami pergi dulu. ayo Zahra. " Ajak Very pada Zahra.
Very dan Zahra berjalan meninggal kan Lani.
" Lihat saja jika dia bertemu dengan Rey pasti juga bentar lagi akan di pecat., " senyum Lani licik.
" Buk itu siapa? tanya Jeny pada Lani. Jeny adalah asistennya Lani.
" Sekretaris baru, udah sana kamu kerja. " kata Lani lagi.
" Iya buk," Jeny kembali bekerja. " Seperti nya tambah lagi saingan gua untuk dapatkan dua cowok ganteng itu, ya Tuhan jika tidak mendapatkan pak Rey pak Very pun jadi." gumamnya pelan terus berjalan ke meja kerjanya.
............
Very memberikan berkas pada Zahra, karena Zahra lama datang Very membantu menyiapkannya sehingga Zahra bisa langsung memberikan kepada bos yang dia belum tahu sebenarnya adalah Rey.
" Zahra, ini letakkan aja di meja kerja ruangan di ujung sana." tangan Very menunjuk ke sebuah ruangan. " Nanti di meja itu kamu ambil file 037 dan file 521 disitu ada beberapa rancangan pesta bisa kamu pelajari." Sambungnya lagi.
" Baik pak." Zahra mengambil berkas yang di berikan Very. Setelah meletakkan tasnya di meja kerjanya yang baru ia pun keruangan yang di sebelah ruangannya itu.
Sasa melihatnya dari jauh.
" Ya Allah selamatkan Zahra dari amukan pak Rey, aku berharap hari ini kamu beruntung Ra, " ucap sasa pelan dia sangat takut dengan nasib temannya itu bila melihat perlakuan yang di dapat sekretaris -sekretaris sebelumnya.
Zahra mengetuk pintu tetapi tidak ada jawaban. Rey tidak mendengarnya karena Rey berada di kamar yang ada di dalam ruang kerjanya itu. Tadi saat duduk di meja kebesarannya, Rey melamun lagi tentang pertemuan pertamanya dengan Zahra di danau, tidak disengaja tangannya menyenggol gelas air minum di atas meja itu. tumpahan air membasahi jas dan celananya maka dari itu dia ganti baju yang tersedia di lemari kamarnya itu.
Zahra membuka pintu karena tidak ada jawaban. Ia melihat ruangan kerja yang besar dan tertata sangat rapi, tetapi tidak ada orangnya. Diletakkannya berkas di atas meja. Lalu ia mencari berkas file 037 dan 521.
Zahra melihat tumpahan air di meja bosnya itu, dengan sigap dibersihkannya menggunakan tisu yang telah tersedia di atas meja. Setelah selesai Zahra berjalan keluar sambil membaca file 521. Ia fokus membaca file dan tidak melihat jalan.
Sementara di dalam kamar Rey telah selesai mengganti bajunya.Ia juga keluar sambil mengancing lengan bajunya.
brukk.........
keduanya tidak melihat jalan sehingga mereka bertabrakan.
Zahra terkejut melihat Rey di depannya membuat badanya oleng hendak terjatuh tapi dengan sigap Rey menangkap pungungnya untuk menahan agar tidak terjatuh.
File yang di pegang Zahra jatuh berserakan sementara kedua pasang mata bertemu untuk kesekian kalinya, jarak mereka sangat dekat dengan posisi Rey masih memegangi punggung Zahra dan tak lepas memandang wajah cantik Zahra. seolah olah Rey terhipnotis dengan paras wajah Zahra yang mempesona.
*bersambung.............
💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟*
IKLAN BOLEH YA...........
Author : Makasih ya Readers udah mau mampir dan udah mau kasih like, coment dan vote nya, author makin semangat nulis nih ☺. yang belum jangan lupa like, coment dan vote nya ya 🙏🙏🙏
Readers : Sip thor 👍👍, tapi cepetan dong thor tulis kisah cintanya Zahra dan Rey atau Very. ini Rey yang udah jatuh cinta aja masih gak nyadar dengan perasaanya.dah gak sabar ni thor.... 😥😥
Author : Kudu sabar dong Readers semuanya butuh proses kalau langsung Author tulis kisah cintanya nanti ceritanya cepat Tamat 😅😅.
Readers : Bener juga ya, jadi part berapa dong romantis-romantisannya????
Author : Bentar lagi ya Readers ini masih mau menuju kesana 😄😄. Semua ada prosesnyakan? makan aja gak langsung telan. Siapi makananya dulu, cuci tangan, berdoa, trus dimasuki deh makanannya ke mulut, dikunyah kunyah baru deh di telan 😅.
Readers : Pande lo ya thor kok gak kepikiran gua ya?? 😂😂. Lanjut dong thor gua nunggui ni.
Author : Ok, sekali lagi Makasih Readers da setia mau baca karyanya author... jangan lupa like, comen dan vote nya ya readers 😘😘😘🙏🙏
mampir ya thor
up lg,...
kog lm bgt sih,..
ada lanjutannya g sih,....