NovelToon NovelToon
SALAH JODOH

SALAH JODOH

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Nikahmuda / Mafia / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:38.2k
Nilai: 5
Nama Author: MegaHerdian

Hanya karna melihat dari penampilan saja mereka sepakat untuk menikah karna perjodohan dari orang tua mereka.

Tanpa ada pendahuluan, awalan, pendekatan ataupun suatu ikatan cinta sebelumnya, tapi mereka dengan mantapnya menyetujui perjodohan itu.

Tata adalah seorang gadis yang sangat hyperaktif di segala kondisi dan cuaca serta kehidupannya yang sangat beruntung.

Sedangkan Bara, banyak hal yang dia rahasiakan tentang dirinya.
Mereka hanya melihat apa yang Bara perlihatkan sedangkan jauh disana, sebuah rahasia yang terjaga dengan baik sedang berada di ujung tanduk.

Akankah Bara mulai luluh kepada Tata? atau mungkin Bara yang mulai menceritakan tentang kebenaran dirinya kepada Tata? Apakah Tata bisa menerima semua ini setelah apa yang sudah terjadi?.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MegaHerdian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21.

"Ohh..sakit sekali" Bara bangun dari tidurnya sembari memegangi kepalanya yang terasa berdenyut nyeri.

Bara duduk dan melihat ke arah sekitar, ruangan yang terasa asing baginya namun saat melihat logo paradise club, Bara langsung menyadari dimana dia berada saat ini.

"Kemana bajuku" Kaget Bara saat ia baru sadar bahwa tidak ada sehelai benang pun yang menempel di tubuhnya selain selimut.

"Apa jangan-jangan...ada yang memperkosa ku?!"

"Sial kenapa aku bisa sampai disini" Bara mencoba mengingat apa yang telah terjadi, tapi jika ada yang memperkosanya itu tidak mungkin juga.

Atau mungkin Bara yang telah memperkosa orang lain? Sungguh waktu yang tidak tepat saat ini.

Tidak ada waktu lagi untuk mengeluh saat Bara melihat jam sudah menunjukan pukul sepuluh pagi.

Awalnya Bara sedikit heran karna terdapat satu setel pakaian yang sudah rapi berada di sana, tanpa membuang-buang waktu lagi untuk berpikir Bara langsung pergi mandi membersihkan tubuhnya, ia harus pulang terlebih dahulu agar orang-orang rumah tidak khawatir padanya.

Apalagi si medusa itu pasti sangat merindukannya saat ini.

Bara memacu mobilnya dengan cepat karna ia juga harus pergi ke rumah sakit untuk menjenguk Gege, ia hanya pulang untuk sekedar sarapan dan melihat apakah wanita bodoh itu masih hidup atau tidak.

DDREEETTTT DDREEEETTTTT.

Ponsel milik Bara bergetar memunculkan nama Alex disana, awalnya Bara tidak ingin menjawab tapi karna ia ingat bahwa Gege saat ini masih berada di kawasan Catalo.

"Ada apa" Ucap Bara saat menjawab telfon itu, ia masih sibuk menyetir menuju rumahnya.

'Hallo pemimpin, ah apa kau baik-baik saja! Haha yah cuaca sangat cerah saat ini, bos ku meminta untuk bertemu denganmu di tempat kemarin"

"Aku tidak bisa! Hari ini aku sedang sibuk"

'Heyy seharusnya kau mendengarkan selagi bisa!"

Bara memejamkan matanya, ia menggigit bibir bawahnya menahan rasa emosi yang bergejolak di hati dan pikirannya saat ini.

"Jam delapan aku akan berada di sana, jika bos sialanmu itu tidak datang jangan menyalahkan ku jika aku pergi" Bara langsung memutuskan telfonya secara sepihak.

"Sialan, dia semakin menjadi-jadi saja"

"Sebenarnya apa yang mereka inginkan, kenapa sangat mengincarku!"

Saat Bara akan keluar dari mobilnya, secuil ingatan tiba-tiba muncul di kepalanya membuat Bara menutup mulutnya saking terkejutnya.

"Ingatan apa itu!" Bara terkejut setengah mati saat beberapa potongan ingatannya muncul begitu saja.

"Tidak mungkin...ini pasti sebuah kesalahan" Bara tertawa hambar mencoba menenangkan dirinya sendiri.

Bara berjalan memasuki kediamannya, ia langsung pergi ke dapur di lantai dua karna biasanya wanita bodoh itu selalu di sana di jam seperti ini.

"Wah...lihatlah ****** mana yang keluar di jam seperti ini" Sorak Tata sembari bertepuk tangan saat melihat Bara yang baru saja datang.

"Apa kau lapar hm! ku kira kau lupa jalan pulang" sindir Tata.

"Bukankah kita semalam bersama?" Tanya Bara yang membuatnya bingung sendiri.

"Kau tidak bisa bermimpi di siang bolong seperti ini!"

"Baju siapa yang kau gunakan, aku tidak pernah melihatnya" Curiga Tata saat melihat pakaian yang Bara kenakan.

"Atau jangan-jangan..."Bara menjeda ucapannya dan kemudian tertawa membuat Bara semakin bingung bercampur aneh.

"Kenapa, belum minum obat! seharusnya kau sudah pergi berobat dari dulu!" Bara mengambil satu potong sandwicth yang berada di sana sembari meminum susu.

"Jika kau tidak bersamaku, lalu apa yang kau lakukan semalam" Jika bukan Tata, lalu siapa?!.

"Aku tidak akan mengatakannya" Tata menjulurkan lidahnya sembari memasukan potongan roti ke dalam mulutnya.

"Aku bertanya serius bodoh" geram Bara saat Tata tidak berhenti meledeknya.

"Apa! kau mau berkelahi lagi! Ayo sekarang kita dalam posisi yang sama-sama sadar!"tantang Tata.

"Tidak, sekarang selera berkelahi ku bukan denganmu lagi"

"Sialan kau bahkan tidak bisa memukul dengan benar"

"APA KAU BILANG!"

DREETTTTTT DREETTTT DREETTTTT.

Bersamaan dengan itu, ponsel Bara bergetar menampilkan nama Gege sebagai penelfon, namun Bara tidak mengangkatnya dan buru-buru pergi lagi.

"Aku akan menghajarmu nanti" ucap Bara sebelum ia meninggalkan meja makan dan berlalu pergi.

Tata tidak menghiraukan ucapan Bara sedikitpun ia masih fokus dengan makanan di hadapannya, sembari bersenandung pelan.

Sedikit asupan amunisi bagi Bara setelah berdebat dengan Tata, walaupun sedikit karna ia harus segera pergi lagi tapi setidaknya cukup untuk menambah beban pikirannya lagi.

Saat sampai di rumah sakit Bara langsung masuk ke ruangan Gege, namun dokter mengatakan Gege baru saja tidur setelah meminum obatnya.

"Mungkin aku sedikit terlambat" Bara sedikit tersenyum kemudia pergi keluar karna takut mengganggunya.

Berhubung Bara sudah jauh jauh berada di sini, jadi dia memutuskan untuk sedikit berkeliling mengitari rumah sakit milik Catalo itu.

Saat bertemu dengan beberapa perawatnya, Bara terheran-heran karna wajah mereka seperti seorang gengster dan juga preman-Preman jalanan.

Saat mengitari rumah sakit ini, Bara melihat sebuah perpustakaan, ia baru tau kalau di rumah sakit terdapat perpustakaan.

Bara sedikit mengintip ke sekitar ruangan yang tidak terlalu ramai itu, saat ini jam sudah menunjukan pukul dua siang.

Bara mengambil buku berjudul 'Miracle' dan membacanya, buku itu terlihat seperti buku dongeng anak-anak namun Bara menyukainya.

Bara sedikit tertawa pelan saat melihat beberapa potongan gambar yang menurutnya lucu.

"Kau disini"ucap seseorang yang baru saja datang kearah meja tempat Bara duduk saat ini.

"Oh kau rupanya" Bara hanya melihat sekilas saat tau siapa orang itu, saat tau itu bukan Alex lagi ia merasa tidak terganggu dan memilih untuk melanjutkan lagi membaca buku di hadapannya ini.

Orang itu duduk di bangku yang kosong di depan Bara, Bara juga tidak terlalu menghiraukan hal itu dan membiarkannya saja selagi tidak mengganggunga itu tidak masalah.

Bara yang fokus dengan bukunya dan orang itu yang fokus terhadap manusia yang berada di hadapannya, ya menatapnya lebih tepatnya.

"Kenapa kau terus menatapku" ucap Bara tanpa mengalihkan pandangannya sedikitpun dari buku di hadapannya.

"Kau terlihat cocok mengenakan pakaian itu" ucapnya yang langsung membuat Bara berhenti membaca.

Matanya yang sedari tadi enggan menatapnya kini sepasang mata Bara langsung menatapnya dengan tajam.

"Kau berbicara seolah kau mengenalku" Bara ingin mengatakan apa yang sedang dia lakukan disini namun mulutnya dengan spontan mengatakan hal lain.

"Tentu saja aku mengenalmu"jawabnya.

"Lalu, apa yang kau lakukan disini" pertanyaan yang seharusnya ia ucapkan sedari awal.

"Aku?" tunjuknya kepada diri sendiri.

Bara hanya mengedikan bahu pertanda apa jawabannya sebenarnya.

"Karna ini milikku, jadi aku berada di sini"

"Milikmu!..ini!..tunggu..berarti kau.." Bara tak percaya dengan ini.

Jangan-Jangan ketua Catalo yang sebenarnya adalah dia.

Devan Cristian Diandra!.

1
Elin Elin jenong
nyimakk
Anezaki Igarashi Ricky ⍣⃝కꫝ 🎸
hallo kk salken ♡♡

jangan lupa mampir di karya aku juga ya kk
🥰
My Little Prince dan VCPD
writternim
Terimakasih, jangan lupa baca 2A ya, cerita baru 😊
cinya
semangat trus thor
writternim
Jangan lupa baca cerita terbaru 2A ya, menggantikan cerita ini 😁😊
sunshinegyspy
Yok jangan kasih kendor updatenya!
writternim: Jangan lupa baca cerita baru berjudu '2A' ya 😁😊
total 1 replies
DazzledSweetie
Thor! Ada banyak pertanyaan di kepala saya nih.. tapi untuk sekarang saya cuma bisa bilang 窶徂ayo buruan di update thooooor!!!!!!窶
writternim: Jangan lupa baca cerita baru 2A ya, menggantikan cerita ini 😊😁
total 1 replies
Sri Suciati
jangan lupa baca terjebak cinta aku dia dan sahabat, mana tau suka
terimakasih 🙏
writternim: Jangan lupa baca cerita baru 2A ya, menggantikan cerita ini 😁😊
total 1 replies
coastbycoast
Thor udah ga tahan nih pengen baca bab baru hihi
__£__$N.
Iden kah , yg nyelametin tata thor ?
Sandro Au
gege itu laki" atau cwek thor binggung aku
Sandro Au: oke kak
total 8 replies
peto
Semangat menulis untuk karyanya yang luar biasa kak, sukses selalu嬉汳ェ剌
writternim: Ahhh seneng banget, makasih🤗
total 1 replies
sunshinegyspy
cepetan up thorr plisssss semangat cuy
writternim: Bentar sitiiiii😂🤗
total 1 replies
Jantung Taman
Thor up nya yang cepet dong...
writternim: Sabar sitiii😂🤗
total 1 replies
writternim
Mmm..menurut kamu gimana😁
__£__$N.
Apakah bara seorang gay thor
writternim
Hehe makasih udah nyempetin komen hehe, maaf ya ceritanya lagi di revisi sedikit lagi, maybe next week🤗
Labuh Ardianto
nanngung amat thor buset dah... lg seru"nya padahal... semangat ya thor.. lanjutin terus karyanya....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!