NovelToon NovelToon
Aku Seorang Mafia

Aku Seorang Mafia

Status: tamat
Genre:Romantis / Horor / Pembunuhan / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Erin kitty

#CERITA INI MENGANDUNG KEKERASAN MENTAL,DAN FISIK
#BOCIL DILARANG MEMBACA
#TERDAPAT BEBERAPA BAHASA YANG TERDENGAR KASAR

Zelda,gadis yang terpaksa menjadi seorang mafia demi balas dendamnya,balas dendam pada semua kaum laki laki yang menindas kaum perempuan,laki laki yang tega melakukan pemaksaan di depan mata kepala Zelda kecil,dari sanalah ia bertemu dengan pangeran nya dan bersama memberantas kekerasan dan balas dendam.

huuss..huss...

terdengar suara hembusan nafas Zelda yang berlari sambil bersembunyi.
sebelumya ia sempat berlari kecil ke sebuah gubuk tua di dalam hutan yang sangat lebat,di dalam gubuk itu terdengar suara

""hmmm..mmmm"" suara seorang meronta ingin di lepas
plak
plak
plak
suara tamparan dan pecutan ikat pinggang yang di layangkan ke wanita itu

"itu bayaran hutang keluarga kamu" ucap seorang pria bertubuh kekar, berpakaian serba hitam, kacamata hitam pun selalu bertengger di hidung mancungnya itu.
"kaluarga mu sudah punya banyak hutang pada saya dan sampai sekarang tidak ada satu peser pun yang di bayar" ucapnya

"lepaskan lakban mulutnya" perintahnya kepada bawahannya

"ampun tuu..an...saya minta ampun...saya janji akan melunasinya ...tapi saya butuh waktu tuan"" suara ampun wanita itu
"terlambat"ucap laki laki itu
lalu dengan ganasnya dia menarik pakaian perempuan itu lalu di hempaskanya tubuh wanita itu tepat di kasur belakang dia di ikat..

"perk*s4 dia" printahnya

"hahahaha...dengan senang hati bos" ucap para anak buah yang di suruh memp*rk*s4 prmpuan itu...
kemudian si bos langsung keluar tanpa ba bi bu lagi dan langsung melesat keluar hutan

dengan ganasnya pun mereka langsung melaksanakan perintah sang bos dengan nafsu yang sangat membara..

"gue harus bisa bantu dia" gumam Zelda dalam hati sembari melangkah mengendap endap

sreeek

kreek

suara sesuatu yang di injaknya tanpa sengaja
."upps" ucapnya.

"siapa tu" ucap salah satu preman itu
dengan melangkah keluar mereka mendapati Zelda dan menariknya ke dalam ikut di ikat bersama wanita yang hendak di perk*s4 tadi.rencananya ingin kasi tau bosnya dahulu baru mengambil tindakan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erin kitty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 19

" bagaimana hadiahku nona Adelia" suara itu membuatnya menelan salivanya kasar,

Zelda masuk dengan aura kejamnya,adelia melihat itu sangat ketakutan dan gemetar,tak di sangkanya orang yang selama ini ia injak injak ternyata bukanlah orang sembarangan,di mana Zelda yang sering ia datangi dengan seringainya dan di balas diam dan acuh olehnya.

yang di hadapannya ini bagaikan singa yang siap melahapnya hidup hidup.

"kenapa diam " ucapnya lagi

"apa mau loe" kini ia berani berucap namun matanya tidak menatap langsung mata Zelda.

Zelda mengeluarkan senjata api miliknya,kemudian ia main mainkan dan meniup ujungnya di depan Adelia,membuat Adelia kembali menelan kasar salivanya,

"mau apa loe...jangan main main " ucapnya gemetar sambil menunjuk Zelda

"gue Mau loe rasain apa yang sudah loe lakuin ke gue" jawab zelda

"bokap gue pasti nyariin gue dan pasti nemuin gue dan nyelamatin gue..dan loe liat saja ,jika bokap gue berhasil bawa gue keluar dari sini,loe yang akan gue habisi duluan " Adelia bukanya takut malah semakin menjadi jadi,

"PeDe banget loe,bangga gitu punya bokap yang gak memperdulikan anaknya,saat anaknya hilang dia malah senang senang dengan wanita di luaran sana " ucap Zelda kembali sambil memberikan Adelia sebuah rekaman di mana di sana terlihat pak Haikal ayah dari Adelia sedang berm3sr4an dengan wanita bayarannya di sebuah hotel,

tentunya itu semua di dapat dari anak buah Revin yang mengikuti kegiatan pak Haikal selama penyekapan Adelia,tak sama sekali ia perduli akan anaknya.

"gak ..gak mungkin...bokap gue pasti nyariin gue sekarang" ucapnya tak percaya sambil menggeleng gelengkan kepalanya

"kenapa gak mungkin ? bahkan bokap loe sekarang mengira kalau elo liburan keluar negri dan tidak mau di ganggu" suara itu seketika membuat Adelia memalingkan wajahnya ke arah pintu di mana suara itu sangat ia Kenal.

Revin berjalan masuk dengan santainya,kedua tanganya di masukan ke dalam kancing celananya,

"kak..kamu di sini? " tanya Zelda

"iya..Bimo tadi telpon ..mama sudah sadar,dia sedang mencari kamu" jawab Revin

Zelda yang mendengar itu langsung bergegas pergi tanpa menoleh Adelia ,

Revin pun bergegas untuk mengikuti Zelda namun sebelum ia pergi ia lebih dahulu mengucapkan.

"ini baru awal...tunggu hadiah selanjutnya" ucapnya lalu beranjak

Adelia pun hanya diam tak bersuara,keberaniannya untuk menatap Revin entah hilang sejak kapan.

#di rumah sakit

"maah...gimana keadaan mama..maafin zel ma ..mama kaya gini karena zel,zel gak bisa jagain mama" sendu Zelda

"kakak...." panggil Zuita dari arah pintu

"dek...." ucapnya sambil memeluk kakaknya

"mama kenapa kak...mama baik baik saja kan" tanya Zuita di sela sela tangisnya

" mama baik baik saja,adek gak usah khawatir,dan untuk papa adek Jagan kasi tau papa ya," jawab mamah selena

"Zui tau ma...." jawabnya singkat

"mama gak papa sayang,kamu gak usah khawatir,kan ada kakak yang jagain mama ,ya sudah anak kecil tidak boleh lama lama di sini,kamu pulang sama bik mah jangan lupa makan dan belajar....ok..." ucapnya sambil menyatukan ibu jarinya dengan jari telunjuknya membentuk huruf O.

"ayok non kita pulang" ajak bik mah

"iya bik .." jawabnya patuh

"bik .jaga adek ya, " ucap Zelda

bik mah pun pergi membawa Zuita pulang .

"maah...jawab zel donk..mamah jangan diam saja" Zelda kembali berucap setelah kepulangan Zuita adiknya

Mamah Selena pun tak kunjung mengeluarkan suaranya,entah ia kecewa atau belum menerima kenyataan jalan hidup anak pertamanya itu.

Revin pun yang melihat itu segera menghampiri Zelda,

"Sudahlah ..mama butuh istirahat,nanti lagi ya bicaranya,aku yakin mama pasti bisa mengerti situasi nya." Revin sangat tulus dalam setiap ucapanya membuat mamah Selena tenang jika anaknya bersama Revin.

"mah....zel keluar sebentar ya" pamitnya namun mamah Selena hanya memalingkan wajahnya ke arah lain tak ingin melihat anaknya untuk saat ini .

Zelda dan Revin kini berada di taman rumah sakit,Zelda menatap langit yang mendung seolah sedang bersekongkol dengan keadaannya saat ini

"Kak aku harus bagaimana sama papa..aku gak kasi tau dia soal mama dan aku gak jujur sama mereka." sendu Zelda

Revin membalas hanya diam tak bersuara

"kakak..apa aku harus jujur sama papah dan apa yang selama ini aku sembunyikan dari papa? " Zelda kembali bertanya

"tapi aku takut, papa tidak akan menerimaku bahkan membenciku kak" lanjut nya namun revin hanya diam.

"Kakak....kakak Revin kenapa diam saja sih" kesalnya

"terus kakak mau gimana lagi jika semuanya sudah papa tau" ucapnya sambil melirik belakang Zelda membuat Zelda ikut memalingkan pandangannya ke arah pandang Revin

Deg

Zelda terkaget melihat Sosok cinta pertamanya kini di depan wajahnya.

"papa..." beonya

" lantas apa yang akan papa katakan jika anak papa ini sangat nakal,bahkan lebih nakal dari apa yang papa fikirkan heeum..." ucap papa Zelda.

"papa tau ? " tanyanya

"jangan jangan" gantunganya dan pandangannya kini mengarah Revin,

Revin yang melihat tatapan itu hanya buang muka dan mengangkat kedua tangan dan bahunya menandakan dia tidak tau apa apa.

"iyach...papa tau semuanya,siapa anak nakal papa ini,dan papa juga tau kalau anak papa ini sangat bertanggung jawab atas keluarganya,papa bangga sama kamu nak,tapi ......" gantung papanya

"tapi apa pa ? " tanya Zelda

"tapi papa takut kamu kenapa kenapa, papa tau semuanya dari nak Revin,dan untuk mama., biarkan papa yang menjelaskan nya"

Revin memangg memberi tahu semuanya pada papa Handoko ketika mamah Selena masuk rumah sakit,dia juga tau tentang penculikan itu serta siapa pemimpin dari mafia TBW itu,

untuk itu Revin sudah mempersiapkan semuanya untuk keselamatan keluarga Zelda,Sinta dan Diwa juga sudah dari dahulu mengunci data mereka,sehingga tidak banyak yang tau tentang keluarga Handoko .

"terimakasih pa..papa sudah ngertiin zel,,,zel lega sekarang" ucapnya sambil memeluk papahnya

"iya sayang ...apapun asal kamu bahagia." jawabnnya membalas pelukan anaknya

Awalnya papa Handoko sangat kaget dan tidak bisa terima,dia bahkan sempat memukul Revin namun Revin hanya diam tak membalas,sampai Revin bisa menyakinkan papa Handoko untuk keselamatan mereka atas nama dirinya dan jiwa raganya.papa Handoko menjadi sangat yakin atas keputusan anaknya sampai ia berani mengambil jalan seperti ini dalam hidupnya dan ia kini memakluminya.

"apa tujuan mu selanjutnya dengan Adelia?" tanya Revin

"entahlah...aku tidak ingin dia cepat mati,aku ingin dia merasakan hidup tapi tak menginginkan kehidupan,dia telah menyentuh orang orang yang aku cintai,dan aku tidak akan pernah melepaskan nya" jawab zelda dengan tatapan tajamnnya.

"tidakkah kakak salah dengar euum..." tanya Revin mengedipkan matanya

"apaan sih...iyyuuuu...jijay gue" ucap Zelda melihat tingkah Revin kecentilan mengedipkan matanya membuatnya geli .

"udah ach..mau pulang aja" ketusnya tau maksud kejahilan Revin

"oke..ayok pulang " rangkulannya pada bahu Zelda kemudian turun ke pinggang ramping milik Zelda,membuat Zelda salah tingkah

"iish apaan sih kak...geli tau" ucapnya sambil jalan mendahului Revin dan melepaskan rangkulan Revin,

Dalam hati dia sangat senang dan nyaman jika berada di dekat Revin,namun dia takut jika perasaaan nya hanya bertepuk sebelah tangan ,untuk itu dia selalu menghindar dari Revin kala Revin bersikap manis padanya,ia takut akan harapan palsu yang akan membuatnya sakit di kemudian hari,ia juga takut jika Revin tahu kebenaran hatinya,Revin akan menjauhinya.

itu yang di Fikirkannya

(bersambung)

semangat 💪 ngehalu

salam kity-kity 😻

1
Alwa fikriah
ceritannya sangat sangat seruuu, tidak membosankan walaupun dibaca berkali kali
Wahyu Suroso
hahahah rugi ajari tiara bela diri sama main senjata kemana2 tangan kosong mulu
mutiyah wiyono
Tiara ini amnesia apa gimana, pinyar beladiri dan punya gps, kenapa gak dipakai
Ilfeel dech ngebacanya
Nina Yudha Aryanti
lupa klo punya cincin canggih ya
Sari Sitompul
seharusnya burung nya di tembak haha
Cici Fatimah
ka coba visual gadis diganti jadi Zelda ka pasti cocok kak🙏
Helen Nirawan
mo mati ?? mati sono , gk penting
Ryan Jacob
semangat Thor
Mrs.Dree
seru thor 👍🌸
Naxena
keren
Ani Maryani Naryani
keren berani demi kebaikan
Ani Maryani Naryani
nah thor klau perempuanya jago saya suka c zelda keren
Dini Mulyati
Luar biasa
Nia
cewenya berani banagat🙂
Seroja
pake pov segala thor, sory skip
Seroja
author ini gimana sih bikin cerita, kan tiara udah bisa bela diri bahkan bisa mengalahkan Mafioso2 masa menghadapi 2 orang aja cuma bisa mewek,,, kan jadi males nerusin baca
Seroja
author ini gimana sih bikin cerita, kan tiara udah bisa bela diri bahkan bisa mengalahkan Mafioso2 masa menghadapi 2 orang aja cuma bisa mewek,,, kan jadi males nerusin baca
Seroja
visual zelda yg di gambarkan cantik putih tp ko visualnya jelek, ga cocok
Hits Music
tiara hanya mewek,,, mending dihilangkan saja tiaranya thor
Hits Music
baru kali ini aku komen,, jadi untuk apa tiara bisa bela diri kalau hanya pakai drees gak melawan,, adooouhh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!