Nantha, seorang CEO dari perusahaan ternama yang terkenal dingin dan enggan berdekatan dengan wanita manapun, karna menyimpan rasa pada gadis masa kecilnya dipaksa menikahi seorang gadis yang tidak ia kenal sebagai bentuk pertanggungjawaban.
Nada, seorang gadis cantik yang hingga saat ini masih memendam rasa pada seorang pria di masa lalunya. Diminta menikah dengan Nantha, seorang pria yang baru saja ia kenal karna suatu kejadian yang membuatnya harus rela dinikahi oleh pria yang menurutnya sangat dingin dan menyebalkan.
Hingga suatu hal terungkap yang tak pernah mereka duga sebelumnya.
Akankah pernikahan keduanya dapat bertahan? Kejadian apa yang menyebabkan mereka bisa dipertemukan hingga terjadi suatu pernikahan? Dan sesuatu apakah yang terungkap?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bertha Ryn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Lampau Part 2
Flashback On
Kepindahan Nantha di Jakarta membuatnya menjadi pribadi yang dingin, pada dasarnya ia yang sudah pendiam menjadi dingin. Dinginnya Nantha disebabkan semenjak ia pindah ke Jakarta dan tidak pernah lagi bertemu dengan sahabat yang baru dikenalnya waktu itu. Ia juga belum menemukan kenyamanan di sekolah barunya. Hanya satu teman laki-laki yang ia miliki di sekolah, itupun adalah anak dari sahabat mamanya. Tapi ia sangat nyaman berteman dengan laki-laki itu, yang bernama Dion Bagaskara, anak dari tante Oki, sahabat mama Iren. Dion yang memang mudah bergaul dan akrab, dapat mengimbangi Nantha yang pendiam.
Sedangkan Nada, awalnya memang ia masih butuh waktu untuk menyesuaikan diri di lingkungan barunya. Suasana Bandung masih sangat melekat di ingatannya. Namun hal itu tidak berlangsung lama, hanya beberapa hari saja ia sudah bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitar rumah dan lingkungan sekolah barunya.
*Nantha semakin beranjak remaja, dan duduk di bangku SMA, kini adalah tahun ketiganya di sekolah yang mana sebentar lagi ia akan lulus. Semasa sekolah ia digandrungi oleh banyak gadis di sekolahnya. Banyak gadis yang ingin menjadi kekasihnya, namun ia tidak pernah menggubris. Bahkan ia tak mengizinkan para gadis itu untuk hanya sekedar dekat dengannya. Wajah dinginnya membuat para gadis seakan membeku tak bisa berkutik*.
*Hingga Nantha duduk di bangku kuliah pun, masih saja banyak yang berusaha mendekati Nantha, dan Nantha masih tetap dengan sikapnya yang dingin dan acuh tak acuh. Ia tidak dapat membuka hatinya untuk siapapun. Karna hati itu sudah dipenuhi oleh nama gadis masa kecilnya*.
*Setelah menyelesaikan studynya di perguruan tinggi, Nantha diberi amanah untuk memegang kendali di perusahaan cabang milik keluarganya. Karna semasa kuliah Nantha sudah sering membantu papanya di perusahaan pusat, oleh karna itu papanya mempercayainya untuk menempati kursi atasan di perusahaan cabang*.
*°*
*°*
*°*
*Di tempat lain, gadis kecil yang sudah menjelma menjadi sesorang wanita dewasa yang cantik, manis, nan anggun yang membuatnya disukai banyak orang, namun tak sedikit juga yang membencinya karna iri dengan apa yang ada pada Nada. Nada yang memang pandai bergaul dan mudah beradaptasi, tidak sulit baginya menemukan teman yang menurutnya baik, karna meski begitu ia tidak sembarang dalam memilih teman, ia tahu mana teman yang tulus dan tidak*.
*Kebanyakan pria yang melihatnya ingin memilikinya. Namun Nada tampak tidak memperdulikannya. Ia sudah biasa dengan hal tersebut. Dari saat ia masih duduk di bangku sekolah, hingga saat ia baru memasuki perguruan tingginya, ia tidak pernah luput dari perhatian beberapa pria yang mencoba mendekatinya*.
*Namun bukan berarti ia tidak mau berdekatan dengan pria lain. Ia mau berkencan dengan pria yang menurutnya cocok dengannya dan itupun hanya sebatas kencan tanpa status. Jika ia bosan maka ia akan meninggalkan pria tersebut. Nada melakukan itu hanya untuk mengalihkan pikiran dan perasaannya saja yang selalu berpusat pada sahabat masa kecilnya*.
*Hingga pada saat ia menyelesaikan kuliahnya, ia sudah jarang berkencan dengan para pria, hal itu tidak membuatnya bersusah hati, ia justru senang karna terbebas dari para pria yang terus-terusan mencari perhatiannya. Apalagi semenjak lulus kuliah, ia langsung banjir pesanan lukisan, karna hobi melukisnya sedari kecil menjadikan hobi itu sebagai pundi-pundi rupiahnya, yang pada akhirnya juga menjadi profesinya, meskipun bertolak belakang dengan jurusan yang ia ambil saat masih duduk di bangku kuliah yaitu Bisnis Manajemen*.
***Flashback Off***
***Masih edisi flashback dulu ya guys, next chapter bakal lebih seru lagi.😊***
***Happy reading😊***
***Jangan lupa tinggalkan jejak🥰***
semoga bisa up lagi besok ,sampai tamat ..
😁🙏
hehehe doain lebih rajin yaa🤗
jgn klmaaan lg thorr up ny yh seru bingittt nih pnsrn dg devan shena akn kh shena nerima cinta devan !?
lnjuttt smngttt up lg yh thorr
pepet trz devan shena nya gass full heher..
lnjutttt smngttt up lg yh thorr... pnsrn dech part slnjutnya