NovelToon NovelToon
Janji Di Atas Ingkar

Janji Di Atas Ingkar

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / Janda / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:40.7k
Nilai: 5
Nama Author: Gentra

Sebuah kisah yang menceritakan tentang
persahabatan dan cinta segi tiga.
Seorang ibu muda yang harus membesarkan anak nya seorang diri, dan menerima hinaan dari lingkungan sekitar karena mempunyai anak tetapi tidak tahu siapa ayah dari anak tersebut.

Hingga pada akhirnya dia di lamar oleh keluarga konglomerat, untuk di nikahkan dengan anak nya yang sudah berstatus duda beranak dua.
Akan kah Marisa menerima lamaran tersebut?
Atau menolak nya!!!
Akan kah kisah ini berakhir bahagia atau sebaliknya?
Kisah Marisa akan segera di mulai.

Yuk ikuti terus cerita nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gentra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 20

Satu bulan telah berlalu.

Kehidupan Marisa tetap seperti biasa, Bu Eva dan Rendra tidak pernah memperlakukanmu nya dengan baik.

Marisa tetap sabar menghadapi sikap arogan sang mertua dan suaminya.

Selama satu bulan juga Marisa tetap tidur di atas sofa, tidak ada sedikit pun belas kasian dari Rendra untuk Marisa. Tetapi Marisa tidak mempermasalahkan itu semua, semua anggota keluarga tidak pernah mengetahui bahwa Rendra memperlakukan Marisa seperti ini.

Marisa selalu berfikir bahwa perlakuan suami dan Ibu mertuanya akan berubah seiring berjalan nya waktu, dari semua perbuatan yang di lakukan Rendra dan Bu Eva di terimanya dengan ikhlas.

Selalu berharap waktu bisa merubah segalanya.

Semua orang sudah berkumpul di ruang keluarga setelah sarapan bersama, di karena kan waktu libur sekolah telah tiba-tiba. Mereka bisa bersantai di rumah bermain bersama anak-anak, kebetulan juga hari libur kantor.

"Nak, Papa sudah menyiapkan liburan untuk kalian di pulau A, kalian setelah menikah belum pergi ke manapun lagipula ini waktunya liburan sekolah anak-anak sudah tiba. Bawa mereka berlibur di sana sekalian kamu dan Marisa juga butuh liburan, biarkan waktu kalian lebih banyak bersama" kata Pak Basuki sambil menatap lekat Rendra lalu Marisa.

"Pak, Aku lagi banyak pekerjaan yang nggak bisa di tinggal" jawab Rendra.

"Ada Bagas yang bisa mengerjakan semuanya, nggak harus ada kamu" kata Pak Basuki.

"Nenek setuju, semoga pulang dari sanah bisa nambah cicit lagi jadi rame deh di rumah ini" Nenek Kamila ikut menimpali.

"Apaan sih, Ma... nggak perlu pergi berlibur ke manapun lagian Yasya dan Yasinta setiap libur sekolah atau akhir pekan tidak pernah di ajak ke manapun, jadi mereka sudah terbiasa berada di rumah" kata Eva dengan nada bicara judes.

"Kenapa kamu nggak setuju? " tanya sang Mertua terhadap Eva, sambil menatap nya dengan tajam.

"Bukan nggak setuju tapi, mereka belum terbiasa jika harus liburan atau pergi ke tempat terbuka" jawab Eva, dia mulai merendahkan nada bicara nya dari yang tadi.

"Mau sampai kapan mereka di kurung, nggak baik juga buat perkembangan nya" kata sang Mertua.

"Sudah-sudah, Rendra dan Marisa beserta anak-anak akan berangkat nanti sore.Jadi lebih baik bantu mereka untuk mempersiapkan keperluan buat anak-anak di sana" kata Pak Basuki sambil menatap sang istri lalu ke Mamanya.

"Kenapa senang sekali, Papa membuat keputusan tanpa melibatkan aku" kata Rendra dengan kesal, dia harus menuruti semua permintaan dari sang Ayah. Mau menolak tidak bisa, mengikuti semua permintaan nya membuat Rendra kesal.

"Ini untuk kebaikan kamu, di sana kamu untuk berlibur mengistirahatkan tubuh dan pikiran mu dari beban pekerjaan yang ada. Papa itu niat nya baik loh, sayang sama kamu agar nggak stres memikirkan pekerjaan terus lagi pula kamu butuh lebih dekat bersama anak dan istri mu" kata Pak Basuki sambil menatap tajam Rendra.

"Tapi ini saat yang tidak tepat, Pa... " jawab Rendra kesal.

"kamu jangan banyak bicara cepat kemasi barang-barang kalian, nanti sore kalian harus sudah berangkat ke sana."kata pak Basuki sambil menatap lekat wajah Rendra.

Marisa yang menyaksikan itu semua hanya diam tanpa berkomentar apapun.

"sudahlah cepat bereskan semuanya sebelum sebelum sore "kata sang nenek sambil menatap lekat wajah Marissa.

Eva yang menyaksikan itu semua hanya bisa menggerutu di dalam hati, bahwa dia tidak suka dengan keputusan suaminya beserta sang mertua. mereka selalu mengambil keputusan tanpa melibatkan dirinya.

setelah cukup lama mereka berada di ruang keluarga, akhirnya Rendra dan Marisa pergi ke kamar mereka untuk mempersiapkan keberangkatan mereka untuk berlibur. setelah beberapa saat mereka sudah sampai di kamar.

"kamu saja yang berangkat ke sana saya tidak mau pergi berangkat bersama kamu "Rendra berkata sambil menatap tajam wajah Marisa.

"Hai siapa juga yang mau pergi bersama kamu saya tidak Sudi kalau bukan karena Papa"jawab Marisa sambil menatap kembali Rendra.

"saya heran sekali sama mereka, kenapa Nenek sama papa selalu menjadikan dirimu prioritas mereka tanpa memperdulikan perasaan anaknya "kata Rendra dengan kesal.

"sudahlah tidak ada gunanya juga kamu marah-marah, lebih baik kamu berkemas keperluan kamu untuk di sana. Aku akan pergi ke kamar anak-anak terlebih dahulu mempersiapkan keperluan mereka"Marisa berkata sambil berjalan perlahan mendekat ke arah pintu keluar.

"kamu kan istriku kenapa menyuruhku untuk mempersiapkan semuanya, seharusnya itu menjadi tugas kamu sebagai istri "kata Rendra.

Marisa seketika menghentikan langkahnya lalu menatap lekat Rendra "mereka itu juga kan anak-anak kamu jadi sudah sewajarnya aku persiapkan keperluan mereka "

Rendra merasa sekali terhadap Marisa"sudahlah pergi sana aku juga bisa mempersiapkan semuanya tanpa bantuan dari kamu "

setelah mendengar perkataan dari Rendra yang menyuruhnya untuk keluar, akhirnya Marisa melangkahkan kakinya untuk segera keluar dari kamar. dan tujuannya adalah ke kamar anak-anak untuk mempersiapkan keberangkatan mereka.

setelah beberapa saat Marissa sudah sampai di depan pintu kamar anak-anak, dia langsung memutar gagang pintu.

Terlihat dengan jelas, ketiga anak kecil itu sedang duduk melamun di atas tempat tidur.

"hai anak-anak pintar kenapa pada melamun? "tanya Marissa terhadap anak-anaknya.

"bingung mah apa yang mau kita bawa untuk pergi ke sana "kata yasya sambil menatap ke arah sang Ibu.

"ayo sini ibu bantu! bawa barang yang menurut kalian penting kita di sana hanya satu Minggu"kata Marisa sambil mengambil koper.

"baiklah Bu "jawab mentari dan juga Yasinta sambil turun dari tempat tidur.

Setelah beberapa saat mempersiapkan semuanya, akhirnya selesai juga.

" ya sudah kalian semua istirahat dulu sebelum kita berangkat "Marisa mempersilahkan anak-anaknya untuk istirahat terlebih dahulu.

"iya, Ibu..."jawab mereka bersamaan.

"ya sudah kalau begitu, Ibu kembali ke kamar dulu untuk beres-beres "kata Marissa sambil berjalan perlahan mendekat ke arah pintu keluar.

Setelah beberapa saat Marisa sudah sampai di kamarnya, terlihat dengan jelas dari depan pintu bahwa Rendra sedang mengemasi barang-barang miliknya.

"Dari tadi belum beres juga memangnya kamu membawa apa aja sampai segitu banyaknya, kayak orang mau pindahan aja.

"kata Marisa sambil mendekat ke arah Rendra yang sedang memasuki barang-barangnya ke dalam koper.

"di sana kan kita satu minggu jadi butuh banyak ganti"jawab Rendra dengan nada bicara yang santai.

"satu minggu itu nggak lama cuma sebentar, masa iya bawa baju segitu banyaknya"kata Marisa.

"suka-suka aku mau bawa banyak mau enggak itu bukan urusan kamu, urus aja urusanmu sendiri "ucap Rendra sambil berjalan perlahan mendekat ke arah pintu keluar. meninggalkan Marisa yang masih berada di dalam kamar.

1
Ruzita Ismail
Luar biasa
Vivi Bidadari
Ini pelakor sdh rebut suami org harta pun mau dikuasi ga ngaca apa ya🧐
💞®²👸ᖽᐸ🅤ᘉᎿ🅘💞: Gk punya kaca di rumah ya ka😁😁
total 1 replies
Vivi Bidadari
Rendra mulut mu lemes amat sih heran kok suami crewet ..

Kasihan Marisa semua barang istrinya masih di simpan semoga kamu kuat Marisa punya suami cerewet dan mertua julid
🍭ͪ ͩSIT SUM❤❤
tamat nel....
lia
g ad extr part na thor🤭🤭
sbnrx certx msh bgus tu ko udahan
lia: okey nanti mampir nich lg byk krjaan mkx jarang baca🤭biasax juga klo ad yg baru lgsg gercap kk
total 2 replies
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
Terima kasih untuk karya bagusnya, author
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
up nya mengandung end.
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸: sip teh
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Weh sekian lama gak up, sekali up langsung end 🤭🙏
♨ˢᶜ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦zc❖ ༄༅⃟𝐐🍁Henny❣️
Alhamdulillah up jg walaupun end 😭😭.
PD hal bagus log cerita'a.
masih penasaran ama pelakor'a
lia
lama g up nich knp thor
lia: smngat nulisx ya thor aq tunggu upx janji days ingkar🥰🥰🥰😘
total 2 replies
🍭ͪ ͩSIT SUM❤❤
nah kan enak kalau ngobrol gx pake marah marah Rendra...... tinggal bapak nya Mentari yang datang kah thor??? 🤔🤔
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
siapa lagi yg datang itu?
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
siapa lagi pengganggunya 🙄
El_Tien
aamiin
El_Tien
seorang anak kecil berusia lima tahun itu sedang bermain di halaman rumahnya, bersama beberapa teman sebaya. Baru saja dia hendak mengganti permainan, tiba-tiba terdengar teriakan keras memanggil anaknitu dari dalam rumah. (kira-kira begitu kalimat efektif nya)
🍭ͪ ͩSIT SUM❤❤
ish ngaku ngaku.... tanya mertua sebenernya toko punya siapa..... biar lo sadar n ngerti posisi mu wahai pelakor..
Langitⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈N⃟ʲᵃᵃ࿐
dengan bantal nel..bukan bantah
Langitⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈N⃟ʲᵃᵃ࿐
🤣🤣🤣🤣🤭
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
sekedar info. toko itu milik mentari ya. dasar pelakor
♨ˢᶜ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦zc❖ ༄༅⃟𝐐🍁Henny❣️
Pelakor yg urat malu'a sudah putus 🤣🤣🤣
lawan Marisa bikin tuh pelakor jd gembel.
ah gemes bget pgen ninju pkai bakiak.🤭🤭
lanjut up kak fil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!