Hati memang tak pernah bisa dikendalikan oleh otak ketika berbicara tentang cinta. Hati akan menemukan jalan sendiri untuk menemukan siapa yang akan menjadi penjaganya. Sepintar apa pun kamu, bisa menjadi makhluk paling bodoh jika sudah terpapar virus cinta.
Rosalia, dikejar oleh Dion Wijaya tetapi lebih memilih Rud Dinata yang terjebak cinta pada pandangan pertama. Sayang, kisah indah itu berakhir tragis. Rud pergi tanpa permisi.
Akankah Dion bisa mengambil hati Rosa yang tersakiti? Ataukah Rosa tetap mengharap cinta Rud?
Bersiaplah untuk jatuh cinta. Bersiaplah untuk bergelut dengan perjalanan cinta Rosalia yang berteman kalut bersama Dion Wijaya dan berteman rahasia bersama Rud Dinata. Kisah ini akan mencabik perasaanmu dan mengacak acak waktumu.Selamat membaca!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aldekha Depe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Segitiga
Aku pun menghentikan langkahku. Kali ini akan ku beri kesempatan Dion untuk berkata sebanyak yang dia mau dan sebanyak yang dia ingin ungkapkan.
" Kenapa kau menghindariku, apakah kini kau sudah mencintaiku?" tegasnya.
"Tidak," aku mengelak.
"Lalu kenapa kau tidak bisa menatap mataku?" tanya Dion.
"Sudahlah Di, apakah kita harus membahas ini? Jangan sampai Ara nanti salah paham," jelasku.
"Awalnya aku tidak berniat membahas ini. Tapi setelah melihatmu memakai anting ini, aku berubah pikiran." ungkapnya sambil memegang anting ditelinga kananku.
"Aku hanya memakainya Di, apakah salah?" tanyaku sambil melihat ke matanya.
"Tidak, kamu tidak salah karena memakainya, tapi mungkin perasaanmu ada yang salah?"
" Iya ... aku merasa bersalah, karena telah terlalu kejam membalas perasaan tulusmu kepadaku dengan kekecewaan," sangkalku.
"Benarkah hanya sebatas itu?" yakinnya padaku.
"Aku gak akan melukaimu lagi. Sudah cukup aku membuatmu kecewa. Sudah saatnya kamu bahagia!" ucapku sambil tersenyum.
"Seyakin itukah hatimu?" tanyanya sekali lagi.
"Iya," jawabku kali ini dengan lagi lagi menatap matanya.
"Baiklah, aku percaya padamu. Sekarang kenalkan aku dengan orang yang kau bilang teman tadi!" perintahnya.
"Aku tidak mau denger kata lain kali!" timpalnya.
Sungguh, aku bingung harus mengambil langkah seperti apa. Mas Rud hanya temen, kenapa aku harus mengenalkannya pada Dion? Apakah mas Rud gak akan salah paham jika itu terjadi? Tapi aku tau Dion gak akan menerima kata "tidak" kali ini.
"Dia hanya temenku, Di!" aku mencari alasan.
"Aku ingin mengenal temanmu," jawabnya kekeh.
Ku tarik nafas panjang dari hidungku. Menyiapkan kata iya untuk Dion.
"Baiklah, ayo aku kenalkan!" akhirnya aku menyerah.
Aku mencari ke segala arah. Tapi aku tak bisa menemukannya.
"Sa," sapa seseorang yang kuhafal itu sebagai Mas Rud.
"Aku mencarimu mas. Ini kenalkan temenku mas, Dion," kenalku pada mas Rud.
"Jadi ini teman yang kamu maksud, Sa?" yakin Dion.
"Apa kamu mengenalnya?" tanyaku pada Dion.
"Kami sudah berkenalan tadi," balas Mas Rud.
"Kebetulan sekali," ucap Dion.
"Baiklah kalau begitu, aku balik duluan ya Di! Mas, ayo kita pulang!" ajakku pada mas Rud.
"Kamu pamit dulu pada Tria, nanti aku nyusul!" balas mas Rud.
Aku pun langsung meninggalkan mereka berdua. Menjumpai Tria dan Rio yang sedang asyik bercanda mesra. Sementara kedua lelaki itu, sepertinya masih terlibat percakapan.
"Jangan datang lagi, jika hanya akan membuatnya menangis!" kata mas Rud.
"Aku hanya memastikan, apa dia bahagia tanpaku," Dion memberi alasan.
"Aku akan membahagiakannya! Kau tidak perlu khawatir," ucap mas Dion sambil menepuk pundak Dion.
"Aku pegang janjimu! Tapi sekali saja kau kecewakan dia, jangan salahkan aku jika aku akan datang, untuk mengambilnya darimu!" ancam Dion sambil ganti menepuk pundak mas Rud dan berlalu pergi.
*****
"Sa, kita foto bareng dulu ya, sebelum kamu pulang!" Tria memintaku.
"Baiklah," aku mengiyakan permintaan Tria.
"Aku juga mau foto," tiba-tiba Dion datang dan sudah berpose di samping Rio.
"Sini, aku fotoin!" mas Rud yang baru dateng tiba-tiba menawarkan diri jadi sukarelawan.
Sesungguhnya, ada kecanggungan yang terselubung. Tapi masing-masing membohongi diri agar terlihat bahagia. Ku lihat wajah 2 insan yang bertunangan ini, aku tak tega jika harus merusak hari bahagianya. Biarlah aku yang mengesampingkan egoku agar semua nampak bahagia.
Cekrek cekrek ....
Banyak kisah dibalik foto-foto yang sudah diambil. Keikhlasan, pengorbanan, kecemburuan, persahabatan dan tentu saja cinta.
aku suka banget karakter2 yg di suguhkan disini..kalem2 banget dan kehidupan yg di suguhkan TDK terlalu bikin kita yg ngiler2 banget untuk menghadapi kenyataan tetep berkelas tp tidak melebih2 kan 😘😘😘😘♥️♥️♥️
lanjutkan perjuangan mu
meski berUang tp tetep kehidupan seperti para reader's jadi Ndak smpk membayangkan kehidupan bang Alex dan rianti sementra ini yg begitu sempurna nyata di dunia novel 👏👏👏
para pria penjaga wanita yg sesungguh nya
Dion mas Rud Aryan 😘😘😘😘lovepulll kak Depe
tp tenang saja bang Alex mnjdikan mas Rud bodyguard nya hny untuk mnjdikan mas Rud orang yg lebih kuat dalam artian menghadapi musuh2 dlm dunia bisnis nya kelak dlm mngurus perusahaan ayah nya
trjwab sdh kak Depe ....akhirnya kau sampaikan klau ayah mas Rud mninggal
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
gabungan yg bikin penasaran smpk2 bacanya tengah mlam gini
❣️❣️❣️❣️❣️♥️♥️♥️♥️♥️🥰🥰🥰🥰🥰🥰
untuk kak Depe
hingga detik ini ku baca masih gentayangan aja ad apa di balik semua itu
apakah karena keluarga Ardi ???
yg ku tahu dr bang Alex perusahaan mas Rud merugi dan ayah nya meninggal dan mas Rud di pasrahkan ke baba nya bang Alex dan akhirnya jdilah bodyguard nya rianti dan lyca
alasan apa sg di tinggal kan nya mbak Rosa 😕😕
sabar ya mas Rud tunggu jandanya mbak Rosa 🤭🥺
tukang bual gombal seperti William Sean
kak Depe 👍👍
3 lelaki sekaligus di depan mata
sungguh kak author kuat menahan ke 3 pesona lelaki2 itu.
aku jadi Rosa akan menghilang dr ke 3 lelaki itu..sangat jauh
tak sanggup menghadapi seru ombak dalam hati semua nya memiliki kharisma masing2 😩😩😩
dan mas Dion dimana aku bisa menemukan orang sebaik sebijak sewibawa anda
jadi penasaran kan kalau ga di lanjut baca nya
kesederhanaan aku suka aku suka 👍👍
lanjut baca nya meski bee belit2 ya biar Ndak penasaran 👍👍