NovelToon NovelToon
Aku Bukan Perawan Tua

Aku Bukan Perawan Tua

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Contest / Spiritual / Tamat
Popularitas:7.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Lili Hernawati

Perawan Tua, begitulah orang-orang memanggilnya. Di usia yang ke 30 tahun Safira dituntut untuk segera menikah dan membangun rumah tangga seperti kedua Kakaknya. Namun, di usia yang sudah terbilang tidak muda lagi rintangan Safira untuk mendapatkan sang imam justru diuji berkali-kali oleh Sang Pencipta.

Dia harus mendapatkan penolakan dari laki-laki yang tidak dia cintai dan dia harus bersabar dari orang-orang yang memandang rendah kesepiannya. Diantara semua ujian itu dia sangat tahu bahwa jauh di dalam hati ada seseorang yang terus di langitkan namanya.

Dia Muhammad Ali Althalib, pemuda tampan lulusan pondok pesantren dengan segala kelebihannya. Ali panggilannya, pengisi hati sang pemilik gelar "PERAWAN TUA" yang selalu merendahkan diri karena perbedaan usia yang jauh.

Selisih 6 tahun, jarak yang selalu menghantui Safira.

Untuk Ali, dia ingin menjadi seperti Khadijah RA istri Rasulullah Saw yang menyatakan cintanya langsung kepada sang kekasih. Namun, hatinya takut karena mungkin Ali tidak mau menjadi Muhammad kedua untuknya.

Jika tidak bisa mengikuti jejak Khadijah RA, maka Safira akan mengikuti jejak Fatimah putri Rasulullah Saw untuknya. Merayu Sang Pencipta di sepertiga malam agar mau menjadikan Muhammad Ali Althalib sebagai Ali-nya selayaknya perjalanan kisah cinta Ali dan Fatimah putri Rasulullah Saw yang mengguncang seluruh penghuni langit.

Namun, akankah Allah mau mendengar doa-doa yang dia langitkan sang pengikut Fatimah putri Rasulullah Saw?

Jawabannya ada di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lili Hernawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3.5

"Mencariku?" Tanyanya datar.

Wanita itu tersenyum miring.

"Oh jadi ini pelakor yang telah mengganggu rumah tangga ku dan Dimas! Tidak heran dia ingin menceraikan ku kemarin karena faktanya kamu memang cantik tapi sayang hatimu kotor!"

Hati istri mana yang tidak terluka mendengar suami tercinta menginginkan perpisahan. Tanpa alasan dan kesalahan yang pasti dia di ceraikan oleh sang suami, bukankah itu amat sangat menyakitkan?

"Ada bukti?" Safira mengerutkan keningnya terganggu dengan suara teriakan wanita itu.

"Bukti? Dimas ingin menceraikan ku adalah bukti yang paling penting. Dia bilang ingin menikahi kamu, wanita genit yang selama ini merusak keharmonisan rumah tangga kami." Wanita itu bersikeras menyalahkan Safira.

"Anda salah paham, aku dan Pak Dimas tidak punya hubungan apa-apa. Bila Pak Dimas ingin menceraikan Anda maka itu adalah urusan pribadi kalian dan tidak ada sama sekali sangkut pautnya dengan diriku." Safira membantah dengan suara dan ekspresi stabil.

"Pembohong! Jelas-jelas Dimas menyebut namamu ketika menceraikan ku kemarin." Teriak wanita itu putus asa.

"Aku tekankan sama sekali bahwa Pak Dimas dan aku tidak punya hubungan sama sekali selain rekan kerja." Safira masih kukuh.

"Aku tidak percaya! Semua wanita yang menjadi pelakor pasti mengatakan hal yang sama. Mereka menolak mengakui padahal faktanya mereka adalah penggoda-"

"Tolong gunakan bahasa yang sopan." Potong Safira dingin.

"Aku sudah bilang berkali-kali jika aku tidak ada hubungannya dengan Pak Dimas. Bila Anda masih tidak percaya maka itu adalah urusan Anda, toh aku juga sudah mengatakan yang sebenarnya."

"Dan juga, tolong segera pergi dari sini sebelum aku menganggap masalah ini serius." Safira memperingatkan.

Wanita itu jelas gugup dengan tatapan dingin Safira. Dia ingin melanjutkan membuat keributan di sini tapi dia takut Safira tidak main-main dengan peringatannya.

Namun, dia masih belum puas mempermalukan Safira jadi dia sangat enggan pergi.

"Ibu silakan keluar jika tidak ingin masalah ini dibawa ke jalur hukum." Pihak keamanan yang sedari tadi diam menyimak akhirnya turun tangan.

Bersama rekannya dia menarik wanita itu menjauh dari kerumunan.

"Aku..aku.." Wanita itu dibawa pergi oleh pihak keamanan.

"Dasar pelakor menjijikkan! Masalah ini jangan pernah memikirkannya sampai di sini saja! Aku akan terus meminta pertanggungjawaban mu!"

Crack

Dia mengambil telur dari dalam tasnya dan melemparkannya langsung ke arah Safira. Naas, Safira tidak langsung menghindari telur itu dan mengenai pakaian kantornya.

"Ya Allah.. wanita ini benar-benar gila.."

"Habislah, Pak Dimas pasti akan sangat marah.."

Safira terbelalak kaget melihat kejutan yang dia dapatkan dari wanita itu, hatinya kesal tapi dia tidak bisa marah karena ia juga tahu bagaimana sakitnya dikhianati.

Jadi, dia mengerti.

"Mbak Safira-"

"Tidak apa-apa, kalian bawa saja wanita itu pergi." Perintah Safira tidak mau mempermasalahkannya.

Dia kemudian masuk ke dalam ruangannya, mengambil tas kerja dan bergegas pulang ke rumah. Di kantor banyak rekan-rekan kerja senior maupun junior menawarkan pakaian ganti tapi langsung ditolak oleh Safira. Dia memilih pulang saja karena sudah tidak tahan dengan kantor itu.

Di dalam taksi, dia menyandarkan kepalanya menatap keluar jendela. Pemandangan yang dia lihat tidak pernah berubah dan selalu itu-itu saja, sangat monoton. Namun meskipun monoton, Safira sama sekali tidak bosan mengamatinya.

"Sekarang hal yang paling aku takutkan akhirnya terjadi. Aku dituntut atas kehancuran rumah tangga orang lain dan malah dicap sebagai pelakor, padahal di dalam hatiku tidak ada niatan sama sekali untuk memikirkan suami orang lain apalagi dia adalah atasanku di kantor. Hah.. Allahurabbi tolong kuatkan hatiku ini, dekap aku agar selalu dalam lindungan dan ampunan-Mu. Karena sungguh, aku bukanlah siapa-siapa tanpa-Mu ya Allah." Bisiknya bermunajat.

Seteguh apapun hatinya, Safira tetap merasa malu dan sakit hati jika dipermalukan seperti oleh orang sekalipun dia sama sekali tidak pernah melakukan hal yang dituduhkan orang itu.

Sejujurnya, dia juga berdosa dengan kehancuran rumah tangga wanita itu karena semua itu tidak mungkin terjadi tanpa persetujuan Umi. Pak Dimas tidak mungkin menceraikan wanita itu bila tidak mendapatkan lampu hijau dari Umi.

"Umi.." Safira mendesah lelah.

"Apa yang harus aku lakukan agar Umi sadar bahwa pilihannya tentang Pak Dimas adalah jalan yang salah.. katakan ya Allah, apa yang harus aku lakukan untuk membuat Umi sadar?"

Setiap waktu mereka harus berdebat tentang masalah yang sama dengan akhir yang sama pula, Safira lelah dan cukup kesal membahas topik yang sama. Padahal dia sudah bilang berkali-kali tidak ingin terikat dengan Pak Dimas tapi Umi sungguh keras kepala dengan pilihannya sendiri.

Ali, bila kita memang berjodoh tidak bisakah kamu segera datang mengikatku? Sungguh, aku lelah terombang-ambing dalam harapan hati yang terus melangit. Batin Safira merindukan Ali.

Bersambung...

1
Ella ArekLampung
aku jg ngalami skit bgt ayahku meninggal taggl 22 kmren
Irmayani Sabrizar
Luar biasa
Irmayani Sabrizar
Lumayan
🌽гเรภคչเ๔คภєคгŦค
Aamiin
Serenarara: Ubur-ubur makan sayur lodeh
Minum sirup campur selasih
Coba baca novel Poppen deh
Dah gitu aja, terimakasih. /Joyful/
total 1 replies
Merlin Arbella
ali? kamu masih ABG udah naksir Safira? aku penasaran sosok Safira diusia itu seperti apa? apa yg waktu Annisa dipondok?
Astri
bimo jg ngapain panggil fira kerumahmu jk txta sdh ada pilihan mamamu
Astri
aduh ngapain jg pek acara aplikasi jodh2 gitu, aku saja sm dgn umurkamu blm nikah tp gak akan mau pke aplikasi gitu tktx buat malu diri sndri sprt ini😩
Astri
apakah bimo ini bapakx ali🤣
Astri
ihh kok uminya gitu sihhh
asya yussi
Luar biasa
dewi rofiqoh
Yang melanggar aturan siapa, yang dapat hukuman siapa?.. 🤣🤣🤣
Bisa aja bikin alasan karena tidak mau melaporkan malah dapat hukuman 🤦‍♂️🤦‍♂️🤦‍♂️
almairamehrunisa
belasan tahun ngaggumi in.safira Ali.doa.terus minta Ama Allah Safira jodoh y.eh author y jodohiin juga.
almairamehrunisa
suka bgt .cerita agamis.penuh tanggung jawab suami y beda umur istri ga ada yg tau jodoh Allah itu LBH baik Safira berumur baru menikah dgn .suami 5th beda y.yg ptg harmonis terus
almairamehrunisa
Masya Allah cantikkk y.merinding aku.rmh tangga y samawa.dunia akhirat janah y amin .ikut deg degan 3X baca y.suka tiap alur cerita y.
Amallia 3
ini harusnya lebih fokus ke aishi dulu thor
Amallia 3
gimana doanya mau di dengar, tingkahnya aja kayak makhluk halus si Dinda tuh
Amallia 3
kayaknya dari 10thn itu Ali udh berdoa agar Safira jadi jodohnya, jadi Safira GK nemu2 pasangan kecuali dirinya
Yuli Meirisah
Luar biasa
Yuli Meirisah
nyesek bgt ya ampun
meowww
cerita x sangat bagus sangat menginspirasi dan bnyak pelajaran xg bisa diambil dri cerita ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!