NovelToon NovelToon
Urban Deity;The Sorvergein'S Return

Urban Deity;The Sorvergein'S Return

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Reinkarnasi / Balas Dendam
Popularitas:240
Nilai: 5
Nama Author: EAGLE EZ

​Di dalam sebuah kamar sewaan yang sempit dan berbau lembap, seorang pemuda tiba-tiba tersentak bangun. Napasnya memburu, matanya yang tajam memancarkan kilatan cahaya keemasan sebelum akhirnya meredup dan berubah menjadi hitam pekat.

​"Ini... di mana?"

​Fang Yuan melihat kedua telapak tangannya. Halus, kurus, dan tidak ada bekas luka. Ini bukan tubuh kedagingan seorang Sovereign yang bisa menghancurkan galaksi dengan satu pukulan.

​Dia menoleh ke meja belajar. Sebuah ponsel jadul menunjukkan tanggal: 20 Juni 2016.

​Fang Yuan tertegun, lalu tawa pelan keluar dari tenggorokannya. Tawa itu semakin lama semakin keras, menggema di dalam kamar sempit tersebut.

​"Hahaha! Kesengsaraan Surgawi sembilan warna ternyata tidak menghancurkanku! Aku, Fang Yuan, Sang Penguasa Surgawi Cangqiong, justru kembali ke masa usiaku delapan belas tahun?!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EAGLE EZ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 36.pembantaian keluarga mu

Kota Daun Perak hari ini ditakdirkan untuk mandi darah. Di bawah tatapan ngeri ratusan pasang mata warga kota, Fang Yuan berjalan dengan tenang menembus jalanan utama. Jubah salju putih-hitamnya yang *stylish* melambai elegan, sama sekali tidak ternoda oleh cipratan darah dari gerbang kota. Mu Qingwan berjalan setengah langkah di belakangnya, wajah cantiknya masih dipenuhi keterkejutan yang luar biasa, sementara jantungnya berdegup kencang antara rasa takut dan harapan besar.

Ketika mereka tiba di depan kediaman Keluarga Mu, gerbang besar berbahan kayu besi itu sudah hancur berantakan. Dari dalam aula utama, terdengar suara tawa arogan yang saling bersahutan, diiringi suara erangan kesakitan.

"Mu Zhen! Cepat tanda tangani surat ini atau aku akan memastikan seluruh garis keturunan Keluarga Mu punah malam ini!"

Di dalam aula, **Mu Zhen**, Patriark Keluarga Mu sekaligus ayah Mu Qingwan, terduduk di lantai dengan jubah yang robek dan dada yang berdarah. Di depannya berdiri dua pria paruh baya dengan aura yang sangat menindash.

Mereka adalah **Gu Tianchou**, Pemimpin Sekte Tengkorak Hitam, dan **Lin Baichuan**, Leluhur Keluarga Lin. Keduanya adalah penguasa mutlak Kota Daun Perak yang berada di **Ranah Pondasi Tubuh Tingkat Ketiga**.

"Ayah!" Mu Qingwan yang baru saja masuk langsung menjerit histeris melihat kondisi ayahnya.

"Qingwan?! Kenapa kamu kembali?! Lari!" Mu Zhen berteriak panik dengan sisa tenaganya.

Gu Tianchou dan Lin Baichuan secara serentak menoleh. Ketika mata Gu Tianchou melihat Mu Qingwan, seringai kejamnya melebar. Namun, sedetik kemudian, pandangannya beralih pada pemuda berambut biru keputih-putihan yang melangkah masuk ke aula dengan kedua tangan di dalam saku celana.

"Bocah, siapa kamu? Pengawal baru Keluarga Mu?" Lin Baichuan mendengus remeh, merasakan bahwa fluktuasi energi Fang Yuan hanya berada di ranah Tahap Pengumpulan. Di mata seorang ahli Ranah Pondasi Tubuh, semua kultivator Tahap Pengumpulan hanyalah semut fana.

"Gu Yan... di mana dia? Bukankah dia menunggumu di gerbang kota, Mu Qingwan?" Gu Tianchou tiba-tiba mengernyit, merasakan ada sesuatu yang salah.

"Sepotong sampah yang kamu sebut anak itu?" Fang Yuan akhirnya berbicara. Dia menghentikan langkahnya di tengah aula, lalu mengangkat kepalanya perlahan. Rambut birunya sedikit menutupi mata kirinya yang mendadak menyala keemasan.

Senyum nakal yang sedingin es kutub terukir di wajah tampannya yang sempurna.

"Dia sudah berada di neraka, menunggu ayahnya untuk menyusul," ucap Fang Yuan dengan suara merdu yang santai.

"Apa?!" Mata Gu Tianchou langsung memerah, aura Ranah Pondasi Tubuh Tingkat Ketiga miliknya meledak penuh hingga membuat ubin-ubin marmer di aula retak. "Kamu... membunuh anakku?! Aku akan menguliti tubuhmu hidup-hidup dan menghancurkan jiwamu!"

*WUSSSS!*

Gu Tianchou melesat maju bagai badai hitam. Tangan kanannya berubah warna menjadi hitam legam, memancarkan bau busuk beracun—***Cakar Tengkorak Pemecah Jiwa***. Serangan ini adalah teknik andalannya yang sanggup melelehkan daging seorang kultivator dalam sekejap.

Menghadapi serangan mematikan dari penguasa kota, Fang Yuan bahkan tidak menarik tangannya dari saku jubah. Dia hanya menarik napas pendek, lalu menghentakkan kaki kanannya secara kasual ke lantai.

*BUMMM!!!*

Gelombang *Qi* murni dari Tahap Pengumpulan Tingkat Sembilan yang telah dimurnikan oleh Sutra Surgawi Cangqiong meledak keluar. Energi itu membentuk pusaran angin biru keperakan yang begitu padat hingga memutarbalikkan gravitasi di dalam aula.

*KRETEK!*

"AAAKKKHH!"

Jeritan melengking keluar dari mulut Gu Tianchou. Begitu cakarnya menyentuh radius satu meter di depan Fang Yuan, energi hitam beracunnya langsung hancur lebur ditelan api biru keperakan yang tiba-tiba muncul. Tak hanya itu, seluruh tulang lengan kanannya hancur memudar menjadi abu akibat panas spiritual dari *Api Jiwa Cangqiong*.

"T-Tidak mungkin! Kamu hanya Tahap Pengumpulan! Kekuatan macam apa ini?!" Lin Baichuan yang sejak tadi menonton langsung melotot jantungan, seluruh tubuhnya gemetar hebat melihat pemandangan yang menentang hukum alam ini.

Fang Yuan melangkah maju satu langkah, menatap Gu Tianchou yang kini berlutut sambil memegangi lengannya yang hilang.

"Kalian para katak di dalam sumur selalu mengukur kekuatan berdasarkan ranah fana kalian," ucap Fang Yuan datar, nadanya sarat akan arogansi sang Penguasa Surgawi.

Fang Yuan perlahan mengeluarkan tangan kanannya dari saku. Jari telunjuk dan jari tengahnya bersatu, membentuk formasi pedang tak kasat mata.

"Hari ini, aku akan mengajari kalian... bahwa di hadapanku, bahkan Ranah Pondasi Tubuh sekalipun tak lebih dari sekadar debu yang mudah ditiup angin."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!