NovelToon NovelToon
Cahaya Malaikat Dan Polisi Tampan

Cahaya Malaikat Dan Polisi Tampan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan
Popularitas:620.8k
Nilai: 4.6
Nama Author: tanuwawa

Sebuah Pertemuan begitu singkat dengan seorang Putri kecil dan Seorang Pria
Membuat kehidupannya berubah drastis...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tanuwawa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sudah Dipastikan

Setelah Bercerita kemarin malam,

Pagi-Pagi sudah ada yang menelepon dan meminta untuk Alia dapat menghandiri Apel Pagi dan menerima apresiasi dari Kepolisian.

"Ayo mbak nanti kita telat " Ucap Rita berteriak sambil merapikan pakaian nya.

" Ya sebentar, Mbak lagi ngumpulin berkas kerja dulu," Ucap Alia dari dalam kamar.

" mbak lama banget !" ucap Rita sambil menunggu di depan pintu.

" Iya ayo Rit, mbak sudah masukin berkas yang mau mbak bawa ke kantor biar nggak numpuk", ucap Alia dengan memakai Setelan baju formal dengan memakai kemeja putih dan jas berwarna hitam tidak lupa celana hitam dan sepatu pantofel hitam yang begitu cocok dengan gaya Alia saat bekerja.

" Wih mbak keren banget baju nya Ayo mbak nanti kita telat" ucap Rita

" Sudah datangkan taksi online nya ?" tanya Alia sambil merapikan map kedalam tas.

" Sudah mbak, emang nya belum ada kabar, tuh si metic ko belum dibawa si mbak ?"Tanya Rita

" Oh itu, iya nanti mbak tanya lagi, kemarin cuman ada pesan doang, katanya Senin motornya udah bisa dibawa." ucap Alia

" Oh gitu ya, tanya saja nanti mbak Disana, siapa tahu ada yang kemarin ", Ucap Rita penuh senyuman.

"kemarin siapa sih, Ya sudah hayo, Taksi nya sudah nungguin kasihan tahu" ucap Alia sambil berlari menuju taksi disusul Rita.

Kapolres

" Selamat Pagi ," Sapa seseorang yang Sudah menunggu dari tadi kedatangan Alia Polwan yang bernama Tia menyambut Alia dan Rita

" Pagi ", Ucap Alia dan Rita bersamaan

" Dengan Saudari Alia Az-Zahra ? " Tia bertanya

" Iya benar saya Alia Az-Zahra" ucap Alia

Mari ikut saya Mbak " Ucap Polwan Bernama Tia, Alia dan Rita pun mengikuti Tia

" Tunggu disini sebentar ya mbak, nanti ikut apel pagi dulu bersama kami ! Ucap Tia

" Iya Bu ", ucap Alia menjawab

Ayo duduk sini Rit ", ucap Alia sambil memegang tangan Rita.

" kita ikut Apel mbak ?" Ucap Rita bertanya

" Iya, Biasa nya sih gitu," ucap Alia sambil tersenyum

" Kayak nya aku nggak perlu ikut deh mbak, kan mbak yang di suruh kesini nya, aku takut pingsan mbak kalau kaya upacara gitu !" ucap Rita dengan nada lebay

" Apel bukan Upacara ! Ucap Alia membenarkan ucapan Rita, Ya sudah kamu tunggu disini saja Biar mbak saja yang ke sana." ucap Alia mengelus kepala Rita.

"Ya deh mbak, aku nunggu disana saja lihatin Apelnya," ucap Alia sambil menunjuk ke arah Pendopo.

Tidak selang lama Alia disuruh untuk mengikuti apel pagi sebelum dimulai mereka sedikit mengobrol mengenai kejadian perampokan yang tidak diketahui banyak orang jadi tidak ada berita yang menyebar tapi sepertinya tidak karena sudah banyak wartawan yang menunggu.

" Ini yang Nama nya Alia Az-Zahra " ucap Bapak Polisi sambil melihat Alia.

" Betul saya Pak ", Ucap Alia tersenyum sambil mengangguk.

" Wah ternyata Ini yang bernama Alia, Anak muda yang hebat kamu nak. Terimakasih Atas Bantuan mu membantu kami dalam menjaga keamanan keselamatan dalam perampokan besar Kemarin. Ucap Bapak polisi memuji Alia.

" Iya Sama-sama Pak itu adalah kewajiban kita sebagai umat manusia untuk saling membantu " Ucap Alia mengangguk sambil diakhiri dengan senyuman para Bapak polisi yang mendengarnya.

" Bagus nak, Kamu anak hebat " ucap salah satu bapak polisi sedikit lebih tua dari polisi yang tadi.

" Mari gabung dengan yang lainnya Pak. Kita akan langsung memulai apel pagi , ucap nya menghentikan obrolan kami.

Ada beberapa orang juga yang mendapat Apresiasi dari Kapolres semuanya Bapak bapak yang usia kepala 4,hanya Alia yang Anak muda dan mendapatkan Apresiasi besar , dia lah orang yang menyelamatkan semua nyawa dan Perampokan berencana dan berbahaya karena membawa banyak senjata dan juga Dia seorang wanita yang melumpuhkan semua penjahat sendirian.

Terlihat Apel Pagi diakhiri penuh dengan Tepuk tangan meriah untuk Alia dan juga warga lainnya yang membantu tugas para polisi. Sebenarnya Alia sudah beberapa kali mendapatkan beberapa apresiasi seperti ini tapi kali ini apresiasi begitu besar.

" Ayo mbak, mbak lihat nggak tadi yang jadi inspektur ? ucap Rita

" Kenapa emangnya ?" tanya Alia sambil mengernyitkan alisnya.

" Bukannya dia yang boncengin mbak waktu motor Mbak kempes " ucap Rita

Alia mencoba mengingat, " kok kamu bisa tahu kan mereka pakai masker ?" Ucap Alia

" Lah mbak tadi juga pakai masker kita semua, Iya kan waktu itu aku lihat seragamnya mbak namanya Rendi kalau nggak salah, ucap Rita sambil mengingat.

" Rendi ? " ucap Alia mengingat nama yang tidak asing di telinganya.

" ah Omnya Amira " ucap dalam hatinya, Mungkin kebetulan sama kali rit udah yuk ucap Alia melangkah kan kaki nya.

" Apa kebetulan sama saja kali mbak ? ucap Rita sambil berpikir

" Nggak tau deh, nggak usah dipikirin! " Ayo kita pulang keburu dilihat para wartawan. ucap Alia buru-buru menarik Rita.

Tapi sayang Alia keburu dilihat dan diminta wawancara. Setelah beres dengan wawancara dan beberapa pertanyaan yang hanya dijawab singkat karena Alia tidak mau masuk berita, tapi demi menghormati orang-orang dia menjawab singkat apa yang terjadi.

" Capek mbak ? Nih minum dulu ! Ucap Rita sambil memberikan sebotol air mineral.

"Makasih " Ucap Alia duduk dan meminum air setengah dari botol karena tenggorokan nya kering.

" Mau ke kafe dulu nggak Mbak ?, kan tadi katanya mbak nggak usah kerja dulu, nanti saja nganterin berkasnya mbak ! Ucap Rita

" Boleh deh, Ayo kalau gitu! ucap Alia sambil berdiri dari duduknya.

Saat akan pergi Alia menerima panggilan dari nomer yang tidak dikenal, Alia mengambil hp di saku jasnya terlihat di layar

+62858276***** Is calling

" sebentar Rit, angkat telepon dulu." ucap Alia lalu menerima panggilan masuk.

"Assalamualaikum, ini dengan siapa ? " ucap Alia bertanya.

" walaikumsalam, kamu bisa keruangan saya ? ucapnya

" Maaf Pak, Bapak siapa Ya ?" ucap Alia bertanya karena aneh ada yang menelepon nya dan langsung minta keriangannya siapa coba pikirnya.

" Saya Pak polisi waktu itu, motormu yang di bawa ke bengkel ?" ucapnya

" Oh bapak, baiklah saya akan ke sana,ruangan bapak nya dimana ? ucap Alia menanyakan ruangan Pak polisi.

" Kamu tidak menyimpan nomer saya ? bukannya saya sudah save nama saya di handphone mu! Saya yang antar kamu pulang waktu itu ingat ? Ucap Rendi Sedikit kesal karena Alia.

" Oh, iya maaf pak HP nya saya riset.Bagaimana pak ? Apa motor saya sudah beres bisa diambil ? ucap Alia bertanya lagi

" Kamu keruangan saya saja dan bawa adik kamu, Nanti Polwan Bernama Tia akan mengantarmu kesini " Ucap Rendi menutup telepon dengan kesal.

" Baiklah saya ada di Tut .....Tut.... Tut.... "

baru saja mau bilang saya ada dimana udah dimatiin aja, tapi suara nya kok mirip yah sama bang Rendi tau deh mungkin sama sama polisi jadi keras, dingin dan nyebelin. ucap Alia dalam hati dan mendengus kesal.

" Kenapa kok mendengus kesel gitu ? " tanya Rita melihat Alia yang setelah menerima telepon dengan muka seperti kesal

" Nggak, ini loh yang waktu itu orang Yanga anterin kita pulang ! katanya disuruh keruangan nya buat bahas motor Mbak " Ucap Alia mengubah ekspresi nya lagi jadi seperti semula.

" Ya sudah hayo, dimana ruangan nya ? ucap Rita sambil melihat ke kanan dan ke kiri.

" Tunggu disini katanya, Nah itu ada yang jemput. Ucap Alia berbisik pada Rita

" Oh oke , Mbak kenal ya sama Polwan nya ? " ucap Rita karena tadi Rita melihat Alia mengobrol dengan polwan yang bernama Tia saat sebelum upacara.

" Iya kenal, waktu itu kan pas mau jemput kamu mbak kan ditolong sama polisi dan ada polwan Tia juga Disana, Ucap Alia tidak memberitahu dirinya yang diperiksa Tia waktu itu.

" Mari Dek saya antar ke ruangan Pak Bripka Rendi " Ucap Tia pada Alia dan Rita

" Mari Bu, makasih sudah mau mengantarkan" ucap Alia saat berjalan.

" Iya sama-sama, kalem sama saya mah " ucap Tia sedikit berbicara mulai santai.

Mereka pun menuju keruangan Rendi, diperjalanan Alia berpikir apakah Rendi ini orang yang sama atau hanya sama saja namanya, karena Alia tidak pernah memperhatikan wajah keduanya.

" Ini ruangannya Dek, masuk saja sudah di tunggu. Saya akan kembali bertugas " ucap Tia sambil berlalu pergi setelah Alia dan Rita mengucapkan terimakasih.

Sebenarnya Alia berpikir kenapa harus menemui pak Rendi langsung setahunya nggak disini kalau mau ambil motor dari pada ambil pusing lebih baik Masuk saja dulu.

" Ayo Rit masuk, ikut mbak " ucap Alia sambil memegang tangan Rita

" Ayo mbak " ucap Rita mengikuti Alia

Saat Masuk Rendi sedang menelepon hanya terlihat punggung belakang nya saja,

langsung saja Alia bicara

" Permisi Pak, Saya " ucap Alia terpotong saat melihat Rendi berbalik

Tiba-tiba Rendi berbalik setelah beres menelepon Alia dan Rita kaget dalam pikiran masing-masing dia orang yang sama ! Benar-benar sebuah kebetulan. Biasanya Alia sangat

teliti saat bertemu orang tidak tahu kenapa dengan Rendi dan Polisi waktu itu

" Oh halo ketemu lagi !" ucap Rendi menyapa kedua nya lalu memalingkan muka dan tersenyum lebar.

" Ah, halo " ucap Alia tersenyum dan mencolek Rita yang sedang terkejut agar sadar.

Buru-buru Rita mengubah ekspresi nya, harusnya yang terkejut menganga itu Alia ini malah kebalikannya

" Benar bukan kita bertemu hari ini ? Ucap Rendi dengan nada jahil

" Ia Pak, jadi bapak ini orang yang sama ? " ucap Alia

" Orang yang sama gimana ? Orang saya memang kayak gini " ucap Rendi dengan senyumnya.

" Ah, maksud saya bapak itu om nya Amira " ucap Alia sambil tersenyum.

" Kamu nggak kenalin saya dong padahal saya kenal kamu dari awal ketemu ! ucap Rendi tersenyum.

" Iya pak mbak Alia mah, bukan suka nggak ngenalin dia mah jarang eh nggak pernah tatap wajah atau mata lawan jenis nya. Jadi maklumi saja dia nggak kenalin bapak.

" Iya saya tahu " ucap Rendi tersenyum

" Oh iya Pak , Jadi Bagaimana motor saya, sudah bisa diambilkan ?" ucap Alia karena tujuan kesini mau mengambil motornya.

" Bisa Hari ini, nanti Jam makan siang sudah bisa diambil disini." ucap Rendi sambil memberikan kertas isinya alamat bengkel

Alia mengambil nya, "Baiklah nggak harus diproses disini kan pak motornya ?" ucap Alia bertanya

" Iya tidak perlu, kamu tinggal ambil saja Disana, dan jangan sampai kamu kebut-kebutan lagi itu bahaya !, kamu bukan pembalap teman saya semua saja sampai melongo tuh liat kamu main motornya."Ucap Rendi Dengan ekspresi datar dan sudah bisa Alia terima dengan perubahan ekspresi Rendi yang berubah-ubah.

" Iya pak saya mengerti, lagi pula motor saya itu kena paku dua-duanya karena nggak stabil jadi kayak gitu deh ! ucap Alia dengan nada lemah

" Iya saya tahu tidak apa-apa " ucap Rendi

" Ya sudah Kalau begitu saya Pamit Pak Terimakasih. " ucap Alia mengakhiri Agar tidak berlama-lama Perutnya sudah mulai keroncongan dari pagi cuman minum susu putih doang.

" Ya kamu boleh pulang dan ambil motornya, hati hati dijalan ! ucap Rendi sambil tersenyum tipis.

" Baiklah " ucap Alia menghampiri Rita yang dari tadi duduk di sofa sambil main Hp.

" Sudah selesai Mbak ? " Ucap Rita saat melihat Alia ada didepannya.

" Sudah Ayo, mbak lapar nih " ucap Alia dengan suara pelan agar tidak terdengar orang lain.

" Saya pamit ya pak " ucap Alia dan disusul Rita juga berbicara, kedua nya pun pergi.

setelah Alia dan Rita pergi Rendi menghela napasnya

"Cuek banget dia, baru mau ngucapin selamat dapat Apresiasi udah dipotong pamit aja." ucap Rendi dengan muka cemberut , lagian Rendi tadi ngomong pakai ekspresi datar Lagi, Ya Alia akhiri saja dengan Pamit.

Tiba-tiba Doni dan Saiful datang

" Kenapa bang, cemberut gitu ? " ucap Doni yang melihat wajah Rendi yang biasa nya datar jadi bisa cemberut gitu.

" Oh .... kapan kalian datang ? " ucap Rendi dan mulai buru-buru mengubah ekspresi wajahnya menjadi datar.

" Barusan bang saat mereka keluar. " ucap Saiful sambil menunjuk pada pintu.

" Oh Yah Tadi ada Telepon, Kita bisa bergegas nanti sore " ucap Rendi memberitahu kan kepada mereka berdua.

" Oke siap Dan " ucap kedua nya bersamaan

*

*

*

*

*

1
Aris Hartutik
semangat Thor nulisnya ..... ditunggu up nya
Yus Ys
asik...suka dng tokoh alia, tapi kenapa tdk sampai selesai ceritanya, biar bacanya semakin asik....semangat kk👍👍👍🥰🥰🥰🤩🤩🤩
Lia Rompas
lanjut dong thorrrr
Lia Rompas
lanjut
Athy Chayank
Lanjut thor...
Jumadin Adin
amira itu anak siapa ya
Kanza Nia
lanjut
Suriza Za
cepat update ,tak sabar nk tahu seterusnya........
Lisahin Karlina
lanjuy
Ansifa: permisi kak izin promote.
Mampir yu ke karya baru ku.

* Cinta Sang Danton

Terimakasih🤗
total 1 replies
Kuntyo Wantari Dewi
lanjoott thorr
Ansifa: permisi kak izin promote.
Mampir yu ke karya baru ku.

* Cinta Sang Danton

Terimakasih🤗
total 1 replies
Kuntyo Wantari Dewi
cocuit sekali.... mau Alia... jgn tolak lamaran babang Rendi
Siti Kholisoh
lanjut
Ansifa: permisi kak izin promote.
Mampir yu ke karya baru ku.

* Cinta Sang Danton

Terimakasih🤗
total 1 replies
Tini Agustini
kapan lanjutnya thor udah lama nich pengen baca klanjutan kisah nya yg bikin seru.
cepet ya lanjutnya
Ansifa: permisi kak izin promote.
Mampir yu ke karya baru ku.

* Cinta Sang Danton

Terimakasih🤗
total 1 replies
Sri Astuti Caem
lanjutt thooor...
Ansifa: permisi kak izin promote.
Mampir yu ke karya baru ku.

* Cinta Sang Danton

Terimakasih🤗
total 1 replies
Nenni Yanti
msns lanjutan ceritany
Nenni Yanti
next thor
Mdy
ayo, dilanjut dong thor
Ansifa: permisi kak izin promote.
Mampir yu ke karya baru ku.

* Cinta Sang Danton

Terimakasih🤗
total 1 replies
Elizabeth Zulfa
sbnrnya lmyan bgus critanya tp bingung bacanya...la tanda baca untuk mngawali & mngakhiri percakapan g sesuai/ kadang nyampur sama kata narasi.. jdi pmbacanya msti pinter mngira2 ini msih ikut dlm klimat prckapan/ dah g msuk..

🙏🙏ya...saran aja tlg dirapiin lagi tulisannya... aq jg tau klo nulis novel, cerpen dll itu susah tp kn sayang bnget karyamu klo dah bagus2 tp kurang peminatnya cuma krna tulisannya kurang rapi...semangaaaatt terus buat brkarya..
Sri Hartaty
lanjut
Nartyana Gunawan
ceritanya panjang dan bertele tele
Ansifa: permisi kak izin promote.
Mampir yu ke karya baru ku.

* Cinta Sang Danton

Terimakasih🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!