NovelToon NovelToon
I LOVE YOU MY WIFE

I LOVE YOU MY WIFE

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:690.7k
Nilai: 5
Nama Author: diyah nur arroyan

Bela Yunita seorang gadis cantik yang memiliki sebuah kekurangan yang bisa dia sembunyikan dengan baik. Bela kini sebatang kara karena orang tuanya telah meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan.

Genova Abraham pemuda kaya yang belum mampu untuk menjalan kan bisnis orang tuanya. Dia hanya berkeliaran tanpa tujuan.

Hingga suatu hari dia bertemu dengan Bela yang memiliki kemampuan bela diri. Genova terpukau dengan Bela yang hanya seorang gadis biasa namun memiliki kemampuan yang luar biasa.

Bagaimanakah kelanjutan ceritanya?


Perjalanan cinta Genova dan Bela akan segera di mulai.
Selamat Membaca 😊😊😊🙏🙏🙏
Terima kasih banyak🙏🙏🙏😊😊😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon diyah nur arroyan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 19

*Ian kini telah sampai di rumah Bela. Dia melihat seorang gadia cantim dan anggun yang sedang berada di samping rumah Bela.

" Cantik sih tapi lebih menarik Bela dari pada dia" Ucap Ian yang masih di dalam mobil nya.

Ian memasukkan mobil nya ke halam rumah Bela. Ian turub dari mobil dan menuju ke rumah Bela.

tok tok tok

Ian mengetuk pintu rumah Bela. Bela yang mendengar ketukan pintu pun keluar dari kamar nya dan menuju ke pintu utama.

" Kamu sudah sampai. Masuk yuk" Ucap Bela yang sudah membukkan pintu rumah nya untuk Ian

" Kamu cantik banget" Ucap Ian

" Makasih" Ucao Bela

Bela saat ini memang terlihat cantik dia memakai dres putih tulang di atas lutut dan tanpa lengan. Bela terlihat anggun saat memakai dres itu.

Ian terus memandang tubuh Bela tanpa berkedip.

" Hei kenapa?" Tanya Bela

" Enggak. Em Bela seperti nya aku jatuh cinta sama kamu" Ucap Ian

" Tapi kenapa bisa. Kita saja baru ketemu kemarin" Ucap Bela.

" Entah lah aku juga tidak tau yang aku tau aku sangat nyaman saat bersama mu" Ucap Ian

" Maaf Ian aku beluk bisa menjawab nya" Ucap Bela

Sebenar nya Bela juga suka ke Ian tapi dia malu untuk mengungkap kan nya karena baru kemarin mereka bertemu.

" Apa kamu tidak menyukai ku?" Tanya Ian

" Bukan begitu tapi aku belum cukup mengenal kamu" Ucap Bela.

" Maka dari itu untuk saling mengenal kamu mau menjadi pacar ku?" Tanya Ian

" Em baik lah" Ucap Bela

Ian sangat senang dengan jawaban yang di berikan Bela pada nya.

Ian memeluk Bela dengan erat nya.

" Bela dia siapa?" Tanya Dita yang baru masuk ke dalam rumah Bela

" Eh Dita kenalin pacar aku Ian dan Ian ini sahabat aku Dita" Ucap Bela yang memperkenalkan Ian pada Dita dan sebalik nya.

" Sejak kapan kamu pacaran sama dia?" Tanya Dita

" Barusan" Ucap Bela bahagia.

Dita menarik tangan Bela dn membawa nya masuk ke dalam kamar.

" Siapa dia Bela?" Tanya Dita

" Dia pacar ku" Ucap Bela

" Apa dia yang tadi malam mabuk mabukan dengan kamu?" Tanya Dita.

" Iya kenapa?" Tanya Bela.

" Bela sepertinya dia bukan orang yang baik. Apa kamu yakin pacaran sama dia?" Tanya Dita

" Iamu kenapa sih Dit. Apa kamu nggak suka aku punya pacar. Apa kamu nggak suka aku bahagia?" Tanya Bela emosi.

" Bukan begitu Bela. Aku tidak...." Ucapan Dita terputus karena di saut oleh Bela

" Aku mau makan di luar sama Ian lebih baik kumu pulang" Ucap Bela.

Bela keluar dari kamar dan mengajak Ian untuk makan siang di luar.

Dita melihat kepergian Bela dengan Ian tampak bersesih dan Khawatir kerena menurut nya Ian bukan pria yang baik untuk Bela.

Setiap hari Ian dan Bela pergi di siang hari dan pulang malam hari dan itu pun Bela dalam keadaan mabuk.

Dita selalu menunngu Bela di dekat jendela di dalam rumah nya. Saat melihat mobil Ian di depan rumah Bela. Dita keluar dan menghampiri Bela.

Dita dan Bela akhir akhir ini sering bertengkar. Bela tidak terima dengan ucapan Dita yang bilang kalau Ian bukan orang baik.

Hampir setiap hari Dita bertengkar dengan Bela. Namun Dita tetap saja bilang ke Bela kalau Ian bukan orang yang baik.

Malam ini seperti biasa Dita menunggu Bela pulang namun sampai pagi Bela tidak kunjung datang.

Bela dan Ian kini sedang di dalam mobil. Bela sangat mabuk berat saat ini. Namun Ian tidak mabuk dia tersenyum licik melihat Bela yang sudah tak beedaya. Ian membawa Bela untuk ke rumah nya.

Bela dan Ian telah sampai di rumah nya. Ian membawa Bela masuk ke dalam kamar Ian. Bela sangat terlihat sexy malam ini.

Ian yang sudah lama menunggu saat saat seperti ini tidak membuang begitu saja kesempatan ini.

Ian melucuti semua pakaian Bela. Dia mulai menghabiskan malam ini bersam Bela.

Pagi hari nya Bela telah sadar dan melihat pakaian nya sudah robek semua dan berada di lantai. Dia melihat Ian yang kini ada di samping nya.

" Ian apa yang kamu lakukan?" Tangis Bela mulai pecah

" Ada apa sih Bela. Ini masih pagi tidur lah aku lelah" Ucap Ian

" Ian apa yang kamu lakukan pada ku?" Tanya Bela yang masih menangis histeris

" Sudah lah Bela kamu nggak usah menangis. Sudah biasa sepasang kekasih melakukan ini" Ucap Ian

" Kamu jahat ian kamu jahat. Aku nggak mau lihat kamu lagi. Aku mau kita putus" Ucap Bela yang sudah kecewa dengan Ian

" Apa kamu bilang putus" Ucap Ian yang tersenyum licik .

Ian menjambak rambut Bela dengan keras dan mencengkram dagu Bela.

" Enggak semudah itu Bela. Aku tidak akan melepaskan kamu" Ucap Ian.

" Sakit Ian lepaskan ini sakit" Ucap Bela yang memegangi tangan Ian yang sedang menjambak rambut nya.

Ian melepaskan jambakan rambut nya lalu memeluk tubuh Bela.

"Aku mencintai mu Bela. Kamu mencintai ku juga iya kan?" Ucap Ian yang lembut dan memeluk Bela

" Ian aku tidak mencintai kamu. Aku harap kita putus sekarang" Ucap Bela yang masih menangis.

Ian melepaskan pelukan nya dan menampar wajah Bela dengan keras.

plack

Bela tersungkur dan jatuh kelantai dengan darah yang keluar dari sudut bibir nya.

" Kau mencintai ku Bela kau hanya boleh mencintai ku" Teriak Ian.

Ian mendekat lagi ke Bela. Bela sangat ketakutan Bela mundur namun dia terhenti karena sudah berada di sudut kamar Ian.

" Kamu hanya milik ku Bela. Hanya milik ku" Ucap Ian yang kembali memeluk Bela.

Bela semakin menangis ternyata orang yang selama ini menjalin hubungan dengan nya adalah orang yang sedang sakit jiwa menurut nya.

" Jangan menangis Bela" Teriak Ian dan menendang kursi yang berada di samping Bela.

Bela terkejut dan tambah menangis. Bela yang semakin takut dengan Ian tidak berani melihat ke arah Ian.

Ian semakin menggila dia terus memukuli Bela namun sesaat kemudian dia terlihat sangat menyayangi Bela.

Bela semakin ketakutan melihat Ian yang saat ini. Dia tidak mengenal Ian yang saat ini bersama nya.

Di tempat lain Dita khawatir dengan keadaan Bela yang dari kemarin belum pulang ke rumah.

Ponsel Bela juga tidak bisa di hubungi. Setiap hari Dita selalu mencari dimana Bela saat ini.

" Kamu di mana sih Bela. Kenapa kamu nggak pulang? apa kamu marah sama aku?" Ucap Dita yang masih saja mencari keberadaan Bela*.

# masih ada lanjutan nya ya kak

# selamat membaca

# terima kasih banyak

🙏🙏🙏😊😊😊

1
fau zi
tetap semangat 🥰🥰🥰
Erlinda
aq pikir si Bella gadis baik baik ternyata ..aq kecewa Thor aq stop sampai disini aja
Erlinda
Thor org tua bela kecelakaan saat bela masih umur 10 THN masa sih ada anak umur 10 udah ke discotk dan mabuk mabukan .yg benar aja deh Thor ini sih ga masuk akal
Santy Che Borhapz
bagus banget
Prih No
bagus...semangat Thor..
Prih No
semoga Bella sama Ge berjodoh yo Thor...semangat...
Anonim
Bela thor
Toni Hartono
💯📷
Toni Hartono
area komen tar"cinta ceo cantik"..... app. Toni hartono.
beybi T.Halim
mampir Krn suka karakter ceweknya yg jago beladiri 🙂🌹
Suminah
sedih thor jalan ceritanya
Suminah
lanjut
Suminah
genova gak keren gevano br keren namanya thor
Suminah
elo nyebelin gevano
Suminah
tuan yg arogan
Suminah
lanjut
Diana
sangat memukau..
Ratih Tupperware Denpasar
love yo genova💖💖💖
Ratih Tupperware Denpasar
🙏🙏
Ratih Tupperware Denpasar
aku suka ceitanya , beda dng cerita2 novel.lain 😀😀😀💖💖💖
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!