NovelToon NovelToon
Sistem Gacha: Jaminan 100%

Sistem Gacha: Jaminan 100%

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: UrLeonard

Tak memiliki apa pun selain namanya, Kenzo bertahan hidup di dunia yang kejam. Bagi orang lain, mimpi adalah sesuatu yang bisa dikejar. Baginya, mimpi hanyalah kemewahan yang selalu direnggut oleh kenyataan.

Hingga suatu hari, sebuah antarmuka emas muncul di hadapannya.

Sistem Gacha.

Jaminan 100%.

Setiap putaran selalu menghadiahkan sesuatu yang nyata. Kemampuan, artefak, teknik, bahkan kekuatan yang sanggup mengubah takdir. Dengan sistem itu, Kenzo tak lagi sekadar bermimpi. Ia akan menapaki jalan menuju puncak dan menyingkirkan siapa pun yang berani menghalangi langkahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon UrLeonard, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 19

Bertengger ia di dahan kokoh pohon beringin raksasa. Pandangan Kenzo menyapu dingin kompleks bangunan di seberang jalan raya itu.

Nexus Corp. Logo raksasa itu membara biru neon di puncak gedung utama yang menjulang belasan lantai.

Berbeda dengan Sektor B yang kumuh, tempat ini berdiri angkuh. Dinding kaca anti-pelurunya tampak berkilau di bawah lampu jalan.

Sistem keamanannya terlihat sangat rapi dan legal. Namun, itu hanya bungkus luar.

Berkat Kacamata Lensa Eter tingkat Perak di hidungnya, ia bisa melihat kebusukan di balik kemewahan tersebut.

Aliran partikel cahaya hijau kemerahan mengular pekat. Jejak residu Kargo X itu masuk menembus gerbang utama, lalu meliuk turun menuju basement kargo yang tertutup rapat.

"Kenzo, tempat ini terlihat bersih di luar, tapi di dalam bau sekali," bisik Azzy di dalam kepalanya.

"Energinya bertumpuk-tumpuk. Ada banyak manusia dengan kekuatan aneh di bawah sana. Mau Azzy bersihkan semuanya?"

Kenzo menarik napas pelan.

'Belum, Azzy,' sahut Kenzo lewat batinnya. 'Skala tempat ini terlalu besar.'

'Jika gedung ini tiba-tiba hilang, pemerintah dan kelompok Super lain pasti langsung turun tangan. Kita harus memotong kepalanya dari dalam.'

Dengungan mesin mobil tiba-tiba memecah keheningan malam. Telinganya menangkap getaran itu sebelum sorot lampu kendaraan terlihat.

Sebuah sedan hitam mengkilap berbelok perlahan memasuki gerbang utama. Palang otomatis terangkat tanpa hambatan.

Dua penjaga berseragam ketat langsung memberi hormat ala militer. Mobil itu berhenti tepat di depan lobi yang sunyi.

Seorang pria berjas gelap melangkah keluar dari pintu belakang. Langkahnya tampak penuh percaya diri.

Adrian. Pacar baru Siska itu berdiri di sana.

Kenzo menyipitkan mata, menajamkan indra pendengaran dari peningkatan fisiknya. Angin malam yang berisik seolah langsung tersaring hilang dari kepalanya.

"Pastikan Kargo X langsung dipindahkan ke Fasilitas Bawah Tanah 3," perintah Adrian pada pria berompi taktis yang menyambutnya.

Suaranya dingin, berwibawa, sangat berbeda dengan sosok manja yang biasa merayu wanita di restoran mewah.

"Baik, Pak Adrian. Lalu, bagaimana dengan masalah di Sektor B?" tanya pria berompi itu ragu.

Adrian merapikan dasinya dengan santai.

"Aku sudah membereskan kepolisian distrik. Tidak akan ada pemeriksaan resmi," jawab Adrian angkuh.

"Sektor B cuma pos penampungan kecil yang sialnya diserang faksi rendahan. Fokus saja pada lelang barang supernatural besok malam untuk dewan direksi."

"Kita tidak boleh mengecewakan para pemegang saham," lanjutnya sebelum melangkah masuk ke lobi.

Pintu kaca menutup, menelan bayangan mereka berdua.

Mengeras rahang Kenzo di atas dahan pohon. Potongan teka-teki kini menyatu sempurna di kepalanya.

Adrian bukan sekadar pembawa uang. Ia adalah eksekutif yang menjadi wajah publik Nexus Corp.

Perusahaan raksasa ini rupanya memperjualbelikan manusia berkekuatan dan benda supernatural dengan tameng hukum legal.

Siska membuangnya demi kehidupan mewah ini. Tanpa tahu, pilar kemewahannya dibangun di atas genangan darah.

'Mari kita lihat seberapa kebal hukum kalian di hadapan Sistem,' gumam Kenzo dingin.

Melompat ia dari pohon beringin tanpa menimbulkan suara sedikit pun saat menyentuh aspal.

Memanfaatkan fisik peraknya, Kenzo melesat bagai bayangan di antara pohon palem hias yang memagari kompleks.

Kamera pengawas berputar setiap 10 detik. Menghitung ritme dengan presisi, ia melesat melewati sudut mati tepat saat lensa kamera berbalik arah.

Langkah kakinya tidak mengarah ke lobi, melainkan melipir ke jalur menurun truk kargo sebelumnya.

Pintu gulung baja menutup rapat akses basement. Di atasnya, terdapat lubang angin selebar bahu.

Sekali lompat, tangannya mencengkeram besi ventilasi, merobeknya pelan, lalu menyelinap masuk ke dalam kegelapan.

Mendarat ia dengan mulus di atas salah satu kontainer baja di dalam basement yang terang benderang.

Namun, otot tubuhnya langsung menegang kaku begitu melihat sekeliling melalui kacamata eter.

Jaring benang energi biru pucat melintang rapat dari lantai hingga langit-langit.

Itu bukan laser digital biasa yang bisa diretas. Itu adalah jebakan supernatural murni.

Jika manusia biasa lewat, benang itu tidak akan bergeming. Namun, jika mendeteksi energi asing atau niat membunuh, alarm gaib akan langsung menjerit.

Nexus Corp rupanya menggabungkan teknologi modern dengan sihir pertahanan tingkat tinggi.

"Kenzo, benang-benang itu terasa gatal," keluh Azzy dari balik bayangan punggungnya. "Mau Azzy gigit sampai putus?"

"Tunggu. Ada yang datang," potong Kenzo pelan.

Memipihkan tubuh di atas kontainer, ia mengunci hawa keberadaannya hingga tidak tersisa sedikit pun.

Telinganya menangkap getaran berat. Langkah kaki itu tidak wajar, membuat lantai pelat besi basement bergetar halus.

Sesosok makhluk melangkah lambat dari balik lorong kontainer.

Tingginya lebih dari 2 setengah meter, mengenakan pakaian hitam ketat yang menahan otot-otot raksasanya yang tidak proporsional.

Pelat logam aneh menutupi kedua matanya. Di kedua lengannya, terpasang tabung mesin yang berdegup mengeluarkan cahaya ungu pekat.

Senjata biologis. Manusia yang diubah menjadi monster pemburu kaum Super.

Senyum tipis perlahan terukir di sudut bibir Kenzo.

Bukan lagi preman jalanan yang ia hadapi sekarang. Ini adalah wilayah korporasi pembuat monster.

'Malam ini akan menjadi panggung yang bagus untuk menguji kemampuan Tiga Pelayan milikku,' batin Kenzo.

1
Hadi Hadi
up up🤭🤭
Hadi Hadi
lanjut
Hadi Hadi
semangat
Hadi Hadi
bunuh
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
penggemar_Uangkecil?!
👍
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
Hadi Hadi
mantap😄😄
Hadi Hadi
mantap💪💪
Hadi Hadi
bantai💪💪💪
Hadi Hadi
up up💪
Yui
aku tunggu insectnya kak/Determined//Determined//Determined/
Ironside: Tidak ada hal seperti itu Kak /Scare/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!