Cerita seorang gadis yang tinggal serumah dengan kakak tirinya, keduanya pernah merasa trauma dari kehidupan keluarga sebelumnya. Alex tipe orang yang sayang dan melindungi walau di awal kelihatan dingin, tapi perhatiannya membuat ia merasa nyaman, prasaan suka yang ia ragukan juga dirasakan Alex.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ji jie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tentang Sandra.
...meski pagi suda datang menyapa tapi buat Alex enggan bangun, ingin hati selalu disisi Orang yang paling dirindukan, Tapi pekerjaan di kantor sudah melambai lambai bagaikan rayuan di pagi hari, mau tak mau Alex harus bangun tanpa membangunkan Sandra, hanya mengecup keningnya dengan lembut. ...
...Di kantor ...
...Tiba di kantor, Asisten Ali merasa ada yang berbeda dengan Bosnya, Aura hari ini tampak segar dan tidak dingin lagi, buat dia penasaran. ...
..."Bos apa Nona Sandra sudah pulang?"...
...Tanpa menoleh Alex menjawab dengan santai. “ Suda semalam.”...
...“Syukurlah sudah aman.“...
..."Apa maksud mu?" memicingkan mata sambil menoleh ke arah Asistennya. ...
..."Oh bukan apa apa” sambil nyengir dan menggaruk rambut yang tak gatal. ...
...Punya Bos gak peka gini harus banyak sabar, karena dia gak akan sadar hampir tiap hari sifatnya labil bagai empat musim yang cepat berganti seperti puisi ini: ...
...Empat Musim Dalam Sehari. ...
Pergi mu cuma sebentar, tapi kenyataan nya hampir tiap hari terjadi kelabilan dalam sikap ku.
Kau buat dingin dan beku hati ku, Saat tak ada notifikasi kabar satu pun dari mu.
Kau buat panas hatiku, Saat ku dengar kabar tentang cowok cowok yang mencoba dekat dengan mu.
Ku remas dedaunan kering yang berguguran hingga melebur jadi debu, yang kupegang sekarang adalah janjimu untuk cepat kembali pada ku.
Bagai musim semi datang, Bunga- bunga bermekaran daun baru tumbuh perlahan menawarkan keindahan.
Senyum seindah cahaya fajar terlukis dibibir ku, Apa benar empat musim akan berlalu, Saat aku membaca pesan kepulanganmu di sore itu.
..."Pak Ali kenapa kamu senyum sendiri? " menatap Asistennya sambil memicingkan matanya....
...Tak ada apa- apa Cuma baca puisi yang mirip dengan sesek orang makanya saya tersenyum. ...
..."Coba lihat? "...
...Ali tak sempat mundur sehingga dengan cepat HP itu suda pindah ke tangan Alex, ia membaca kata demi kata sambil melotot tak percaya ini menyindir ku kan ya? gumamnya pelan tapi tanpa dia tau Pak Ali da kabur....
...Di tempat KKN...
...Briefing pagi yang dipimpin Pak Heru selaku Dosen pembimbing hari ini membuat semua Anak KKN sedikit berisik. Karena Sandra pulang ke kota lebih Awal....
...Rian yang mendengar pun kaget dan kecewa kenapa Sandra tak bicara apapun padanya. “Pak kenapa? bukannya pekerjaan di sini belum selesai.”...
...Bisik bisik dari rekan nya pun mulai terdengar. ...
..."Anak anak dengarkan penjelasan dari Bapak, Kepulangan Sandra kemarin sore atas izin dari saya, sore itu juga bapak mendampingi Sandra berpamitan pada Bapak Kepala Desa, Pak RT, juga Pak Joyo."...
...Jedah sejenak sambil melihat Ekspresi wajah teman teman Sandra. ...
..."Bukan tanpa Alasan, Pertama Sandra sudah terikat Kontrak kerja di salah satu perusahaan yang ada di kota dan waktu izin cutinya sangat terbatas....
..."Apa?" hal ini malah buat mereka kaget, dan semakin merasa segan pada Sandra, terutama Rian....
..."Lanjut ya, Ke 2 tugas Sandra disini juga sudah selesai dengan sangat cepat dan rapi, Kalian bisa lihat sendiri kan bahkan dia menyumbang permainan yang dia letak kan di taman mini desa ini. Dan pekerjaan di rumah Pak Joyo sudah selesai 100 ℅ lebih cepat dari yang Bapak perkirakan. Karena dibantu jasa kuli yang dia sewa sendiri mengingat waktu cutinya yang hampir habis dia butuh kerja cepat, tak mungkin meminta bantuan kalian pasti lama selesainya. Untuk itu baik Bapak Atau kalian tak bisa menahan dia untuk tetap ada di sini....
...Semua terdiam dengan pikiran masing masing. bagai mana pun juga kesan warga di sana sangat positif sekali tentang Sandra, kalau mereka tau pasti mereka bertanya dimana Sandra?...
...Bayu pun tak jauh beda dengan Rian saat mendengar informasi itu dari balik kerumunan anak KKN itu, ternyata dirinya di mata Sandra hanya sebagai teman biasa sama seperti yang lain, walau Bayu pemudah tampan di desa itu dan selalu jadi incaran gadis desa juga sebagian Anak KKN tapi nyatanya yang buat dia fokus hanya Sandra. Bayu merasa sedikit lemas hari ini Rian yang tau langsung datang merangkulnya....
..."Mas Rian Aku sedih banget."...
...Rian menepuk bahu Bayu. “Kita sama saja jadi jangan sedih lagi.”...
...“Iya mas Aku usahakan untung rasa sayang ini belum terlalu dalam."...
...Rian hanya mengangguk....
...Di kantor ...
...Alex menerima panggilan Vidio Call dari Sandra, membuat dia tersenyum senang. ...
..."Hallo Kak… "suara serak khas bangun tidur dan terlihat Sandra belum bergerak dari tidurnya....
...Ya, apa kau baru bangun?”...
..."Ya tapi aku merasa badanku capek aku ingin tidur lagi."...
..."Bangun dan makan dulu!”...
..."Aku malas… suara terdengar pelan dan sementara tangkapan layar beralih ke atap kamar....
..."Sandra kau tertidur…? "...
...Tak Ada jawaban akhirnya Alex menutup telponnya membiarkan Sandra tidur lagi agar kesehatan ya cepat pulih. Dia juga harus fokus bekerja....
...Menjelang makan siang Alex memastikan tak ada jadwal penting di sore ini. "Pak Ali apa Ada rapat sore ini?" ...
..."Bos untuk rapat gak Ada, tapi Ada undangan pesta dari teman bisnis anda." ...
..."Abaikan itu, Aku akan pulang siang ini juga, dan urusan di sini Aku serahkan kamu ya! "...
..."Baik Bos jangan khawatir” tanpa banyak tanya sudah tau Bosnya, pasti mengkhawatirkan Sandra. ...
...Saat pulang...
...Dalam perjalanan pulang, Alex menyempatkan diri mampir ke sebuah restoran makanan laut ternama. Ia membeli satu kantong besar menu seafood favorit Sandra olahan udang bakar madu, kepiting saus padang, dan cumi goreng tepung yang aroma harumnya langsung memenuhi interior mobil. Alex tersenyum tipis, membayangkan wajah binar Sandra saat melihat makanan kesukaannya ini....
...Tiba di rumah suasana penthouse terasa begitu sepi, Alex melangkah perlahan menuju kamarnya, tidak ingin mengejutkan gadisnya yang sedang beristirahat, pintu kamar yang sedikit terbuka pelan-pelan ia dorong. ...
...Tampak Sandra masih terlelap di balik selimut tebal. Alex mendekat berlutut di samping tempat tidur, lalu mengusap lembut helai rambut yang menutupi wajah Sandra....
..."Sayang... bangun dulu" bisik Alex halus, nadanya berbanding terbalik dengan sikap dinginnya saat di kantor....
..."Kakak pulang bawa seafood kesukaan kamu.”...
...Sandra menggeliat pelan, mendengar kata seafood, matanya yang terasa berat perlahan terbuka, ia menatap Alex yang tersenyum hangat di sampingnya....
..."Kak, Kok udah pulang?"...
..."Kakak mengkhawatirkan mu, makanya Kakak pulang cepat biar bisa makan siang bersama kamu" jawab lembut sambil mengecup kening Sandra singkat....
...Sandra hanya mengangguk....
... "Sana mandi dulu, Kakak tunggu di meja makan ya"...
...Sandra mengangguk nurut, dengan langkah gontai, ia bangkit dan berjalan menuju kamar mandi. beberapa menit kemudian Sandra sudah tampak segar juga harum sabun mandi, pakai baju santai dan celana pendek saja....
...Saat Sandra hendak keluar tiba tiba pintu kamar terbuka, Langkah kaki Alex yang tegap dan tatapan matanya yang mendadak pekat berbinar posesif membuat refleks Sandra mundur beberapa langkah, Sebelum Sandra sempat bertanya, Alex sudah mengikis jarak dengan cepat....
...Grep.....
...Tangan tegap Alex mencengkeram pinggang Sandra mendorong tubuh mungil itu, perlahan sampai punggungnya bersandar lembut pada dinding kamar. Alex mengunci tubuh Sandra di antara kedua lengannya, menundukkan kepala hingga napas hangatnya berembun di leher Sandra....
..."K- Kak... katanya mau makan siang?" bisik Sandra gugup, jantungnya mendadak berdebar kencang melihat perubahan aura Alex yang begitu tiba-tiba....
..."Makanannya bisa tunggu sebentar" gumamnya rendah matanya menatap bibir alami Sandra. ...
...Tanpa memberikan kesempatan bagi Sandra untuk memprotes, Alex langsung memiringkan kepala dan mendaratkan bibirnya di atas bibir Sandra....
...Ciuman kali ini berbeda dengan ciuman semalam yang sarat kekesalan, ciuman siang ini terasa begitu lembut, dalam dan penuh kehangatan yang memabukkan....
...Alex menyesap bibir Sandra dengan perlahan namun menuntut, membelai pinggang Sandra hingga gadis itu refleks mengalungkan kedua tangannya di leher Alex membalas ciuman Alex....
...Alex melepas ciumannya menatap wajah sandra yang memerah, membiarkan Sandra menghirup udara. Sementara Alex menciumi leher Sandra menyerang titik sensitifnya membuat Sandra tak sengaja mendesah....
..."Aaah.. K - K ak sudah Aku merasa Aneh" sambil meremas rambut Alex yang pada dasarnya sangan sensitif....
..."Sayang kau menggoda ku" sambil menyesap meninggal kan jejak di dadanya...
...Aaah Sakit keluh Sandra mencoba mendorong bahu Alex pelan ....
...Alex melepasnya, dan bergumam pelan di bahunya sambil memeluknya " Maaf ya sayang kau lemas ya badan merosot, biar kakak mengangkat mu ke ruang makan" ...
...Sandra hanya mengangguk....