IG: ras_by.ar_
Fuxin (70 tahun), seorang Queen Mafia asal Tiongkok yang tidak begitu terkenal geng Mafia nya. Meninggal karena habis usia, tidak terima harus masuk neraka karena merasa dia tidak pernah berbuat kejam.
Maka Kakek langit memberinya sebuah misi untuk pergi ke dunia Beastman. Dengan misi harus menjaga dunia dari kepunahan, dia di bekal dengan sebuah sistem melahirkan banyak keturunan.
Siapa takut? Tidak tahu saja pekerjaan lainnya selain sebagai Queen Mafia Gadungan adalah sebagai Sugar Mommy.
"Banyak sekali laki-laki tampan yang Sixpack di sini?!"
"Kamu imut sekali! Bulu dan kuping nya sangat lembut!" -Fuxin.
"Kakak, aku belum dewasa!" Jantan yang belum dewasa dengan merona.
[ Tuan rumah tolong serius! Jangan mengoleksi suami terus, tidak tahu ya sedang misi? ]
"Kamu pikir aku sedang apa? Tentu saja membuat keturunan untuk misi!"
Sistem menghela napas, entah Kakek langit terlalu tepat memilih host atau emang perempuan ini agak eror...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RAS( BY.AR), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 19
Menjelang siang hari.
Setelah mencuci muka dan ritual mandi lainnya kecuali tubuh kena air. Fuxin makan bersama Ye Ling, hanya rebusan daging dan tambahan garam, tidak ada rasa lain selain asin yang berlebihan, tidak ada pilihan lain, jantan yang sudah lama melajang yang memiliki semboyan 'yang penting makan' bisa membuat daging rebus saja sudah syukur.
Fuxin hanya makan sesuap setelah itu memakan buah susu yang Ye Ling sediakan untuk nya.
"Maafkan aku, lain kali aku akan memasak lebih baik lagi." Ucap Ye Ling setelah melihat betina nya hanya makan satu potong daging buatan nya dan ternyata rasanya cukup asin.
Fuxin tersenyum. "Tidak apa-apa, lain kali aku akan mengajarimu memasak."
Ye Ling melahap semua dagingnya, setelah itu Fuxin mengajak nya turun gunung. Hari ini karena bahan obat untuk evolusi para siren telah terkumpul, Fuxin akan membuat ramuan itu. Maka dengan di temani Ye Ling sebagai kendaraan, Fuxin pergi ke gua yang di tempati siren.
*
Api menyala membakar batu, letupan-letupan kecil terlihat dari air hijau yang mendidih. Bau tidak sedap membaur ke udara, menyebar ke dalam gua menciptakan tempat penyiksaan untuk hidung bernapas.
"Bau nya busuk sekali!" Seru Su Hopu dan di sikut oleh Li Yian. "Stt... Nona Fuxin bilang itu adalah obat yang dapat membuat racun dalam tubuh kita menghilang."
Li Guan hanya menatap, sekilas dia menatap ragu, berpikir itu adalah racun dan perempuan rubah ini ingin meracuni mereka. Namun bagi dirinya yang sudah tidak memiliki jalan keluar, meminum racun pun akan dia lakukan asalkan ada harapan untuk kaum siren nya bangkit.
Mereka, tiga siren itu menyaksikan dari belakang apa yang di lakukan Fuxin. Sambil Ye Ling yang tiba-tiba menjadi asisten Fuxin, entah bagaimana caranya. Namun mereka mengerti satu hal, jika Ye Ling sudah menjadi jantan milik Fuxin, itulah hal yang membuat mereka hanya menyaksikan di belakang dan mengapa Yuan dan Susu tidak ada di sana.
Setelah Fuxin tiba di gua mereka, Yuan lah yang menjadi satu-satunya orang terlihat berbinar senang. Namun saat melihat Ye Ling dan mencium jantan lain di tubuh Fuxin, dia langsung tahu bahwa bau jantan itu adalah Ye Ling.
Dia pergi untuk patah hati, dan Susu memberikan nya motivasi. Saat ini di dalam air sungai.
"Ayolah, mengapa kamu sangat sedih? Tidak ada salahnya menjadi jantan kedua? Jika kamu benar-benar menyukai nya, maka teruslah kejar Fuxin."
Yuan menghela napas pelan. "Kakak, aku tidak sepicik itu hanya karena Nona Fuxin sudah memiliki jantan pertama. Nona Fuxin sangat hebat dan luar biasa, aku tidak berharap untuk menjadi jantan pertamanya-- asalkan sudah menjadi jantan nya saja aku akan sangat senang. Namun..."
Tatapan nya melihat ke aliran kosong, "Aku hanya merasa... Rendah mungkin. Aku berpikir apakah aku bisa melindungi nona Fuxin sedangkan aku sudah menjadi orang cacat."
Susu menepuk pundak adiknya, bakatnya adiknya sangat tinggi setidaknya dia menjadi jantan tingkat Jingga pada awalnya. Namun karena pertempuran melawan ras paus Yuan terluka hebat dan bakatnya turun menjadi Nila.
"Jika nona Fuxin menyukai mu, tidak ada alasan untuk kalian tidak bersama. Aku yakin nona Fuxin bukan orang yang akan melihat dari kekuatan nya saja, jika kamu benar-benar tulus, maka nona Fuxin pasti akan tergerak." ucap Susu menjadi kakak yang bijak.
Yuan tersenyum dan mengangguk.
"Ayo, nona Fuxin sedang membuat obat penawar untuk kita. Jangan sampai kehabisan!" Susu menarik Yuan berenang ke atas.
**
[ Tuan, ini sudah matang, sekarang tinggal tambahkan bumbu rahasia nya! ] Seru Yuyi.
'Oke, ayo tambahkan bumbu rahasia!'
[ Tuan, kamu akan menggunakan kekuatan Yuyi di hadapan mereka? ]
'Aman, aku sudah membuat rencana. Jika mereka melihat aku memiliki kemampuan, maka menjadi anak buahku pun mereka tidak akan memiliki keraguan. Jika mereka berniat buruk, ada Ye Ling di sampingku.'
Akhirnya Fuxin mengulurkan tangannya ke atas wajan batu yang berisi air obat yang mendidih itu.
"Bahaya!" Seru Ye Ling dengan panik dan menarik tangan Fuxin kembali lalu memeriksa nya dengan seksama.
"Ini tidak apa-apa." Fuxin menarik tangan nya.
"Mengapa kamu melakukan hal yang berbahaya seperti itu? Tangan mu bisa melepuh!"
"Tenang saja dan lihat kemampuan ku, oke?" Ucap Fuxin, menenangkan Ye Ling dengan rasa percaya diri.
Ye Ling melihat dengan gelisah saat Fuxin kembali mengulurkan tangannya ke atas wajan batu, namun tidak menghalanginya karena mencoba mempercayai nya.
Cahaya ke emasan keluar dari telapak tangan Fuxin, seperti cahaya emas yang perlahan menjadi serbuk dan menyatu dengan ramuan obat. Perlahan warna hijau pekat--- setelah menerima sinar cahaya dari telapak tangan Fuxin, berubah menjadi warna biru langit.
***
Maaf, dari kemarin Sampai Minggu author ada acara Sekolah. Jadi Panitia LDKS, jadi kalo update syukur kalo gak maafin yaa~
ditunggu s2 kak