NovelToon NovelToon
Meluluhkan Manusia Es

Meluluhkan Manusia Es

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Diam-Diam Cinta
Popularitas:136k
Nilai: 5
Nama Author: Person S

Tiara adalah salah seorang dokter di Rumah sakit X yang kecantikannya sudah bukan rahasia umum lagi. Banyak laki-laki yang mengaguminya.
Tapi dari kecil Tiara hanya mencintai satu laki-laki yang merupakan cinta pertamanya sekaligus teman masa kecilnya.

Laki-laki itu bernama Aldi yang dijuluki manusia es oleh teman-temannya karena sikap nya yang begitu dingin, dan memiliki saudara kembar bernama Aldo. Aldo ternyata diam-diam mencintai Tiara. Aldi mengetahui itu, begitupun juga dengan Aldo. Tidak sampai disitu, diam-diam kedua orang tuanya ternyata menjodohkannya dengan teman semasa kecilnya bernama Dimas. Namun karena suatu insiden. Dia melupakan semua kenangannya bersama Dimas. Dimas yang sudah menyukai Tiara dari dulu, berusaha untuk mendapatkan cinta Tiara lagi ketika bertemu dengannya lagi setelah 25 tahun.

Kisah cinta yang rumit ini, siapakah pemenangnya? Dimas, Aldi, atau Aldo?

yuk simak ceritanya di novel ini🤗
happy reading

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Person S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lebih dekat

Drrttt Drrtt

"Hallo" Kata Tiara.

"Hallo Ra" Kata Aldi dari seberang telpon.

"Weekend ini kamu ada agenda?" Tanya Aldi, yang langsung dibalas gelengan oleh Tiara. Namun Tiara tersadar. Astaga ini sedang ditelpon. batinnya.

"Tidak Al, kenapa?" Tanya Tiara

"Aku ingin mengajakmu menonton film" Kata Aldi, yang membuat Tiara langsung tersenyum.

"Aku bisa Al. Aku mau" Kata Tiara.

Aldi tersenyum dari balik telpon dan mengatakan "Baiklah, hari Minggu ya Ra"

Tiara kemudian mengangguk.

"Ra" Panggil Aldi. Tiara menepuk jidatnya "Aku lupa lagi"

"Iya Al" Kata Tiara.

"Baiklah, aku tutup telponnya ya, selamat malam" Kata Aldi.

"Malam Al" dan panggilan telpon pun terputus.

Tiara langsung naik di tempat tidurnya. Dia berjingkat-jingkat disana.

"Yeay kencan" kata Tiara. Kemudian menghempaskan tubuhnya di kasur. Senyumnya tidak sirna sekali. Di memandang langit-langit kamarnya sambil membayangkan apa saja yang akan dilakukan bersama Aldi nantinya.

***

Keesokan paginya seperti biasa. Dimas sudah ada di meja makan untuk menjemput Tiara. Tiara bahkan terlihat sudah biasa melihat Dimas disana. Namun sikapnya pada Dimas tidak berubah sama sekali. Dimas hanya tersenyum mendapatkan perlakuan dingin Tiara.

Setelah makan Tiara langsung izin pada kedua orang tuanya untuk berangkat ke rumah sakit. Begitupun dengan Dimas. Namun hari ini dia tidak melihat Aldi sama sekali. Tidak seperti biasanya. Mungkin dia sudah berangkat ke kantor duluan. Pikir Tiara.

Dimas dan Tiara pun berangkat menuju rumah sakit. Di mobil hanya keheningan yang terjadi. Hingga Dimas buka suara.

"Ra, hari Minggu kamu ada agenda tidak?" Tanya Dimas.

"Ada" kata Tiara, namun pandangannya masih melihat keluar jendela. Entah kenapa perasaannya tidak enak. Karena dia tidak melihat Aldi tadi.

"Hmmm, padahal aku ingin mengajakmu pergi menonton film" Kata Dimas. Namun Tiara diam saja, dia malas untuk menyauti Dimas. Dia masih sibuk dengan pikirannya sendiri.

Dimas hanya menghela nafas berat, karena dia harus benar-benar bertahan dengan perlakuan Tiara sebelum 3 bulan ini berakhir.

Tiara tiba-tiba teringat sesuatu, kemudian mengambil Hp nya. Dia mengetik sesuatu disana. Berharap ada jawaban dari seseorang yang mengganggu pikirannya saat ini. Namun tidak ada jawaban sama sekali sampai dia tiba di rumah sakit.

"Terima kasih" Kata Tiara kemudian masuk ke rumah sakit.

"Ra, ingat nanti akan ku jemput" Kata Dimas. Tiara sungguh malas menjawab nya. Dia melihat Dimas kemudian mengangguk dan langsung pergi meninggalkannya.

Drrtt Drrttt, tiba-tiba Hp Tiara berbunyi.

"Hallo" Kata Tiara.

"Ra, Aku boleh minta tolong kamu ke rumah. Aldi demam tinggi. Sedangkan aku ada pekerjaan penting yang benar-benar tidak bisa aku tinggalkan" Kata Aldo. Tiara terlihat langsung panik.

"Baiklah, sekarang aku akan izin terlebih dahulu, tunggulah sampai aku datang" Kata Tiara.

"Iya, segera Ra" Kata Aldo. Tiarapun menelpon seseorang dan meminta izin padanya untuk menggantikannya sebentar. Setelah itu dia langsung pulang kembali, namun sebelumnya dia membeli beberapa obat di apotek. Dia sungguh khawatir saat itu. Bahkan terlihat jelas dari raut wajahnya.

Saat sampai di depan rumah Aldi. Tiara langsung menekan bel. Beberapa lama menunggu, Tiara mendengar pintu mulai terbuka.

"Al" kata Tiara saat melihat Aldi muncul di depannya.

"Kamu ngapain kesini Ra, bukannya kamu sedang di rumah sakit" Kata Aldi. Tiara bisa melihat wajah Aldi yang begitu pucat. Refleks dia memegang dahi Aldi.

"Panas sekali" pikirnya.

"Al, aku kesini karena tadi Aldo bilang kamu sedang sakit. Apakah aku boleh masuk?" Tanya Tiara.

"Tentu, silahkan" Kata Aldi.

Sebenarnya Tiara begitu canggung sekarang. Namun dia harus berusaha menghilangkannya karena kesehatan Aldi jauh lebih penting sekarang.

"Kamu mau minum apa Ra?" Tanya Aldi.

"Tidak perlu Al, aku kesini hanya ingin membawakanmu obat ini" Kata Tiara.

"Terima kasih Ra" Kata Aldi. Kemudian duduk di depan Tiara.

"Kamu istirahat lah Al. Aku sungguh disini hanya ingin melihat keadaanmu. Ini kamu minum obat dulu. Apakah kamu sudah sarapan?" Tanya Tiara.

"Belum Ra" Kata Aldi. Tiarapun bangkit mencari bahan makanan di kulkas. Namun miris dia tidak menemukan apapun.

"Al, kamu tidak ada bahan makanan apapun?" Tanya Tiara

"Iya, aku dan Aldo jarang makan dirumah" kata Aldi, kemudian bangkit untuk melihat Tiara di dapur. Namun belum selangkah, kepalanya benar-benar pusing, badannya oleng dan terjatuh. Tiara yang melihat itu langsung berlari ke Aldi.

"Al, kamu tidak apa-apa kan?" Tanya Tiara yang saat itu sudah meneteskan air matanya.

"Kita ke rumah sakit ya Al" Tambah Tiara lagi. Aldi hanya menggeleng dan tersenyum pada Tiara.

"Aku tidak apa-apa Ra, aku hanya perlu istirahat sebentar, aku boleh minta tolong, bantu aku ke kamar" Pinta Aldi.

Tiara pun mengangguk dan membantu Aldi ke kamarnya. Dia bahkan mengabaikan jantungnya yang mulai tidak karuan sekarang. Berdua dan berdekatan dengan Aldi seperti ini membuat jantungnya berdegup jauh lebih cepat dari sebelumnya.

"Ingat, Aldi sedang sakit Ra, jangan egois seperti ini" batin Tiara. Karena jika sudah seperti itu biasanya dia akan kabur karena tidak sanggup menahan detak jantungnya.

Aldi yang sudah terlihat begitu lemah langsung dia baringkan di tempat tidur. Tiara kemudian mengambil alat kompres dan mengompres Aldi. Dia mengompres Aldi dengan telaten. Aldi merasa begitu bahagia diperlakukan seperti ini oleh Tiara. Entah mengapa dia menjadi bersyukur dengan sakitnya sekarang.

Setelah selesai, Tiara kemudian mengambilkan bubur yang sudah dia pesan sebelumnya.

"Al, bangun dulu yuk, kamu harus sarapan dan minum obat" Kata Tiara. Aldi membuka matanya dan bersandar didinding. Tiara pun menyuapi Aldi.

"Ra, sudah" Pinta Aldi.

"Baiklah, sekarang minum obatnya ya" kata Tiara. Kemudian mengambilkan air dan menyerahkan obat ke Aldi.

"Terima kasih Ra" Kata Aldi setelah selesai meminum obat.

"Sama-sama, sekarang beristirahatlah" Kata Tiara yang langsung dituruti Aldi. Dia memejamkan matanya, namun dia merasa tidak bisa tidur. Saat sakit seperti ini, ibunya selaku menggenggam tangannya untuk membuatnya bisa tidur dengan nyaman.

"Ra, bolehkah aku menggenggam tanganmu?, Mama selalu melakukannya jika aku sedang sakit" Kata Aldi. Tiara mengangguk, kemudian menggenggam tangan Aldi.

"Terima kasih Ra" Kata Aldi kemudian tertidur.

Dia menatap Aldi yang sedang tertidur. Sungguh tampan pikirnya. Dia menghela nafasnya berat.

"Aku harap kamu lekas sembuh Al, aku tersiksa melihatmu seperti ini, tapi entah mengapa aku suka saat kita lebih dekat seperti ini" Kata Tiara.

"Aku mencintaimu Al" Tambah Tiara kemudian mencium tangan Aldi.

Tiara yang sudah kelelahan dan mengantuk sekali saat itu, Langsung terlelap disamping Aldi. Dengan lengannya sebagai bantal.

-Bersambung-

Hope you like this guys, if you have an advice, just coment below, oke.

Happy reading

1
say't
perfect thor ☕️
say't
masak aldi ketua mafia yg ditakutin negara ni ya
say't
aq jd aldi aq siksa dan aq bakar smpai mati ni si jeany
ita setyawti
bagus ceritanya
Ilmara
mampir juga yuk kak di novel ku magic system
💕N3L!AbAh🌹
mantulll..👍👍👍
miss_S26: makasi
total 1 replies
Nur Jayanti
bagus.. mencintai tdk hrs memiliki
Mamake Putra Putri
kok tasya gak ikut...kmna nih
Rezarevaldy
suka banget thor,langsung g bertele2,love u thor😘👍
Ai
next up! semangat nulisnya thorr🤗
.
.
.
salam dari "Diakah Jodohku, Jodohku dari Kakaku "☺
Jangan lupa tinggalkan jejak 😉
Brina
😍😍😍
Rahmania
kapan Tiara ketemu sama si aldi thor
Yenyen Yenyen
pasti dimas
Shanty Fadillah
Like kak
salam dari karyaku
TERPAKSA MENIKAHI SI ANAK MAMI

CINTAKU PEMBUNUH KEKASIHKU❤
Shanty Fadillah
Boom like Like kak
salam dari karyaku
TERPAKSA MENIKAHI SI ANAK MAMI

CINTAKU PEMBUNUH KEKASIHKU❤
Fitrah Ananda
semangat dan lanjut...saya ikuti....
Ai
next up! semangat nulisnya thorr🤗
.
.
.
salam dari "Diakah Jodohku, Jodohku dari Kakaku "☺
Jangan lupa tinggalkan jejak 😉
Victoria
Semangat Thor..

Sambil nungguin up nya yuk mampir di cerita pertama aku

'Perfect CEO is her second husband'

Gimana nih seorang CEO tampan nikah sama wanita janda bekas korban kdrt. Yuk baca lanjutannya aku tunggu ya kehadirannya heheh

makasi kak sukses selalu🥰
zsarul_
hai thorr aku mampir nihh
semangatt yaa
yuk baca juga cerita aku yang judulnya CONVERGE!!
dijamin baper deh bacanyaa
mari saling support ❤️
thanks
agustynfransiska ruimer
Lanjut dong
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!